Arsip Tag: upg 1945 ntt

Pesan Gubernur Viktor Laiskodat bagi Wisudawan/ti Periode III UPG 1945 NTT

389 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wisuda Periode III Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT dihadiri oleh Sekretaris Dirjen Kelembagaan Kemendikbud RI, Dr. Ir. Agus Yulianto, Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi M.Pd., Ketua YPLP UPG 1945 NTT, Samuel Haning S.H., M.H., Drs.Samuel Pakereng mewakili Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskoda (VBL), Forkompinda, Kepala BNN NTT, Senat dan wali wisudawan/wisudawati UPG 1945 NTT.

Samuel Pakereng saat menyampaikan sambutan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan bahwa sejak tanggal 19 Desember 2019, Gubernur NTT Viktor Laiskodat berada di Labuan Bajo dan pada hari ini, Sabtu, 21 Desember 2019 mengikuti Upacara HUT Ke-61 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Pulau Sumba. “Beliau, (Gubernur Viktor Laiskodat,red) menyampaikan salam kepada Rektor dan seluruh wisudawan/wisudawati UPG 1945 NTT,” tutur Samuel dalam rentetan proses Rapat Senat Terbuka Luar Biasa UPG 45 NTT pada Sabtu, 21 Desember 2019 di Aula Hotel Cahaya Bapa Kupang.

Lanjutnya, “Pelaksanaan Wisuda Periode III Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT bertepatan dengan perayaan HUT ke-61 Provinsi NTT dan memberikan nilai tambah bagi pendidikan di Provinsi NTT dengan satu tujuan mewujudkan NTT Bangkit Menuju Sejahtera,” ujar Gubernur NTT.

Suasana Rapat Senat Terbuka Luar Biasa UPG 1945 NTT pada Sabtu, 21 Desember 2019 di Aula Hotel Cahaya Bapa Kupang

UPG 1945 NTT, beber Gubernur, Melepas wisudawan/wisudawati dengan percaya diri meski baru berusia muda namun yakin dengan kualitas wisudawan/ti. “Wisudawan/wisudawati UPG 1945 NTT harus menerapkan Kasih Allah ke tingkat dunia sehingga Kasih Allah makin dikenal,” pinta VBL.

Perihal kompetensi, Gubernur VBL meminta agar kompetensi Almamater UPG 45 NTT bermuara pada ilmu pengetahuan, ketrampilan, perilaku dan sikap dan percaya bahwa civitas akademik UPG 45 NTT telah membekali seluruh lulusan UPG 45 NTT.

Mengenai kualitas lulusan UPG 45 NTT, Gubernur Viktor Laiskodat mengatakan bahwa kualitas alumni tak bisa dilihat dari seberapa pintar namun dilihat dari kualitas pelayanan dan percaya bahwa kualitas alumnus telah disertai dengan kompetensi.

Sementara itu, Rektor UPG 1945 NTT, David Selan,S.E., M.M. mengatakan, para wisudawan tersebut enam puluh persennya sudah bekerja di berbagai instansi pemerintah dan lembaga swasta. “Terhitung sejak wisuda perdana UPG 1945 hingga sekarang, lulusan yang telah diwisuda UPG 1945 mencapai 1.684 orang. Sedangkan Universitas PGRI dari wisuda perdana sampai dengan wisuda ke-18, tahun 2016 berjumlah 10.826 dengan total alumni mencapai 12.510 alumni,” ungkap David Selan.

Disamping itu, Ketua YPLP UPG 1945 NTT, Samuel Haning mengatakan sangat berterima kasih atas kehadiran Menteri pendidikan dan kebudayaaan, para wisudawan/wisudawati, panitia wisuda juga para tamu undangan dan berpesan kepada wisudawan/wisudawati yang menjadi utusan UPG 45 NTT untuk membuktikan pada dunia bahwa alumni UPG bukan sebatas lulus tapi mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di lingkungan masyarakat.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Wisuda III UPG 1945 NTT, 335 Mahasiswa Transisi PGRI ke UPG Diwisuda

406 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 335 mahasiswa yang percaya pada perubahan, mereka yang tetap teguh dalam proses migrasi Universitas PGRI ke UPG 1945 NTT, bakal diwisuda pada Sabtu, 21 Desember 2018 di Hotel Cahaya Bapa Kupang.

