Arsip Tag: kas titipan bi

VBL Meresmikan Kantor Kas Titipan BI Ke-8 pada Bank NTT Labuan Bajo

127 Views

Labuan Bajo, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Bupati Manggarai Barat, Deputi Kaper BI NTT, Komisaris Utama Bank NTT, Juveline Jodjana, dan Direktur Utama, Alex Riwu Kaho, dan Direktur Pemasaran Dana Absalom Sine, disaksikan para OPD Provinsi NTT dan Kabupaten Manggarai Barat, juga para staf khusus Gubernur dan pejabat struktural Bank NTT; meresmikan Kantor Kas Titipan Bank Indonesia pada Bank NTT Kantor Cabang Labuan Bajo pada Kamis, 5 November 2020.

Bank NTT Kantor Cabang Labuan Bajo merupakan Kas Titipan BI ke-8, adapun kas titipan yang sudah beroperasi pada Kantor Cabang Atambua, Maumere, Lewoleba, Ruteng, Ende, Waikabubak dan Kalabahi.

Bank Indonesia memberikan plafon titipan kas senilai maksimal Rp.200 miliar dengan menimbang bahwa Bank NTT secara fasilitas dan prasarana sangat memenuhi standar Kas Titipan BI, juga melihat peredaran uang dan potensi ekonomi di Labuan Bajo yang makin meningkat.

Selain itu, Bank NTT menandatangani MoU interkoneksi Sistem Pembayaran Online dengan E-Commerce, penyerahan Sertifikat Hak Intelektual (Haki) untuk 157 pelaku UMKM binaan Bank NTT, Penandatanganan PKS Pembiayaan dengan Debitur UMKM dan Penyerahan Kredit Merdeka.

Foto bersama Gubernur NTT dengan jajaran Direksi dan Direktur Bank NTT, dan Perwakilan Bank Indonesia

Direktur utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam laporannya mengatakan, menindaklanjuti program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menjadikan Pariwisata sebagai lokomotif pembangunan di NTT, Bank NTT siap memberikan dukungan penuh dari aspek ekonomi dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di NTT.

“Kami bersinergi dengan Bank Indonesia melalui aspek Ekonomi dan UMKM yaitu dengan hadirkan Kas Titipan Bank Indonesia di Kantor Bank NTT Cabang Labuan Bajo sebesar Rp.200 miliar untuk mendukung sistim pembayaran uang tunai dan peredaran uang di Manggarai Barat. Tujuannya untuk mengatasi kendala pembayaran uang tunai dan memperlancar peredaran uang di wilayah ini,” ujar Alex.

Terkait kantor kas titipan ini, imbuh Alex, Bank NTT terus mengoptimalkan pengelolaannya sehingga terus mendapat kepercayaan dari Bank Indonesia. Ke depan, Bank NTT dapat mengelola kantor kas titipan terbanyak di Indonesia. Kami juga bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk UMKM binaan sebanyak 236 UMKM dengan 157 UMKM di Manggarai Barat dan sisanya tersebar di seluruh NTT.

Sementara, Deputi Kepala Perwakilan – Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, Layanan dan Administrasi BI NTT , Eddy Junaedi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah atas dukungannya sehingga terlaksana hubungan kerja sama dengan Bank NTT. Ia berharap pengelolaan kantor kas dan kendala-kendala yang dihadapi dapat teratasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur VBL berharap Bank NTT terus berkembang maju dan manfaatkan momentum kebijakan pemerintah pusat yang senantiasa berpihak pada NTT. “Bank Daerah kebanggaan NTT mesti terus berbenah diri, berikan pelayanan baik misalnya ATM yang tersebar di Labuan Bajo ini juga harus bagus dan canggih. Begitu pun aspek lainnya juga mesti dilakukan perbaikan,” pinta Gubernur VBL.

Sumber berita (*/tim)
Foto oleh Humas dan Protokol Setda NTT
Editor (+rony banase)

Bank NTT Jadi Pengelola Kas Titipan BI Terbanyak di Seluruh Indonesia

582 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kami bersyukur memiliki para pemegang saham yang memiliki komitmen yang sangat luar biasa untuk terus mengawal bank ini bisa menjadi hebat dan besar bagi pembangunan di Nusa Tenggara Timur ini. Kesanggupan dan perhatian dari pemegang saham sangat besar sehingga ada tiga sampai empat langkah yang sudah dilakukan,” ujar Plt. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat jumpa media Bank NTT bersama para awak media pada Kamis, 14 Mei 2020 di lantai 5 Bank NTT Pusat di Jalan W. J. Lalamentik Kota Kupang.

Kas Titipan BI yang dikelola Bank NTT Cabang Atambua

Kami dipercaya oleh Bank Indonesia (BI), urai Alex (sapaan akrabnya, red), menjadi pengelola delapan kantor kas titipan bank yang terbanyak. Bank NTT terus berupaya melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19.

“Terima kasih kepada Bank Indonesia atas penunjukan dan kepercayaan bank NTT sebagai pengelola kas titipan bank Indonesia terbanyak di seluruh Indonesia yang berada di Atambua, Alor, Lembata, Maumere, Ende, Ruteng, Lewoleba, dan Labuan Bajo,” ucapnya.

Seperti yang dilakukan oleh Kas Titipan Bank NTT Cabang Lewoleba di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kas titipan BI ini melayani penukaran uang dengan nominal kecil, fungsi utamanya untuk menyediakan kas Bank Indonesia yang dipindahkan ke pelayanan untuk masyarakat.

Demikian penyampaian Wakil Kepala Cabang (Wakacab) Bank NTT Lewoleba, Lorenso Andri Bere Mau kepada Garda Indonesia melalui sambungan telepon pada Jumat, 22 Mei 2020 pukul 12.02 WITA—selesai.

Kas Titipan Bank NTT Lewoleba melayani pedagang

Menurut Andi Bere Mau (sapaan akrabnya, red) pelayanannya bukan hanya Bank NTT saja, tetapi semua bank peserta yang ada dalam daerah yang ada kas titipan. “Menjelang lebaran, kita operasinya ke pasar yang ada pedagang-pedagang kecil hingga ke toko-toko,” ucapnya.

Karena Covid-19, imbuh Andi, Pelayanan Kas Titipan Bank NTT Cabang Lewoleba tetap memakai standar protokol kesehatan. “Kas Titipan BI di Lewoleba ada satu yang melayani tiga bank termasuk penukaran uang kecil. Uang lusuh juga ditukar selama nomor serinya masih dapat dibaca, dan uang tersebut masih bisa dipakai,” tandas Wakacab Bank NTT Lewoleba.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto (*/ istimewa Bank NTT)