Arsip Tag: hujan angin

Gubernur VBL Instruksikan Satpol PP dan Polda NTT Sidak Toko Bangunan

2.147 Views

Malaka—NTT, Garda Indonesia | Saat melakukan kunjungan kerja melihat korban banjir bandang di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 6 April 2021, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Polda NTT untuk melakukan sidak Toko Bahan Bangunan.

“Hari ini saya instruksikan Kasat Pol PP Provinsi NTT berkoordinasi bersama Polda NTT untuk melakukan sidak mulai Rabu, 7 April 2021 terhadap Toko Penyedia Bahan Bangunan agar tidak menaikkan bahan bangunan pasca-bencana di NTT,” tegas Gubernur VBL saat melihat korban banjir bandang di Malaka.

Instruksi tersebut dikeluarkan Gubernur VBL sebagai respons dan antisipasi atas temuan di lapangan dan keluhan masyarakat atas kenaikan harga bahan bangunan. “Para Pedagang bahan bangunan sungguh tidak turut merasa berduka dan prihatin terhadap peristiwa yang dialami rakyat NTT, untuk itu saya perintahkan agar harga segera diturunkan,” tegasnya.

VBL pun mengharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan kepada Pemerintah, manakala terdapat Toko penyedia Bahan Bangunan yang menaikkan harga. “Di samping dilakukan sidak, diharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah dan dipastikan tokonya ditutup dan izinnya dicabut,” tandasnya.

Guna membangun koordinasi dan komunikasi guna membantu masyarakat pasca-Badai Siklon Tropis, Pemprov NTT menyediakan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja bertempat di Aula El Tari Kupang.(*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

Listrik PLN di Kota Kupang Padam, Pemulihan Menyeluruh 1 Bulan

1.437 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja yang memorak-porandakan wilayah Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 4 April 2021 pukul 23.00 WITA hingga Senin, 5 April 2021 pukul 08.00 WITA, banyak tiang roboh dan kabel listrik putus ditindih pohon-pohon besar, mengakibatkan jaringan listrik PLN mati total.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/05/pasca-badai-siklon-tropis-seroja-kota-kupang-lumpuh/

PLN UIW NTT pun sigap dan bergerak cepat menormalkan aliran listrik pada Senin malam, 5 April 2021, sehingga 3 (tiga) jalur yakni di Tuak Daun Merah (TDM), Kompleks Perumahan Artha Graha, sebagian Oebufu hingga jalur utama di Lippo Mall.

General Manager PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko dalam pernyataan pers pada Selasa siang, 6 April 2021 di Kantor PLN Oebobo menyampaikan bakal menyelesaikan lagi jalur utama di Penfui, Oepura, dan Wali Kota. “Kendala kami adalah akses jalan karena banyak pohon yang saat ini masih menutupi jalan bagi tim PLN menuntaskan instalasi,” terangnya.

General Manager PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko saat menyampaikan keterangan pers terkait proses pemulihan jaringan listrik di Kota Kupang

Selain itu, imbuh Jatmiko, jumlah personil yang ada saat ini telah disebar di 11 lokasi. “Kami juga akan dibantu oleh tim PLN dari Mataram, Sulawesi, dan Maluku. Besok (Rabu, 7 April 2021) bakal tiba di Kota Kupang sehingga lokasi yang terdampak dapat segera diselesaikan seperti jalur dari Bolok ke Tenau, Tenau ke Osmok, PT. Semen, dan Tenau ke Kota dapat segera diperbaiki,” ungkapnya.

Lanjut Jatmiko, “Demikian juga suplai dari gardu induk Maulafa yang menyuplai listrik ke Bandara El Tari, Kantor Gubernur NTT, dan rumah sakit sedang dinormalkan oleh petugas PLN,” ucapnya.

Terkait lama proses menormalkan listrik di Kota Kupang oleh petugas PLN, terang Agustinus Jatmiko, untuk jalur utama memerlukan waktu 2 (minggu), namun jaringan ke rumah-rumah selama 1 (satu) bulan. “Tetapi, kami akan berusaha melakukan percepatan menormalkan jaringan listrik selama 24 jam dengan sistem pertukaran shift,” tandasnya.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja, Kota Kupang Lumpuh

2.363 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | BMKG memprediksi 24 jam ke depan pada Selasa, 6 April 2021 pukul 07.00 WIB atau 08.00 WITA, Siklon Tropis Seroja berada pada posisi di Samudra Hindia Samudra Hindia sebelah barat daya Pulau Rote, 12.2LS, 120.1BT (sekitar 260 km sebelah barat daya Sabu, kecepatan 7 knots (12 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

Sebelumnya, pada Minggu malam, 4 April 2021 pukul 19.00 WIB atau 20.00 WITA, bibit siklon tropis 99S berada di posisi Perairan Kepulauan Rote, Nusa Tenggara Timur, 10.3LS, 123.5BT (sekitar 24 km sebelah barat daya Kupang) dengan arah pergerakan sistem ke arah Timur hingga timur laut dengan kecepatan 3 knots (6 km/jam), memicu hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Kupang dan sekitarnya.

Tiang listrik dan telepon roboh diterjang Badai Siklon Tropis Seroja

Kecepatan angin yang diprediksi 6—9 knots dengan kekuatan maksimum di sekitar sistemnya sebesar 30 knots (55 km/jam) dengan tekanan di pusat sistemnya mencapai 996 hPa, mulai memporakporandakan fasilitas umum, perkantoran, perumahan masyarakat sejak pukul 23.00 WITA pada Minggu, 4 April 2021 hingga pukul 08.00 WITA pada Senin, 5 April 2021, mengakibatkan putusnya jaringan listrik PLN.

Suasana mencekam akibat angin kencang disertai pemadaman jaringan listrik dirasakan oleh masyarakat Kota Kupang yang terpantau oleh Garda Indonesia melalui beberapa grup Whatsapp. Beragam doa, pertanyaan kapan berakhir badai, hingga saling memberikan penguatan satu sama lain.

Atap rumah warga runtuh dan menindih mobil

Badai Siklon Tropis yang dinamakan Badai Seroja pun berangsur redah sekitar di atas pukul 08.00 WITA. Lalu, masyarakat pun mulai membersihkan kotoran berupa daun, patahan dahan pohon, hingga merapikan atap seng yang terlepas akibat hentakan badai.

Pantauan Garda Indonesia di beberapa sudut kota, tampak suasana berantakan dengan tampilan tiang listrik PLN roboh akibat ditindih pohon besar, tiang Telkom pun tak luput ikut roboh. Fasilitas umum berupa pom bensin tutup, pasar sepi, tak ada aktivitas perkantoran karena tiada tersedianya jaringan listrik PLN.

Masyarakat pun terpaksa harus mengisi daya telepon genggam atau smartphone mereka di salah satu bank pemerintah yang menggunakan genset sebagai pembangkit daya listrik.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)