Arsip Kategori: Narkotika

BNN NTT & Yayasan Pendidikan Reformasi Deklarasi Milenial Anti Narkoba

199 Views

Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | BNN Provinsi NTT bersama Sekolah-sekolah Yayasan Pendidikan Reformasi – Noelbaki Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengkampanyekan hidup sehat tanpa narkoba pada Sabtu, 11 Mei 2019 pukul 06.00—10.30 WITA

Bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Reformasi menyelenggarakan kegiatan Jalan Santai dan Deklarasi Milenial Anti Narkoba ‘Sehat YES, Prestasi YES, Narkoba NO’ yang diikuti sekitar 750 siswa/siswi dari SD/SMP/SMA/SMK Reformasi yang bernaung dalam Yayasan Pendidikan Reformasi.

Kegiatan diisi dengan berbagai hal yang bermanfaat bagi kesehatan peserta dan lingkungan sekitar, yaitu jalan sehat / jalan santai sepanjang 2 km dari Lasiana menuju sekolah-sekolah Yayasan Pendidikan Reformasi

Sambil Jalan Sehat, peserta melakukan aksi positif dengan memungut sampah yang ditemukan di sepanjang jalan.

Unjuk kebolehan Drum band dari Siswa Sekolah Yayasan Pendidikan Reformasi Noelbaki Kupang

Tidak hanya itu, para peserta unjuk kemampuan diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti Marching Band dan Dance.

Para peserta dan guru-guru juga diajak untuk menyatakan komitmennya mendukung upaya P4GN dalam bentuk penandatanganan dan ikrar Deklarasi Milenial Anti Narkoba ‘Sehat YES, Prestasi YES, Narkoba NO’.

Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen. Pol. Teguh Iman Wahyudi, SH, MM., mengajak seluruh peserta untuk terus mengkampanyekan dan menjalankan hidup sehat, tanpa narkoba.

“Siswa harus memiliki mental yang kuat untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan melaporkan kepada pihak BNN jika mengetahui adanya peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitar”, pinta Teguh Iman

Selain itu, Kepala BNNP NTT meminta para siswa untuk peduli akan kebersihan lingkungan yang menjadi hal yang sangat penting yang harus ditanamkan oleh para siswa.

Di akhir kegiatan, BNN Provinsi NTT memberikan donasi berupa buku Pelajar dan Bahaya Narkoba serta bingkai Jenis-jenis Narkotika yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa/siswi SD/SMP/SMA/SMK Yayasan Pendidikan Reformasi yang diserahkan langsung oleh Kasie. Pencegahan yang di dampingi oleh Kasie. Dayamas. (*)

Sumber berita (*/Humas BNNP NTT)
Editor (+rony banase)

BNNP NTT & Komunitas Zumba Aerotech Edukasi Bahaya Narkoba

71 Views

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Cara unik dan kreatif dilakukan oleh Badan Narkotik Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan menggandeng Komunitas Zumba Aerotech memberikan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di arena Car Free Day Jalan El Tari Kota Kupang, Sabtu/12/1/2019 pukul 06.00—09.00 WITA.

Cara unik dilaksanakan dengan melakukan zumba bersama dengan para penikmat arena car free day menggunakan mobil edukasi BNN; tak hanya zumba, edukasi berupa pembagian selebaran dan seruan ‘Stop Narkoba’ juga dikumandangkan sepanjang kegiatan.

Suasana Zumba bersama para penikmat Car free day

Dipandu oleh ZIN Itha, komunitas Senam zumba yang mempunyai Motto “Sehat Melalui Senam Zumba bukan dengan Narkoba” ini menggelorakan semangat berolahraga terutama zumba dikalangan penikmat car free day.

“Terima Kasih kami kepada Kepala BNNP NTT Brigjend. Pol. Teguh Iman Wahyudi.SH.MM., yang merespon dengan cepat permintaan Komunitas Senam zumba akan mobil panggung untuk berkampanye Stop Narkoba di arena CFD melalui olah raga / senam zumba bersama”, ujar ZIN Itha.

Kepala Seksi Pencegahan BNNP NTT, Markus Raga berharap kehadiran Mobil Edukasi (Panggung) BNN di arena CFD akan selalu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan.

