Arsip Tag: anggota dprd kota kupang

Ucapan A Bakri HM : “NTT Istimewa Hanya Komodo Saja” Picu Reaksi Warga NTT

1.223 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beredar di berbagai platform media sosial dan viral pernyataan anggota Komisi V DPR RI fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Jambi, A Bakri HM, terkait ucapannya bahwa “NTT Istimewanya Komodo Saja” memantik dan memicu reaksi dan respons dari berbagai pihak termasuk warga Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Video lengkap, silakan disimak di bawah ini : https://youtu.be/QFpo834glQI

“Ini rasa keadilan ‘Bu, saya kemarin diajak oleh teman-teman Komisi V kunjungan ke NTT. Tidak ada yang istimewa ‘Bu di sana. Paling yang istimewa Komodo aja,” ucap Bakri HM saat rapat Komisi V DPR RI bersama Dirjen Cipta Karya dan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PU dan Perumahan Rakyat pada Selasa, 26 Januari 2021.

Potongan video yang mulanya di-posting di tiktok tersebut, sontak mendapat respons dan sindiran dari Penyanyi asal Alor-NTT, Andmesh Kamaleng. Dalam akun Instagram Andmesh  menyindir menohok dengan tulisan “Anak NTT sini ngumpul ketong ketawa bareng-bareng” dan mendapat tanggapan Citra Schoslatika yang menawarkan diri sebagai pemandu wisata ke NTT, “ Orang Jawa Sumatra, kumpul sini aku jadi tour guide ke Surga Indonesia di NTT,” ucap Citra Schoslatika sambil ditanggapi Andmesh Kamaleng dengan menyebut, “Sedap Kakak”.

Meski tidak bermaksud merendahkan NTT, dan telah meminta maaf atas hal itu. “Jadi intinya saya tidak ada maksud merendahkan, apalagi bicara provinsi sesama saudara, kalau toh ada yang tersinggung saudara-saudara saya di NTT saya secara pribadi minta maaf, tapi tidak ada maksud seperti itu,” kata Bakri ketika dihubungi detikcom, Minggu (31/1/2021).

Namun, sontak dalam hitungan hari menggapai reaksi warga NTT, termasuk Theodora Ewalde Taek, Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang dari Fraksi PKB ini pun menuliskan komentarnya di dinding akun facebook Theodora Ewalde pada Senin, 1 Februari 2021, “ Bapak dewan harus kunker terus ke NTT biar kami bawa tour keliling. Colek adik Sisilia Mau. Terima kasih untuk pembuat tiktok sekaligus sudah mempromosikan obyek wisata NTT. Selamat memasuki bulan penuh Kasih, tetap waspada dan disiplin PROKES KASIH. Tuhan menjaga dan melindungi”.

Theodora Ewalde Taek

Saat dihubungi Garda Indonesia pada Senin siang, 1 Februari 2021, Ewalde Taek (sapaan akrabnya, red) mengatakan bahwa informasi tentang pariwisata NTT tak hanya diperoleh melalui perjalanan ke daerah yang dimaksud, namun dapat diperoleh melalui media massa.

“Bapak mereka (Anggota DPR RI Komisi V,red) hanya lihat di angka dan anggaran, tak melihat apa dan mengapa,” ucap Ewalde sembari mengajak untuk meninjau bersama mengapa besar perhatian pemerintah menuju ke Labuan Bajo sebagai daerah tujuan Wisata Premium.

Ewalde Taek pun mengajak masyarakat NTT untuk mengambil makna positif dan lebih mempromosikan Pariwisata NTT. “Sebagai masyarakat NTT, saya mengajak untuk lebih mempromosikan Pariwisata NTT, karena semangat mempromosikan NTT harus lebih gencar lagi,” tandasnya seraya mengucapkan terima kasih kepada kreator video tiktok.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Wayan Darmawa mengatakan, bahwa penilaian itu wajar tidak bisa dibendung, tapi fakta NTT pada tahun 2020 dan 2021 menjadi tujuan pertama wisatawan dunia sesuai publikasi majalah pariwisata dunia Lonely Planet dan salah satu sumbangan dari Labuan Bajo.

