Arsip Tag: pekerja media

Dr. Ragu : Tak Ada Kejadian Pasca-Imunisasi Covid-19 di Poltekkes Kemenkes Kupang

234 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pos pelayanan Vaksinasi Covid-19 dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Kupang dengan 4 (empat) pos layanan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kupang, Keperawatan Gigi, Keperawatan Kupang, dan Kebidanan telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap I dan II bagi petugas pelayanan publik di wilayah Kota Kupang.

Baca juga: https://gardaindonesia.id/2021/03/12/inisiasi-gubernur-ntt-ratusan-pekerja-media-dapat-vaksinasi-covid-19/

Demikian disampaikan oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, Dr. Ragu Harming Kristina, SKM., M.Kes. saat diwawancarai oleh awak media di sela-sela Vaksinasi Covid-19 Tahap II bagi Pekerja Media pada Jumat siang, 26 Maret 2021 di ruang Prodi Gigi.

Sejak awal Vaksinasi Covid-19 Tahap I bagi petugas pelayanan publik pada 4 Maret 2021 hingga selesai, ungkap Doktor Ragu, dijangkau 2.639 orang divaksin. “Jumlah tersebut tersebar di empat pos pelayanan Vaksinasi Covid-19 Poltekkes Kemenkes Kupang,” urainya seraya menyampaikan vaksinasi tersebut khusus bagi petugas pelayanan publik termasuk Pekerja Media atau Wartawan.

Selanjutnya 14 hari setelah Vaksinasi Tahap I, imbuh Doktor Ragu, pada Vaksinasi Covid-19 Tahap II pada Jumat, 26 Maret 2021, kemudian masuk data Vaksinasi Tahap I. “Ada kemungkinan, jumlah yang divaksin meningkat menjadi 2.800 orang,” terangnya.

Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, Dr. Ragu Harming Kristina, SKM, M.Kes.(kanan) saat diwawancarai Reporter RRI, Alo Tani

Terkait apakah terdapat kejadian pasca-diimunisasi (Kipi), saat dikonfirmasi oleh Reporter RRI, Alo Tani, Istri dari Pengacara Kondang NTT, Lorens Mega Man ini pun mengungkap bahwa nihil kondisi. “Kipi tidak ada (nol), toh kalau ada hanya berupa ketakutan atau gemetar dingin saat hendak divaksin, namun berangsur membaik usai diberi minyak dan sebagainya,” ungkapnya.

Tahap berikutnya, imbuh Doktor Ragu Kristina diperuntukkan bagi masyarakat umum dan direncanakan dibuka lagi 1 (satu) pos pelayanan Vaksinasi Covid-19. “Kami tetap mendukung Dinas Kesehatan Provinsi NTT untuk memvaksinasi masyarakat umum. Kami menunggu instruksi dari Bapak Kadis Kesehatan dan siap membantu pemerintah,” tegasnya.

Selama pelaksanaan vaksinasi, tandas Dr. Ragu, telah berjalan dengan baik dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, bahkan ada yang bertanya kapan mereka memperoleh Vaksinasi Covid-19.

Penulis, editor, dan foto (+roni banase)

Inisiasi Gubernur NTT, Ratusan Pekerja Media Dapat Vaksinasi Covid-19

283 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ratusan Pekerja Media atau Wartawan dari Media Cetak, Elektronik, dan Daring atau online memperoleh perhatian dari Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) berupa Vaksinasi Covid-19 Tahap I yang dilaksanakan pada Jumat, 12 Maret 2021 pukul 08.00 WITA—selesai di Kampus Poltekkes Kemenkes Kupang.

Data yang dihimpun oleh Biro Humas dan Protokol Setda NTT, sebanyak 138 Pekerja Media telah mendaftarkan diri, namun tak semuanya mengikuti proses Vaksinasi Covid-19 karena alasan kesehatan. Kegiatan ini terlaksana atas dukungan Ketua Dekranasda Provinsi NTT Julia Sutrisno Laiskodat, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT Jelamu Ardu Marius, Kepala Biro umum Setda Provinsi NTT George M. Hadjo, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr. Meserasi Ataupah, Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda  Pemprov NTT Dr. Jelamu Ardu Marius,M.Si. saat dikonfirmasi awak media, usai mendampingi Gubernur VBL memantau proses Vaksinasi Covid-19, menekan kepada para Wali Kota/Bupati agar dapat memvaksinasi para Pekerja Media. “Kami mendorong para Bupati se-Nusa Tenggara Timur juga Wali Kota untuk menyiapkan waktu khusus memvaksinasi para Pekerja Media di wilayahnya masing-masing,” tekannya seraya meminta para Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten/Kota untuk mendukung.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat berpose dengan Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang beserta jajarannya, foto oleh Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT

Marius Jelamu mengungkapkan bahwa terlaksananya Vaksinasi Covid-19 karena dorongan Gubernur VBL. “Terima kasih dari Pemerintah Provinsi NTT, Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur kepada seluruh Jurnalis di Nusa Tenggara Timur yang selama ini telah bekerja keras menyebarkan informasi pembangunan khususnya pandemi Covid-19,” ucapnya.

Pekerja Media, imbuh Marius, punya jasa besar untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. “Meski hujan maupun musim dingin dan kemarau tetap mencari informasi kemudian menyebarkan kepada masyarakat, oleh karena itu kemarin dulu (Rabu, 10 Maret 2021, red) untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT untuk segera memvaksinasi Pekerja Media,” ungkapnya sembari mengimbau para Pekerja Media agar setelah divaksin untuk tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, Dr. Ragu Harming Kristina, SKM, M.Kes. kepada awak media menyampaikan Vaksinasi Covid-19 diberikan kepada sekitar 200 Jurnalis khususnya yang berada di Kota Kupang. “Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan sejak pukul 08.00 WITA dan hingga siang hari telah memvaksinasi 100 wartawan,” ungkapnya.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat berpose dengan para Vaksinator Covid-19 Bagi Pekerja Media

Vaksinasi Covid-19 bagi Pekerja Media, ucap Harming Kristina, menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme seluruh Pekerja Media. “Mereka harus divaksin agar terproteksi dan terlindungi dari Covid-19 karena berurusan dengan masyarakat setiap hari dan kami memberikan apresiasi atas keputusan secara sentral mengikuti proses Vaksinasi Covid-19 di Poltekkes Kemenkes Kupang,” tandasnya.

Gubernur VBL kepada awak media menegaskan bahwa Vaksinasi Covid-19 bagi Pekerja Media untuk meningkatkan herd immunity. “ Saat ini kita mulai terus karena Pekerja Media lebih banyak bekerja berhadapan langsung dengan masyarakat dan pastinya lebih banyak di kota karena di desa kecenderungan sedikit,” terangnya.

VBL pun berharap herd immunity di Kota Kupang bakal selesai di Oktober 2021. “Kita akan mendorong semua punya herd immunity agar dalam pergaulan jadi lebih baik,” tandasnya.

Penulis, editor dan foto utama (+roni banase)