Arsip Tag: cerdas cermat matematika

Rekor! SD GMIT Soe I Juara CCM Ke-12, Kalahkan Tim Tangguh SDK Hosana

891 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kalahkan tim tangguh SDK Hosana Kupang, SD GMIT Soe I tim A berhasil keluar sebagai juara I dalam gelaran lomba Cerdas Cermat Matematika XII, tingkat SD Sedaratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao, yang dilaksanakan oleh Kelompok Studi Mahasiswa Matematika (KSMM), pada Sabtu, 28 September 2019.

Baca juga:

https://gardaindonesia.id/2019/09/27/sd-gmit-soe-i-versus-sdk-hosana-kupang-pada-babak-grand-final-ccm-ke-12/

Prestasi tersebut merupakan yang pertama dalam sejarah gelaran CCM dari CCM I sampai CCM XII.

Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Juliana M. H. Nenohai mengatakan bahwa yang membuat bangga seluruh dosen dan panitia adalah juara sudah berpindah dari kota ke kabupaten.

“Selama ini yang mendominasi juara satu dari CCM I sampai CCM XI itu dari Kota Kupang,” ujar Juliana kepada awak media usai perlombaan.

Juliana juga mengungkapkan bahwa final tahun ini berbeda dari final tahun-tahun sebelumnya di mana tim finalis berasal dari dua sekolah.

Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Juliana M. H. Nenohai

“Satu hal yang sangat menarik, tim finalis berasal dari dua sekolah saja yaitu SD GMIT Soe I dan SDK Hosana Kupang,” jelasnya.

Dirinya berharap prestasi yang diukir oleh siswa-siswi dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bisa menjadi semangat bagi tim dari Kabupaten lain untuk turut berpartisipasi dan prestasi tersebut bisa ditularkan bagi tim lainnya dari kabupaten.

Sementara itu, Erwina F. Telnoni, S.Pd. mengatakan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras para siswa dan juga bimbingan guru-guru selama kurang lebih 3 bulan. “Kami persiapan dari bulan Juni setelah mendapatkan surat pemberitahuan dari panitia kegiatan,” jelas Erwina.

Lanjutnya, gelar juara tersebut sangat membanggakan karena pertama kali SD GMIT Soe I berpartisipasi dalam lomba CCM dan berhasil mendulang juara I dan juara IV sekaligus.

“Bangga sekali dan ini tentunya mengangkat nama sekolah dan nama Kabupaten TTS juga,” ujarnya.

Erwina Telnoni kembali menegaskan bahwa prestasi yang diraih oleh anak-anak asuhannya menjadi tantangan bagi para guru untuk mempersiapkan kader pengganti agar kedepan tetap berpartisipasi dan bisa mempertahankan gelar juara.

“Kami tidak akan menunggu surat pemberitahuan dari panitia. Sekembali dari sini, kami akan mempersiapkan kader pengganti karena kegiatan ini diadakan rutin setiap tahun. Kami berharap tahun depan bisa berpartisipasi lagi dan mempertahankan gelar juara yang sudah diraih,” tutupnya.

Dirinya menyebutkan bahwa dibandingkan dengan mata pelajaran lain, minat siswa-siswi di SD GMIT Soe I lebih tinggi pada mata pelajaran matematika. “Anak-anak sangat berminat pada pelajaran matematika dan nilai mereka untuk mata pelajaran matematika sangat baik,” tutur guru kelas II itu.

Harlenci Y. Kause, S. Pd, guru pendamping lainnya dari SD GMIT Soe I mengatakan bahwa siswa-siswi yang mengikuti lomba CCM kali merupakan siswa-siswi yang berprestasi di sekolah dan juga di Kabupaten.

“Mereka adalah siswa-siswi yang mendapatkan ranking di kelas sejak kelas I dan mereka juga pernah mewakili NTT untuk Olimpiade Sains Nasional,” jelas Harlenci.

