Arsip Tag: iduladha 1440h

Pembagian Qurban di Semarang Tak Gunakan Kantong Plastik

145 Views

Semarang, Garda Indonesia | Pasca ditandatanganinya Peraturan Wali Kota (Perwali) Semarang Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pengendalian Penggunaan Plastik oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, perayaan Iduladha 1440 H di Kota Semarang terlihat berbeda.

Bila biasanya pembagian daging qurban dilakukan dengan menggunakan kantong plastik, pada tahun ini panitia Iduladha di Masjid Agung Kauman Semarang memilih menggunakan besek (=wadah yang terbuat dari bambu berbentuk segi empat, *KBBI V) dan daun pisang.

Tidak hanya itu, Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang, menuturkan jika pembagian qurban di Balai Kota Semarang, serta beberapa masjid yang ada di Kota Semarang juga akan menggunakan besek.

Adapun dalam Peraturan Wali Kota Semarang mengenai pengendalian sampah plastik tersebut, Pemerintah Kota Semarang telah resmi mengeluarkan edaran untuk melarang penggunaan kantong plastik, sedotan, styrofoam, dan sejenisnya di Kota Semarang.

Secara lebih lanjut agar tidak menyulitkan masyarakat, pada peraturan itu disebutkan adanya pengecualian, yaitu untuk penggunaan yang tidak dapat tergantikan oleh bahan ramah lingkungan lain. Maka dari itu Hendi selaku Wali Kota Semarang mengharapkan ada upaya kreatif dari masyarakat untuk mendorong Kota Semarang terbebas dari sampah plastik.

Untuk itulah pada momentum peringatan Hari Raya Idul Adha di Kota Semarang yang biasanya terjadi peningkatan penggunaan plastik untuk pembagian daging qurban, dicontohkannya dapat menggunakan jenis lain yang lebih ramah lingkungan.

“Kita harus memulai hal yang baik untuk menjadi contoh, termasuk terkait edaran dan perwali (peraturan wali kota) pengendalian penggunaan plastik. Wujud nyatanya membagikan qurban dengan besek, tidak dengan plastik, sehingga mengurangi sampah plastik,” jelasnya pada Minggu, 11 Agustus 2019.

Lanjutnya, “Dengan ini harapannya masyarakat bisa mendukung apa yang kita canangkan di Kota Semarang, untuk dapat menjadi lebih baik,” tegas Hendi.

Di sisi lain, pada peringatan Hari Raya Idul Adha tahun ini setidaknya akan ada 5 masjid yang ditinjaunya, yaitu Masjid Agung Kauman Semarang, Masjid Agung Baiturrahman, Masjid di Lempongsari, Suratmo, dan Ngaliyan Semarang.

Masjid Agung Kauman, sebagai salah satu Masjid yang didatangi Hendi tercatat melakukan penyembelihan 20 ekor sapi dan 55 ekor kambing, yang akan dibagi menjadi lebih dari 8.000 paket daging qurban. Hendi sendiri berqurban seekor sapi keturunan simmental seberat 1,2 ton. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

Salat Iduladha 1440H, Presiden Jokowi Serahkan Sapi Ongole seberat 1,2 ton

177 Views

Bogor, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana melaksanakan salat Iduladha 1440 H di Lapangan Astrid, Kebun Raya Bogor, pada Minggu, 11 Agustus 2019. Tiba sekitar pukul 06.35 WIB, Presiden tampak bersarung dengan mengenakan kemeja koko putih lengkap dengan peci hitam.

Kedatangan Presiden disambut oleh di antaranya Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kepala LIPI Laksana Tri Handoko, dan Kepala Kebun Raya Bogor R. Hendrian. Sementara Menteri Sekretaris Negara, Praktikno, terlihat mendampingi Presiden.

Bertindak selaku khatib sekaligus imam dalam pelaksanaan salat Iduladha ini adalah dosen pada Perguruan Tinggi An-Nuaimy Jakarta Selatan, H. Iqbal Subhan Nugraha, yang menyampaikan khotbah Id dengan tema “Berkurban Adalah Stimulus untuk Meningkatkan Ibadah Sosial”.

Selepas melaksanakan salat Id dan mendengarkan khotbah, Presiden Jokowi dan Ibu Negara menyerahkan hewan kurban kepada Kepala LIPI yang juga Panitia Penyelenggara Iduladha 1440 H setempat Laksana Tri Handoko. Pada kesempatan ini Presiden menyerahkan hewan kurban berupa seekor sapi peranakan ongole Indonesia seberat 1 ton 2 kilogram.

Dalam keterangannya kepada para jurnalis selepas penyerahan hewan kurban, Presiden berpesan agar momen Iduladha ini dijadikan pendorong untuk meningkatkan ikatan ketakwaan kepada Allah SWT dan juga ikatan hubungan antarmanusia. Selain itu, momen Iduladha juga diharapkan bisa meningkatkan kesalehan sosial di antara sesama masyarakat.

“Yang paling penting di hari raya Iduladha ini adalah dari sisi kurban, pengorbanan. Itu adalah dorongan kita untuk melakukan kesalehan sosial yang saya kira di negara kita masih terus harus kita dorong agar seluruh umat bisa melakukan itu dengan baik. Baik dengan teman, dengan tetangga, dengan saudara, dengan rekan sekampung, saya kira hal-hal yang berkaitan dengan kesalehan sosial itu harus terus kita dorong,” ujar Presiden. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)