Arsip Tag: warga kota kupang

BI Perwakilan NTT Bantu 750 Warga Terdampak Badai di Kota Kupang

171 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pasca-badai Siklon Tropis Seroja yang memorak-porandakan wilayah Kota Kupang pada Minggu, 4 April 2021 pukul 23.00 WITA hingga Senin, 5 April 2021 yang meluluhlantakkan jaringan listrik dan telekomunikasi, fasilitas umum, gedung pemerintahan dan swasta, dan rumah-rumah warga.

Menyikapi kondisi tersebut, maka Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT menyalurkan bantuan bagi 750 Warga Kota Kupang yang tersebar di Kelurahan Oebobo, Oetete, Fatubesi, Kayu Putih, dan Kelurahan Oesapa Barat. Bantuan BI Peduli Korban Badai Siklon Tropis berupa beras, minyak goreng, gula pasir, dan terigu.

Baca juga: https://gardaindonesia.id/2021/04/06/pasca-badai-siklon-di-ntt-layanan-perbankan-kembali-normal/

Penyerahan simbolis bantuan dilakukan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja kepada Lurah Oebobo, Jon Purba pada Selasa sore, 6 April 2021 di Kantor Lurah Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Kepada Lurah dan Warga Oebobo yang hadir untuk menerima bantuan, I Nyoman Ariawan Atmaja mengungkapkan bahwa Program Sosial Bank Indonesia sebagai bentuk kepedulian dari seluruh Dewan Gubernur Bank Indonesia. “Jadi, total paket sembako yang kami bagikan ada 750. Untuk Oebobo dapat 200 paket, Oetete 150, Fatubesi 140, Kayu Putih 130, dan Oesapa Barat 130 paket,” urainya seraya menyampaikan telah berkoordinasi dengan Wali Kota Kupang.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/05/pasca-badai-siklon-tropis-seroja-kota-kupang-lumpuh/

Ke depan, tandas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, pihaknya bakal melihat perkembangan untuk memberikan bantuan kepada korban bencana di Adonara dan Lembata.

Sementara itu, Lurah Oebobo Jon Purba menyampaikan limpah terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan NTT yang telah peduli kepada warga yang terdampak badai siklon tropis. Pihaknya telah mendata korban badai. “Hingga kini, kami telah mendata, ada 57 KK yang terdampak, namun kami terus mendata karena terkendala listrik padam. Kemungkinan lebih banyak yang terdampak,” ulasnya.

Salah satu warga Oebobo, Mercy (36) mengucapkan terima kasih kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT yang telah memberikan bantuan. “Kami sangat bersyukur karena Bapa (I Nyoman Ariawan Atmaja, red) sudah membantu kami dan hanya bisa mengucapkan terima kasih. Dan semoga Bapa diberikan umur panjang, dan selalu diberkati Tuhan dalam setiap tugas dan karya,” ucapnya sembari mengungkapkan bahwa rumahnya ditindih pohon roboh.

Penulis, editor dan foto utama (+roni banase)

Kerja Cepat Wali Kota & DPRD Kota Kupang Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni

269 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. didampingi anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto R. Ratuarat, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Ir. Isak Cornelis Benny Sain, Kepala Bagian Prokopim Setda Kota Kupang, Ernest Ludji, S.STP., M.Si. Lurah Lasiana, Wellem Bentura serta perangkat kelurahan setempat; mengunjungi rumah tidak layak milik warga Kota Kupang di RT 04 RW 10 Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Dua rumah tidak layak huni yang dikunjungi Wali Kota Kupang dan jajarannya antara lain rumah milik bapak Samuel Kiki dan seorang janda ibu Apriana Kause.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas informasi dari Ketua RT setempat melalui Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto R. Ratuarat, bahwa di kelurahan setempat masih terdapat rumah tidak layak huni yang membutuhkan perhatian pemerintah dan layak mendapatkan bantuan berupa program bedah rumah. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Wali Kota Kupang untuk mendapat perhatian.

Kedua rumah yang rencananya akan dipertimbangkan untuk dibantu melalui program bedah rumah tersebit berdiri di atas tanah dengan sertifikat atas nama pribadi.

Kondisi salah satu rumah milik bapak Samuel Kiki cukup memprihatinkan, di mana atap menggunakan alang-alang dan dinding rumah berbahan bebak (pelepah pohon lontar, red). Posisi rumah juga sudah miring hampir roboh karena termakan usia dan cuaca. Lantainya pun beralaskan tanah, namun demikian rumah tersebut dihuni oleh banyak anggota keluarga.

Wali Kota Kupang pun menginstruksikan kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang agar rumah-rumah tersebut segera diproses untuk dibedah atau diperbaiki.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Ir. Cornelis Isak Benny Sain mengatakan bahwa proses bedah rumah akan berlangsung kurang lebih 2—3 minggu dan selama proses bedah rumah atau renovasi, pemilik rumah beserta keluarga akan diberikan tempat tinggal sementara.

Model dan desain rumah akan dipersiapkan oleh tim teknis dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang dan pemilik rumah akan memilih desain yang diinginkan.

Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat yang telah memberikan informasi tersebut. Ia mengakui bahwa terkadang ada permasalahan sosial masyarakat yang luput dari perhatian, oleh karena itu dibutuhkan dukungan peran berbagai pihak guna membantu meningkatkan kinerja pemerintah.

“Kami bersyukur atas adanya informasi ini sehingga kami bisa segera mengetahui persoalan yang terjadi dan dapat segera membantu masyarakat. Mudah-mudahan perbaikan rumah-rumah yang kami kunjungi hari ini dapat secepat mungkin terlaksana,” tutur Wali Kota Jefri seraya memberikan apresiasi kepada Ketua RT setempat yang telah memperhatikan warganya dan memberikan informasi kepada pemerintah.

Wali Kota Jefri sangat berharap agar semua masyarakat Kota Kupang dapat dibantu sesuai kebutuhannya masing-masing, karena tugas pemerintah adalah mengupayakan kesejahteraan warganya. “Terima kasih karena Bapak telah membantu kami sehingga masyarakat yang membutuhkan perhatian dapat segera di follow up,” ujarnya kepada Zetyo Ratuarat.

Ketua RT 04 RW 10 Kelurahan Lasiana, Hery Messakh, mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Kupang karena di sela-sela kesibukannya beliau masih menyempatkan untuk datang mengunjungi warganya yang memerlukan bantuan.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP/chr)
Editor (+rony banase)