Arsip Tag: uly riwu kaho

Nadia Riwu Kaho Klarifikasi Dugaan Penipuan oleh Mama Kandungnya

6.404 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dugaan penipuan dilakukan oleh Rosca Leonita Riwu Kaho, Mama Kandung dari Runner up 2 Miss Indonesia 2021, Tenga Araminta Nadia Riwu Kaho, disinyalir telah merugikan beberapa pihak bahkan mencatut nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Beragam pemberitaan di media massa terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh Rosca Leonita Riwu Kaho pun diduga telah menyeret dan merugikan beberapa pihak termasuk mencatut nama RCTI.

Simak klarifikasi Nadia Riwu Kaho di link YouTube di bawah ini : https://www.youtube.com/watch?v=0truJz3jRHI&t=126s

Kepada MNC pada Selasa, 30 Maret 2021, Nadia Riwu Kaho mengklarifikasi dugaan penipuan oleh Mama Kandung dengan menggunakan identitas pribadi berupa nomor telepon dan akun media sosial.  “Secara tiba-tiba ada pemberitaan. Saya ikut terlibat dalam kasus dugaan penipuan yang terjadi di Kupang, Nusa Tenggara Timur oleh media massa. Pada posisi itu, saya tidak tahu. Lalu, saya dikirimi beberapa berita dan foto-foto yang diunggah oleh beberapa orang ke facebook, Instagram, dan sebagainya,” terang Nadia.

Buah hati dari pasangan Uly Riwu Kaho dan Rosca Leonita Riwu Kaho ini pun tak menyangka bahwa data pribadinya akan disalahgunakan secara tidak bertanggungjawab. “Sebagai seorang anak, saya tak akan pernah dan tak mungkin berpikiran negatif terhadap kedua orang tua saya, apalagi kepada Mama. Karena secara emosional kami begitu dekat,” ungkapnya.

Nadia Riwu Kaho bersama kedua orang tua kandungnya

Ia pun berupaya menghubungi kedua orang tuanya, dan berhasil dikontak dan memperoleh jawaban dari Ibunda Rosca Leonita Riwu Kaho yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga yang berbisnis jualan kue. “Mengapa identitas saya dipakai? Karena Mama berjualan kue dengan menggunakan nama saya dengan alasan cepat laku sejak 2 (dua) tahun lalu sebelum mengikuti Miss Indonesia,” terangnya sembari menyampaikan beberapa kali kami mengantar pesanan kue ke pelanggan.

Nadia Riwu Kaho dengan berurai air mata, mengucapkan agar Mama dapat bertobat, mungkin Mama menggunakan cara yang salah. “Di sini (Jakarta, red), saya sendiri tidak membenci Mama, karena mungkin Mama menggunakan cara salah untuk membahagiakan kita (anak-anak, red), namun yang harus Mama tahu, beberapa kali Tenga kadang merasa kecewa, namun Tenga tidak pernah marah dan benci kepada Mama,” alasnya.

Kepada orang di luar sana, tandas Nadia Riwu Kaho, “I know that you only want to hear what you wanna hear and you only want believe what you believe but sometimes you need see the fact.”

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto (*/tangkapan layar youtube)

‘Runner Up 2 Miss Indonesia 2020’, Kado Nadia Riwu Kaho bagi Masyarakat NTT

1.925 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Perhelatan Miss Indonesia 2020 telah usai. Pada malam Grand Final Miss Indonesia, Kamis, 20 Februari 2020, Nadia Riwu Kaho akhirnya ditetapkan sebagai Miss Indonesia Runner Up 2 (peringkat 3).

Sebelumnya, Riwu Kaho masuk dalam tahapan 16 besar lalu melaju ke posisi 5 (lima) besar dan melaju ke 3 (tiga) besar (Miss NTT, Miss Bangka Belitung, dan Miss Sulawesi Selatan). Penilaian Miss Indonesia 70 persen selama karantina dan 30 persen saat malam puncak Pemilihan Miss Indonesia

Miss Indonesia 2020 akhirnya jatuh ke tangan Miss Indonesia Sulawesi Selatan, Pricilia Carla Yules dan Runner 1 diraih oleh Miss Bangka Belitung.

Pose Runner Up 2 Miss Indonesia 2020, Nadia Riwu Kalo bersama keluarga tercinta

Nadia Riwu Kaho bersama Ayahanda, Uly Riwu Kaho dan Ibunda Tercinta, mengucapkan Segala puji dan hormat hanya untuk Kemuliaan Nama Tuhan Yesus dan menyampaikan terima kasih atas segala dukungan kepada Nadia.

“Bapa mama, kaka adik dan basodara (bersaudara,red) semua, kami atas nama ananda Nadia Riwu Kaho datang ke hadapan bapa mama, kakak, adik dan basodara semua mengucapkan banyak banyak terima kasih untuk semua doa yang tiada henti dinaikkan hingga membuat semuanya ajaib dan indah,” tutur Ayahanda Nadia Riwu Kaho.

