Arsip Tag: kader posyandu

Anita Gah Apresiasi Tugas & Pengabdian Para Kader Posyandu

156 Views

Kota Kupang, gardaindonesia.id | Anita Jacoba Gah Anggota DPR RI Komisi X bertemu dengan para kader posyandu dari 4 (empat) Kelurahan yakni Fatufeto, Manutapen, Mantasi dan Airmata dalam Rapat Dengar Pendapat di Aula Patikawa Kelurahan Fatufeto, Rabu/23/1/2019 pukul 18.00 WITA—selesai.

Kepada para Kader Posyandu tersebut Anita Gah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas segala kerja keras dan pengorbanan atas tenaga dan waktu meski dengan balas jasa berupa insentif dari pemerintah yang relatif sangat kecil.

“Bagi saya Kader Posyandu adalah perempuan-perempuan hebat dan secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Mama Kader Posyandu yang selalu siaga dan melakukan banyak kegiatan setiap bulan namun tidak terlalu diperhatikan oleh pemerintah”, jelas Anita.

Dengan gamblang Anita menjelaskan bahwa Rapat Dengar Pendapat yang seharusnya dilaksanakan hanya untuk jajaran Menteri dan Anggota DPR RI namun penting juga dilakukan dengan kader posyandu untuk menampung aspirasi dan kebutuhan dari posyandu.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2019/01/22/anita-gah-berteriak-lantang-tentang-peran-kader-posyandu/

“Selama saya menjadi anggota DPR RI khususnya di bidang kesehatan; saya dekat dengan para kader dan melihat ada persoalan yang cukup penting untuk diangkat ke permukaan dan harus diperhatikan oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat”, ungkap Anita Gah usai menyerahkan SK Program Indonesia Pintar bagi beberapa sekolah di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang sejak pukul 09.00—15.00 WITA.

Sekitar 100 kader posyandu yang berasal dari 10 posyandu di Kelurahan Manutapen; 25 posyandu di Kelurahan Fatufeto; 5 posyandu di Kelurahan Mantasi dan 4 posyandu Kelurahan Airmata memadati aula Ibu Patikawa.

Anita Gah saat merespon aspirasi kader posyandu

Meski sempat terhenti sejenak akibat hujan deras disertai angin kencang dan padamnya listrik, tidak menghentikan semangat para kader untuk menyampaikan aspirasi.

Menanggapi aspirasi para kader posyandu, Anita berjanji semua aspirasi akan diusulkan ke dalam Sidang Pembahasan APBN TA 2020 dan sebagai langkah awal untuk mengatasi kebutuhan para kader dalam laksanakan tugasnya; Anita akan memberikan dukungan keuangan pribadi seperti kebutuhan posyandu seperti timbangan, alat tensi untuk posyandu lansia, seragam kader, dan makanan tambahan berupa biskuit yang akan diberikan setiap bulan.

Untuk kebutuhan lain yang lebih besar seperti gedung, insentif, raskin bagi para kader, dan usulan lain akan didorong ke Pemkot Kupang dan Kemenskes RI agar memperoleh intervensi anggaran baik APBD dan APBN.

Penulis dan editor (+rony banase)

Anita Gah Berteriak Lantang Tentang Peran Kader Posyandu

110 Views

Kab Kupang, gardaindonesia.id | Para kader posyandu yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang-Provinsi Nusa Tenggara Timur menyampaikan unek-unek mereka kepada Anita Jacoba Gah tentang pelayanan posyandu yang minim sarana dan prasarana seperti belum ada tempat atau rumah posyandu dan hal lain yang menghambat pelayanan para kader.

Anita Gah anggota Legislatif Partai Demokrat tersebut mengumpulkan para kader dan masyarakat di Gereja Bethesda Tarus Tengah (Selasa,22/1/2019); selain mendengar unek-unek, Anita Gah juga memberikan pemahaman akan Empat Pilar Kebangsaan.

Anita Jacoba Gah

“Posyandu harus dilengkapi dengan fasilitas yang memadai seperti meja, kursi dan makanan tambahan berupa biskuit bagi para balita”, jelas Anggota DPR RI Komisi X yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga, Perpustakaan.

Kepada para kader Anita Gah menyampaikan bahwa masih banyak ketidakadilan dalam pelayanan kepada masyarakat. “Hampir semua posyandu yang saya temui berteriak dan mengeluh kondisi yang sama”, ungkapnya.

Lanjut Anita dengan tegas mengatakan bahwa Pemerintah tidak bisa menganggap remeh para kader posyandu dan tidak adil kepada para kader posyandu. Anita Gah akan mengupayakan usulan pemberian insentif dan seragam bagi para kader dengan melakukan koordinasi dengan Pemkab Kupang

Disamping itu, materi Empat Pilar Kebangsaan yang kompleks bagi para kader posyandu dan masyarakat diramu oleh Lifen Rafael,SH,MHum., menjadi lebih gampang dan dimengerti dan dicerna oleh masyarakat.

Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika diringkas oleh dosen Unkris ini menjadi bahasa sederhana dengan konten dan dialek lokal Kupang (bahasa Kupang) yang menarik perhatian para peserta.

“Empat Pilar Kebangsaan ibarat tiang penyangga rumah maka empat pilar mesti kuat dapat menyanggah Negara Republik Indonesia, kita mesti bangga bahwa Pancasila lahir di Ende Bumi Flobamora”, ujar Lifen Rafael yang juga berprofesi sebagai Pengacara.

Lifen Rafael meneguhkan prinsip dasar kepada para kader posyandu dan masyarakat bahwa kalo kita mau kuat dalam Empat Pilar Kebangsaan maka keutuhan utama dan mendasar ada di dalam rumah tangga.

Penulis dan editor (+rony banase)