Proses penomoran ijazah nasional bagi 335 calon wisudawan dari Kemenristek DIKTI telah diperoleh UPG 1945 NTT sesuai dengan Surat Nomor: B./5942/I.8.3.I/AK.02/2019 tertanggal 16 Desember 2019 perihal Verifikasi Data Calon Peserta Wisuda.

Kepastian peneguhan 335 calon wisudawan pada Wisuda Periode III dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Universitas Persatuan Guru 1945 NTT disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Sistem Informasi, Merry Jagi pada Rabu, 18 Desember 2019 pukul 11.10 WITA di Kampus UPG 1945 NTT.

“Selanjutnya teman-teman media dapat memperoleh informasi tambahan terkait wisuda dari Ketua Panitia (Pembantu Rektor III, Uly J.Riwu Kaho, S.P., M.Si.) dan Rektor UPG 1945 NTT, David Selan, S.E., M.M.,”ujar Mey sapaan akrabnya.

Sementara itu, Pembantu Rektor III, Uly J.Riwu Kaho, S.P., M.Si. mengatakan bahwa telah melakukan rapat evaluasi dan dipastikan pelaksanaan wisuda bakal dilaksanakan di Aula Hotel Cahaya Bapa Kupang. “Hotel Cahaya Bapa cukup representatif untuk dilaksanakan wisuda dan lahan parkir bakal menggunakan halaman Gereja St. Yosep Naikoten,” ungkap Uly Riwu Kaho.

Selain itu, jelas Uly, Data padu padan, Data Forlap, Penomoran Ijazah Nasional, dan Data Mahasiswa sudah terbit dan fixed. “Tamu yang bakal hadir yakni Ketua Umum PB PGRI, Dirjen Kelembagaan Kemenristek DIKTI, LBH Dikti, Pejabat yang mewakili Gubernur NTT, dan Forkompinda NTT,” ungkap Uly.

Senada, Rektor UPG 1945 NTT, David Selan, S.E., M.M. menyampaikan bahwa proses wisuda UPG 1945 NTT dihadiri oleh Dirjen Kelembagaan DIKTI untuk membawa sambutan dan turut serta dalam Wisuda Periode III UPG 1945 NTT. “Kami berharap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pak Nadim Makarim bakal hadir namun karena kesibukan beliau maka ditunjuk orang tertinggi yakni Dirjen Kelembagaan DIKTI,” terang David Selan.

Adapun 335 calon wisudawan yang bakal diwisuda pada Sabtu, 21 Desember 2019 terdiri dari: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 139 orang; Fakultas Hukum 87 orang; Fakultas Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 14 orang; Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi 30 orang, Prodi Manajemen 52 orang, Prodi Ekonomi Pembangunan 8 orang; dan Fakultas Pertanian sebanyak 4 orang.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

375 Calon Mahasiswa Baru Ikut Seleksi PMB UPG 1945 NTT

505 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT, kembali mengadakan seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) gelombang pertama tahun akademik 2019/2020, pada Jumat, 14 Juni 2019 di Kampus UPG 1945 NTT. Seleksi ini berlangsung dalam 3 tahap yaitu Tes Akademik, Wawancara, dan Tes Kesehatan untuk calon mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.

Dimulai pukul 08.00 WITA—selesai, seleksi berlangsung dengan tenang dan lancar. Semangat para calon mahasiswa dalam menghadapi tes sangat terlihat dari wajah-wajah mereka yang sangat berseri dan tidak menampakan kejenuhan. Hal ini dilengkapi dengan pelayanan dari para dosen dan pegawai yang begitu ramah, bersahabat dan sangat membantu

Wakil Rektor bidang Administrasi, Keuangan dan Kerja sama, Zummy A. Dami, S.Th.,M.Pd, selaku Ketua Panitia PMB, dalam pernyataannya kepada awak media megatakan bahwa tes berjalan sesuai dengan harapan. Para calon mahasiswa juga sangat bersemangat dalam menyambut dan mengikuti seleksi

“Seleksi hari ini berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Saya juga melihat semangat yang begitu besar dari para calon mahasiswa dalam menyambut dan mengikuti selesksi” ungkap Zummy yang juga adalah dosen Bimbingan Konseling tersebut.

