Arsip Tag: pangdam ix/udayana

Jadi Irup Upacara Pelepasan Satgas Pamtas RI-RDTL, Ini Pesan Pangdam IX/Udayana

722 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Saya Pangdam IX/Udayana selaku Pangkoops Pamtas RI-RDTL maupun pribadi mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Danyonif beserta seluruh Prajurit Yonif Raider 142/KJ dan Yonif 132/BS, Satgas Intel dan Satgas Bant karena selama 11 bulan telah menjadi penjaga garda terdepan dalam Operasi Pamtas RI RDTL TA 2019/2020 dengan baik,” ujar Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara pada Senin, 10 Agustus 2020 di Lapangan Upacara Makolantamal VII/Kupang.

Pangdam IX/Udaya saat memimpin upacara pelepasan Satgas Pamtas RI RDTL Yonif R 142/KJ, Yonif 132/BS, Satgas Intel dan Satgas Ban periode September 2019 s.d. Agustus 2020

Selaku Pangkoops Pamtas RI RDTL pada Upacara Pelepasan Satgas Pamtas RI RDTL Yonif R 142/KJ, Yonif 132/BS, Satgas Intel dan Satgas Ban periode September 2019 s.d. Agustus 2020, Pangdam mengatakan bahwa dua Satgas Purna Tugas ini telah melaksanakan tugas dengan baik selama masa penugasannya.

“Saya mencatat dan menerima laporan bahwa Satgas Yonif R 142/KJ dan Yonif 132/BS telah melaksanakan tugas dengan baik. Hubungan kedua satgas dengan pasukan RDTL terjalin dengan baik dan selalu koordinasi, dan kontribusi kedua satgas kepada masyarakat sangat dirasakan manfaatnya,” jelas Pangkoops.

Pangkoops juga menyampaikan harapan kepada kedua satgas setelah melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Bagi seorang Ksatria pelindung Rakyat, Bangsa dan Negara, akhir dari suatu tugas adalah awal dari tugas berikutnya, untuk itu segera sesuaikan dengan tatanan norma dasar kehidupan prajurit di home base untuk pembinaan dan peningkatan kesiapsiagaan operasional, Jadikan pengalaman yang diperoleh selama penugasan sebagai bahan evaluasi dan introspeksi diri, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama dalam perjalanan,” harap Pangdam IX/Udayana.

Pangdam IX/Udayana saat memberikan selamat kepada Satgas Pamtas RI RDTL Yonif R 142/KJ, Yonif 132/BS, Satgas Intel dan Satgas Ban periode September 2019 s.d. Agustus 2020

Usai pelaksanaan Upacara Pelepasan, dilanjutkan dengan pemusnahan senjata yang berhasil disita Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ dan Satgas Pamtas Yonif 132/BS oleh Pangdam IX/Udayana beserta Unsur Forkompinda NTT.

Kemudian dilanjutkan dengan acara pemberian piagam penghargaan dan ucapan selamat oleh Pangdam IX/Udayana beserta tamu undangan kepada Danyonif R 142/KJ dan Danyonif 132/BS beserta Danpos Keatas serta pengarahan.

Hadir dalam Upacara ini Danrem 161/Wira Sakti, Danlantamal VII Kupang, Danlanud El Tari Kupang, Kapolda NTT, Kasrem 161/Wira Sakti, Para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti, Para Pejabat Lantamal VII Kupang, Dandim 1604/Kupang, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana beserta pengurus, Ketua Jalasenastri Lantamal VII Kupang beserta pengurus, Ketua Pia Ardhya Garini Lanud El Tari Kupang beserta pengurus, serta tamu undangan lainnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/penrem161/ws)
Editor (+rony banase)

Korem 161/Wira Sakti Helat Upacara Bendera HUT Kemerdekaan Ke-74 RI

229 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kasrem 161/Wira Sakti Kol Inf I Kadek Subawa, S. Sos bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Bendera Peringatan Hari Proklamasi Republik Indonesia Tahun 2019, pada Sabtu, 17 Agustus 2019 di Lapangan Upacara Makorem 161/Wira Sakti Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P dalam amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara menyampaikan bahwa kemerdekaan merupakan perjuangan para pendahulu yang membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar.

