Arsip Tag: kapal selam tenggelam

Ramadan 1442H, DPP PRISAI Buka Puasa Bersama dan Tekan Isu KRI Nanggala

89 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Keluarga besar Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Insan Advokat Indonesia (DPP PRISAI) di bulan suci Ramadan 1442 H, melaksanakan silaturahmi internal sambil buka puasa bersama di Artha Gading Jakarta Utara pada Minggu, 25 April 2021, dihadiri Ketua umum DPP PRISAI Dr. (C) Helex Wirawan, S.E. M.H. Wakil Ketua Umum Dr. Yuspan Zalukhu, S.H., M.H. Sekjen Rudi Nasution S.H., Yeyet Nurhayati S.H., M.H. Anggie Tanjung dan segenap pengurus DPP lainnya.

Ketua umum DPP PRISAI menyampaikan turut berduka cita atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Laut Bali. “Semoga para awak dikenang sepanjang masa sebagai pahlawan Pertahanan NKRI dan mari kita doakan  semoga 53 awak yang gugur diterima dan ditempatkan yang terbaik di surga,” ujar Helex.

Peristiwa tenggelam KRI Nanggala 402, tegas Helex Wirawan, harus diselidiki secara terpadu dan komprehensif penyebabnya oleh segenap jajaran pemerintah, sehingga dapat ditemukan apakah ada pihak yang harus dituntut tanggung jawab hukumnya baik pidana, perdata maupun administrasi.

“Maksudnya agar tidak terulang peristiwa yang sama atau kerugian apa pun ke depan dikarenakan adanya kelalaian apalagi unsur kesengajaan. Kalau murni musibah alam, ya perlu dijelaskan secara transparan pada publik supaya semuanya terang benderang,” urai Helex.

Peristiwa tenggelam KRI Nanggala, tandas Helex, harus menjadi acuan dan pembelajaran buat negara bagaimana yang harus dilakukan ke depan terkait alutista keamanan negara yang baik, perawatan dan bahkan peremajaan alutista keamanan.

Hal tersebut, tekan Ketua Umum DPP PRISAI, sangat penting dan utama buat suatu negara yang sangat luas seperti Indonesia. Kemudian, negara wajib memberikan perhatian lebih terhadap keluarga korban kecelakaan tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala 402. “Pemerintah dan instansi pertahanan harus memberi perhatian terhadap keluarga para pejuang yang gugur saat menjalankan tugas negara,” pinta Helex.

DPP PRISAI mengapresiasi negara tetangga yang secara sigap dan cepat merespons dengan memberikan bantuan dalam pencarian tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala 402.

Presiden Jokowi saat bersilahturahmi dengan para perwakilan keluarga awak KRI Nanggala 402

Terpisah, Presiden Joko Widodo mengawali agenda kunjungan kerjanya di Provinsi Jawa Timur, bersilaturahmi bersama para perwakilan keluarga awak KRI Nanggala 402 di Hanggar Lanudal Juanda, Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis, 29 April 2021.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi kembali menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya para patriot bangsa tersebut. “Pertama-tama atas nama negara, pemerintah, rakyat saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas gugurnya para patriot KRI Nanggala 402. Semoga arwah beliau-beliau diterima di sisi-Nya, diberikan tempat yang terbaik, diampuni dosa-dosanya,” ujarnya.

Presiden Jokowi pun menyebut bahwa pemerintah memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada para awak KRI Nanggala 402 yang gugur atas pengorbanan mereka kepada negara. Selain itu, putra-putri para awak kapal pun akan mendapatkan perhatian khusus dari negara agar bisa mengenyam pendidikan hingga kuliah di perguruan tinggi.

“Untuk putra-putri dari ibu-ibu sekalian nanti akan diatur oleh negara agar bisa sampai kuliah di perguruan tinggi. Tadi saya sampaikan kepada Panglima dan KSAL agar pengaturan dan manajemen mekanismenya semuanya diatur agar rapi,” lanjutnya.

Di samping itu, pemerintah juga akan membangunkan rumah bagi para keluarga korban KRI Nanggala 402. Adapun untuk lokasi rumahnya, Presiden memberikan kebebasan kepada para keluarga korban untuk menentukan..“Nanti ibu-ibu sekalian akan juga dibangunkan rumah yang tempatnya kami nanti mengikuti ibu-ibu semuanya. Terserah bisa di Gresik, di Sidoarjo, atau di tempat lain. Mekanisme ini nanti tolong Pak KSAL dan Panglima bisa mengaturnya sesegera mungkin sehingga segera nanti bisa ini kita laksanakan,” tandasnya. (*)

Sumber berita (*/DPP PRISAI dan BPMI Setpres)

Editor (+roni banase)

Foto utama (*/koleksi DPP PRISAI)

Presiden Ajak Masyarakat Panjat Doa bagi 53 Awak Kapal KRI Nanggala 402

1.181 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah menerima laporan terkini dari Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) terkait upaya pencarian dan penyelamatan kapal selam KRI Nanggala 402.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/24/kapal-selam-kri-nanggala-402-dinyatakan-tenggelam/

Pada Sabtu, 24 April 2021, TNI Angkatan Laut telah menaikkan status KRI Nanggala 402 dari sebelumnya hilang kontak (submissed) menjadi tenggelam (subsunk). Demikian pernyataan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 25 April 2021.

“Musibah ini mengejutkan kita semua, tidak hanya keluarga 53 awak kapal, keluarga Hiu Kencana, maupun keluarga besar TNI AL, tapi juga seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden Jokowi sembari menyampaikan bahwa seluruh rakyat Indonesia menyampaikan kesedihan mendalam atas musibah ini, khususnya kepada seluruh keluarga awak kapal selam.