“Dari yang saya lihat dari pernyataannya (A Bakri HM, red) bilang cemburu, kenapa yang dibangun hanya lima lokasi termasuk NTT yang dibangun dengan sangat pesat yang seolah-olah hanya Komodo saja,” ujar Wayan Darmawa dengan menyebutkan bahwa ucapan tersebut normal.

Yang perlu kita lakukan, imbuh Wayan, seperti kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bahwa pembangunan Labuan Bajo tak hanya Komodo, namun harus dikembangkan atraksi wisata lain seperti atraksi budaya, kuliner yang khas. “Untuk itu, kita harus kompak bekerja lebih keras, kembangkan atraksi wisata lain,  masyarakat harus bekerja lebih giat mengatasi sampah dan penyediaan rantai pasok dari daerah kita,” ajaknya.

Dengan demikian, tandas Wayan Darmawa, kita harus gencar mendorong agar tak ada jarak antara pembangunan fisik hotel dengan investasi besar dan kunjungan wisatawan meningkat tajam dengan dukungan masyarakat di Labuan Bajo.

Penulis, editor dan foto utama (+roni banase)

Foto pendukung (*/istimewa/koleksi pribadi)

Saat Pandemi, Politisi Muda PSI Kota Kupang Yefta Sooai Bantu 83 Warga Oeba

367 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Yefta M.P. Sooai, S.E., Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), melakukan tatap muka bersama warga 4 (empat) RT 09, 10, 12, 13, dan RT 14 di Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama. Turut hadir dalam tatap muka antara lain Lurah Oeba, Geregorius Rohi; Ketua LPM Oeba, Matheos Malle, dan 3 Ketua RT lingkup Kelurahan Oeba.

Berlangsung pada Selasa sore, 9 Juni 2020, di depan halaman rumah Ketua RT.12 Oeba dan dihadiri sekitar 83 warga, Politisi yang akrab disapa Yefta ini menguraikan beberapa hal yang berkaitan langsung dengan tugas serta fungsinya sebagai Anggota DPRD di Kota Kupang. Bahwa karena dirinya dipercaya oleh masyarakat dan merasa mengemban amanah rakyat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Politisi Muda dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kupang ini harus bekerja keras dan berjuang untuk masyarakat yang sudah memberikannya kepercayaan sebagai Wakil Rakyat di DPRD Kota Kupang.

Sosok Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang dari Partai beridentik Kaum Muda ini menyampaikan banyak hal yang harus dilakukannya kepada masyarakat. Kemudian setelah Ia berbicara dan membeberkan beberapa hal lalu diberikanlah kesempatan kepada masyarakat yang hadir untuk menyampaikan masukan dan pertanyaan seputaran apa yang perlu dilakukan serta beberapa keluhan masyarakat.

Usai melakukan tatap muka, Legislator Muda Kreatif dan Energik di Kota Kupang ini membagikan 83 paket sembako kepada masyarakat. Terpantau media ini, disela-sela pembagian paket sembako, Yefta menegaskan bahwa pribadinya akan terus berupaya dengan kemampuannya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, semangatnya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil tidak pernah pudar.

Pose bersama Yefta Sooai dan perangkat Kelurahan Oeba

Yefta Sooai menandaskan sudah banyak hal yang dilakukannya untuk masyarakat. Perjuangannya untuk masyarakat kecil bukan hanya di daerah pemilihannya itu saja atau bukan hanya di seputaran wilayah itu saja.

Ketua RT 09 Oeba, Jermy Hanas menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan yang diberikan Yefta Sooai kepada 83 warga Oeba terdampak Covid. “Kami sangat mengapresiasi perhatian anggota DPRD Kota Kupang, Yefta Sooai yang meski telah lewat masa reses, namun memberikan perhatian besar kepada masyarakat,” urainya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa Yefta Sooai juga membantu penerangan berupa lampu di seputaran pekuburan Oeba. “Saat ini masyarakat sekitar pekuburan Oeba tak takut lagi saat melintas,” bebernya.