“Kemerdekaan dan kebebasan yang kita rasakan ini adalah warisan dan amanah dari para pahlawan bangsa, serta para pendahulu yang telah berjuang dan berkorban jiwa raga. Dengan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, mereka telah membuktikan bahwa bangsa kita adalah bangsa yang besar, yang berdiri tegar melawan penindasan dan penjajahan hingga mampu meraih kemerdekaan, untuk itu kita harus mendoakan para pahlawan serta bersyukur atas kemerdekaan ini, “ jelas Pangdam IX/Udayana.

Kasrem 161/Wira Sakti Kol Inf I Kadek Subawa, S. Sos bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Bendera Peringatan Hari Proklamasi Republik Indonesia Tahun 2019

Lebih lanjut dikatakan bahwa kemerdekaan memiliki arti yang sangat penting. “Bagi TNI AD, kemerdekaan adalah refleksi dari Kedaulatan Bangsa yang dijamin dan dijaga oleh para pengawalnya yaitu para prajurit bersama komponen bangsa lainnya,” ungkap Pangdam IX/Udayana.

Diakhir amanatnya Pangdam IX/Udayana menekankan untuk memaknai tema peringatan Hari Proklamasi Tahun ini “SDM Unggul Indonesia Maju”.

“Untuk itu mari kita wujudkan tekad tersebut dengan meningkatkan profesionalisme, kinerja dan dedikasi dibidang tugas kita masing masing, sebagai sumbangsih kita untuk kemajuan bangsa,” pungkas Pangdam IX/Udayana. (*)

Sumber berita (*/penrem161ws)
Editor (+rony banase)

Air Terjun Tirta Tiasa Udayana—Persembahan TNI pada TMMD ke-105

177 Views

Klungkung-Bali, Garda Indonesia | Gembira berlimpah dirasakan warga Nyanglan, Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, setelah dilaksanakan program TMMD ke-105. Semula, warga hanya mendapat kabar kalau personel TNI akan membangunkan jalan baru yang membelah areal persawahan sebagai kegiatan utama.

“Jalan itu memang sudah lama ditunggu-tunggu warga. Tetapi, siapa sangka ada kejutan lain bagi warga, yakni ditemukannya akses menuju air terjun di Nyanglan. Ini benar-benar di luar perkiraan kami, sehingga kami sungguh-sungguh terharu atas berkah ini,” ujar Jro Mangku I Wayan Purwa Antara selaku Kelian Banjar Dinas Dusun Tengah, Nyanglan, ketika ditemui di lokasi jalan baru hasil karya personel TMMD ke-105.

Menurut Purwa Antara, memang sudah lama penduduk Nyanglan mendengar kabar tentang keberadaan air terjun yang ‘tertidur’ di antara tebing-tebing yang curam dan terjal. Sehubungan letaknya di jurang yang terjal, sungguh sulit untuk dapat dijangkau oleh penduduk. Kalau toh mau memaksakan diri untuk bisa sampai ke kawasan air terjun, warga harus melewati hutan dan rimbunan semak, serta menuruni tebing yang dirambati tanaman menjalar, yang sebagian berduri.

Sementara, sejak dibangun jalan baru yang membelah persawahan desa, akses menuju air terjun menjadi terbuka.
“Semula jalan baru direncanakan 1.800 meter, akhirnya kini diperpanjang jadi 2.035 meter, sehingga bisa menjangkau kawasan air terjun,” kata Purwa Antara menambahkan, masyarakat di desanya memang dari dulu sudah sangat menginginkan adanya akses menuju air terjun, dengan harapan bisa mendatangkan ‘income’ bagi penduduk dan kas desa.

