Arsip Tag: cerdas cermat kimia

Resmi Dibuka, Lomba Cerdas Cermat Kimia Ke-IX Se-NTT Tuai Pujian

497 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ikatan Mahasiswa Pendidikan Kimia (IMASPIKA) menghelat Lomba Cerdas Cermat Kimia (CCK) Ke-IX Se-NTT yang resmi dibuka pada Senin, 16 September 2019 bertempat di Aula Rektorat Lama Undana Kupang. Kegiatan CCK yang dibuka langsung oleh Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan FKIP Undana, Melkisedek Taneo, menuai banyak apresiasi.

Apresiasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Wadek III pada sambutan di depan seluruh peserta lomba, guru pendamping, para dosen dan Mahasiswa Pendidikan Kimia yang memenuhi Aula Rektorat Lama Undana.

“Apresiasi kepada seluruh Panitia Pelaksana (Panlak), mahasiswa Pendidikan Kimia dan juga Bapak Ibu dosen yang sudah bekerja keras untuk menyukseskan kegiatan ini dengan dana yang cukup besar,” ucap Taneo yang beberapa waktu lalu terpilih sebagai Dekan FKIP Undana.

Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan FKIP Undana, Melkisedek Taneo

Taneo mengungkapkan bahwa kesuksesan kegiatan CCK didukung oleh kekompakan yang sangat solid dari seluruh mahasiswa dan juga Bapak Ibu dosen dalam menggalang dana. Selain itu, kerja yang dibangun juga searah dengan komitmen yang sama.

“Semua punya misi yang sama sehingga kegiatan ini bisa sukses,” ujarnya.

Lanjutnya, komitmen bersama serta tanggung jawab besar dari seluruh komponen menjadi kunci sukses kegiatan tersebut.

Prodi Pendidikan Kimia merupakan salah satu prodi yang paling produktif di FKIP. Hal tersebut disampaikan Taneo, berpijak pada berbagai prestasi yang sudah diraih oleh Prodi Kimia baik secara individu maupun kelompok.

Salah satu mahasiswa yang disebutkan Taneo sebagai mahasiswa yang berprestasi adalah Arsel P. Riwu yang beberapa kali mengharumkan nama Pendidikan Kimia dan juga Undana di tingkat regional Bali Nusra.

Dirinya juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan, perbedaan akan selalu. Namun Taneo berharap seluruh panitia, mahasiswa dan dosen dapat membangun komunikasi yang baik dalam menyelesaikan perbedaan pendapat tersebut.

“Bangun mediasi yang baik untuk mendapat solusi yang baik,” tutup Taneo.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Undana, Yeter Tetty, bahwa IMASPIKA sudah berhasil melaksanakan kegiatan CCK Se-NTT tahun yang kedua.

“Pendidikan Kimia sudah berhasil mengumpulkan siswa-siswi SMA Se-NTT untuk yang kedua kalinya,” jelas Yeter.

Dirinya juga menyebut kegiatan yang dilakukan oleh IMASPIKA merupakan kegiatan yang sangat positif.

Diakhir sambutannya Yeter menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan hanya sekadar belajar tetapi harus mampu menunjukkan bahwa mahasiswa FKIP sebagai calon guru adalah pahlawan-pahlawan yang siap mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kita harus tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita adalah pahlawan yang siap mencerdaskan anak-anak bangsa,” tutup Yeter.

Sementara itu, Benyamin Rina Widu dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diadakan kegiatan tersebut untuk memotivasi para pelajar di NTT untuk terus belajar dan berkompetisi. Selain itu untuk mengajak para pelajar NTT untuk memahami Kimia sebagai sebuah permainan yang menyenangkan tanpa melupakan unsur kompetitif.

“Kita ingin mengajak pelajar di NTT untuk berpikir positif tentang ilmu kimia dan menghapus paradigma lama bahwa kimia itu rumit, membosankan dan berbahaya,” jelasnya.

Widu menyampaikan bahwa dana yang dibutuhkan dalam menyukseskan kegiatan tersebut sebesar Rp. 149.292.040-, (seratus empat puluh sembilan juta dua ratus sembilan puluh dua ribu empat puluh rupiah) yang murni merupakan hasil usaha dana dari mahasiswa pendidikan Kimia.

“Dari total dana tersebut tersisa dana sebesar Rp.29 ribu,” ujar Widu.

