Arsip Tag: badai di kota kupang

FORKABES NTT & Richard Riwoe Center Bantu Rumah Warga Kena Badai Seroja

184 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Forum Keluarga Besar (FORKABES) NTT dan Richard Riwoe Center menyampaikan empati mereka kepada warga terdampak bencana Badai Seroja yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada rentang waktu 3—5 April 2021. Wujud empati perhimpunan para anak NTT di tanah rantau dan telah menetap di Jakarta, Yogyakarta, dan beberapa kota besar di Indonesia tersebut diwujudkannya dalam pemberian bantuan kemanusiaan kepada warga di Kota Kupang dan beberapa kabupaten yang kena dampak langsung Badai Seroja.

Pada Selasa siang, 13 April 2021 di kawasan Rumah 7, Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi NTT. Dua warga RT yang berprofesi sebagai nelayan dan kena dampak langsung Badai Seroja mengakibatkan atap rumah lenyap dihantam angin kencang menggapai bantuan dari FORKABES NTT dan Richard Riwoe Center.

Bantuan yang dihimpun dari Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H., MS. (Fakultas Hukum UGM), Sugiarto Sinugirto (Surabaya), Bambang Sulistyo, Harry Santoso, PT. Media Promosi Indonesia (Jakarta), PT. Mitra Persada Travelindo (Yogyakarta), Dr. Nyoman Tjager, S.H., MA. dan David Siemens Kurniawan; kemudian disalurkan kepada sekitar 10—15 rumah. Selain itu, bantuan pakaian layak pakai, obat-obatan, dan kebutuhan pangan yang bakal juga diberikan ke Kota/Kabupaten Kupang hingga Kabupaten Malaka.

Bantuan Richard Riwoe Center kepada Lazarus Molle di Rumah 7 Kelurahan Namosain

Lazarus Molle (46), warga RT 33 RW 03 Kelurahan Namosain yang memperoleh bantuan menyampaikan terima kasih kepada Richard Riwoe Center dan FORKABES NTT dan berharap dalam waktu dekat, atap rumahnya yang terhempas oleh Badai Seroja dapat segera diperbaiki. “Dan semoga ada juga bantuan dari pemerintah,” ujar Lazarus yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan.

Ketua RT 33 RW 03 Kelurahan Namosain, Yafet Koro mengungkapkan pasca-Badai Seroja mengakibatkan 9 unit rumah rusak berat dan hingga saat ini belum tersentuh bantuan. “Kami bersyukur dari forum kemasyarakatan yakni FORKABES NTT dan Richard Riwoe Center dapat membantu dan kami mengucapkan terima kasih,” ujarnya sembari menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memperhatikan warga terdampak Badai Seroja.

Sementara itu, Richard Riwoe.,S.H., S.T., MA. M.H. dari Richard Riwoe Center menyampaikan bantuan untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) yang paling urgen memberikan bantuan pangan dan air bersih. “Dari Richard Riwoe Center mengutamakan bantuan rehabilitasi rumah dengan material berupa semen, batu bata, baja ringan, dan tukang. Namun, jika rumah tersebut sudah memiliki tukang, maka kami hanya memberikan bantuan seng dan baja ringan (untuk atap yang terhempas badai, red),” urainya.

Ketua Umum FORKABES NTT, Arsad Abdullah Arkiang (kanan) didampingi Wakil Ketua Umum, Grasiano Tobias Mello (kiri)

Bantuan rehabilitasi rumah yang paling jauh, ungkap Richard Riwoe, ada di daerah Bone, Kabupaten TTS, sehingga menjangkau lokasi tersebut harus menggunakan sepeda motor. “Kami melihat mana kebutuhan yang paling urgen, itu yang kami berikan. Kami juga melihat mana masyarakat yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Selain itu, sebelum dibantu, kami melakukan survei hingga mengawasi pelaksanaan pembangunan rumah tersebut,” urainya.

Khusus bangun rumah baru, tandas Richard, kami berikan kepada salah satu janda di Kecamatan Alak. “Informasi tersebut kami dapat dari sekretaris desa dan memang kondisi rumah tersebut tidak layak sehingga harus diprioritaskan,” ucap Richard Riwoe yang juga menjadi Pembina FORKABES NTT.