Selain itu, tandas Jermy, Yefta Sooai juga membantu masyarakat dengan cara memberikan subsidi penyaluran air bersih melalui mobil tangki air yang dimilikinya. “Namun, jika ada warga yang benar-benar tak mampu, beliau [Yefta Sooai, red] memberikan secara cuma-cuma,” ungkapnya.

Penulis (*/Herry Tikneon)
Editor (+rony banase)
Foto oleh Jermy Hanas

Kerja Cepat Wali Kota & DPRD Kota Kupang Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni

279 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. didampingi anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto R. Ratuarat, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Ir. Isak Cornelis Benny Sain, Kepala Bagian Prokopim Setda Kota Kupang, Ernest Ludji, S.STP., M.Si. Lurah Lasiana, Wellem Bentura serta perangkat kelurahan setempat; mengunjungi rumah tidak layak milik warga Kota Kupang di RT 04 RW 10 Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Dua rumah tidak layak huni yang dikunjungi Wali Kota Kupang dan jajarannya antara lain rumah milik bapak Samuel Kiki dan seorang janda ibu Apriana Kause.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas informasi dari Ketua RT setempat melalui Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto R. Ratuarat, bahwa di kelurahan setempat masih terdapat rumah tidak layak huni yang membutuhkan perhatian pemerintah dan layak mendapatkan bantuan berupa program bedah rumah. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Wali Kota Kupang untuk mendapat perhatian.

Kedua rumah yang rencananya akan dipertimbangkan untuk dibantu melalui program bedah rumah tersebit berdiri di atas tanah dengan sertifikat atas nama pribadi.

Kondisi salah satu rumah milik bapak Samuel Kiki cukup memprihatinkan, di mana atap menggunakan alang-alang dan dinding rumah berbahan bebak (pelepah pohon lontar, red). Posisi rumah juga sudah miring hampir roboh karena termakan usia dan cuaca. Lantainya pun beralaskan tanah, namun demikian rumah tersebut dihuni oleh banyak anggota keluarga.

Wali Kota Kupang pun menginstruksikan kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang agar rumah-rumah tersebut segera diproses untuk dibedah atau diperbaiki.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Ir. Cornelis Isak Benny Sain mengatakan bahwa proses bedah rumah akan berlangsung kurang lebih 2—3 minggu dan selama proses bedah rumah atau renovasi, pemilik rumah beserta keluarga akan diberikan tempat tinggal sementara.

Model dan desain rumah akan dipersiapkan oleh tim teknis dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang dan pemilik rumah akan memilih desain yang diinginkan.

Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat yang telah memberikan informasi tersebut. Ia mengakui bahwa terkadang ada permasalahan sosial masyarakat yang luput dari perhatian, oleh karena itu dibutuhkan dukungan peran berbagai pihak guna membantu meningkatkan kinerja pemerintah.

“Kami bersyukur atas adanya informasi ini sehingga kami bisa segera mengetahui persoalan yang terjadi dan dapat segera membantu masyarakat. Mudah-mudahan perbaikan rumah-rumah yang kami kunjungi hari ini dapat secepat mungkin terlaksana,” tutur Wali Kota Jefri seraya memberikan apresiasi kepada Ketua RT setempat yang telah memperhatikan warganya dan memberikan informasi kepada pemerintah.

Wali Kota Jefri sangat berharap agar semua masyarakat Kota Kupang dapat dibantu sesuai kebutuhannya masing-masing, karena tugas pemerintah adalah mengupayakan kesejahteraan warganya. “Terima kasih karena Bapak telah membantu kami sehingga masyarakat yang membutuhkan perhatian dapat segera di follow up,” ujarnya kepada Zetyo Ratuarat.

Ketua RT 04 RW 10 Kelurahan Lasiana, Hery Messakh, mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Kupang karena di sela-sela kesibukannya beliau masih menyempatkan untuk datang mengunjungi warganya yang memerlukan bantuan.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP/chr)
Editor (+rony banase)