“Semoga semakin banyak masyarakat yang paham akan bahaya narkoba dan semakin tahu akan keberadaan BNN, karena sampai saat ini masih banyak masyarakat yang belum tahu kehadiran institusi BNN di Provinsi NTT. BNN juga memberikan secara gratis memakai mobil panggung BNN dan tes narkoba di kantor BNN tanpa biaya, cukup beli alat tes di apotik; jika ada keluarga yang mau direhabilitasi juga gratis karena ditanggung oleh negara”, ungkap Markus Raga.

Partisipasi salah satu pengunjung arena Car Free Day

Tambah Markus, Harapan kami dari BNN, semoga bisa semakin menyadarkan masyarakat dan pemerintah agar selalu mensosialisasikan bahaya narkoba di mana saja walau dengan cara yang sangat sederhana tapi bisa dipahami.

Kampanye stop narkoba dan senam zumba diikuti oleh sekitar 350 orang; Turut hadir Kepala BNN Kota Kupang. (*)

Sumber berita (*/humas BNNP NTT)
Editor (+rony banase)

BNNP NTT Ungkap 7 Kasus Peredaran Gelap Narkoba Kurun Waktu 2018

86 Views

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT selama kurun waktu tahun 2018 berhasil mengungkap 7 (tujuh) kasus perdagangan gelap Narkoba di wilayah Provinsi NTT diantaranya di Mall Flobamora Kupang dan Jalan Perintis Kemerdekaan 16/2/18; Jalan Perintis Kemerdekaan Walikota 8/10/18; Jalan A Yani Waingapu-Sumba Timur 22/11/18; Jalan Radamata Matawai dan Jalan Kamalaputi Waingapu Sumba Timur 22/11/18.

Hasil Press Release pada Rabu,19 Desember 2018 di Kantor BNN Provinsi NTT, dari 7 Kasus tersebut ditetapkan 7 tersangka dengan barang bukti narkoba yang disita petugas BNN.

Kepala BNNP NTT, Brigjenpol Teguh Iman Wahyudi,S.H.,MM, mengatakan dari kasus di Mall Flobamora dan Jalan Perintis Kemerdekaan Kayu Putih diperoleh 3 tersangka yakni AD, AAS, dan RT dengan barang bukti berupa 1 paket Shabu seberat 0,0815 gram; shabu seberat 0,0555 gram; shabu seberat 1,0620 gram; dan 1 paket ganja kering seberat 0,4586 gram. Dari kasus di Jalan Perintis Kemerdekaan Walikota ditetapkan 1 tersangka berinisial AM dengan barang bukti berupa 22 ranting ganja kering dan 2 pak kertas linting tembakau.

Kepala BNN Provinsi NTT Brigjenpol Teguh Iman Wahyudi, S.H., MM

“Kasus di Jalan A Yani Waingapu ditetapkan 1 tersangka berinisial F dengan barang bukti berupa 1 botol liquid vape yang berisikan cairan 5F-ADB 15 ml dan 1 botol 5F-ADB 5 ml. Sedangkan kasus di Jalan Radatama Matawai Waingapu Sumba Timur dan Jalan Kamalaputi Waingapu Sumba Timur ditetapkan tersangka 2 tersangka berinisial UMK dan AG dengan barang bukti berupa 1 botol liquid vape yang berisikan cairan 5F-ADB 10 ml dan 1 paket ganja kering seberat 0,6553 gram,” jelas Teguh Iman Wahyudi.

BNN Provinsi NTT juga melakukan tes urine kepada 10.598 orang dengan hasil positif pengguna 9 orang. Sedangkan jumlah penggiat yang sudah mendapatkan pengembangan kapasitas ataupun TOT di Instansi Pemerintah sebanyak 36 orang, lingkungan swasta 26 orang. Iingkungan pendidikan 40 orang dan Iingkungan masyarakat sebanyak 58 orang.

“Jumlah penyalahguna narkoba di NTT sekitar 36 ribu, jika dibandingkan dengan Provinsi lain; NTT menempati posisi kedua dari bawah karena masyarakat lebih banyak mengonsumsi miras (minuman keras),” ungkap Teguh

Teguh Iman Wahyudi yang baru saja memimpin BNN Provinsi NTT sekitar 3 (tiga) bulan sangat peduli terhadap kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Masyarakat di NTT tidak dapat menjangkau untuk membeli shabu yang berharga diatas 2,5 juta per gram, kalo masyarakat atau pejabat lebih sering menggunakan narkoba di luar NTT,” terang Teguh.