Kepala Dusun ini melanjutkan, sekarang akses jalan menuju air terjun berhasil dibuka oleh ‘pasukan’ TMMD. Terkait hal ini, warga desa sudah melakukan rembug dengan tokoh-tokoh setempat untuk menghidupkan potensi wisata desa. Jika selama ini warga bertumpu pada pertanian sebagai penopang kehidupan, kini sudah terbuka jalan untuk mendapatkan pemasukan desa melalui pariwisata air terjun.

Keindahan air terjun ini, sudah banyak menuai pujian warga maupun pendatang, yang terpesona melihat perpaduan gemuruhnya air yang menukik dengan pemandangan alam yang masih ‘perawan’ di sekitarnya.

Pada aliran air terjun yang tingginya mencapai 25 meter, terdapat tiga kali lekuk terjunan, sebelum akhirnya guyuran air itu bercipratan di atas bebatuan di pinggir aliran Sungai Jinah, yang merupakan batas Kabupaten Klungkung dengan Karangasem.

Pangdam IX/Udayana juga sebagai Pengendali Kegiatan Operasi (PKO) TMMD menyempatkan diri melihat langsung Air Terjun Tirta Tiasa Udayana

Inilah sesungguhnya ‘mutiara’ terpendam yang dimiliki Desa Nyanglan, tapi selama ini tidak dapat dijangkau karena letaknya yang begitu terpencil di jurang terjal rimbun pepohonan.

“Kalau seluruh proses pembuatan jalan baru telah selesai dilakukan, kami secara swadaya akan mulai melakukan penataan lingkungan di kawasan air terjun. Akan dibangun juga jalur trekking dan bersepeda, sementaraareal tanah subak akan ditanami tumbuhan organik untuk dijual kepada para wisatawan yang berkunjung,” kata Purwa Antara, bersemangat.

Selanjutnya, Kepala Dusun ini mengagendakan untuk segera mensosialisasikan potensi wisata air terjun kepada generasi muda Nyanglan yang merantau, supaya pulang kembali ke desa.

Anak muda diharapkan mau bersama-sama membangun pariwisata desa, dengan berbekal pengalaman kerja selama ini pada destinasi lain di perantauan.

“Saatnya generasi muda kembali ke desa. Mari bersama-sama membangun pariwisata desa,” ujar Purwa Antara menyerukan kepada warganya yang muda-muda yang masih tinggal di perantauan.

Ia mengungkapkan, ada banyak rencana indah ke depan, antara lain, jalur jalan sepanjang 2 km dari ‘jalan baru’ menuju air terjun, akan ditanami bunga-bunga yang menarik. “Akan kami utamakan menanam bunga yang tak kenal musim dalam berbunga indah,” kata Purwa Antara dengan ekspresi girang.

Pada penghujung wawancara, Purwa Antara berulang kali menyatakan terima kasih pada segenap personel TNI yang terlibat membangun jalan baru di desanya. Jalan itu benar-benar dibutuhkan warga, sekaligus membukakan gerbang menuju masa depan yang lebih baik.

“Memang Bapak-Bapak TNI yang lebih banyak berperan dalam pembangunan fisik. Kalau kami warga desa ini paling sehari hanya membantu 2—3 jam saja, selebihnya harus bekerja menafkahi keluarga. Tapi Bapak-Bapak Tentara itu tiap hari tidak pandang teriknya panas atau hujan yang mengguyur mereka terus bekerja supaya jalan baru itu segera terwujud. Terima kasih, kami hanya sanggup mengucapkan terima kasih atas segala kebaikan Bapak TNI di Nyanglan,” ujar Purwa Antara dengan suara nyaris tercekat, sementara kedua pelupuk matanya mulai terlihat berkaca-kaca.

