Arsip Tag: Santunan Kecelakaan Tunggal

Kristo…Tanpa Kau Sadari, Kamu adalah Inspirasi Bagiku

264 Views

Oleh Laurensius Ade Suyanto, S.H.

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ini fakta dan bukan opini. Kristo nama kecilnya, Pria Pekerja Keras dari Desa Oesusu, Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur; Bersama Ayahnya, setiap hari mereka bergegas menjemput rejeki. Bergerak dari desa ke desa mencari sapi-sapi unggulan untuk dikirim ke Kalimantan Tengah.

Dengan rutinitas ini, Kristo telah terbiasa dengan kotoran sapi, Kristo juga sudah diajarkan cara-cara tradisional menjinakkan sapi, bahkan Kristo pernah ditendang hewan yang pernah jadi Primadona Andalan Provinsi NTT.

Bersama Ayahnya, Kristo dipercaya oleh salah satu pengusaha di Kabupaten Kupang untuk menjual sapi ke Kalimantan Tengah.

Suatu ketika di pertengahan bulan Juli, ia menelepon ibunya dan memutuskan untuk menetap di Kalimantan Tengah, dengan berat hati kedua orang tuanya pun mengizinkan keputusan singkat itu.

“Mungkin dia sudah senang tinggal di sana,” ujar Ny. Desiana Bonat, Ibunda Kristo.

Berselang sebulan, tepatnya tanggal 11 Agustus 2019, Ia mendapatkan Musibah Kecelakaan Lalu Lintas di Kalimantan Tengah. Sepeda Motor yang dikendarai oleh temannya mogok di tengah jalan karena kehabisan bensin, saat bersamaan melaju kencang Mobil Minibus dari arah yang sama dan menabraķ mereka.

Kristo saat dijenguk oleh Laurensius Ade Suyanto, Mobile Service Jasa Raharja NTT

Kristo divonis meninggal oleh Dokter. Sekujur tubuhnya sudah ditutup dengan kain kafan di Ruang UGD. Petugas medis lalu membawanya ke Ruang Jenazah. Saat di Ruang Jenazah dengan penuh keyakinan dan sekuat tenaga kain kafan itu perlahan-lahan dibukanya; Kristo kaget bukan main di sekitarnya ada banyak jenazah.

“Pak, Saya belum mati, nafas saya masih ada, tolong bawa kembali saya ke sana,” pinta Kristo.

Pasca-perawatan di rumah sakit di Kalimantan, Ia lalu dirujuk ke RS Siloam Kupang. Kaki kirinya lalu diamputasi.

Hari ini, Jumat, 25 Oktober 2019, saya mengunjungi di Desa Oesusu. Kristo tinggal bersama kedua orang tuanya dan 3 orang saudaranya di rumah sederhana.

“Kristo…Kami hadir mewakili negara, ini wujud nyata kehadiran negara saat masyarakat mengalami musibah. Semoga dana santunan cacat tetap yang diberikan PT Jasa Raharja (Persero) dapat dimanfaatkan dengan baik,” tuturku padanya.

“Pak, terima kasih…semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak, saya tetap semangat pak. Setiap sore saya biasanya jalan-jalan ke tetangga,” ujar Kristo lirih sembari antusias.

“Luar Biasa Dek…Kaka Pulang Dulu ke Kupang. Sampai Jumpa,” tuturku sambil mohon diri.

Optimisme dan Semangat Hidupmu Luar Biasa Kristo….Mujizat Tuhan Sungguh Luar Biasa. (*)

Penulis merupakan Mobile Service di PT Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT
Editor (+rony banase)

PT Jasa Raharja Putra Siap Bayar Santunan Kecelakaan Tunggal

154 Views

NTT, gardaindonesia.id – PT Jasa Raharja Putra Kupang adalah anak cabang dari PT (Persero) Jasa Raharja Cabang NTT akan melayani korban kecelakaan Lalu Lintas Tunggal (Korban akibat kelalaian pengendara), selain itu juga membayar santunan bagi semua jenis kecelakaan Lalu Lintas apabila masyarakat membayar biaya Jasa Raharja Putra saat membayar pajak petugas ada di loket Samsat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Cabang PT Jasa Raharja Cabang NTT Ari Wisnu Handoyo, SE. Kepada awak media, Senin/25 Juni 2018.

“Jasa Raharja Putra merupakan bagian dari Jasa Raharja, diharapakan dengan adanya ekspose ini, media tahu manfaat dan kontribusi yang diberikan kepada masyarakat sebagai peserta Jasa Raharja Putra (JRP)”, jelas Ari Wisnu.

“Kehadiran JRP untuk mengcover Laka Tunggal. Dengan adanya kebijakan Pemerintah Jasa Raharja (JR) tidak boleh mengelola asuransi jiwa wajib, maka dibentuk anak perusahaan dengan tujuan agar semua masyarakat terlayani” terang Ari Wisnu.

Ditambahkannya “Semua permodalan dari Jasa Raharja sehingga Jasa Raharja Putra tidak beda dengan Jasa Raharja, tujuannya untuk melayani semua masyarakat yang mengalami Laka Tunggal”.

“Saat memperpanjang STNK di Samsat masyarakat tidak perlu ragu membayar asuransi Jasa Raharja Putra sebesar Rp 60.000,- (enam puluh ribu). Seperti korban Gregorio Suares Santiso yang saat ini kami bayarkan santunannya dari Jasa Raharja sebesar Rp. 50.000.000 dan Jasa Raharja Putra sebesar Rp. 20.000.000 karena korban termasuk salah satu peserta Jasa Raharja Putra”, pungkas Ari Wisnu.

Kepala Cabang Jasa Raharja Putra, M Drajat D Winata mengatakan bahwa santunan yang diberikan bukan sebagai pengganti nyawa tapi sebagai wujud kepedulian Jasa Raharja Putra terhadap korban kecelakaan.

“Almarhum yang kami bayar santunannya karena telah membeli asuransi Jasa Raharja sebesar Rp.60.000,- (enam Puluh ribu rupiah) sehingga sudah pasti mendapat santunan. Jangan merasa bahwa ini merugikan, kita tidak memaksa masyarakat untuk membeli “, jelas Drajat

“Dalam tahun ini kita sudah membayar Rp.500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah), ini mencerminkan tingkat kecelakaan sangat tinggi “, papar Drajat

“Setiap pembelian asuransi Jasa Raharja Putra, nomor polisi kendaraan akan dicatat karena yang diasuransikan adalah kendaraan bukan orang perorang. Jadi siapapun yang mengendarai kendaraan tersebut akan mendapat santunan“, kata Drajat.

Jasa Raharja Putra sebagai anak cabang Jasa Raharja yang hadir untuk mengcover kecelakaan tunggak (laka tunggal) dan juga membayar santunan korban kecelakaan lalu lintas.

Kasat lantas Polres Babau Akp. Andri menambahkan bahwa tingkat kecelakaan makin tinggi dikarenakan jumlah kendaraan yang bertambah, kurangnya kesadaran pengendara dalam mengendarai kendaraan dengan kebut kebutan di jalan dan selalu melanggar peraturan Lalu Lintas. (+rb)