Menurutnya, kegiatan CCM sangat positif karena ada banyak hal baru yang mereka dapatkan seperti permainan-permainan matematika dan juga peragaan alat peraga bagi para peserta. “Ada banyak hal baru yang kami dapatkan dan akan kami terapkan di sekolah dan juga kami bagikan bagi teman-teman lain yang tidak mengikuti kegiatan ini”, ujarnya.

Dirinya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi para mahasiswa pendidikan matematika yang sudah mempersiapkan kegiatan CCM dengan begitu baik dan bisa membagikan banyak hal positif bagi peserta.

“Kami sangat berterima kasih dan kami berharap kedepannya kegiatan ini terus dilakukan serta terus berbenah agar kegiatan ini bisa memberikan lebih banyak manfaat, “ ujarnya.

Pada babak grand final tersebut, SDK Hosana tim A berhasil keluar sebagai juara II, setelah pada akhir lomba mendapatkan skor yang sama dengan SDK Hosana tim B dan berhasil menjawab soal penentu yang diberikan panitia. Sementara SD GMIT Soe I tim C harus puas berada di posisi IV setelah juara III dari SDK Hosana tim C. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

SD GMIT Soe I Versus SDK Hosana Kupang Pada Babak Grand Final CCM Ke-12

808 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak empat tim berhasil lolos ke babak final pada gelaran babak 4 besar lomba Cerdas Cermat Matematika (CCM) XII sedaratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao. Menariknya Pada Babak Grand Final akan berhadapan SD GMIT Soe I melawan SDK Hosana Kupang.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2019/09/26/tiga-tim-dari-kabupaten-lolos-babak-8-besar-cerdas-cermat-matematika-ke-12/

Empat tim yang lolos ke babak final berasal dari kedua sekolah tersebut. SD GMIT Soe I tim C lolos dengan skor tertinggi 600 di susul SDK Hosana dengan skor 450. Keduanya dinyatakan lolos setelah unggul atas SDK st. Kristoforus Ba’a tim A dan SDN Bertingkat Naikoten tim A.

Sementara SD GMIT Soe I tim A unggul dengan skor 550, dan SDK Hosana tim A melengkapi formasi finalis dengan skor 400. Dua tim dari SDK Dian Harapan harus terhenti langkahnya pada babak 8 besar.

Pertarungan kedua sekolah pada babak Grand Final CCM XII yang akan digelar Sabtu, 28 September 2019 merupakan yang pertama dalam sejarah perhelatan lomba CCM.

Ketua Panitia CCM Ke-XII, Florianus Rayoan mengatakan bahwa momen seperti ini jarang sekali terjadi dalam setiap lomba.

“Jarang sekali terjadi seperti ini, dan babak final CCM XII akan tercacat dalam sejarah perhelatan CCM dari tahun ke tahun,” jelas mahasiswa semester 7 itu.

Selain pertama kali mempertemukan dua sekolah dalam babak final, SD GMIT Soe I juga mencatatkan nama sekolahnya sebagai sekolah pertama dari Kabupaten yang berhasil lolos ke babak grand final.

“Biasanya tim-tim dari Kabupaten hanya sampai pada babak 8 besar,” ungkap Rayoan.

Dirinya menyebutkan persaingan pada babak final akan sangat ketat karena ke empat tim akan bersaing habis-habisan untuk mengangkat nama sekolah masing-masing.

“Luar biasa persaingan nanti. Kita berharap semua tim bisa menampilkan semua kemampuan yang dimiliki,” ujar Rayoan.

Salah satu hal menarik lainnya yang akan terjadi pada babak final nanti yaitu gelaran lomba akan menyajikan tiga babak bagi para finalis untuk memperebutkan gelar juara.

“Ada tiga babak lomba yaitu babak wajib bagi semua tim, babak rebutan dan juga babak permainan,” jelas Agnes Hendrik, Koordinator Seksi Lomba.