Dalam kunjungannya ke lokasi Desa Nyanglan, Pangdam IX/Udayana yang juga sebagai Pengendali Kegiatan Operasi (PKO) TMMD menyempatkan diri melihat langsung progres perkembangan fisik pelaksanaannya, dengan didampingi oleh Dansatgas TMMD ke- 105 Tahun Anggaran 2019 Kodim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, S.E., M.Tr (Han) berupaya untuk mencarikan nama bagi air terjun ini, pihaknya sudah bersepakat dengan masyarakat Desa Nyanglan dan atas hasil musyawarah dengan pemuka desa setempat untuk menamai objek wisata baru itu dengan nama ‘Tirta Tiasa Udayana’ (=air suci bersih dari Udayana).

Dansatgas TMMD yang juga Dandim 1610/Klungkung tersebut berharap potensi air terjun ini akan menjadi tempat wisata baru yang nantinya memberi manfaat bagi masyarakat, termasuk menjadi daya tarik wisata alam bagi wisatawan untuk berkunjung ke Desa Nyanglan.

Air terjun itu terletak di sebelah barat Tukad Jinah, tepatnya berjarak sekitar 500 meter dari lokasi jalan baru yang dibuat TMMD. Untuk mencapai air terjun itu, medannya lumayan sulit. Kawasan yang melingkupi adalah hutan kecil dan lembah dengan semak belukar yang masih lebat. Tinggi air terjun sekitar 25 meter dengan debit air sekitar 6 liter per detik.

Menurut dia, saat ini Satgas TMMD bersama masyarakat di samping fokus mengerjakan sasaran TMMD baik fisik maupun nonfisik, sekaligus juga merealisasikan harapan warga, yakni adanya akses jalan menuju air terjun.

“Dengan ditemukannya lokasi air terjun ini, menjadi suatu rintisan baru untuk dapat kita kerjakan, seperti membuat akses jalan tambahan menuju ke lokasi. Berhubung lokasi air terjun terbilang berada di areal yang curam, kita bangun jalan turunan yang berundak-undak untuk dapat sampai ke sana,” katanya menjelaskan. (*)

Sumber berita (*/Siaran Pers Kodam Udayana)
Editor (+rony banase)

Pangdam IX/Udy: “Tidak Ada Lagi Istilah Titipan, KKN & Pungli dalam Catar Akmil”

199 Views

Denpasar-Bali, Garda Indonesia | “Obyektivitas harus menjadi acuan utama sehingga kegiatan Sidang Parade akan menghasilkan keputusan yang adil, jujur, obyektif, transparan dan akuntabel”, jelas Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dalam sambutannya pada saat memimpin Sidang Pemilihan Tingkat Panda Kodam IX/Udayana Calon Taruna Akmil TA 2019 di Aula Udayana Makodam IX/Udayana, Denpasar, Selasa, 2 Juli 2019.

Sidang Pemilihan yang diikuti oleh 110 orang Calon Taruna Akademi Militer (Akmil) tersebut, telah memenuhi persyaratan yang ditinjau dari segi postur, fisik, kesehatan, mental ideologi dan psikologi yang nantinya akan dipilih yang terbaik untuk mengikuti seleksi di Tingkat Pusat.

Pangdam menambahkan, bahwa tuntutan Sumber Daya Manusia yang berkualitas adalah aspek utama agar dipedomani dalam pelaksanaan seleksi, keberhasilan dari pencapaian sasaran penerimaan Taruna Akmil TA 2019 sangat ditentukan oleh pelaksanaan seleksi dengan berpedoman pada aturan dan ketentuan yang berlaku.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., saat memimpin Sidang Pemilihan Calon Taruna Akmil TA 2019 Tingkat Panda Kodam IX/Udayana

Kegiatan sidang Pantukhir ini merupakan kesempatan bagi seluruh komponen panitia untuk melaksanakan seleksi secara ketat, cermat dan teliti guna mendapatkan calon-calon Perwira TNI terbaik yang berkualitas dan memenuhi semua aspek persyaratan yang diinginkan sebagai pemimpin dimasa depan.

