Arsip Tag: kadis lingkungan hidup dan kebersihan kota kupang

Tanam Pohon di Kota Kupang, Yeri Padji : Dipelihara Pihak Ketiga Sampai April 2021

322 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang terus melakukan gebrakan dengan menanam pohon guna menuju kota yang berwawasan lingkungan sesuai dengan jabaran visi Pemerintah Kota Kupang untuk menjadikan ibu kota Provinsi NTT ini menjadi kota layak huni.

Program tersebut dicanangkan dalam gerakan bersama yang dinamai Gerakan Kupang Hijau (GKH) dan dikomandoi langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dengan melibatkan seluruh stakeholders, baik itu pengusaha, PNS/PTT maupun masyarakat lainnya yang ingin berpartisipasi dalam gerakan tersebut.

Selain itu, dalam dua tahun terakhir; Pemerintah Kota Kupang juga menggelontorkan dana dari APBD untuk membeli pohon. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tahun anggaran 2019 dan tahun 2020. Hal ini dilakukan mengingat pohon secara global sangat penting bagi kehidupan manusia dan diyakini sebagai salah satu cara untuk mengatasi pemanasan global.

Aksi tanam pohon dalam Gerakan Kupang Hijau

Bahkan, secara nasional, penanaman pohon merupakan langkah strategis pemerintah pusat dan provinsi yang digalakkan untuk kelestarian ekosistem. Selain manfaat utama pohon sebagai penghasil oksigen dan penyerap karbon dioksida, bahkan sekarang sedang digalakkan hutan kota di berbagai daerah, sebagai salah satu syarat pelestarian lingkungan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas LHK Kota Kupang, Yeri Padji Kana saat dikonfirmasi terkait program penanaman pohon yang saat ini sedang berlangsung.

Penanaman pohon, imbuh Yeri Padji, menjadi dasar utama persoalan air yang terjadi hingga hari ini. Menurutnya, Penanaman pohon adalah salah satu solusi jangka panjang untuk melestarikan air bawah tanah, sehingga tidak langsung mengalir ke laut. Selain itu, penting dalam penataan Kota Kupang.

Pohon yang ditanam menggunakan jasa pihak ketiga

“Pohon ditanam dan ditata penanamannya agar menjadi salah satu faktor menambah estetika keindahan kota, selain sebagai peneduh jika panas,” kata sosok yang akrab disapa JPK ini.

Terkait adanya informasi dari masyarakat di berbagai media tentang proses penanaman pohon, dirinya mengatakan bahwa penanaman pohon yang dilakukan pada tahun 2019 tidak ada masalah, bahkan saat ditanya oleh DPRD dalam sidang Badan Anggaran dirinya memastikan pohon tersebut sudah di-PHO.

“Kalau ada yang mati, itu karena cuaca ekstrem, bahkan ada juga karena ulah manusia, ada juga yang cabut, ada yang sandar di pohon, namun itu sudah clear, tidak ada masalah lagi,” kata Yeri.

Sementara, untuk kegiatan pada tahun 2020, ia mengatakan penanaman pohon tahun ini sementara diproses dan terus diawasi. Kegiatan tersebut sedang berlangsung hingga 19 Oktober 2020 mendatang. Setelah selesai masa kontraknya, pihak ketiga akan memelihara pohon tersebut selama enam bulan atau sampai April 2021.

“Idealnya, pemeliharaan hanya tiga bulan namun kita komitmen bersama kontraktor kita sepakat untuk masa pemeliharaan 6 bulan, yakni sampai bulan April tahun 2021. Dia kan bantu pemerintah juga, lantas apa yang mau dipersoalkan, kontrak saja sementara berjalan, lalu kalau mati mereka ganti lagi dengan pohon yang baru,” tutup Yeri. (*)

Sumber berita dan foto (*/Nina—PKP)
Editor (+rony banase)

Peduli 284 Petugas Kebersihan Kota Kupang, Wali Kota Jefri Bagi APD

212 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Untuk mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada awak dan tenaga lapangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, pada Sabtu, 23 Mei 2020 di Taman Nostalgia Kupang.

Wali Kota Kupang didampingi Penjabat Sekda Kota Kupang, Ely Wairata; Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Yeri Padji Kana, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest Ludji.

Sebanyak 284 awak pengemudi dan tenaga lapangan akan mendapat 2 pasang APD (masker dan sarung tangan) agar dapat diganti setiap kali pemakaian. APD tersebut berbahan anti bakteri dan dapat dicuci ulang untuk digunakan kembali.

Wali Kota Jefri mengimbau agar para tenaga lapangan dan awak kemudi untuk tetap mengikuti imbauan pemerintah dengan tetap menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker dan hal-hal yang sesuai dengan protokol Covid-19.

Penularan Covid-19 di Kota Kupang sudah melalui transmisi lokal, imbuh Wali Kota Jefri, untuk itu diharapkan untuk lebih berhati-hati dalam bekerja khususnya pekerja lapangan. “Saya merasa terharu karena rekan-rekan telah giat bekerja siang dan malam dalam situasi apa pun. Saya titip pesan ke pak Kadis agar memperhatikan para petugas kebersihan seperti memperhatikan saudara sendiri,” ujarnya.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat memberikan arahan kepada para petugas kebersihan Kota Kupang

Jeriko, demikian sapaan akrab Wali Kota Kupang, juga meminta kepada Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan agar memastikan semua kebutuhan para tenaga kebersihan ini terpenuhi, memperhatikan semua tenaga lapangan menggunakan APD yang bermutu baik.

Wali Kota Jefri juga menyampaikan masih ada beberapa kendala dalam menunjang pekerjaan kebersihan di Kota Kupang, antara lain kurangnya kendaraan pengangkut sampah dan kontainer sampah. Oleh karena itu, di tahun 2020 ini Pemerintah Kota Kupang menambah 40 kontainer sampah dan di tahun depan akan ditambah 10 mobil pengangkut sampah.

Wali Kota Kupang menyampaikan tujuan pertemuan dan pembagian APD ini adalah untuk memastikan semua tenaga lapangan dan petugas kebersihan menggunakan APD dengan baik, “kalau rekan-rekan tidak memiliki APD tolong sampaikan ke pimpinannya dan jangan ragu-ragu karena tanggung jawab rekan-rekan semua sangat besar, sehingga harus ditunjang dengan perlengkapan yang memadai juga” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota meminta ada penjadwalan jam kerja yang diatur secara baik dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang agar setiap orang dapat dipantau waktu kerjanya. Kesejahteraan para tenaga kebersihan harus diperhatikan secara transparan dan terbuka dan jangan sampai terlambat dibayarkan.

Di akhir arahan, Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada para tenaga kebersihan yang telah hadir dalam acara penyerahan APD secara simbolis ini dan beliau berharap dapat digunakan secara baik dalam menunjang pekerjaan dan menjaga kebersihan di Kota Kupang. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_chr/ech)
Editor (+rony banase)