Arsip Tag: himpunan pengusaha muda indonesia

Kadin Kota Kupang & HIPMI NTT Desak Pemda Tutup Terbatas Wilayah NTT

455 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menanggapi bahaya wabah Covid 19, Ketua Kadin Kota Kupang dan Wakil Ketua Umum Hipmi NTT, Djemi Lassa telah berdiskusi panjang dengan semua Pengurus Kadin Kota Kupang dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia NTT dan melalui rilis yang diterima media ini pada Rabu, 25 Maret 2020 pukul 20.38 WITA;  bersepakat mendesak pemerintah agar segera dan cepat melakukan beberapa hal sebagai berikut:

Pertama, Mendesak agar pemerintah segera menutup terbatas area Bandara Udara dan Pelabuhan Laut seperti yang sudah dilakukan di perbatasan Timor Leste Atambua. Penutupan terbatas ini dalam jangka waktu 14 hari dikhususkan hanya untuk semua penerbangan orang dari Luar NTT. Penerbangan keluar NTT diperbolehkan. Setiap penumpang yang datang harus melewati masa karantina selama 14 hari di tempat tertentu di kota Kupang yang diawasi secara khusus dan tidak diperbolehkan kembali ke rumahnya sebelum masa karantina selesai.

Penerbangan lalu lintas barang ekonomi dan peralatan kesehatan tetap berjalan seperti biasa dengan memperketat barang keluar masuk dengan penyemprotan desinfektan dan diharapkan keputusan ini akan segera memotong mata rantai penyebaran Corona Virus di daerah NTT;

Kedua, Koordinasi dan komunikasi dilakukan dengan efektif antara pemerintah dengan pihak RS rujukan Virus Corona mengenai kebutuhan baik perlatan kesehatan dan keamanan para petugas kesehatan. Agar tidak terjadi kesimpangsiuran berita tentang minimnya peralatan bagi petugas kesehatan, obat-obatan dan peralatan penyemprotan desinfektan. Semua pihak yang saat ini bergerak bersama harus ada komunikasi bersama agar bersinergi dan bantuan dapat dilakukan dengan efisien dan tepat sasaran. Harus ada komunikasi bersama pihak pemerintah, swasta dan pihak Tim Kesehatan yang menangani wabah ini agar semua gerakan tidak menjadi overlap;

Ketiga, Mengimbau agar para pengusaha dan semua anggota Kadin dan HIPMI Nusa Tenggara Timur untuk tidak berdiam diri dan pasif saja, tetapi bersama sama membantu Pemprov NTT dalam hal sekecil apa pun melawan wabah Corona Virus ini. Tentunya dengan kampanye untuk berdiam di rumah, juga sudah sangat membantu pemerintah. Mengimbau para pengusaha, dan semua anggota Kadin untuk turut aktif memberikan imbauan yang benar tentang bahaya virus corona dan langkah antisipasi . Agar masyarakat lebih paham lagi dimulai dari lingkungan sekitar anggota Kadin, lingkungan keluarga, pegawai, dan lingkungan rumah;

Keempat, Mendesak pihak Perbankan atau non-perbankan pemberi kredit di NTT untuk segera menindak lanjuti permintaan OJK dan Presiden Jokowi untuk segera merespons surat pengajuan restrukturisasi dan relaksasi kredit bagi para pengusaha UKM di bawah 10 Miliar yang bisnisnya terganggu dan sepi pembeli akibat wabah Corona Virus;

Kelima, Mengimbau masyarakat NTT untuk taat dan mengikuti perintah dan program pemerintah untuk tinggal di rumah, hidup sehat, tidak mengadakan pertemuan apa pun, termasuk melayat di acara kedukaan, tidak bersalaman dan tetap melakukan social distancing sampai batas waktu yang ditentukan agar tidak terjadi penyebaran virus yang lebih meluas.(*)

Sumber berita dan foto (*/Kadin Kota Kupang dan HIPMI NTT)
Editor (+rony banase)

Bamsoet Pinta Pengusaha Bayar THR Sesuai Ketentuan & Tepat Waktu

55 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan kepada para pengusaha agar tidak telat membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya. Sebagaimana ketentuan dari Kementerian Ketenagakerjaan, THR wajib diterima oleh para pekerja H-7 sebelum Idul Fitri.

“THR merupakan hak bagi para pekerja dan kewajiban bagi para pengusaha. Jika THR dibayar sebelum H-7, para pekerja pasti akan senang sekali. Pada akhirnya, pengusaha juga yang diuntungkan karena para pekerja bisa termotivasi dalam bekerja dan meningkatkan produktifitas mereka,” ujar Bamsoet saat menghadiri buka puasa Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta, Minggu, 26 Mei 2019.

Hadir dalam acara ini antara lain Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Abdul Latief, Agung Laksono, Erick Thohir, Maruarar Sirait, Ketum HIPMI Bahlil Lahadalia beserta pengurus dan anggota HIPMI lainnya.

Bamsoet juga meminta para pekerja tetap melakukan aktivitas pekerjaan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Jangan karena Ramadhan dan mau mendekati Idul Fitri, menjadi alasan menurunkan produktifitas.

“Hubungan para pekerja dan pengusaha harus harmonis. Jangan hanya menuntut hak, namun melupakan kewajiban. Pekerja merupakan tulang punggung sebuah perusahaan, jika tidak bisa melakukan pekerjaan secara profesional, maka perusahaan tidak bisa berdiri tegak,” tegas Bamsoet.

Selain itu, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini berharap HIPMI mampu menjadi wadah bagi para pengusaha untuk meningkatkan kemampuan di era revolusi industri 4.0. Para pengusaha muda harus mampu menguasai teknologi serta informasi guna menghindari ketertinggalan dan mampu bersaing di era Revolusi Industri 4.0.

“Era revolusi industri 4.0 merupakan tantangan tersendiri bagi HIPMI. Saya mendorong para anggota HIPMI untuk terus meningkatkan kemampuan adaptasi dan bisnis. Karena, persaingan global kedepan akan semakin sulit dan dunia berubah dengan cepat,” pungkasnya. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)