Kegiatan yang mengusung tema “United in Chemistry for East Nusa Tenggara” di dukung penuh oleh Ikatan Alumni Pendidikan Kimia (IUPAK) tersebut diikuti oleh 46 sekolah dari 16 Kabupaten/Kota, dengan jumlah tim sebanyak 78 tim. Sementara yang siap berkompetisi selama satu minggu terhitung Senin, 16—21 September 2019 sebanyak 32 tim yang sudah lolos seleksi tingkat Kabupaten/Kota.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

32 Tim Terbaik Lolos Seleksi Cerdas Cermat Kimia ke-IX Se-Nusa Tenggara Timur

560 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ikatan Mahasiswa Pendidikan Kimia (IMASPIKA), melalui Panitia Pelaksana (Panlak) Cerdas Cermat Kimia (CCK) ke-IX tahun 2019 mengumumkan 32 tim terbaik yang lolos seleksi dari 78 tim yang turut mengambil bagian dalam seleksi tingkat Kabupaten/Kota pada 25 Juli 2019 lalu.

Pengumuman hasil tersebut pada Kamis, 1 Agustus 2019, yang memastikan 32 tim terbaik yang akan berlaga pada putaran 32 besar sampai babak final yang akan dilangsungkan di Kota Kupang, pada 16—21 September 2019.

“32 tim terbaik tersebut terdiri dari 16 tim terbaik pertama di tingkat Kab/Kota”, jelas Ketua Panlak CCK Ke-IX, Benyamin Rian Widu.

16 tim terbaik pertama di Kabupaten tersebut antara lain, SMAK Giovani Kupang tim C, SMA N 1 Kupang Timur tim C, SMA N Tobu, SMA N 1 Kefamenanu tim C, SMAN Weluli tim A, SMA N Harakakae, semuanya dari daratan Timor.

Sementara itu, dari pulau Rote SMA Kristen Indonesia Sejahtera tim A, Kabupaten Sabu Raijua, SMA N Liae tim A, dan SMAK St. Yoseph Kalabahi dari Kabupaten Alor.

Dari daratan Flores, SMAN 1 Lebatukan, SMAN 1 Larantuka tim B, SMAS Katolik Bhaktyarsa tim A, dan SMAK Syuriadikara tim B. Selain itu, dari Pulau Sumba, SMA St. Aquinas Weetabula tim A, SMA Kristen 1 Waikabubak tim A, serta SMA N 2 Waingapu tim A.

16 tim lainnya yang melengkapi formasi 32 besar tersebut adalah tim dengan nilai tertinggi dari hasil perangkingan dari semua tim diluar 16 tim terbaik pertama tingkat Kabupaten/Kota.

Tim yang berhasil lolos yaitu SMAK Giovani Kupang tim B, SMA NCIPS, SMAK Giovani Kupang tim A, SMAN 2 Waingapu tim B, SMAK Syuriadikara tim A, SMA Citra Bangsa tim A, SMAN 3 Kupang tim B, SMAN Larantuka tim C, SMA N 3 Waingapu.

Selanjutnya, SMAN 3 Kupang tim A, SMA Kristen Indonesia Sejahtera tim C, SMAN 1 Kefamenanu tim A, SMA Kristen Citra Bangsa tim B, SMA Kristen Tunas Bangsa, SMAN 1 Larantuka tim A dan SMAN 3 Kupang tim C.

Ketua Umum IMASPIKA, Gilbert Umbu Reku Raya, ketika ditemui media garda Indonesia di kampus FKIP Undana Kupang, mengatakan bahwa tahun-tahun sebelumnya yang mendominasi juara berasal dari Kota Kupang. Dan jarang sekali SMA dari luar daerah yang mampu bersaing sampai babak final.

“Untuk juara 1 (satu) pada tahun 2018 dari SMAK Giovani Kupang. Kalau dari Kabupaten itu dari Belu yang biasanya bersaing dengan SMA-SMA di Kota Kupang di babak final”, ujar Gilbert.

Melihat antusiasme peserta-peserta dari Kabupaten, jelas Gilbert, bahwa tidak menutup kemungkinan gelar juara CCK ke-IX tahun ini bisa diraih oleh tim dari Kabupaten.

“Ini tahun kedua CCK digelar se-NTT, jadi banyak sekolah yang sudah mengikuti perlombaan ini, sehingga kemungkinan juara satu dari luar Kota Kupang itu bisa terjadi”, jelas Gilbert.