Zummy juga membenarkan bahwa seleksi dilakukan dalam 3 tahap. Dan, pada tahapan wawancara terdapat pertanyaan-pertanyaan yang diberikan untuk mengetahui keadaan calon mahasiswa serta untuk mengetahui minat, bakat dan juga potensi yang dimiliki calon mahasiswa

“Hari ini ada 2 tahapan yang dilaksanakan yaitu, tes akademik dan juga wawancara. Pada tahapan wawancara ada pertanyaan-pertanyaan yang kita berikan untuk dapat menggali informasi tentang bakat, minat dan juga potensi dari calon mahasiswa dan untuk tes kesehatan akan dilaksanakan pada sabtu 15 Juni”, ujar Zummy.

Informasi yang dihimpun Garda Indonesia, jumlah peserta yang mengikuti seleksi sebanyak 375 orang calon mahasiswa dengan sebaran merata di 11 program studi. Jumlah ini berkurang dari pendaftar sebanyak 500 lebih orang. Sisa yang tidak mengikuti tes gelombang pertama akan diarahkan untuk mengikuti seleksi pada gelombang kedua pada Juli mendatang. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Biro Akademik/ Perencanaan Sistem Informasi, Mey Jagi.

“Jumlah yang mendaftar untuk gelombang pertama 500 lebih orang, namun ada beberapa yang tidak bisa mengikuti tes karena ketika mendaftar menggunakan SKHU dan sementara kembali untuk mengambil Ijazah, sehingga ketika dihubungi tidak bisa hadir karena kendala cuaca, misalnya yang berada di daratan Flores. Mereka akan kita arahkan untuk mengikuti seleksi gelombong kedua tanpa dipungut biaya administrasi lagi”, ungkap Mey.

Rektor UPG 1945 NTT, David Selan dan Jajaran Warek memantau jalannya seleksi calon mahasiswa baru

Senada, disampaikan oleh Rektor UPG 1945 NTT, David Selan,S.E.,MM., mengatakan bahwa seleksi ini dimajukan dari rencana awal yang ditetapkan bulan Juli. Hal ini mengacu pada banyaknya peserta yang sudah mendaftar dan juga untuk dapat mengadakan 3 kali seleksi

“Sesuai informasi yang kita keluarkan, baik di media cetak, elektronik maupun online, serta pada brosur yang kita sebarkan, seleksinya tanggal 12—13 Juli 2019, namun kita majukan karena melihat animo masyarakat yang tinggi untuk mendaftar. Kita akan melakukan 3 kali seleksi dan hari ini juga pembukaan pendaftaraan untuk seleksi gelombang yang kedua”, tegas David.

Lebih lanjut Dosen Manejemen Ekonomi ini mengatakan bahwa seleksi kali ini menekankan pada aspek kemampuan, minat dan bakat dari calon mahasiswa baru. Kepada awak media David Selan menyampaikan bahwa pilihan para calon mahasiswa yang mendaftar saat ini di UPG 1945 NTT tidak salah karena kampus ini sangat terjangkau dalam hal biaya pendidikan, bukan berarti murahan tetapi kampus UPG 45 NTT punya kualitas yang sudah terbukti dengan banyak alumni yang sudah dihasilkan dan sudah berada di medan layanan

“Saya juga menegaskan bahwa mereka yang sudah mendaftar dan mengikuti seleksi hari ini, tidak salah memilih kampus, karena disini kita bukan hanya fokus pada bidang akademik saja, kita juga memiliki program-program yang akan mempersiapkan mahasiswa menjadi orang-orang berkompeten untuk hadir di dunuia kerja. Terbukti dengan alumni-alumni kita yang sudah bekerja dan menunujukkan kualitas yang baik di masyarakat serta ada juga yang kembali menjadi dosen”, ungkap david dalam jumpa pers di ruang kerjanya.

Sementara itu, salah satu calon mahasiswa bernama Dayana Ton (perempuan) dari program studi PJKR mengatakan bahwa dirinya tertarik masuk UPG 1945 karena UPG 1945 memiliki program pengembangan bakat yang sangat baik, terbukti dari banyaknya prestasi yang sudah diraih, misalnya dalam bidang olahraga.