Agnes menjelaskan bahwa dari babak 32 besar sampai pada babak 8 besar, hanya menyajikan sesi soal wajib. Lanjutnya soal rebutan juga sudah menjadi hal lumrah dalam setiap perlombaan.

“Yang berbeda dalam CCM adalah sesi permainan pada babak final yang juga masuk dalam penilaian,” pungkas Agnes.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

Tiga Tim dari Kabupaten Lolos Babak 8 Besar Cerdas Cermat Matematika Ke-12

743 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Delapan tim lolos babak 8 besar lomba Cerdas Cermat Matematika (CCM) XII sedaratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao yang digelar Kelompok Studi Mahasiswa Matematika (KSMM), Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Undana Kupang, pada Kamis, 26 September 2019.

Baca juga:

https://gardaindonesia.id/2019/09/23/ccm-xii-peserta-guru-pendamping-lebih-dekat-ceria-bersama-matematika/

Sebanyak tiga tim dari Kabupaten akan bersaing bersama lima tim lainnya dari Kota Kupang. Tiga tim tersebut antara lain dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), SD GMIT Soe l tim A dan tim C serta satu tim lainnya dari Kabupaten Rote Ndao, SDK St. Kristoforus Ba’a tim A.

Sementara lima tim dari Kota Kupang yang berhasil lolos yaitu SDN Bertingkat Naikoten tim A, SDK Hosana tim A dan tim C serta SDK Dian Harapan tim A dan tim B.

Ketua Panitia CCM Ke-XII, Florianus Rayoan kepada media ini menyampaikan terima kasih kepada semua tim yang sudah berkompetisi.

“Untuk Tim yang tidak lolos, jangan berkecil hati karena kalian semua adalah juara, terima kasih untuk partisipasinya, saya harap kita bisa bertemu lagi di Cerdas Cermat Matematika berikutnya,” ujar Rayoan.

Dirinya juga berharap kepada semua tim untuk sekembalinya dari CCM bisa membagikan pengalaman bagi teman-teman lainnya dan terus mempersiapkan diri agar bisa berkompetisi lagi pada CCM berikutnya.

“Harapannya untuk para guru pendamping agar bisa mempersiapkan peserta didik untuk dapat bergabung dalam Cerdas Cermat Matematika tahun depan,” pintanya.

Dirinya juga menyampaikan proficiat bagi tim yang lolos ke babak 8 besar dan juga ucapan terima kasih bagi semua pihak yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

“Proficiat untuk para peserta dari setiap sekolah yang mengirimkan tim, antusiasme peserta yang berlomba di babak 16 besar ini sangat patut diacungi jempol. Bukan cuma peserta, tetapi banyak pihak yang turut mendukung peserta diantaranya guru pendamping bahkan orang tua peserta,” jelas Rayoan.

“Harapannya untuk tim yang telah lolos ke babak semi final (8 Besar) dapat mempersiapkan diri untuk lomba yang digelar pada Jumat, 26 September 2019. Semoga kerja keras dan persiapan semua tim dapat membuahkan hasil yang baik,” tambah Rayoan.

Pada babak 8 besar nanti, SD GMIT Soe l tim C dan SDK. St. Kristoforus Ba’a tim A akan berkompetisi bersama tim dari SDN Bertingkat Naikoten tim A dan SDK Hosana tim C.

Sementara, SD GMIT Soe l tim A akan bersaing bersama SDK Hosana tim A dan SDK Dian Harapan tim A dan tim B.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

CCM XII, Peserta & Guru Pendamping Lebih Dekat & Ceria Bersama Matematika

534 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kelompok Studi Mahasiswa Matematika (KSMM) menggelar lomba Cerdas Cermat (CCM) XII tingkat SD sedaratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao. Dilaksanakan di Aula Rektorat lama Undana Kupang, pada Senin, 23 September 2019, CCM XII berlangsung meriah.

