Arsip Tag: lebaran 2019

Menko Polhukam : “Mudik Lebaran 2019 Relatif Lancar dan Aman”

134 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyatakan mudik lebaran yang dilaksanakan pada tahun 2019 relatif lancar dan aman dibandingkan tahun lalu. Indikasinya dapat dilihat dari jumlah kecelakaan lalu lintas yang semakin turun dari tahun lalu.

“Mudik lebaran yang dilaksanakan pada tahun ini relatif lebih lancar dan aman dibandingkan tahun lalu. Indikasi aman dan lancar dapat dilihat dari jumlah kecelakaan lalu lintas. Pada tahun 2018 sebanyak 1.491 kecelakaan sedangkan tahun 2019 menurun menjadi 529 kecelakaan,” ujar Menko Polhukam Wiranto saat memimpin Rakortas Tingkat Menteri di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019

Terkait dengan korban kecelakaan yang meninggal, Menko Polhukam menyebutkan sebanyak 331 korban kecelakaan meninggal pada tahun lalu, sedangkan tahun ini sebanyak 132 korban yang meninggal dan masalah lebaran memang menjadi masalah utama di Indonesia terutama masalah harga sembako, kondisi politik nasional, serta hal yang menyangkut masalah lalu lintas dan transportasi saat lebaran.

Apa yang telah dilakukan pemerintah dan aparat keamanan telah menghasilkan suatu kondisi yang lebih baik dari tahun lalu, namun tetap akan ada evaluasi terkait masalah ini agar dapat lebih baik lagi,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Dalam kesempatan itu, Menko Polhukam juga menyampaikan bahwa pemerintah akan kembali menjaga stabilitas politik dan keamanan pacsa lebaran yaitu menjelang sidang di Mahkamah Konstitusi yang menyangkut penyelesaian permasalahan Pemilu serentak 2019.

Dikatakan, pemerintah memberikan apresiasi kepada kontestan yang memilih menyelesaikan permasalah Pemilu melalui jalur hukum atau MK untuk menyelesaikan persengketaan, perselisihan, dan perbedaan dari Pemilu 2019.

“Kita bersyukur dan memberikan apresiasi kepada kontestan yang memilih lewat jalur hukum, lewat Mahkamah Konstitusi untuk menyelesaikan berbagai sengketa para Pemilu 2019”, ujar Wiranto

“Kita berharap agar para kontestan tetap konsisten sehingga nantinya akan menerima keputusan apapun yang disampaikan di MK, karena dengan menghormati keputusan itu berarti tidak akan memperpanjang permasalahan,” tandasnya. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

Menhub : “Puncak Arus Balik Terjadi, Diskresi Contra Flow Diterapkan”

138 Views

Semarang-Jateng, Garda Indonesia | Hari ini, Sabtu, 8 Juni 2019 atau H+2 pasca lebaran, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan jalur darat mulai dari Madiun hingga Semarang. Hasilnya, dari Madiun sampai ke Solo kondisi lalu lintas relatif lancar, namun dari Solo ke Semarang mulai terjadi kepadatan. Menhub memprediksi puncak arus balik terjadi pada hari ini.

“Kita tadi mulai dari Madiun, ke Solo, ke Salatiga, sampai ke Semarang. Apa yang terjadi dari arah Surabaya ke Solo itu praktis landai dan lancar. Sementara dari Solo ke arah Semarang mulai terjadi kepadatan. Sore ini diskresi contra flow diterapkan pada KM 433 ruas Tol Semarang – Bawen akibat kepadatan kendaraan dari arah Solo menuju ke Semarang,” jelas Menhub di Gerbang Tol Banyumanik, Sabtu sore (8/6/19).

“Hari ini kelihatannya adalah puncak mudik balik (arus balik), yang semula kita antisipasi besok (Minggu,9/6/19). Jadi hari ini tadi Pak Dirlantas sudah mengambil keputusan untuk melakukan kegiatan contra flow,” ungkap Menhub.

Hal ini didukung oleh keterangan Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudi Antariksa, yang menyatakan contra flow diberlakukan dari KM 433 sampai dengan GT Banyumanik, sedangkan sistem one way akan diterapkan secara situasional mengikuti perkembangan kepadatan arus lalu lintas di ruas tol.

“Hari ini sudah mulai nambah lonjakan dari Solo menuju ke Jakarta, ada peningkatan. Sehingga kita lakukan contra flow tadi mulai dari KM 433 Ungaran sampai ke GT Banyumanik. Kalau arusnya nanti masih deras kita terapkan oneway secara situasional, kita sekarang masih contra flow dulu. Saya kira contra flow sudah cukup efektif,” ungkap Rudi.

