Arsip Tag: asn kabupaten belu

Wakil Bupati Belu Pinta ASN Fokus Tupoksi & Abaikan Politik

267 Views

Belu–NTT, Garda Indonesia | Aparatur Sipil Negara (ASN) harus fokus dan konsentrasi pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta mengabaikan politik. Lupakan intrik – intrik politik bawaan, jangan berpikir tentang politik setiap hari karena UU ASN tidak menghendaki itu. Gunakan hakmu pada saatnya, tidak pada saat sekarang. Demikian ditegaskan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM ketika memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di halaman Kantor Bupati Belu pada Senin, 11 Oktober 2021.

Wabup Belu mengapresiasi ASN lingkup Pemkab Belu yang hadir tepat waktu. Kedisiplinan harus terus dijaga dan diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Terima kasih banyak. Teman – teman semua sudah bisa tepati waktu dan kita membiasakan diri untuk senantiasa disiplin apel pagi, melaksanakan tugas sampai tuntas, tidak membiasakan diri untuk menunda pekerjaan, dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan prosedur serta tepat waktu,” tandas Alo Haleserens.

Wabup Alo Halerserens menginstruksikan kepada para pimpinan perangkat daerah untuk senantiasa menciptakan suasana kondusif di lingkungan kerjanya masing– masing. “Setiap kegiatan yang ada pada OPD masing–masing dibuatkan TOR – nya, kerangka acuannya. Di dalam kerangka acuan itu ada dasar pertimbangan hukum dan seterusnya, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan, teman–teman tidak mengalami kesulitan,” imbuhnya.

Lanjutnya, para pimpinan perangkat daerah harus memberikan kesempatan kepada pejabat eselon III dan IV untuk melakukan presentasi bahan evaluasi kerja secara mingguan, bulanan, triwulan dan semesteran di hadapan teman – teman yang lain. Demikian juga meeting, dibiasakan untuk dilakukan tanpa alasan. Pertemuan tidak harus tatap muka, tetapi bisa dilakukan secara zoom meeting dari tempat berbeda.

Wabup Belu juga mengingatkan bahwa saat ini telah memasuki minggu ke–2 bulan Oktober. Masa kerja untuk mengakhiri tahun anggaran 2021 tersisa 2 bulan 2 minggu. Karena itu, seluruh rangkaian tahapan kerja pada setiap OPD harus dilihat baik–baik, mana yang tertinggal dan mana yang telah dilaksanakan.

Di akhir arahan, Wabup Belu menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan OPD dan staf. “Lanjutkan kebersamaan dan kebiasaan kita yang sudah baik dari waktu ke waktu, agar dunia pelayanan kita kepada masyarakat dari waktu ke waktu menggeliat terus dengan tren yang semakin meningkat,” tekannya.

Turut mengikuti apel pagi, Sekda Belu, Johanes A. Prihatin, SE, M.Si. para asisten Sekda Belu dan pimpinan perangkat daerah. (*)

Berita + foto: (*/prokompimbelu)

Editor: Herminus Halek

82 Orang Terpapar, Wakil Bupati Belu Pinta ASN Jadi Agen Cegah Covid–19

455 Views

Belu-NTT, Garda Indonesia | Data Satgas Covid–19 di Kabupaten Belu per Kamis, 24 Juni 2021 mencatat 82 (delapan puluh dua) orang positif Covid–19. Terkait kondisi tersebut, Wakil Bupati Belu secara tegas mengimbau masyarakat agar tetap menaati protokol kesehatan 5 M yakni, mencuci tangan; memakai masker; menjaga jarak; menghindari kerumunan; dan mengurangi mobilitas.

Usai pembukaan acara verifikasi data Sistim Informasi Perangkat Daerah (SIPD) Kabupaten Belu tahun 2020 dan penyempurnaan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021–2026 di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan Daerah (BP4D) Atambua, pada Rabu, 23 Juni 2021; Wakil Bupati Belu meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjadi agen edukasi dalam upaya pencegahan Covid–19.

“Kalian semua ini pemimpin di Belu. Jika semuanya sakit siapa lagi yang mau bekerja. Ketika ke pasar untuk berbelanja dan menemui ada yang tidak memakai masker segera diingatkan untuk memakai masker karena penyakit ini membunuh,” tegas Alo Haleserens.

Wakil Bupati menginstruksikan para pimpinan OPD untuk membangun komunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas terdekat, jika mengetahui ada pelintas batas yang masuk ke wilayah tempat tinggal. “Tadi saya sudah minta bantuan TNI, Polri, Bais, BIN. Saya instruksikan Satpol PP dan Kesbangpol untuk standby di PLBN. Begitu ada pelintas masuk langsung diperiksa dan dikawal sesuai petunjuk, dan dilakukan penjagaan agar tidak berkeliaran,” jelas Wakil Bupati.

Terkait kelancaran verifikasi data SIPD tahun 2020 dan penyempurnaan penyusunan RPJMD tahun 2021–2026, Wakil Bupati meminta para Pimpinan OPD untuk melakukan akselerasi RPJMD sesuai dengan tupoksi masing-masing. “Data-data segera dilengkapi dan dimasukkan. Bekerja bersama-sama, kita lakukan percepatan, dan KLHS untuk segera diselesaikan. Yang belum lengkap, diidentifikasi agar segera dilengkapi. Jika ada OPD yang belum memasukkan data, BP4D jangan tunggu! Pergi dan jemput,” tekan Wakil Bupati.

Diketahui, kegiatan itu dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Belu, Drs. Alfredo P. Amaral, didampingi Sekretaris BP4D, drh. Theodora Bone dan Perwakilan Bapelitbangda Provinsi NTT. (*)

Penulis dan Foto : (*/ Herminus Halek)