Para peserta lomba diajak bersenang-senang dalam acara matematika ceria. Dipimpin oleh beberapa orang panitia, para siswa menyanyikan lagu-lagu matematika dan juga lagu-lagu CCM. Selain itu, siswa-siswi diajak untuk sama-sama memperagakan tepuk tangan CCM.

Terpancar senyum tulus dari para panitia dibalas senyum dari para peserta yang dengan penuh antusias mengikuti rangkaian acara matematika ceria.

Panitia punya cara-cara yang sangat kreatif dalam berbaur bersama peserta juga memperkenalkan sesama peserta yang diramu melalui sebuah lagu perkenalan khas CCM.

Setelah saling berkenalan, para peserta ditantang dalam sebuah permainan yang dirancang oleh panitia yang disebut dengan permainan ulat bulu.

Permainan tersebut caranya sangat mudah, semua peserta cukup meniup sebuah kertas yang sudah digunting menyerupai ulat bulu untuk bergerak sepanjang lintasan kurang lebih 150 cm untuk mencapai sebuah kertas yang telah disiapkan digaris akhir lintasan.

Peserta yang paling cepat meniup ulat bulu tersebut dan berhasil mencapai garis akhir, peserta tersebut berhak mengerjakan soal yang berada pada kertas di garis finis tersebut.

Tujuan permainan ini sebenarnya sederhana saja yaitu untuk melatih para peserta untuk berkompetisi dan juga belajar tentang matematika.

Peserta Cerdas Cermat Matematika tingkat Sekolah Dasar sedaratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao

Wakil koordinator seksi acara CCM XII, Vestri Bleveni, mengatakan bahwa tujuan permainan tersebut untuk memperkenalkan kepada para peserta bahwa matematika itu asyik dan menyenangkan.

“Sebelum menghadapi perlombaan kita ingin menanamkan dalam benak para peserta bahwa matematika itu tidak sulit. Matematika merupakan teman bermain untuk bersenang-senang sekaligus belajar,” jelas Vestri

Di akhir permainan tersebut, peserta yang berhasil menjawab soal dengan benar dan paling cepat pertama sampai keempat diberikan rangsangan berupa hadiah alat peraga menebak umur. Sementara peserta yang menjawab benar dan tercepat kelima sampai kedelapan diberikan penghargaan berupa gantungan kunci KSMM sebagai kenang-kenangan.

Di tempat yang berbeda, para guru pendamping bersama Bapak Ibu Dosen Pendidikan Matematika mengikuti seminar tentang integrasi teknologi dan budaya dalam pembelajaran matematika yang dibawakan oleh Dr. Wara Sabon Dominikus, M.Sc. yang berlangsung di Laboratorium Pendidikan Matematika.

Dalam penyampaian materinya, Wara Sabon mengatakan bahwa matematika sudah diterapkan oleh para leluhur kita melalui bangunan-bangunan rumah adat, maupun berbagai perlengkapan rumah tangga bahkan pakaian adat daerah sudah menerapkan ilmu matematika.

“Orang tua kita sudah mengenal matematika dan mereka gunakan dalam kehidupan mereka sehari-hari, misalnya dalam menghitung hasil panen padi maupun jagung,” ujarnya.

Dirinya menguraikan bahwa dalam ilmu matematika yang khusus membahas tentang matematika dalam budaya disebut etnomatematika. Lanjutnya, perkembangan teknologi saat ini harus dimanfaatkan untuk mempelajari tentang budaya yang mengandung unsur matematika sehingga dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di dalam kelas untuk mendapatkan suasana belajar yang realistis dalam meningkatkan minat dan prestasi belajar.

“Dengan belajar hal-hal yang ada dalam kehidupan sehari-hari maka siswa tidak akan berpikir bahwa matematika itu susah karena yang mereka pelajari adalah yang setiap hari mereka lihat dan yang mereka gunakan,” tandas Wara Sabon. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

KSMM Helat Seleksi Cerdas Cermat Matematika Serentak Se-Daratan Timor & Rote Ndao

400 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kelompok Studi Mahasiswa Matematika (KSMM), Prodi Matematika FKIP Undana melaksanakan seleksi serentak lomba Cerdas Cermat Matematika (CCM) XII se-daratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao pada tingkat Sekolah Dasar (SD). Seleksi dilakukan di pada Sabtu, 10 Agustus 2019, di 5 (lima) kabupaten dan Kota Kupang.