Menhub Budi mengapresiasi kebijakan dari Dirlantas Polda Jateng yang menerapkan contra flow. Menhub meminta kebijakan contra flow di ruas Tol Semarang – Bawen harus dilakukan secara hati-hati karena terdapat beberapa tanjakan yang dianggap rawan.

“Saya mengapresiasi Pak Dirlantas dan tim melakukan komunikasi, di ruas tol ini ada dilema karena ada beberapa tanjakan. Jadi kita lakukan secara hati-hati, karena kalau langsung dilakukan secara drastis itu ada suatu luncuran mobil yang mungkin susah terkendali,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Menhub juga menyampaikan evaluasi sementara terkait penyelenggaraan arus mudik pada tahun ini dimana angka kecelakaan dan korban meninggal akibat kecelakaan menurun secara drastis. Namun demikian Menhub mengatakan, hal ini tetap harus diantisipasi dan tidak boleh membuat lengah, karena arus balik lebaran 2019 masih berlangsung pada beberapa hari kedepan.

“Yang sangat signifikan adalah kecelakaan turun dan korban meninggal turun drastis kurang dari 50 persen. Tapi kita tidak boleh lengah karena masih ada beberapa hari lagi untuk kembali ke Jakarta dan Jawa Barat, kita harus melakukannya dengan konservatif,” jelasnya. (*)

Sumber berita (*/Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan)
Editor (+rony banase)

Halal Bihalal IGI Flotim, Rayakan Hari Nan Fitri 1440 H

404 Views

Lamakera-Flotim, Garda Indonesia | Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Flores Timur menghelat lebaran bersama di Lamakera, Kamis, 6 Juni 2019; di rumah Rugaya Salem, S.Ag., Bendahara IGI Flotim periode 2018—2023

Dimulai pukul 14.00—17.00 WITA, Halal Bihalal IGI Flotim sebagai sarana untuk bersilaturahim antar sesama pengurus dan anggota IGI Flotim agar tercipta rasa persatuan dan kesatuan dalam bingkai keberagaman agama; dengan mengambil tema “Momentum Hari Nan Fitri, Tebarkan Silaturahim, Pupuk Rasa Persatuan dalam Bingkai Keragaman Agama antar- Sesama Guru Flotim”.

Kamsudin Ridwan, M.Pd., dalam ceramah singkatnya menyampaikan tentang tradisi umat Islam di Indonesia yang diwariskan secara turun temurun untuk melaksanakan acara halal bihalal usai Shalat Idul Fitri.

“Istilah lain dari halal bihalal itu sendiri adalah silaturahim yang diwujudkan dalam bentuk saling maaf memaafkan diantara sesama. Bukan sebatas tradisi belaka namun Islam sebagai agama juga sangat menganjurkan betapa pentinnya bersilaturahmi dalam rangka menciptakan rasa persatuan dan kesatuan sesama umat manusia”, tutur Kamsudin

Makna silaturahim, menurut Kamsudin merupakan bahasa Indonesia yang diadopsi dari bahasa Arab
“Silaturahim terdiri dari dua kata, yakni kata silah dan rahim. Silah berarti menyambungkan dan rahim artinya kasih sayang. Sehingga dengan demikian kata silaturahim mengandung makna saling mengasihi dan menyayangi antara sesama”, ungkap Kamsudin dengan penuh semangat

Masih menurut Kamsudin, Islam sebagai agama yang diturunkan Allah SWT ke bumi dengan membawa misi yang mulia, yakni sebagai rahmat bagi seluruh alam

“Ini artinya bahwa Islam adalah agama yang penuh rahmat, menebarkan kasih sayang untuk seluruh alam. Maka sangat ironis jika Islam disebut sebagai teroris, seolah-olah bahwa Islam itu identik dengan teroris, pada hal tidak demikian. Islam sangat melarang melakukan tindakan teror terhadap sesama manusia. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang benar tentang ajaran agama yang kita anut, sehingga tidak menimbulkan salah tafsir”, terangnya

Sebelum mengakhiri ceramahnya, Kamsudin juga menyinggung tentang saling maaf memaafkan. Ia mengatakan bahwa saling maaf memaafkan merupakan ibadah sosial yang dianjurkan oleh agama