Ketua Umum FORKABES NTT, Arsad Abdullah Arkiang menyampaikan bantuan rehabilitasi rumah merupakan bentuk empati dari teman-teman di Jakarta bagi warga NTT yang kena dampak Badai Seroja. “Kami dari FORKABES NTT berkolaborasi dan berbagi peran dengan Richard Riwoe Center dalam membantu warga dan harapan kami masyarakat dapat kembali bangkit pasca-badai,” ujarnya didampingi Wakil Ketua Umum FORKABES NTT, Grasiano Tobias Mello.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

Relokasi Pengungsi Badai Seroja di Kota Kupang, Khusus Rumah di DAS

184 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Walikota Kupang, Jefirstson R. Riwu Kore mengunjungi beberapa titik lokasi pengungsian dan daerah lokasi bencana akibat Badai Siklon Tropis Seroja di Kota Kupang, pada Senin, 12 April 2021. Pada kesempatan tersebut, Gubernur VBL minta warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan bencana agar mau direlokasi.

“Bagaimana semua sehat ko?, “tanya Gubernur VBL saat menyambangi pengungsi di Gereja GMIT Kaisarea, BTN Kolhua Kota Kupang.

“Sehat Bapa,” jawab pengungsi serempak.

Gubernur meminta kesediaan para pengungsi untuk direlokasi supaya lebih aman dan nyaman ke depannya. “Yang (rumahnya) rusak berat dan yang ada di (sekitar) daerah aliran sungai,  keputusan Pemerintah Kota Kupang akan direlokasi. Tinggal di tempat yang lebih bagus, rumahnya dibangun oleh Pemerintah. Pindah ke situ. Semua disiapkan dengan baik. Kalau sudah tinggal di situ, nanti saat hujan lebat,  tidak ada kekawatiran yang berlebihan lagi. Setuju (untuk relokasi) toh?,” tanya Gubernur VBL.

“Setuju!,” jawab para pengungsi dengan penuh semangat.

Kepada awak media di Gereja GMIT Eden Kisbaki, Kelurahan Manutapen,  Gubernur VBL menegaskan, yang direlokasi adalah mereka yang tinggal di daerah yang tidak layak  lagi dan punya risiko tinggi untuk dihuni di Kota Kupang.

“Hari Rabu, 14 April, waktu paling terakhir (batas akhir) untuk verifikasi lahannya yang harus clear dan clean. Dan juga jumlah kepala keluarga (KK) yang direlokasi harus jelas. Sehingga secepatnya dikirimkan ke Pemerintah Pusat untuk segera ditangani. Dana untuk pembangunan berasal dari Pemerintah Pusat,” tegas Gubernur VBL.

VBL pun menjelaskan,  sambil menunggu pembangunan rumah di lokasi baru, Pemerintah Pusat khususnya BNPB siapkan dana bagi masyarakat yang akan direlokasi ini untuk sewa tinggal di rumah-rumah kerabat atau keluarga, “Hal ini untuk hindari penyebaran Covid-19, kalau tinggal di tempat pengungsi dalam waktu lama. Besaran biaya sewa ini adalah 500 ribu rupiah per KK.”

Khusus untuk yang rusak ringan, lanjut Gubernur VBL, Pemerintah Kota Kupang dan Provinsi akan memberikan bantuan secepatnya sehingga masyarakat yang ada di tempat pengungsian segera menempati rumahnya kembali, “Yang rusak-rusak ringan agar kita langsung memberikan bantuan baik seng, paku maupun kayu agar mereka segera kerjakan (perbaiki) sehingga mereka bisa kembali ke rumahnya minggu ini.”

Sementara itu, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dalam kesempatan tersebut berterima kasih kepada Gubernur VBL atas perhatian dan bantuan dari Pemerintah Provinsi. Pemerintah Kota Kupang akan lakukan pendataan secara akurat secepatnya.

“Ada 475 rumah yang harus direlokasi. Semalam, kami sudah rapat dan mengecek lokasi untuk relokasi. Peluang besar adalah di Manulai, tanah milik Pemerintah Kota. Mudah-mudahan SK-nya bisa kelar hari ini untuk segera dikirimkan ke Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Lebih lanjut Wali Kota Jefri mengungkapkan, untuk menghindari terjadinya permasalahan di kemudian hari,  Pemerintah Kota akan melakukan beberapa upaya secepatnya. “Langkah berikutnya, kita akan segera kumpulkan mereka untuk memastikan mereka mau pindah ke sana. Kemarin kita ketemu dengan mereka semuanya dan mereka sampaikan secara lisan oke. Sehingga kita juga akan minta mereka buat pernyataan tertulis sehingga tidak ada protes di kemudian hari,” pungkasnya.