Disamping itu, Andika Banani (laki-laki) memilih Fakuktas Ekonomi prodi Manajemen, karena Akreditasi B dan yakin saat kuliah di UPG tidak akan dipersulit dengan biaya kuliah yang terjangkau. Sedangkan, Ishak Selan (laki-laki) anak dari Rektor UPG 1945 NTT karena UPG Akreditasi B dan ingin menjadi pengacara sukses

UPG 1945 merupakan kampus semua masyarakat NTT, kampus swasta yang hadir dengan biaya kuliah yang sangat terjangkau, namun memiliki program-program unggulan yang sangat membantu mahasiswa diantaranya JAMKESAMAWA dan Gong Prestasi. Hal ini juga menjawab kembali tujuan negara yaitu untuk mencerdaskan kehidupan seluruh anak bangsa.

Pengumuman seleksi gelombang pertama akan dilaksanakan pada sabtu, 15 Juni 2019 setelah tes Kesehatan untuk program studi PJKR. Dan registrasi untuk mahasiswa baru yang lolos seleksi akan berlangsung mulai tanggal 17 Juni 2019. Seleksi gelombang kedua akan dilaksanakan pada 12—13 Juli 2019, sementara gelombang ketiga akan dilakukan pada bulan Agustus. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

Sederhana & Meriah, Pagelaran Syukur Dies Natalis II UPG 1945 NTT

194 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wujud syukur atas Dies Natalis II Universitas Persatuan Guru 45 NTT digelar di halaman Kampus UPG 45 NTT pada Jumat, 7 Juni 2019 pukul 17.00 WITA—selesai, rangkaian ujud syukur tersebut dikemas secara sederhana dan meriah

Menghadirkan ZIN (Zumba Instructor Network) dari berbagai Pusat Pelatihan Zumba yang tersebar di seputaran Kota Kupang, civitas akademik UPG 45 NTT berbaur bersama undangan memadati areal halaman kampus dengan melakukan senam zumba bersama

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2019/05/02/wisuda-ke-2-universitas-persatuan-guru-1945-ntt-mewisuda-751-wisudawan/

Pantauan Garda Indonesia, ratusan orang larut dalam euforia saat penampilan pertama Zumba Kids dari Dessert Crew dan ZIN Kota Kupang dengan lantunan musik dan gerak lincah dan enerjik para ZIN menghentak dan menggoda segenap orang untuk larut dalam senam zumba meski hembusan angin kencang dan udara dingin menyengat tubuh

ZIN Kota Kupang berpose bersama sebelum Meriahkan Zumba Dies Natalis II UPG 45 NTT

Selain senam zumba, dilaksanakan pemotongan kue wujud syukur Dies Natalis II UPG NTT oleh Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UPG 45 NTT, Samuel Haning,SH,MH dan didampingi oleh Rektor UPG 45 NTT, David Selan,SH,MH., Para Wakil Rektor dan segenap civitas akademika; juga disemarakkan dengan games dan pembagian doorprize yang diatur oleh pemandu acara dari UPG 45 NTT

Rektor UPG 1945 NTT, David Selan,SH,MH., menyampaikan adanya spirit, semangat dan ide kreatif dari Ketua BPH UPG NTT dengan menggemparkan UPG 45 NTT

“Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Ketua BPH UPG 45 NTT dan perjalanan UPG NTT masih 2 tahun dan masih harus dituntun dan memerlukan pengasuhan dari bapa, mama, keluarga dan stakeholder”, ujar Rektor David Selan

Sedangkan Ketua BPH UPG 45 NTT, Samuel Haning, SH,MH., mengatakan senam zumba pertama kali dilaksanakan di UPG 45 NTT
“Saya baru kali ini mencoba zumba masuk kampus dan pada bulan Agustus atau September bakal dilaksanakan zumba bersama dengan peserta sebanyak 20 ribu orang”, sebut Sam Haning

Sam Haning juga menawarkan kepada semua peserta yang hadir untuk mendaftarkan diri di UPG 45 NTT.

“Yang belum kuliah silakan mendaftarkan diri di UPG 45 NTT dan saya akan memberikan kemudahan dan menyangkut biaya akan kami atur agar semua mengenyam pendidikan di perguruan tinggi”, tandas Sam Haning.