“Tidak ada lagi istilah titipan, KKN, mafia calo atau pungli dan perilaku tidak terpuji lainnya, semuanya harus konsisten pada ketentuan dan norma yang berlaku. Sehingga nantinya akan diperoleh calon Prajurit Perwira Akademi Militer terbaik”, tegas Pangdam.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berpesan agar semua yang terlibat dalam kepanitiaan melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara profesional, proporsional, transparan dan obyektif sesuai aturan yang berlaku serta penuh tanggung jawab.

Sidang Parade ini dihadiri juga oleh Kasdam IX/Udayana, Tim Pengawas Pusat, Irdam IX/Udayana, Asintel Kasdam IX/Udayana, Aspers Kasdam IX/Udayana, Kaajendam IX/Udayana, Kakesdam IX/Udayana, Kajasdam IX/Udayana, serta seluruh panitia sidang parade. (*)

Sumber berita (*/Pendam IX/Udy)
Editor (+rony banase)

Pangdam IX/Udy Ajak Masyarakat Wujudkan NKRI Berdaulat & Sejahtera

144 Views

Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Komunikasi adalah hal yang hakiki dalam kehidupan sosial umat manusia. Tidak ada manusia yang melepaskan hidupnya untuk berkomunikasi antar sesama. Oleh karena itu, komunikasi sosial sangat penting dalam kehidupan manusia guna saling berinteraksi dengan sesama.

Sehingga, pada Kamis, 27 Juni 2019, Kodam IX/Udayana menhelat acara Komunikasi Sosial dengan Seluruh Komponen Masyarakat yang dilaksanakan di Aula Makodam IX/Udayana yang dihadiri sekitar 150 orang.

Sesuai dengan tema yang diangkat pada Komsos kali ini, yaitu “Melalui Silaturahmi Dengan Komponen Masyarakat, Kita Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air, Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Dalam Rangka Membantu Kesulitan Rakyat Serta Menjaga dan Mempertahankan Kedaulatan NKRI”, diharapkan dapat memelihara dan meningkatkan hubungan antara TNI AD dengan Komponen Masyarakat untuk kepentingan pertahanan negara, guna terwujudnya NKRI yang berdaulat dan sejahtera.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dalam awal sambutannya mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan hadirin yang telah meluangkan waktu untuk berkenan hadir pada acara Komunikasi Sosial kali ini.

“Dalam rangka mengoptimalkan keberhasilan pelaksanaan tugas pokok, TNI Angkatan Darat khususnya Kodam IX/Udayana perlu membangun kebersamaan dan keterpaduan dengan seluruh komponen bangsa lainnya melalui Komunikasi Sosial, agar rasa kebersamaan kemanunggalan TNI dan rakyat tetap terpelihara dengan baik”, ujar Pangdam.

Komunikasi Sosial merupakan media yang sangat efektif dalam rangka membangun senergitas baik antar individu maupun antar instansi. Perlu disadari bersama, bahwa segala bentuk pembangunan yang diselenggarakan oleh pemerintah harus dilaksanakan dengan bersinergi baik dalam lingkup sektoral maupun lintas sektoral.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P

“Kegiatan Komunikasi Sosial yang kita laksanakan pada hari ini sifatnya untuk saling tukar informasi antara TNI dengan segenap komponen masyarakat, dengan sasaran terwujudnya komunikasi yang intensif antara Prajurit Kodam IX/Udayana dengan seluruh komponen masyarakat dan tercapainya pemahaman tentang kebijakan Pimpinan Kodam IX/Udayana oleh komponen masyarakat dalam mendukung tugas pokok, khususnya dalam pelaksanaan pembinaan teritorial,” ungkap Pangdam.