Dirinya juga berharap kepada 32 tim yang sudah dinyatakan lolos dan akan berkompetisi di Kota Kupang agar dapat mempersiapkan diri dengan baik, memanfaatkan waktu yang masih ada untuk belajar lebih giat, serta menjadikan hasil tes sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan minat belajar.

Dan kepada tim yang belum berhasil lolos, lanjut Gilbert, jangan berputus asa, tetap berjuang dalam belajar, karena ketekunan dalam belajar akan membuahkan hasil yang baik.

“Belajar lebih giat lagi, berlomba, berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas”, pungkas Gilbert. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

Seleksi Cerdas Cermat Kimia IX Tahun 2019, Jaring 32 Tim Terbaik Se-NTT

384 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Program Studi (Prodi) Pendidikan Kimia, FKIP Undana Kupang mengadakan seleksi serentak Lomba Cerdas Cermat Kimia (CCK) ke- IX se-NTT di 15 Kabupaten dan Kota Kupang yang diselenggarakan pada Kamis, 25 Juli 2019.

Seleksi tersebut diadakan di masing-masing Kabupaten dan Kota Kupang. Untuk Kota Kupang sendiri seleksi dilangsungkan di SMA Negeri 1 Kupang dan diikuti oleh 18 tim dari 8 (delapan) sekolah.

Sekretaris Umum Ikatan Mahasiswa Pendidikan Kimia (IMASPIKA), Yandrista Riwu, saat ditemui disela-sela seleksi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut terlaksana atas kerja sama IMASPIKA dan Ikatan Alumni Pendidikan Kimia (IUPAC).

Lebih lanjut, Rista sapaan akrabnya menjelaskan bahwa Lomba CCK ini rutin dilaksanakan setiap tahun dengan peserta para siswa SMA. Dan tahun ini merupakan kali kesembilan IMASPIKA mengadakan perlombaan tersebut.

“CCK pertama dan kedua,  peserta hanya dari Kota Kupang, CCK ketiga, keempat dan kelima pesertanya se-daratan Timor, CCK keenam dan ketujuh mengikutsertakan Pulau Rote, sementara tahun kemarin dan tahun ini, se-NTT”, jelas Rista.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum IMASPIKA, Gilbert Umbu Reku Raya, mengatakan bahwa mata pelajaran kimia menjadi salah satu mata pelajaran yang ditakuti oleh para siswa. Sehingga melalui kegiatan ini bisa membiasakan kimia di masyarakat.

“Tujuannya agar meningkatkan pemahaman siswa tentang kimia dan juga mengajarkan kimia di masyarakat”, jelas Gilbert.

Lanjut Gilbert, sejauh ini minat pelajar untuk pelajaran kimia belum maksimal. Hal ini dilihat dari jumlah sekolah yang mengikuti lomba CCK di tingkat Provinsi.

“Belum semua kabupaten di NTT mengikuti lomba CCK tahun ini. Harapannya lomba CCK ini dapat menjaring semua SMA di seluruh NTT “, ujar mahasiswa semester IX itu.

Dirinya menjelaskan bahwa dilihat dari tahun sebelumnya peserta lomba tahun ini mengalami peningkatan. Jelas Gilbert, tahun 2018 jumlah tim yang mendaftar untuk kabupaten dan Kota sebanyak 72 tim. Sedangkan tahun ini mengalami peningkatan menjadi 78 tim di seluruh NTT.

“Walaupun belum semua tapi kita bersyukur tahun ini ada peningkatan “, pungkas Gilbert.

Rista Riwu kembali menjelaskan bahwa hasil seleksi tersebut akan diumumkan pada tanggal 1 Agustus 2019. Dari seleksi serentak tersebut akan dipilih 32 tim terbaik yang merupakan perwakilan dari masing-masing kabupaten dan Kota serta perengkingan untuk memenuhi kuota yang tersisa.

“Yang ikut mengambil bagian ada 15 Kabupaten dan Kota Kupang, sehingga 16 tim terbaik akan mewakili masing-masing kabupaten dan juga kota, sementara sisanya dilihat dari nilai tertinggi tim”, jelas Rista.

Selain itu, untuk babak 32 besar sampai pada final akan dihelat pada tanggal 16—21 September 2019 bertempat di Kota Kupang. (*)

Sumber berita (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)