“Jika puasa merupakan ibadah yang bersifat individual, yang berhubungan langsung dengan Allah SWT, sedangkan saling maaf memaafkan merupakan ibadah sosial yang berhubungan dengan sesama manusia”, pungkasnya. (*)

Penulis (*/Kamsudin Ridwan, M.Pd.-Wakil Ketua IGI Flores Timur)
Editor (+rony banase)

Idul Fitri Kembali Satukan Bangsa Indonesia

152 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap perayaan Idul Fitri mampu mengikis berbagai polemik yang terjadi pada bangsa Indonesia, khususnya yang terjadi satu tahun belakangan ini. Karena Idul Fitri bukan hanya sekadar momen spiritual keagamaan saja, melainkan juga momen penguatan ikatan sosial persaudaraan kemanusiaan, melintasi ikatan politik maupun berbagai perbedaan lainnya.

“Kini kita telah kembali ke fitrah, kepada kesucian sebagai makhluk sempurna ciptaan Allah SWT. Jangan kotori kesucian ini hanya karena nafsu pribadi tanpa memikirkan efeknya kepada lingkungan sekitar. Mari jadikan Idul Fitri sebagai pijakan untuk semakin memperbaiki diri, keluarga dan bangsa Indonesia,” pinta Bamsoet saat menggelar open house di Rumah Dinas Ketua DPR RI, Jakarta, Rabu, 5 Juni 2019

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengingatkan, sebagai bangsa dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia harus menjadi teladan bagi bangsa-bangsa lainnya. Islam mengajarkan untuk menebarkan kasih sayang. Karenanya, Idul Fitri harus dimanfaatkan untuk membuka pintu silaturahmi terhadap siapapun, bahkan kepada mereka yang berbeda agama.

“Kaum muslim Indonesia bisa menjadi cerminan bagi dunia bahwa agama bukanlah penghalang bagi sesama warga bangsa untuk saling mengenal satu sama lain. Agama justru menjadi pondasi bagi setiap pemeluknya untuk menyebarkan cinta dan kasih sayang, bukan menebar ketakutan apalagi permusuhan,” tutur Bamsoet.

Tak heran jika menurut Dewan Pakar KAHMI ini, Idul Fitri di Indonesia bukan hanya membawa kegembiraan bagi kaum muslim, melainkan juga bagi para pemeluk agama lainnya. Walaupun sebagai sesama anak bangsa memiliki perbedaan keyakinan, tetapi tidak menjadi penghalang berbagi kebahagiaan.

“Satu bulan sudah kita berlatih mengendalikan hawa nafsu. Jangan kotori hari-hari kedepan dengan berbagai tindakan tercela. Ketimbang sibuk mengomentari orang lain, lebih baik sibuk mengoreksi dan memperbaiki diri sendiri,” urai Bamsoet.

Mewakili seluruh anggota DPR RI memohon maaf atas segala khilaf kepada bangsa Indonesia. Bamsoet juga berjanji usai momen Idul Fitri ini akan kembali menggenjot kinerja kedewanan, sehingga rakyat bisa terus terlayani dengan baik.

“Sebagai Ketua DPR saya memohon maaf atas salah dan kekurangan yang ada. Kiranya Idul Fitri bisa kita jadikan momentum untuk membersihkan hati dari berbagai praduga dan syakwasangka. Mari senantiasa kita jalin persaudaraan tanpa mengenal batasan,” pungkasnya. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

Silahturahmi Idul Fitri, Dubes AS Apresiasi Keamanan Indonesia

156 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menerima Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R Donovan yang bersilahturahmi pada gelaran Open House Idul Fitri di rumah dinasnya.

“Merupakan kehormatan Dubes Amerika Serikat datang ke rumah saya, (beliau) sekaligus memberikan apresiasi terhadap keamanan Indonesia yang terjaga dengan baik, dengan selamat,” ujarnya di rumah dinas Menkopolhukam di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta pada Rabu, 5 Juni 2019

Wiranto berharap momentum lebaran bisa meredakan tensi politik khususnya kedua kubu pasangan calon presiden 2019 yang sedang menjalani proses gugatan sengketa Pemilihan Presiden di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Idul Fitri kan fitri, murni, kembali ke suatu yang bersih. Mudah-mudahan dimaknai seluruh bangsa Indonesia, terutama para politisi yang saat ini sedang melanjutkan usaha kompetisinya. Mudah-mudahan langsung lebih reda lagi dan masuk ke jalur-jalur hukum dan konstitusi yang ada. Harapan kami begitu,” tambahnya.