Penulis dan editor (+rony banase)

Haru & Tetesan Air Mata Bahagia Orang Tua Wisudawan UPG 1945 NTT

314 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Satu tetes air susu mama è… Beking beta sampe besar bagini…Masih kacil kincing berak di pangku mama..Manangis banyak mama buju deng manyanyi..Deng kain sarung mama dukong beta è

Tangan mama sapu sapu di kapala
Manangis padede deng babanting
mama sabar

Seng inga makan seng inga tidor
asal jaga mama pung sayang è
Satu tetes air susu mama
Beta hidop deng puluh tahun mama
Mana bisa beta lupa è
Mana bisa beta manyangkal è..

Itulah lirik lagu ‘Satu Tetes Air Susu Mama’, yang berkumandang di dalam Aula El Tari Kupang, Jumat, 3 Mei 2019 pukul 09.30 WITA, dinyanyikan oleh Live Goodson Nappu staf Humas UPG 45 NTT saat Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Universitas Persatuan Guru 1945 NTT dalam rangka Wisuda Sarjana II Tahun 2019

Sebelumnya, wisudawan dari 11 Prodi dan 5 fakultas diminta oleh pemandu acara untuk bangun dari duduk mereka kemudian berdiri menghadap ke orang tua masing-masing

Alunan lagu karya Alm.Stanley Goeslaw tersebut membahana dan merasuk perasaan para orang tua wisudawan dan wisudawati Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT

Satu demi satu orang tua perlahan mulai menyeka air mata yang menetes dengan jari jemari rentah mereka. Tanpa canggung dan malu, orang tua dari 400 wisudawan sesi pertama wisuda ke-2 UPG 45 NTT meluapkan rasa emosi bahagia mereka

Bahkan linangan air mata bahagia orang tua wisudawan UPG 45 NTT semakin tak terbendung saat memasuki bait-bait berikut

Satu tetes air susu mama
Beta hidop so jadi orang mama è
Biar deng kaeng kabaya busu è
Mama tetap beta pung mama è

Perlahan, deraian air mata bahagia membasahi pipi berkerut yang termakan usia dari orang orang tua dari Nelson Bere, S.Pd., dari Kabupaten Belu. Air mata dari Mama Germana Mali tak terbendung ketika melihat sosok anak laki kesayangannya berdiri gagah dengan baju toga wisudanya

Begitupun dengan Mama Yosefina Tamonob (58) Petani Desa Putun Nunkolo Kabupaten TTS, tak henti-hentinya menyekah air matanya saat mendengar alunan lagu dan melihat sosok anaknya, Yakub Tefa yang telah diwisuda dari Fakultas PJKR (Pendidikan Jasmani Kesehatan & Rekreasi) UPG 45 NTT

400 wisudawan dan wisudawati juga larut dalam keharuan dan kebahagiaan, masih dalam posisi berdiri mereka menumpahkan air mata bahagia di baju toga wisuda

Pantauan media ini, Tak ketinggalan, di setiap sudut ruangan tampak orang tua yang memadati Aula El Tari Kupang dalam sesi pertama wisuda ke-2 UPG 45 NTT larut dalam keharuan dan kebahagiaan.

Ungkapan Haru dan Bahagia Ketua Umum PB PGRI 

Ungkapan perasaan bahagia dan haru juga datang dari bibir Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia), Prof. Dr.Unifah Rosyidi saat memberikan sambutan

“Saya sebagai Ketua Umum PB PGRI menyampaikan rasa bangga yang sangat dalam, Universitas PGRI dapat melewati badai selama 2 (dua) tahun dan mampu menjadi baru. Bapak dan Ibu sekalian harus bangga dengan kerja keras mereka”, ujar Unifah Rosyidi

Lanjut Ketua Umum PB PGRI yang baru saja menggapai gelar profesor, saat ini kemajuan UPG 45 NTT jauh lebih cepat dari perguruan tinggi sebelumnya

“Saya ingin berbangga menjadi bagian dari proses perjuangan ini dan sebarkan kepada semua orang dimanapun berada bahwa salah satu universitas terbaik di NTT adalah UPG 1945 NTT, Mari kita bangun budaya akademik dan membangun harmoni”, pinta Unifah Rosyidi, sosok perempuan tangguh yang selalu memberikan dukungan untuk kemajuan UPG 1945 NTT

Maka, tambah Unifah, Ketika saya menatap mata orang tua dari Lulusan Terbaik dari Fakultas Hukum yang tak hentinya menitikkan air mata

“Saya pandangi wajahnya bagaimana secara emosional menunjukkan kebahagiaan dan penghargaan”, pungkas Unifah Rosyidi.

