Arsip Tag: capaja tni polri tahun 2020

750 Calon Perwira Remaja TNI Polri Dilantik Presiden Jokowi

184 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo pada Selasa, 14 Juli 2020, bertindak selaku inspektur upacara dalam Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2020 yang bertempat di Istana Negara, Jakarta. Presiden dalam kesempatan tersebut melantik dan mengambil sumpah para calon perwira remaja (capaja) yang berjumlah 750 orang dari matra TNI dan Kepolisian.

Para perwira yang dilantik oleh Presiden itu terdiri atas 457 perwira dari TNI dan 293 perwira dari Polri. Pelantikan para perwira dari Akademi TNI itu didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 55 TNI Tahun 2020. Sementara itu, para perwira yang berasal dari Akademi Kepolisian dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 56 Polri Tahun 2020.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/07/12/14-dari-1280-secapa-ad-negatif-covid-19-296-tunggu-hasil-swab-kedua/

Pengambilan sumpah tersebut secara simbolis diwakili oleh empat perwira menurut agama yang dianut, yakni Yusuf Hanafi (Akademi Militer) sebagai perwakilan beragama Islam, Yohana Bernadeta Winda Sekar Ayu Armanda (Akademi Angkatan Laut) sebagai perwakilan beragama Katolik, Maichel Triantonov (Akademi Angkatan Udara) perwakilan beragama Protestan, dan Luh Ayu Gitavira Sarasvati (Akademi Kepolisian) sebagai perwakilan beragama Hindu.

“Bahwa saya akan memenuhi kewajiban perwira dengan sebaik-baiknya terhadap bangsa Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945,” ujar Presiden mendiktekan sumpah perwira TNI dan Polri.

Presiden Jokowi saat mendiktekan sumpah perwira TNI dan Polri

Sebagian besar dari para perwira tersebut mengikuti jalannya prosesi acara melalui konferensi video di masing-masing akademi angkatan dan kepolisian sebagai bagian dari kepatuhan terhadap protokol kesehatan di tengah pandemi.

Dalam acara tersebut, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto turut membacakan peraih Adhi Makayasa (lulusan terbaik) dari masing-masing akademi, yakni Angga Andhika Yudha (Akmil), Rizqy Zealand Djuhaeri (AAL), Juanda Siregar (AAU), dan Ivan Pradipta Mahadika (Akpol) yang keempatnya juga hadir secara langsung di Istana Negara.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/07/09/presiden-joko-widodo-capaja-tni-polri-calon-pemimpin-masa-depan/

Hadir dalam acara tersebut sejumlah undangan terbatas di antaranya Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Selain itu, hadir pula Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo, Danjen Akademi TNI Letjen Bambang Suswantono, dan Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto.(*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres)
Editor (+rony banase)

Presiden Joko Widodo : Capaja TNI-Polri Calon Pemimpin Masa Depan

190 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Capaja TNI-Polri merupakan generasi muda terpilih calon pemimpin masa depan dalam menghadapi persaingan dunia yang semakin ketat, harus mampu dan siap menghadapi tantangan. Demikian disampaikan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo saat memberikan pembekalan kepada 750 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri Tahun 2020 melalui video conference, bertempat di Gedung Bhineka Eka Bhakti Akademi TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu, 8 Juli 2020.

Presiden menegaskan dilantik menjadi Perwira Remaja adalah awal dari prestasi, awal dari medan pengabdian kepada rakyat, bangsa dan Negara dalam menghadapi medan pengabdian yang penuh dinamika dan syarat dengan tantangan yang jauh lebih dinamis, jauh lebih berat dan jauh lebih kompleks dari yang sebelumnya. Atas prestasi yang telah dicapai dan akan segera dilantik menjadi perwira remaja TNI dan Polri atas nama pribadi, rakyat, bangsa dan negara menyampaikan selamat kepada Capaja TNI-Polri.

Presiden menjelaskan bahwa dunia berubah dengan cepat, disrupsi teknologi telah berdampak pada semua sektor kehidupan, penerapan otomatisasi, artificer intelijen dan big data mengalami percepatan dan semakin dipercepat oleh terjadinya pandemi Covid-19 sekarang ini.

Teknologi militer juga berkembang dengan cepat. Teknologi militer terkini menggabungkan instrumen persenjataan dengan menggunakan kecerdasan buatan, teknologi otomatisasi dan teknologi sensor yang mengarah pada pengindraan jarak jauh semakin canggih. Komputasi kuantum juga telah mengarah pada sistem senjata yang otonom serta pertahanan siber.

Tantangan yang dihadapi oleh Perwira kepolisian juga sangat berat, kejahatan menggunakan teknologi canggih dan kejahatan siber yang lintas negara juga memerlukan kemampuan antisipasi dan mitigasi yang lebih baik. “Oleh karena itu, saudara-saudara wajib untuk terus belajar, belajar sendiri maupun belajar melalui institusi. Tidak bisa lagi berpikir dengan cara biasa-biasa saja, tidak bisa lagi menggunakan cara bekerja yang monoton, dan tidak bisa lagi dengan kemampuan yang standar-standar saja,” imbau Presiden.

Ia pun menegaskan bahwa para perwira TNI dan Polri masa depan, harus memiliki mental dan cara kerja yang tidak biasa-biasa saja harus makin cerdas dan lincah dalam menghadapi perubahan, cepat beradaptasi dan selalu berpikir inovatif dan harus lebih baik dan lebih cepat dibandingkan negara lain.

Pada kesempatan tersebut, Presiden RI juga mengingatkan kepada Capaja TNI-Polri untuk harus konsisten terhadap ideologi Negara, Pancasila, NKRI, Bineka Tunggal Ika dan konsisten kepada tujuan-tujuan besar bangsa, memiliki jiwa kesatria dan pantang mundur, selalu optimis pada kejayaan dan kemajuan bangsa. “Saya berpesan agar selalu merawat semangat persatuan dan kesatuan, semangat persaudaraan dan gotong royong, kita harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada rakyat, bangsa dan Negara,” ujarnya.

“TNI dan Polri harus selalu bersatu dalam menghadapi setiap ancaman dan tantangan bangsa ke depan. Jangan pernah lupa terhadap dukungan dan doa dari orang tua karena beliaulah yang telah membesarkan dengan penuh kasih sayang dan bekerja keras, sehingga Capaja bisa menjadi seorang Perwira,” tambahnya.

Di akhir pembekalannya, Presiden RI Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada para orang tua Capaja yang telah mendidik putra putrinya menjadi Perwira, menjadi ksatria bangsa dan juga kepada Pemimpin TNI dan Polri serta para pendidik, para pelatih dan juga para pengasuh jajaran Akademi TNI dan Lemdiklat Polri atas kerja keras dan pengabdiannya, dan dikenang oleh anak didik dan menjadi fondasi yang kokoh dalam membentuk karakter calon-calon pemimpin masa depan bangsa.(*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Pers Kepresidenan)
Editor (+rony banase)