Dari bidang rehabilitasi sebanyak 110 klien mendapatkan layanan rehabilitasi dimana rehabilitasi rawat jalan 60 orang di Klinik Pratama BNN Provinsi NTT, Pasca Rehabilitasi Regular dan rawat lanjut memberikan pelayanan tahap 1—5 kepada 50 orang klien dan Layanan Assement Terpadu (Kasus Hukum) oleh Tim Assament Terpadu (TAT) Nusa Tenggara Timur sebayak 12 orang.

Penulis dan editor (+rony banase)

BNN Gagalkan Penyelundupan 50 kg Narkotika Jenis Sabu-sabu

86 Views

Medan-Sumut, gardaindonesia.id-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara dan BNN Republik Indonesia berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis methampethamine (Sabu-sabu) sebanyak 50 Kg.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari; Kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol Drs Marsauli Siregar SH; Kabid Pemberantasan BNNP Sumut, AKBP Agus Halimudin SIK., menyampaikan kepada para awak media di Kantor BNNP Sumatera Utara di Jalan Brigjend Katamso Medan, Sabtu/06 Oktober 2018.

Deputi Pemberantasan menyampaikan kronologis kejadian pengungkapan penyelundupan narkotika tersebut kepada pers,dimana pada Jumat 05 Oktober Pukul 01:15 wib, petugas BNN dan BNNP Sumut kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 50 bungkus atau seberat brutto lebih kurang 53.386 gr yang diselundupkan dari Malaysia menuju Pantai Pane Labuhan Batu Sumatera Utara yang selanjutnya dibawa ke Medan dengan cara dimasukkan kedalam 6 (enam) buah jerigen.

Dalam pengungkapan kasus narkotika tersebut,petugas berhasil mengamankan 7 (tujuh) orang WNI dengan inisial: JS (37 Tahun),S (40 Tahun), ED (49 Tahun),N (53 Tahun),J(54 Tahun),ZA(34 Tahun) dan BH (39 Tahun).

Barang Bukti yang disita adalah: 50 Bungkus Plastik berisi narkotika kelas 1 jenis Shabu dengan berat brutto lebih kurang 53.386 gram, 3 unit Mobil, 12 buah Handphone, Identitas tersangka.

Adapun pasal yang ditetapkan kepada tersangka adalah Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU no.35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal pidana mati.

Dengan pengungkapan ini BNN telah berhasil menyelamatkan 600.000 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. (*/Tim IMO)

Pemda Kab Kupang & BNNP Edukasi Bahaya Narkoba bagi Siswa SMAN 3 Persiapan

66 Views

Kab Kupang, gardaindonesia.id-Dalam rangka upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda khususnya para siswa SMA maka Pemda Kab. Kupang melalui bidang pemberdayaan masyarakat dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT melaksanakan program Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar yang diperuntukan bagi sekitar 70 Siswa SMAN 3 Persiapan di Kec. Amabi Oefeto Timur Kab. Kupang, Kamis/20 September 2018 pukul 10.00—15.00 wita.

Kabid. P2M BNNP NTT, Ir. Josef Gadhi memaparkan tentang kondisi Penyalahgunaan narkoba di NTT dan upaya yang dilakukan melalui Kebijakan dan Strategi P4GN yang harus dilakukan oleh Pemda Kab. Kupang dan Pihak Sekolah terhadap Program Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba.

Kepala Seksi Pencegahan Bid. P2M BNNP NTT, Markus Raga Djara.SH.MHum memaparkan tentang kondisi penyalahgunaan narkoba di Kalangan Generasi Muda atau siswa dan menjelaskan tentang apa itu Narkoba, jenis narkoba, sifat, efek dan dampak penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan, pendidikan dan lingkungan sekolah bagi generasi muda/siswa dan upaya pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah oleh para siswa maupun lembaga sekolah serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Pihak Sekolah SMA 3 Persiapan Kec. Amabi Oefeto Timur Kab. Kupang, menyampaikan terima kasih atas materi yang disampaikan oleh BNNP NTT yang dapat membuka wawasan para guru dan murid tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan upaya pencegahan. (*/Humas BNNP)