Arsip Tag: paskibraka

Aksi Heroik Paskibraka asal NTT, Panjat Tiang Bendera saat HUT Ke-74 RI

529 Views

Alor-NTT, Garda Indonesia | Aksi heroik seorang paskibraka asal Desa Alemba Kecamatan Lembur-Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur; ditunjukkan oleh Herodes Maukesa saat Upacara Penurunan Sang Saka Merah Putih pada Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 15.45 WITA di Lapangan Upacara Kecamatan Lembur.

Dilansir dari mahensaexpress.com, berawal saat telah berkumandangnya Lagu Indonesia Raya, tali penggerek di tiang bendera telah macet atau tidak dapat dikerek.

Atas inisiatif sendiri, lalu pada detik ke-31 Herodes Maukesa (yang bertugas menggerek bendera, red) memanjat tiang bendera.

Selama kurang lebih 18 detik sebelum mencapai ujung tiang bendera, terlihat bobot tubuh Herodes Maukesa menyebabkan tiang bendera mulai bengkok lalu berangsur menukik dan patah pada detik ke-48, spontan tubuh Herodes Maukesa ikut terjungkal dan terhempas ke tanah bersama tiang dan Bendera Merah Putih.

Melihat kondisi itu, para peserta upacara berteriak histeris dan aparat dari personil TNI dan unsur lain berlarian menuju ke arah Herodes Maukesa yang telah pingsan untuk memberikan pertolongan. Sementara itu, inspektur upacara tetap pada posisi hormat dan lagu Indonesia Raya tetap berkumandang.

Pada 1 menit 38 detik, beberapa peserta upacara berupaya menahan tiang bendera agar tidak menyentuh permukaan tanah sedangkan peserta lain berupaya menolong dan membopong tubuh Herodes Maukesa keluar lapangan upacara dan dilarikan ke Puskesmas Lembur.

Paskibraka Heroik, Herodes Maukesa didampingi oleh unsur TNI saat dirawat intensif di Puskesmas Lembur

Kemudian tepat pada 1 menit 44 detik usai usai berkumandang Lagu Indonesia Raya, para paskibraka lain berupaya melipat Bendera Merah Putih dan sebagian peserta berupaya mengangkat tiang bendera yang patah.

Herodes Maukesa, Pelajar Kelas 2 di SMA Negeri Alemba – Alor yang lahir di Pura, 12 Desember 2001, masih menjalani rawat inap di Puskesmas Lembur.

Hingga berita ini dirilis, Putra dari pasangan Yafet Maukesa dan Mehelina Aburabung ini masih dalam pengamatan intensif dari dr. Julia Vedo Purba. (*)

Penulis (*/Mesak Kristoni Mauleti Mauwalanda)
Editor (+rony banase)

 

<div id=”f14bc21be7eaeed046fed206a492e652″></div>
<script async src=”https://click.advertnative.com/loading/?handle=3082″ ></script>

Paskibraka–Keberagaman dalam Merah Putih

128 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Sebanyak 68 pelajar yang mewakili 34 provinsi di Indonesia telah dikukuhkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada Kamis, 15 Agustus 2019.

Seluruh anggota tersebut selanjutnya akan dibagi ke dalam dua tim yang bertugas di upacara pada 17 Agustus 2019, di halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Keterwakilan seluruh provinsi dalam keanggotaan Paskibraka Nasional tersebut mencerminkan persatuan bangsa di tengah keberagaman yang memperkaya Indonesia. Meski datang dari latar belakang dan budaya yang mungkin berbeda, mereka tetap mengusung tujuan yang sama di bawah kibaran Merah Putih.

Seluruh anggota tersebut telah melalui proses seleksi yang ketat mulai dari tingkat kecamatan hingga provinsi, untuk selanjutnya terpilih ke dalam anggota Paskibraka Nasional.

“Provinsi masing-masing menyelenggarakan seleksi dari tingkat kecamatan, kabupaten, atau wali kota baru ke provinsi. Mereka seluruhnya dibekali (kemampuan teknis) dari masing-masing posisi pada saat mereka melakukan kegiatan,” ujar Letkol Chb Amar, Koordinator Pelatih Paskibraka 2019.

Banyak pihak yang mungkin bertanya-tanya soal kapan tim yang bertugas dalam masing-masing upacara (pagi atau sore) ditentukan beserta para anggotanya. Amar menerangkan bahwa hal tersebut ditentukan pada saat-saat akhir menjelang Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Belum ada penetapan (sejak jauh hari). Semua orang kita anggap sama. Tanggal 17 pagi (akan) ditetapkan,” ucapnya.

Para anggota Paskibraka telah menjalani pelatihan dan dibekali sejumlah kemampuan sebelum menjalankan tugas. Pelatihan yang dijalani tersebut menjadikan seluruh anggota Paskibraka siap untuk ditempatkan dalam posisi manapun.

Maka, dapat dipastikan bahwa tim dan anggota manapun yang nantinya ditunjuk untuk bertugas memiliki mental yang tangguh dan kemahiran untuk dapat melaksanakan tugasnya di setiap perayaan kemerdekaan Republik Indonesia.(*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)