Salah satu Wakil Rektor UPG 1945 NTT ini juga menyampaikan limpa terima kasih atas dukungan jari jemari untuk memberikan dukungan (vote) dan membuat status dan komentar luar biasa di media sosial bagi Nadia. “Tanpa bapa mama, kakak, adik dan basodara semua Nadia bukanlah siapa-siapa, karena itu kami tetap memohon dukungan dan doa untuk langkah Nadia selanjutnya agar Nadia selalu dalam pimpinan dan tuntunan Tuhan,” pinta Uly Riwu Kaho.

Lanjut Uly, “Sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih dan doa tulus kami. Nadia bukan lagi milik kami semata tetapi menjadi milik masyarakat NTT dan dari Nusa Terindah Toleransi kami persembahkan Nadia untuk Indonesia.”

Penulis dan editor (+rony banase)

Wisuda Ke-2, Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Mewisuda 751 Wisudawan

400 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT sebagai transisi dari Universitas PGRI NTT, pada Jumat, 3 Mei 2019 pukul 07.00—selesai di Aula El Tari Kupang, mewisuda 751 wisudawan dari 11 Prodi dan 5 Fakultas. Sebelumnya, pada wisuda perdana, Jumat,28 September 2018 di tempat yang sama, UPG 1945 NTT mewisuda 588 wisudawan dari 4 Prodi.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2018/09/28/wisuda-perdana-upg-45-ntt-momentum-kebangkitan/

Dalam sesi jumpa pers yang dilaksanakan oleh Jajaran Rektorat UPG 1945 NTT, Kamis, 2 Mei 2019 pukul 13.00 WITA—selesai di Resto Celebes Kupang, Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Kerohanian dan Alumni, Uly J. Riwu Kaho, SP.,M.Si., mengatakan bahwa pelaksanaan wisuda dilaksanakan dalam 2 (dua) sesi yakni sesi pertama sejak pukul 07.00—10.00 WITA akan diikuti oleh 400 wisudawan dan sesi kedua pada pukul 12.00—15.00 WITA diikuti oleh 351 wisudawan.

“Wisuda dilaksanakan 2 (dua) sesi karena ruangan tidak dapat menampung 751 wisudawan/wisudawati”, ungkap Warek III sebagai Ketua Panitia Wisuda Periode II UPG 1945 NTT

Dalam sesi pertama bakal dihadiri oleh Gubernur NTT yang diwakili oleh Asisten I, PB PGRI Prof Dr. Unifah Rosyidih, Kemenristek, Kepala Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (L2Dikti) Wilayah VIII dan Kabag Kelembagaan L2Dikti, Forkompinda NTT. Sedangkan sesi kedua akan dihadiri oleh Wakapolda NTT, Brigjen Pol Joni Asadoma sekaligus membawa sambutan mewakili Forkompinda NTT

“Sedangkan mewakili alumni, sambutan akan dibawakan oleh Bupati Belu, Willibrodus Lay yang merupakan alumni tahun 2005 dari Fakultas Hukum”, papar Uly Riwu Kaho.

Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Kerohanian dan Alumni, Uly J. Riwu Kaho, SP.,M.Si

Lanjut Uly, Wisuda Periode II 2019 merupakan momentum dimana lembaga ini ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa lembaga ini telah berjalan dengan normal dan baik dan sesuai dengan aturan yang ada bahwa wisuda harus memperoleh ijin dari kementerian.

“Kalau tidak ada ijin maka tidak bisa melaksanakan wisuda, meski telah ada ijin operasional dan akreditasi. Ijinnya sudah keluar dan suratnya sudah kami pegang”, ungkap Uly Riwu Kaho yang didampingi oleh Badan Penyelenggara Harian (BPH) UPG 1945 NTT, Samuel Haning, S.H.,M.H. dan Rektor UPG 1945 NTT, David Selan,S.H,M.H.

Tambah Uly, Kali ini sebelum para wisudawan dilepas ditengah-tengah masyarakat, UPG 1945 NTT melaksanakan Kuliah Umum pada 30 April—1 Mei 2019 di Aula El Tari dengan materi tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba oleh Kepala BNNP NTT, Brigjen Pol Teguh Imam; Penanganan Korupsi dari Koordinator Kejati; Kewirausahaan dari Deputi Bank Indonesia; dan Negara Hukum dari Wakapolda NTT, Brigjen Pol Joni Asadoma.

Selain itu, kata Uly, akan diberikan reward atau penghargaan bagi mahasiswa berprestasi yang diwisuda seperti James Adi Pah dari Fakultas Hukum yang meraih juara kempo di Amerika Serikat dan Dani Utarihun yang mendapatkan Program Gong Prestasi

“Program Gong Prestasi berupa pembebasan uang kuliah yang diperoleh sejak mahasiswa bersangkutan memiliki prestasi”, pungkas Uly Riwu Kaho.

Penulis dan editor (+rony banase)