Sebagai bagian dari aparat yang mengamankan Republik ini, Wiranto menilai suasana Lebaran dapat membuat tensi politik dan keamanan nasional yang sempat cukup panas paska Pemilu 2019 menjadi membaik.

“Menurut saya turunnya tensi politik, tensi keamanan ini kan berkah Ramadan,” katanya.

Kondisi ini juga didukung oleh kelancaran arus mudik yang dapat mereduksi jumlah kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Wiranto menuturkan hal ini merupakan usaha Pemerintah untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat yang menjalankan tradisi mudik salah satunya melalui pembangunan jalan tol.

“Bukan hanya lancar, tapi sangat lancar. Ini sesuatu yang kita syukuri, pembangunan dapat memudahkan masyarakat pulang kampung”, tutur Menkopolhukam Wiranto

Dalam gelaran Open House kali ini Wiranto menyajikan sejumlah sajian khas daerah Solo, Jawa Tengah, seperti tengkleng, kupat tahu, sate kere dan nasi liwet.

“Setiap lebaran saya mendatangkan makanan khas langsung dari Solo, kampung saya. Kurang lebih 8—10 macam, semalam datang, disajikan, dan besok kembali lagi ke Solo”, tandasnya. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

Korem 161/Wira Sakti Helat Sholat Idul Fitri 1440 H

124 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Lazim seperti tahun sebelumnya, Korem 161/Wira Sakti bekerja sama dengan Masjid Nurul Wathon dan komponen masyarakat lainnya menghelat Sholat Idul Fitri 1440 H atau Lebaran 2019 di Lapangan Asrama TNI AD Kuanino pada Rabu, 5 Juni 2019

Bertindak selaku khatib adalah Suhardi, SAg dan Imam Sholat Idul Fitri adalah Suparmin selaku Imam Masjid Nurul Wathon Kuanino.

Dalam kesempatan tersebut Khatib Suhardi, S Ag menyampaikan makna Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M.

“Hari Raya Idul Fitri sebagai salah satu wujud kemenangan iman dan ilmu atas nafsu. Setelah berhasil menundukkan nafsu tersebut, kita dapat kembali ke fitrah”, jelas khatib Suhardi, S. Ag.

Lebih lanjut dikatakannya, Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum untuk menyempurnakan hubungan vertikal dengan Allah SWT, dan secara horizontal dengan sesama manusia membangun hubungan sosial kemasyarakatan yang baik.

Diakhir ceramahnya, khatib mengajak kepada seluruh jamaah Sholat Hari Raya Idul fitri untuk selalu membuka pintu maaf dan saling memaafkan serta menjaga persatuan kesatuan demi masa depan yang lebih baik.

Selain di Lapangan Asrama TNI AD Kuanino, Korem 161/Wira Sakti bersama masyarakat juga menyelenggarakan Sholat Idul Fitri 1440 H/2019 M di Lapangan Upacara Makorem 161/Wira Sakti.

Di Lapangan Upacara Makorem ini, bertindak selaku khatib Drs H. Ismail Dian, SE dan imam Syukur Ahmad, SE. (*)

Sumber berita (*/Penrem 161/ws)
Editor (+rony banase)

Perdana, Gubernur Sulsel Jalan Kaki 2.2 Km Usai Sholat Idul Fitri

126 Views

Makassar-Sulsel, Garda Indonesia | Untuk pertama kali dari seluruh Gubernur yang menjabat di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang melakukan jalan kaki sejauh 2.2 kilometer, usai Sholat Idul Fitri, di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu, 5 Juni 2019. Jalan kaki di pagi hari merupakan kebiasaan sosok dengan sejuta karya itu, sejak puluhan tahun silam.

Pria kelahiran Kota Parepare 7 November 1963 itu dikenal giat mengolah tubuh dengan berjalan kaki, hampir setiap selesai sholat subuh, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

8 bulan lamanya sosok yang dikenal dengan tokoh pembangunan bagi masyarakat Kabupaten Bantaeng selama 10 tahun memimpin daerah yang mengantarkan dirinya menjadi orang nomor satu di Sulawesi Selatan.

Di umur sudah berkepala lima ini bukan alasan baginya untuk tidak melakukan olahraga. Olahraga merupakan obat mujarab baginya untuk tetap tegar dan pugar dalam menjalankan amanah sebagai Gubernur Sulawesi Selatan.