Selain itu, acara yang dilaksanakan dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tersebut juga dimaksudkan guna tercapainya pemahaman dan partisipasi komponen masyarakat dalam mendukung upaya pertahanan negara, serta terwujudnya jalinan kerjasama antara komponen masyarakat dengan TNI AD dalam rangka mengatasi kesulitan rakyat serta mencegah segala kemungkinan ancaman, hambatan dan gangguan yang dapat menghambat pelaksanaan pembangunan nasional.

Pangdam menambahkan dalam Undang-Undang RI No. 34 tahun 2004 disebutkan tugas pokok TNI yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan.

Tugas pokok tersebut dilaksanakan melalui Operasi Militer untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), dimana tugas-tugas tersebut yang sebagaimana tertuang dalam 14 butir tugas TNI dalam OMSP diantaranya ‘Membantu tugas pemerintahan di daerah dan memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta’.

“Kita tentunya menaruh harapan besar dengan diselenggarakannya acara Komunikasi Sosial ini, semoga setelah selesainya acara ini kita memiliki persepsi yang sama dalam rangka menghadapi berbagai tantangan pembangunan bangsa khususnya di Provinsi Bali. Saya ingin mengajak pemerintah dan masyarakat bersatu padu dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul,” harap Pangdam.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Kasdam IX/Udy, Irdam IX/Udy, Perwira Staf Ahli Pangdam IX/Udy, Asrendam IX/Udy, para Asisten Kasdam IX/Udy, LO AL, LO AU, para Dan/Kabalakdam IX/Udy, Ketua MUI Bali, Ketua Walubi Bali, Ketua PERIP, Ketua PPAD, Ketua PEPABRI, Ketua Flobamora, Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Ketua Pemuda Pancasila, Ketua Ikatan Keluarga Batak (IKB), Ketua Buldog dan Ketua Segoro serta para Undangan lainnya.(*)

Sumber berita (*/Pendam IX/Udy)
Editor (+rony banase)

Pangdam IX/Udayana Tutup Penataran Kader Bela Negara Siswa SLTA Se-Bali

181 Views

Tabanan-Bali, Garda Indonesia | Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., menjadi Irup pada upacara penutupan penataran kader bela negara siswa-siswi SMA Se-Bali yang telah dilaksanakan selama lima hari di Rindam IX/Udayana dalam upacara di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Minggu, 16 Juni 2019.

250 siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Se-Bali dibekali berbagai materi tentang bela negara yang diharapkan dapat menyerap makna dan inti dari pelaksanaan pelatihan untuk selanjutnya dapat menjadi kader-kader bela negara di kalangan generasi muda dan juga menjadi contoh untuk diterapkan dalam kehidupan dan aktifitas sehari-hari.

Upacara penutupan penataran kader bela negara tahun 2019 diawali dengan pernyataan secara resmi penutupan penataran dan dilanjutkan dengan penanggalan tanda peserta serta dan penyerahan sertifikat oleh Pangdam IX/Udayana kepada perwakilan siswa peserta penataran.

Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan tujuan diadakan penataran Kader Bela Negara adalah untuk mewujudkan generasi muda yang memiliki kemampuan awal bela negara secara fisik serta mempunyai sikap mental dan karakter bela negara, rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara serta rela berkorban dan setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara.

Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P.

Lanjut Pangdam, penataran yang telah diikuti selama kurang lebih lima hari merupakan bekal awal yang sangat berharga untuk menyiapkan diri dalam upaya bela negara .

Lebih lanjut disampaikan Pangdam, keberhasilan dalam menyelesaikan penataran tentunya merupakan kebanggaan tersendiri dan hendaknya dapat dijadikan memotivasi diri untuk berbuat yang terbaik kepada Bangsa dan Negara Indonesia yang kita cintai bersama.

“Mulai sekarang tunjukkan bahwa para siswa yang telah berhasil mengikuti pelatihan bela negara ini merupakan generasi penerus yang mempunyai tanggung jawab besar sebagai kader bela negara yang mampu menjadi motor penggerak di lingkungan masyarakat untuk mengawal tetap tegaknya NKRI”, pesan Pangdam mengakhiri sambutannya.