Presiden mengatakan bahwa seluruh awak KRI Nanggala 402 tersebut ialah putra-putra terbaik bangsa serta patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. Oleh karena itu, segala upaya terbaik dalam pencarian dan penyelamatan masih akan terus dilakukan.

Presiden Jokowi juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk turut memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi 53 patriot terbaik bangsa tersebut. Adapun kepada para anggota keluarga, Kepala Negara mendoakan agar selalu diberi kesabaran dan kekuatan.

“Marilah semuanya kita memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi 53 patriot terbaik penjaga kedaulatan negara dan bagi segenap anggota keluarga, agar diberi kesabaran, ketabahan dan kekuatan,” tandasnya.

Adapun nama 53 awak patriot terbaik KRI Nanggala yang gugur dalam tugas pengabdian menjaga kedaulatan negara yakni :

  1. Letkol Laut (P) Heri Oktavian bertindak sebagai komandan kapal
  2. Mayor Laut (P) Eko Firmanto
  3. Mayor Laut (T) Wisnu Subiyantoro
  4. Kapten Laut (E) Yohanes Heri
  5. Kapten Laut (P) I Gede Kartika
  6. Lettu Laut (P) Muhadi
  7. Lettu Laut (P) Ady Sonata
  8. Lettu Laut (P) Imam Adi
  9. Lettu Laut (T) Anang Sutriatno
  10. Letda Laut (E) Adhi Laksmono
  11. Letda Laut (P) Munawir
  12. Letda Laut (T) Rhesa Tri
  13. Letda Laut (T) Rintoni
  14. Letda Laut (P) M Susanto
  15. Serka Bah Ruswanto
  16. Sertu Bah Yoto Eki Setiawan
  17. Sertu Ttu Ardi Ardiansyah
  18. Sertu Kom Achmad Faisal
  19. Sertu Kom Willy Ridwan Santoso
  20. Sertu Eko M Rusdiyansyah
  21. Sertu Eki Ryan Yogie Pratama
  22. Sertu Mes Dedi Hari Susilo
  23. Serda Bah Bambang Priyanto
  24. Serda Kom Purwanto
  25. Serda Kom Eko Prasetiyo
  26. Serda Ttu Harmanto
  27. Serda Ttu Lutfi Anang
  28. Serda Atf Dwi Nugroho
  29. Serda Ede Pandu Yudha Kusuma
  30. Serda Eta Misnari
  31. Serda Saa Setyo Wawan
  32. Serda Lis Hendro Purwoto
  33. Serda Mes Guntur Ari Prasetyo
  34. Serda Lis Diyut Subandriyo
  35. Serda Lis Wawan Hermanto
  36. Serda Lis Syahwi Mapala
  37. Serda Lis Wahyu Adiyas
  38. Serda Lis Edi Wibowo
  39. Kopda Eta Kharisma D.B
  40. Kopda Tlg Nugroho Putranto
  41. Kopda Mes Khoirul Faizin
  42. Kopda Trb Maryono
  43. KLK Eta Roni Effendi
  44. KLK Eta Distriyan Andy P
  45. KLS Isy Raditaka Margiansyah
  46. KLS Isy Gunadi Fajar R
  47. KLS Nav Denny Richi Sambudi
  48. KLS Mes Muh Faqihudin Munir
  49. KLS Nav Edy Siswanto
  50. Kolonel Laut (P) Harry Setyawan (Non ABK)
  51. Letkol Laut (E) Irfan Suri (Non ABK)
  52. Mayor Laut (E) Whilly (Non ABK)
  53. Suheri -PNS (Non ABK).

Sumber berita (*/BPMI Setpres)

Foto utama (*/istimewa)

Editor (+roni banase)

Kapal Selam KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam

1.150 Views

Denpasar, Garda Indonesia | Pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 telah dinaikkan fasenya, dari fase submiss (hilang) menuju fase subsunk (tenggelam), yang membawa 53 personel terbaik TNI AL.

“Saya atas nama Panglima TNI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Kita bersama-sama mendoakan supaya proses pencarian ini terus bisa dilaksanakan dan bisa mendapatkan bukti-bukti kuat,” kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali pada Sabtu, 24 April 2021.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/23/kapal-selam-kri-nanggala-402-hilang-presiden-perintahkan-pencarian/

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menjelaskan bahwa operasi Search and Rescue (SAR) telah memasuki hari keempat sejak dinyatakan hilang pada Rabu, 21 April 2021. Sejak awal, seluruh komponen yang dikerahkan telah bekerja semaksimal mungkin untuk mencari keberadaan kapal selam tersebut.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat menyampaikan keterangan pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali pada Sabtu, 24 April 2021

“TNI Angkatan Laut bersama Kepolisian, Basarnas, KNKT serta negara sahabat telah berupaya semaksimal mungkin mencari keberadaan KRI Nanggala-402,” ucap Panglima TNI.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengakui Sabtu dini hari, 24 April 2021, merupakan batas akhir live support berupa ketersediaan oksigen bagi seluruh ABK kapal. Namun, hingga batas akhir live support tersebut, keberadaan kapal juga tidak bisa ditemukan.

Sementara itu, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. menyampaikan bahwa dalam proses pencarian KRI Nanggala-402 telah menemukan barang-barang yaitu pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, dan di botol oranye pelumas periskop kapal selam. “Ditemukan juga alat yang dipakai ABK Nanggala untuk salat dan spons untuk menahan panas pada freshroom,” ucapnya.

Dengan adanya bukti autentik tersebut, tandas Yudo Margono, maka pada saat ini kita isyaratkan dari submiss menjadi subsunk. (*)

Sumber berita (*/Puspen TNI)

Foto Utama (*/istimewa)

Editor (+roni banase)