Arsip Tag: kebutuhan garam nasional

NTT Panen Garam & Ikan Kerapu di Juni 2021, VBL Undang Menko Maritim

89 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima audiens tim Kemenko Maritim dan Investasi di ruang kerjanya pada Selasa, 24 November 2020, VBL pun mengundang untuk ikut panen garam dan Ikan Kerapu bulan Juni 2021 di NTT.

” NTT merupakan salah satu Provinsi yang terkenal dengan hasil laut terbaik di Indonesia dan kami sedang membudidayakan Ikan Kerapu untuk kelas ekspor. Seperti yang kita tahu Indonesia sulit untuk membudidayakan ikan kerapu dan NTT sedang berusaha membudidayakan ikan kerapu dan saya yakin pasti berhasil,” tandas Gubernur VBL.

Foto bersama Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan tim Kemenko Maritim dan Investasi di ruang kerjanya pada Selasa, 24 November 2020

VBL juga menjelaskan produksi garam industri yang dilakukan di Provinsi NTT akan membantu memenuhi kebutuhan garam nasional dan sebagai bukti kemandirian serta kedaulatan rakyat.

Sementara itu, tim Kemenko Maritim dan Investasi memuji potensi sumber daya alam yang dimiliki NTT. “Kami sangat takjub dengan keindahan pariwisata dan budaya yang ada di NTT. Salah satunya 12 jenis mamalia yang hidup di Laut Sawu yaitu Lumba-lumba,” terang Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Dr. Ir Safri Burhanuddin,DEA.

Alumni University Brest, France, ini menambahkan potensi laut yang baik di NTT akan menghasilkan garam industri yang memiliki kualitas terbaik untuk ekspor. Juga dapat memenuhi kebutuhan garam nasional karena kandungan NaCl yang terdapat pada garam NTT adalah 97 persen dan itu adalah garam terbaik.(*)

Sumber berita dan foto (*/Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

Kebutuhan Garam Nasional 4,4 Juta Ton, NTT Mampu Turunkan Impor Garam

571 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Agus Suparmanto memuji potensi garam yang ada di NTT. Potensi garam yang dimiliki NTT diyakini dapat menurunkan kuota impor garam untuk kebutuhan nasional. Hal tersebut diungkapkan oleh Mendag Agus Suparmanto saat melakukan kunjungan kerja di Nunkurus, Kupang Timur Kabupaten Kupang, pada Jumat, 24 Juli 2020.

“Saya mendukung penuh terhadap aktivitas berkaitan dengan produksi garam ini. Saya berharap dalam kurun waktu setahun ini, kita bekerja sama dalam meningkatkan produksi garam ini. Karena kebutuhan nasional kita sekitar 4,4 juta ton per tahun. Saya yakin NTT mampu mendukung nasional dalam menurunkan angka impor garam dalam negeri,” ujarnya.

Lebih lanjut Mendag Agus mengatakan, dalam upaya peningkatan produksi garam di NTT, Kemendag siap memberikan dukungan penuh. Ia juga mengajak berbagai pihak terkait lainnya termasuk pihak perbankan agar terlibat secara nyata.

“Tentunya, mesti adanya dukungan nyata terhadap pengembangan garam di NTT. Berupa stimulus bagi petani, memfasilitasi para pelaku investasi, mengoordinasikan KUR bagi para petani garam dan dibentuk resi gudang. Sehingga para petani bisa menyimpan dan mendapat akses pendanaan untuk menciptakan dunia usaha sejuk yang kami prioritaskan di tempat ini,” beber Mendag Agus.

Potensi garam di Nunkurus Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur

Mendag Agus juga memberikan apresiasi yang besar terhadap kerja keras Gubernur NTT untuk pengembangan produksi garam di NTT. “Sekali lagi saya tegaskan, potensi Garam NTT dapat mendukung kami dalam memenuhi kebutuhan industri maupun kebutuhan konsumsi dalam negeri,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Mendag Agus juga memberikan dukungan penuh kepada pihak yang berwenang untuk mengusut tuntas kartel Garam dari luar (negeri). “Pesebaran Garam Himalaya di daerah yang tidak memiliki ijin edar, kami lakukan pemusnahan untuk melindungi para petani dan produksi garam nasional. Dukungan terhadap hal ini bukan sekedar dari pemerintah (pusat) saja tapi juga perlu keterlibatan dari pemerintah daerah dan masyarakat,” pungkasnya.

Kunjungan kerja Menteri Perdagangan RI merupakan respons atas Surat Gubernur Nusa Tenggara Timur kepada Menteri Perdagangan nomor Hk.03.5/171/2020 tanggal 6 Juli 2020 perihal Permohonan Peninjauan Produksi Garam Premium Nusa Tenggara Timur.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Gubernur NTT, Bupati Kupang, Pejabat dari Kemendag, pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemprov NTT dan Kabupaten Kupang, para investor, kalangan perbankan, masyarakat Nunkurus dan undangan lainnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Humas Setda Pemprov NTT)
Editor (+rony banase)