Upacara penutupan yang diakhiri dengan foto bersama dihadiri oleh Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udy, Kapok Sahli Kodam IX/Udy, Para Perwira Staf Ahli Kodam IX/Udy, Para Asisten Kasdam IX/Udy, Para Dan/Kabalakdam IX/Udy, Kasrem 163/WSA, Dandim Jajaran Korem 163/WSA dan Perwakilan Polres Tabanan, Pejabat yang mewakili Kadis Pendidikan Prov. Bali serta para Perwira Rindam IX/Udayana. (*)

Sumber berita (*/Pendam IX/Udy – IMO Bali)
Editor (+rony banase)

Terima Kunker Komisi I DPR RI, Pangdam IX/Udayana Beber Kebutuhan Kodam

135 Views

Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) Asril Hamzah Tanjung, S.I,P., selaku Ketua Tim beserta 16 anggota DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kodam IX/Udayana dan diterima langsung oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., di Makodam IX/Udayana pada Selasa, 21 Mei 2019.

Kehadiran Tim Komisi I DPR RI ke Kodam IX/Udayana dalam rangka bersilaturahmi dan melaksanakan Kunker Panitia Kerja (Panja) Perumahan Dinas TNI di Wilayah Kodam IX/Udayana TA 2019. Setibanya Tim di Provinsi Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai langsung melaksanakan peninjauan perumahan prajurit yang berada di Kompi A Yonif Raider 900/SBW, Denkav 4/SP dan Deninteldam IX/Udayana di Tuban Kabupaten Badung, serta meninjau Komplek Praja Raksaka Kepaon, Denpasar. Selesai peninjauan Tim Komisi I DPR RI menuju Makodam IX/Udayana untuk melaksanakan pertemuan lebih lanjut.

Ketua Tim Komisi I DPR RI dalam pertemuan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih atas penerimaan dan penyambutan Pangdam IX/Udayana beserta jajarannya. Maksud kedatangannya ke Kodam IX/Udayana adalah untuk membicarakan mengenai kesejahteraan prajurit berupa rencana pembangunan dan pembaruan fasilitas militer salah satunya mengenai pengadaan perumahan dinas bagi prajurit aktif dan kepemilikan rumah pribadi bagi pensiunan prajurit.

Selanjutnya Pangdam IX/Udayana juga menyampaikan ucapan selamat datang dan terimaksih atas kedatangan Tim Komisi I DPR RI yang dipimpin Mayjen TNI (Purn) Asril Hamzah Tanjung, S.I,P., di Kodam IX/Udayana seraya memperkenalkan Para Pejabat yang mendampinginya.

Pangdam menambahkan, bahwa dalam rangka pembinaan dan pengembangan Kodam IX/Udayana sesuai Renstra Kodam IX/Udayana masih terdapat kendala yang harus diselesaikan, utamanya yakni sulitnya mendapatkan lahan untuk pembentukan satuan baru dan terbatasnya perumahan dinas serta masih terdapat lahan yang belum bersertifikat.

Pangdam berharap, semoga silaturahmi dan pertemuan ini memberi inspirasi, motivasi dan solusi bagi jajaran Kodam IX/Udayana khususnya menyangkut pemenuhan kebutuhan perumahan dinas dan lahan di wilayah Kodam IX/Udayana. Selanjutnya dengan adanya kunjungan kerja Panja Perumahan Dinas TNI Komisi l DPR RI ke Kodam IX/Udayana, maka Kodam IX/Udayana berharap untuk mendapat dukungan dan bantuan guna mewujudkan Tupok Kodam IX/Udayana.