Penulis dan editor (+rony banase)

Wisuda Ke-2, Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Mewisuda 751 Wisudawan

400 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT sebagai transisi dari Universitas PGRI NTT, pada Jumat, 3 Mei 2019 pukul 07.00—selesai di Aula El Tari Kupang, mewisuda 751 wisudawan dari 11 Prodi dan 5 Fakultas. Sebelumnya, pada wisuda perdana, Jumat,28 September 2018 di tempat yang sama, UPG 1945 NTT mewisuda 588 wisudawan dari 4 Prodi.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2018/09/28/wisuda-perdana-upg-45-ntt-momentum-kebangkitan/

Dalam sesi jumpa pers yang dilaksanakan oleh Jajaran Rektorat UPG 1945 NTT, Kamis, 2 Mei 2019 pukul 13.00 WITA—selesai di Resto Celebes Kupang, Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Kerohanian dan Alumni, Uly J. Riwu Kaho, SP.,M.Si., mengatakan bahwa pelaksanaan wisuda dilaksanakan dalam 2 (dua) sesi yakni sesi pertama sejak pukul 07.00—10.00 WITA akan diikuti oleh 400 wisudawan dan sesi kedua pada pukul 12.00—15.00 WITA diikuti oleh 351 wisudawan.

“Wisuda dilaksanakan 2 (dua) sesi karena ruangan tidak dapat menampung 751 wisudawan/wisudawati”, ungkap Warek III sebagai Ketua Panitia Wisuda Periode II UPG 1945 NTT

Dalam sesi pertama bakal dihadiri oleh Gubernur NTT yang diwakili oleh Asisten I, PB PGRI Prof Dr. Unifah Rosyidih, Kemenristek, Kepala Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (L2Dikti) Wilayah VIII dan Kabag Kelembagaan L2Dikti, Forkompinda NTT. Sedangkan sesi kedua akan dihadiri oleh Wakapolda NTT, Brigjen Pol Joni Asadoma sekaligus membawa sambutan mewakili Forkompinda NTT

“Sedangkan mewakili alumni, sambutan akan dibawakan oleh Bupati Belu, Willibrodus Lay yang merupakan alumni tahun 2005 dari Fakultas Hukum”, papar Uly Riwu Kaho.

Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Kerohanian dan Alumni, Uly J. Riwu Kaho, SP.,M.Si

Lanjut Uly, Wisuda Periode II 2019 merupakan momentum dimana lembaga ini ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa lembaga ini telah berjalan dengan normal dan baik dan sesuai dengan aturan yang ada bahwa wisuda harus memperoleh ijin dari kementerian.

“Kalau tidak ada ijin maka tidak bisa melaksanakan wisuda, meski telah ada ijin operasional dan akreditasi. Ijinnya sudah keluar dan suratnya sudah kami pegang”, ungkap Uly Riwu Kaho yang didampingi oleh Badan Penyelenggara Harian (BPH) UPG 1945 NTT, Samuel Haning, S.H.,M.H. dan Rektor UPG 1945 NTT, David Selan,S.H,M.H.

Tambah Uly, Kali ini sebelum para wisudawan dilepas ditengah-tengah masyarakat, UPG 1945 NTT melaksanakan Kuliah Umum pada 30 April—1 Mei 2019 di Aula El Tari dengan materi tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba oleh Kepala BNNP NTT, Brigjen Pol Teguh Imam; Penanganan Korupsi dari Koordinator Kejati; Kewirausahaan dari Deputi Bank Indonesia; dan Negara Hukum dari Wakapolda NTT, Brigjen Pol Joni Asadoma.

Selain itu, kata Uly, akan diberikan reward atau penghargaan bagi mahasiswa berprestasi yang diwisuda seperti James Adi Pah dari Fakultas Hukum yang meraih juara kempo di Amerika Serikat dan Dani Utarihun yang mendapatkan Program Gong Prestasi

“Program Gong Prestasi berupa pembebasan uang kuliah yang diperoleh sejak mahasiswa bersangkutan memiliki prestasi”, pungkas Uly Riwu Kaho.

Penulis dan editor (+rony banase)