Arsip Tag: pengungsi badai seroja

Ke Kamp Pengungsian di Kota Kupang, Ridwan Kamil Bantu 1 Miliar Rupiah

415 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemprov  Jawa Barat turut memberikan perhatian kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana alam Siklon Tropis Seroja. Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam kunjungannya ke lokasi pengungsian di Kampung Amanuban, Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, pada Sabtu, 1 Mei 2021.

Ridwan Kamil pun menyampaikan duka cita dan memberi penguatan kepada para pengungsi korban bencana alam Siklon Tropis Seroja. “Atas nama masyarakat Jawa Barat, saya menyampaikan turut berduka cita atas bencana alam yang menimpa NTT. Semoga masyarakat yang terkena dampak bencana alam seroja diberi kekuatan dalam menghadapi bencana ini,” ucapnya.

Gubernur Jawa Barat ini menyerahkan bantuan sebesar 1 miliar rupian dari masyarakat Jawa Barat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat NTT yang terdampak. “Saya datang langsung dari Jawa Barat ingin menitipkan amanat dari masyarakat Jawa Barat karena kami sangat mencintai NTT. Jadi, saat mendengar NTT terkena bencana, kami juga merasakan kesedihan yang mendalam. Maka, hari ini kami membawa bantuan sebesar 1 miliar,” ungkap Ridwan Kamil.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (t-shirt putih dan bertopi putih) didampingi Sekda NTT, Benediktus Polo Maing, Kabiro Administrasi Pimpinan Setda NTT, dan Kalak BPBD Provinsi NTT meninjau lokasi terdampak Badai Seroja

Bantuan ini, tandas mantan Wali Kota Bandung tersebut menunjukkan kepedulian bahwa yang lebih baik keadaannya harus saling membantu kepada yang sedang kesusahan sesuai dengan sila ketiga Pancasila yaitu Persatuan Indonesia.

“Jika warga NTT bahagia kita turut bahagia jika warga NTT bersedih kami masyarakat Jawa Barat juga turut merasakannya,” tandas Ridwan Kamil.

Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT Ben Polo Maing juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jawa Barat yang terlah memberikan bantuan kemanusiaan sebesar 1 miliar. ”Atas nama pemerintah Provinsi NTT dan seluruh masyarakat NTT kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jawa Barat melalui Gubernur Jabar bapak Ridwan Kamil yang telah memberikan bantuan tali kasih untuk masyarakat NTT,” ujarnya.

Ridwan Kamil berpose dengan masyarakat di Kamp Pengungsi Kampung Amanuban

Tentunya, imbuh Sekda Polo Maing, ini menunjukkan karakter anak bangsa Indonesia yang saling peduli terhadap satu dengan yang lain. “Dan semua bantuan yang telah diterima dari masyarakat Jawa Barat akan disalurkan oleh Posko Provinsi kepada seluruh kabupaten yang terdampak sesuai dengan kebutuhan,” tandasnya.

Saat berada di lokasi pengungsian Kampung Amanuban, Gubernur Ridwan Kamil juga menghibur anak-anak dengan beberapa permainan atau games yang membuat anak-anak di lokasi pengungsian tampak bahagia.

Kunjungan kemanusiaan Gubernur Jawa Barat tersebut ditutup dengan lagu “Halo-Halo Bandung” dari anak-anak di lokasi pengungsian Kampung Amanuban, Kota Kupang. (*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Provinsi NTT)

Editor (+roni banase)

Hingga 14 April, Korban Meninggal Akibat Badai Seroja NTT Capai 181 Orang

395 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jumlah korban meninggal akibat bencana alam siklon tropis (Badai Seroja) yang memorak-porandakan wilayah NTT, kini mencapai 181 jiwa. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Alam Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT (Aula El Tari) pada Rabu, 14 April 2021.

“Berdasarkan data dari lapangan korban jiwa meningkat menjadi 181 jiwa, 47 jiwa dinyatakan hilang, 250 orang mengalami luka-luka, total pengungsi 49.512 jiwa, rumah rusak berat sejumlah 17.124 unit, rumah rusak sedang 13.652 unit, dan rumah rusak ringan 35.733 unit,” jelas Wagub Nae Soi.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/08/badai-siklon-tropis-di-ntt-144-orang-meninggal-dan-66-orang-hilang/

Kondisi saat ini, imbuh Nae Soi, banyak wilayah terisolasi yang sudah bisa dijangkau oleh tim satgas penanganan bencana untuk melakukan evakuasi para korban dan pengiriman bantuan. “Hari ini Bapak Gubernur mengunjungi daerah Sumba dan memberikan bantuan di sana dan saya juga kunjungi Kabupaten Alor dan memberikan bantuan di Desa Lipang, Waesika, Maipeang dan Desa Mainang,” ujarnya.

Saat kunjungan di Alor, urai Wagub Nae Soi, melibatkan tokoh agama agar bisa membantu pemulihan mental bagi anak-anak yang mengalami trauma terutama bagi yang keluarganya meninggal. “Kami juga datangkan psikolog untuk membantu mereka di sana,” ungkapnya.

Selain itu, tandas Wagub Nae Soi, untuk pemulihan infrastruktur saat ini mulai dilakukan antara lain perbaikan jembatan-jembatan kecil yang dikerjakan berbagai pihak terutama TNI dan Polri serta PUPR.(*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)