Pria yang bernama lengkap, Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr ini memang diakui kuat melakukan aktivitas fisik dengan berjalan kaki. Selain berjalan kaki Nurdin Abdullah juga sangat gemar sesekali melakukan olahraga renang dan bermain jetski jika memiliki waktu luang.

Sembari menikmati berjalan kaki dengan Sekertaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani, Pjs Wali Kota Makassar, Muh. Iqbal Suhaeb serta seluruh rombongan dan stakeholder.

Alumni Unhas Makassar ini sempat berdiskusi mengenai akses bagi pejalan kaki, harus dioptimalkan demi kenyamanan seluruh penikmat jalan kaki. Trotoar jalan merupakan salah satu fasilitas untuk memanjakan masyarakat Sulsel agar bisa hidup sehat dan bersih.

“Kita bisa lihat sendiri bagaimana keadaan trotoar jalan ini pak Wali,” kata guru besar Unhas Makassar ini sembari dijawab Muh. Iqbal Suhaeb : ‘Siap pak Gubernur!’.

Menurut Gubernur Sulsel kedua yang bergelar profesor ini, Sulawesi Selatan sudah memiliki semua faktor yang dibutuhkan untuk membangun dan mendorong percepatan pembangunan. Tinggal bagaimana seluruh elemen masyarakat bisa menyatu agar sama-sama saling bahu membahu demi kemajuan Sulsel.

“Insyaallah dengan kerjasama dan kebersamaan, kita akan mampu membangun daerah dan negara kita ini menjadi bangsa yang maju, karena kita tidak hanya memiliki sumber daya manusia, tetapi juga sumber alam yang berlimpah,” pungkas alumni Universitas Jepang.

Untuk diketahui, sholat Idul Fitri 1440 Hijrah atau Lebaran  2019 ini, mantan Bupati Bantaeng dua periode itu bisa menikmati sholat Idul Fitri bersama seluruh keluarga besarnya. (*)

Sumber berita (*/Humas Pemprov Sulawesi Selatan)
Editor (+rony banase)

Lebaran 2019, Jasa Raharja NTT Siagakan Stand Pengobatan Gratis

133 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jasa Raharja Nusa Tenggara Timur menyiagakan layanan pengobatan mobile gratis di titik keberangkatan penumpang selama arus mudik libur lebaran tahun 2019. Melalui pengobatan mobile gratis ini masyakat calon penumpang dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Pemeriksaan bisa dilakukan di stand Jasa Raharja yang disediakan secara berkala mulai dari kawasan Pelabuhan ASDP Bolok, Pelabuhan Pelni Tenau, Bandara Eltari Kupang, hingga di beberapa terminal bus yang tersebar di wilayah Kota Kupang dan Sekitarnya.

Layanan Pengobatan Mobile Gratis Kerja sama Jasa Raharja dan Biddokkes Polda NTT dilaksanakan sejak tanggal 29 Mei s.d 12 Juni 2019. Dan, pada Minggu, 2 Juni 2019, telah dilaksanakan kegiatan serupa Terminal Madawat Maumere dan di Kabupaten Ende

Layanan Pos Kesehatan Gratis di Terminal Madawat Maumere

Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) NTT, Pahlevi Bernawi Syarif, SE,RSA,CRP,QRMP., melalui Kanit Operasional dan Humas Jasa Raharja Cabang NTT, Priatmojo,SE., menyampaikan kegiatan Pengobatan gratis merupakan wujud nyata kepedulian PT Jasa Raharja bagi para penumpang agar dapat merasa aman dan nyaman saat melakukan mobilitas menggunakan semua moda transportasi selama libur Lebaran; disamping itu juga agar masyarakat juga mengetahui kondisi kesehatannya saat menempuh perjalanan jauh.

“Kita siagakan personil dalam memberikan pelayanan pengobatan gratis dengan sistem jemput bola di Rumah Sakit untuk melayani korban kecelakaan lalu lintas jalan selama periode H-7 sd H+7”, ujar Priatmojo

Sambung Priatmojo, Pengobatan gratis yang bisa dilayani Jasa Raharja terdiri dari pemeriksaan kadar asam urat, kolestrol, gula darah, serta pengobatan tensi dan akan dilakukan secara bergantian dengan waktu tertentu di tiap-tiap titik keberangkatan penumpang.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat khsusnya para calon penumpang, sopir, nakhoda dan pilot”, tandasnya. (*)

Sumber berita (*/Humas Jasa Raharja NTT)
Editor (+rony banase)