Acara pertemuan yang berjalan aman dan tertib tersebut diawali sesi foto bersama dan diakhiri dengan berbuka puasa bersama. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udy, Danrem 163/WSA, Kapok Sahli Pangdam IX/Udy, Asrendam IX/Udy, Para Asisten Kasdam IX/Udy, Paban IV/Faskon Mabesad, Kakumdam IX/Udy, Katopdam IX/Udy, dan Kazidam IX/Udy serta Ketua Puskop Kartika Udayana. (*)

Sumber berita (*/Pendam IX/Udayana)
Editor (+rony banase)

Pangdam IX/Udayana Pantau Pengerjaan Proyek Pasar Kaubele-TTU

181 Views

Kefa-TTU, Garda Indonesia | Panglima Komando Militer IX/Udayana Bali, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., mengunjungi Desa Oepuah Selatan, Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin,13 Mei 2019. Kegiatan tersebut merupakan kunjungan kerja kedua, sekaligus memantau proses pengerjaan Pasar Kaubele di desa setempat.

Disaksikan media ini, Pangdam bersama rombongan didampingi Danrem 161/WS Kupang Brigjen TNI Saiful Rachman, S.Sos., Aster Dam IX/Udy Kol Inf. Kadek Subawa, Asren Kasdam IX/Udy Kol. Inf Ahmad Mutakim, Kasiter rem 161/WS Kol Inf Jemz Ratu Edo serta Dandim 1618/TTU Letkol Arm Roni Junaidi; tiba di lokasi pembangunan pasar Kaubele sekitar pukul 10.35 WITA dan disambut oleh Plt Sekda TTU Fransiskus Tillis bersama para kepala dinas dan Kaban Setda TTU. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dan penyerahan sembako secara simbolis oleh Pangdam Kepada Masyarakat setempat.

Pangdam dan Rombongan pun kembali melakukan peninjauan kondisi pasar yang sedang dalam proses pembangunan.

“Hari ini saya hadir di sini ingin membuktikan janji saya kepada masyarakat tentang Pembangunan Pasar di Kaubele. Dengan adanya pasar ini akan ada interaksi jual beli masyarakat yang ada di sini maupun dari luar. Saya sangat bangga dengan masyarakat yang mau ikut memajukan pasar dengan semangat gotong royong membantu TNI dan Polri dalam membangun Pasar Kaubele,”ungkap Pangdam saat memberikan sambutan.

Kepada media ini usai memantau lokasi pasar, Jendral berpangkat bintang dua ini berharap dengan adanya pembangunan pasar Kaubele yang lebih baik kiranya dapat membantu masyarakat setempat dalam meningkatkan aktivitas perekonomian.

Pangdam IX/Udayana berpose dengan masyarakat usai memberikan bantuan

“Tertanamnya spirit dari masyarakat untuk membangun daerahnya sendiri, ini merupakan tujuan sebenarnya dari kegiatan teritorial TNI AD bukan soal pembangunan fisik saja tetapi nilai-nilai spirit yang kita tanamkan berupa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar,” tegas Pangdam.

Dikatakannya, TNI, POLRI dan Pemda TTU setempat terus memotivasi dan mendorong agar lebih penting bagaimana masyarakat bisa terlibat aktif dalam proses pembangunan bangsa ini,”Ciri khas gotong royong merupakan ciri khas bangsa ini yang lambat laun akan hilang kalau tidak kita pelihara, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk memelihara semangat gotong royong masyarakat bangsa ini,”ungkapnya.

Pangdam mengaku cukup puas dalam satu minggu ini yangmana TNI, Polri, dan masyarakat mampu bekerjasama untuk ikut partisipasi dalam proses pembangunan Pasar Kabele.

“Setiap tahun kita ada kegiatan Operasi Terpadu (OpsTer) di daerah perbatasan ini, dalam rangka mendukung program pemerintah membangun di daerah perbatasan dan terpencil; TNI membuat program-program dalam bentuk OpsTer yang direncanakan setiap tahun akan kita lakukan,”pungkasnya. (*)

Penulis (*/apson benu)
Editor (+rony banase)