Ketua panitia pelaksana CCM XII se-Daratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao, Florianus Rayoan ketika ditemui disela-sela seleksi tingkat Kota Kupang yang berlangsung di SD Kristen Citra Bangsa, mengatakan bahwa peserta tahun ini sebanyak 81 tim untuk Daratan Timor dan Rote Ndao.

“Hari ini seleksi hanya untuk daratan Timor dan Rote Ndao. Flores Timur dilakukan minggu depan.”, jelas mahasiswa semester 7 itu.

Dirinya menjelaskan bahwa tahun ini pendaftaran dibuka selama 2 minggu. Lanjutnya waktu pendaftaran tidak terlalu lama namun peserta tahun ada peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Peserta tahun ini meningkat cukup drastis. Kalau Rote Ndao, ini tahun perdana mengikuti CCM”, jelas Flori sapaan akrabnya.

Dirinya juga sangat berterima kasih kepada seluruh tim yang sudah berpartisipasi, walaupun belum semua sekolah mengikuti kegiatan tersebut karena ada beberapa kegiatan lainnya.

“Kami bahagia dan berterima kasih karena peserta tahun ini ada peningkatan. Ada beberapa sekolah yang tidak bisa ikut karena ada berbagai kegiatan menyongsong HUT RI”, ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Serli Marlina P. Lede, S. Pd, guru pendamping dari SDN Oeba 3 mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi siswa-siswi SD untuk melatih mental serta melatih siswa untuk berkompetisi secara sportif.

“CCM ini sangat bagus karena selain membiasakan siswa untuk berkompetisi juga dapat menguji kemampuan siswa”, jelas Serli.

Serli mengisahkan bahwa SDN Oeba 3 baru pertama kali mengikuti kegiatan tersebut, namun para peserta yang diutus sudah dipersiapkan dengan baik, sehingga dirinya optimistis anak-anaknya bisa lolos ke babak selanjutnya.

“Kita sudah memberikan banyak bimbingan dan latihan soal-soal secara intensif sehingga kita optimistis bisa lolos ke babak 32 besar”, jelasnya.

Dirinya juga berharap kegiatan CCM ini terus berlanjut dan dapat menghimpun lebih banyak peserta lagi, sehingga kemampuan anak-anak bisa lebih ditingkatkan lagi serta terus melatih mental mereka dalam berkompetisi.

Sementara itu, Marvel Messakh, peserta dari SDK Hosana Kupang, mengatakan bahwa walaupun baru pertama kali mengikuti seleksi CCM namun dirinya sangat senang.

“Ya, gampang-gampang susah “, ujar Marvel ketika ditanya terkait soal tes yang diberikan.

Hal menarik lainnya diungkapkan oleh Mervel dan mematahkan stigma buruk masyarakat tentang matematika yang dianggap sebagai hantu bagi sebagian besar siswa.

“Matematika itu asyik karena hanya tulis angka saja tidak perlu tulis huruf”, ujar Marvel meyakinkan.

Perdana mengikuti lomba CCM, namun siswa kelas 6A itu yakin timnya akan lolos ke babak 32 besar.
“Yakin karena bisa kerja semua soalnya”, ujar Marvel penuh percaya diri.

Adapun tim yang mendaftar pada CCM XII tahun 2019, dari Kota Kupang sebanyak 37 team, Kabupaten Kupang sebanyak 8 tim, 6 team dari Kabupaten belu, Kabupaten TTU sebanyak 7 tim serta Kabupaten TTS 11 tim dan Rote Ndao 12 tim.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)