Beberapa titik pengungsian dan lokasi bencana yang dikunjungi Gubernur VBL adalah Posko 4  Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Kampung Amanuban Kelurahan Oebufu Kecamatan Oebobo, Gereja GMIT Kaisarea BTN Kolhua Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, SD Inpres Labat Kelurahan Bakunase 2 Kecamatan Kota Raja, dan Gereja GMIT Eden Kisbaki, Kelurahan Manutapen, Lorong Jati Kelurahan Manutapen dan Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Air Nona, Kelurahan Naikoten 1 Kecamatan Kota Raja. (*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

Warga Kota Kupang Bisa Lihat & Unggah Data Rumah Terdampak Badai Seroja

531 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Beberapa warga Kota Kupang menunjukkan mengumbar rasa senang mereka ke ruang komentar media sosial, karena sekarang dapat melihat perkembangan pendataan warga terdampak Badai Seroja melalui laman atau website http://serojakotakupang.wordpress.co

Seperti Yayang (38) yang membalas kiriman informasi pendataan warga terdampak melalui grup whatsapp siar Garda Indonesia pada merasa senang dan beruntung ada website. “Untung ada ini website, sehingga kami bisa mengisi sendiri dan mudah-mudahan terakomodasi. Saya sudah mengecek data rumah warga terdampak, namun nama saya tak ada di kelurahan,” ucapnya seraya mengungkapkan rumahnya di Kelurahan Naikolan tertindih pohon.

Begitu juga dengan warga Kelurahan Oeba, Jerry (48) merasa sangat senang, usai melihat nama dan data rumah terdampak Badai Seroja terpampang di website yang digagas oleh Kabid Layanan e-Government Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kupang, Wildrian Otta, S.STP., M.M.

Ekspresi serupa ditunjukkan oleh salah satu staf di LPMP Provinsi NTT, Mikael Ambar Wali (46) yang langsung mengakses apakah namanya sudah tercantum di dalam website. Usai melihat namanya tidak tercantum, kemudian meminta arahan dan mengisi sendiri data melalui telepon genggam.

Wali Kota Kupang saat peluncuran laman atau website Badai Seroja

Sebelumnya, saat peluncuran atau launching website pada Senin, 12 April 2021 di aula rumah jabatan Sekda Kota Kupang, Wali Kota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore menyampaikan, website tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat Kota Kupang untuk melaporkan bangunan yang dihantam Badai Seroja. “Memang masing-masing lurah sudah bekerja luar biasa, camat juga sudah bekerja begitu juga posko, mendata semua kerusakan-kerusakan yang dialami warga, baik itu kerusakan ringan, sedang dan berat, namun data tersebut perlu dipastikan oleh warga yang bersangkutan,” ujarnya.

Oleh karena itu, imbuh, Wali Kota Jefri, cara yang dilakukan Pemkot Kupang, selain data tersebut ditempelkan di setiap kelurahan, juga dimasukkan ke website. “Masyarakat dapat memasukkan nama-nama di website tersebut dengan kerugian yang dialami, disertai dengan foto,” terangnya didampingi Sekda Kota Kupang, Fahrensy P. Foenay, SE, M.Si, dan Asisten Sekda Elvianus Wairata.

Sementara itu, Kepala Bidang Layanan e-Government di Diskominfo Kota Kupang, Wildrian Otta, S.STP, MM menjelaskan bahwa, proses pengisian data pada website tersebut difokuskan pada bangunan milik masyarakat, apabila dalam satu bangunan terdapat beberapa kepala keluarga yang didata oleh pemerintah, maka berlaku untuk satu kepala keluarga, “Nanti untuk bantuan sosial baru didata setiap kepala keluarga,” urai Andre Otta sapaan akrabnya.

Lanjut Andre, sebelum meregistrasi data ke website yang tersedia, warga diarahkan untuk mengecek apakah datanya sudah terdaftar oleh pihak RT atau kelurahan. “Sebaiknya, terlebih dahulu mengecek apakah sudah didata oleh pihak kelurahan, jika belum, maka dapat melakukan pendaftaran secara mandiri pada menu yang tersedia. Ini mencegah adanya data rangkap,” tandasnya.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

Listrik di Perbankan Nyala Lagi, Kepala BI Perwakilan NTT: Terima Kasih PLN

270 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja saat mengunjungi layanan Perbankan di Bank CIMB Niaga yang disambut oleh Kepala CIMB Niaga Cabang Kupang, Jeni Manbait pada Jumat, 9 April 2021 mengungkapkan bahwa layanan Perbankan sudah 100 persen sejak kemarin (Kamis, 8 April 2021, red) walaupun ATM belum 100 persen.

“Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan, jika listrik kembali menyala, maka ATM akan difungsikan dan dapat melayani masyarakat,” ujar I Nyoman Ariawan Atmaja.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/10/pln-pulihkan-listrik-fasilitas-umum-di-kota-kupang-pasca-badai-seroja/

Tentu, imbuh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, kita mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memprioritaskan teman-teman di Perbankan dan di Bank Indonesia. “Termasuk juga terima kasih kepada PLN dan Telkom yang sudah menyiapkan listrik dan jaringan telekomunikasi dengan baik, juga kepada Pertamina memberikan keleluasaan untuk membeli BBM untuk genset,” ucap I Nyoman Ariawan Atmaja.

Bank CIMB Niaga Edukasi Nasabah Pakai Transaksi Non-Tunai

Kepala Bank CIMB Niaga Cabang Kupang, Jeni Manbait kepada awak media menyampaikan pasca-badai Siklon Tropis Seroja pada Minggu, 4 April hingga Minggu, 5 April 2021, aktivitas layanan Perbankan ditangguhkan 1 (satu) hari. “Kami berkoordinasi dengan pusat dan Bank Indonesia Perwakilan NTT dan memutuskan tidak bisa melayani nasabah kami pada saat itu,” urai Jeni.

Namun, imbuh Jeni, kami mengedukasi nasabah kami untuk memakai E-Channel, Octo Mobile CIMB Niaga. “Kondisi itu dapat membantu mereka untuk melakukan transaksi dan hanya beberapa Bank yang ready melayani nasabah (termasuk CIMB Niaga),” ungkapnya.

Selain itu, tandas Jeni, “Puji Tuhan ! Tadi pukul 11.00 WITA listrik sudah menyala sehingga dapat mendukung pengoperasian mesin ATM dan Mesin EDC CIMB Niaga yang dilengkapi dengan QRis.”

Terpisah, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko mengungkapkan bahwa prioritas utama pemulihan kelistrikan yakni fasilitas umum. “Rumah sakit memang menjadi prioritas kami dalam melakukan pemulihan kelistrikan. Ini menjadi titik vital, khususnya untuk memberikan perawatan kepada korban, ditambah lagi kondisi yang masih pandemi,” ucap Jatmiko pada Jumat, 9 April 2021.

PLN telah berhasil menyalakan listrik fasilitas umum seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) S.K. Lerik, RSUD W Z Yohanes, Rumah Sakit Siloam, Telkom Plaza, Telkomsel Grapari, Hotel Aston, Bank Indonesia, Lippo Plaza, Bank NTT, Polda NTT, Ramayana, Bandara El Tari, AURI, Kajati NTT, BPBD NTT dan lain-lain.

Untuk mempercepat proses pemulihan listrik, PLN Group telah mengerahkan sebanyak 560 personil. Sebanyak 163 personil di antaranya berasal dari luar Wilayah NTT, yaitu dari Maluku, Sulawesi, Papua Barat, Jawa Timur, Bali, dan NTB. Hingga Kamis, 9 April 2021 pukul 08.00 WITA, PLN berhasil mengoperasikan 1.398 unit gardu sehingga lebih dari 221.761 pelanggan dapat kembali menikmati listrik.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

PLN Pulihkan Listrik Fasilitas Umum di Kota Kupang Pasca-Badai Seroja

46 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PLN berhasil memulihkan sistem kelistrikan sejumlah fasilitas umum pasca-Badai seroja yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Fasilitas umum seperti rumah sakit menjadi prioritas PLN untuk mendorong NTT segera bangkit.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah S K Lerik Kota Kupang, dr. Marsiana Y Halek menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN yang telah memulihkan pelayanan listrik di rumah sakit pasca-badai yang menimpa Kota Kupang. “Hal ini merupakan prestasi yang luar biasa dari PLN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami doakan PLN semakin maju dan berkembang bersama masyarakat NTT,” ungkap dr. Lily sapaan akrabnya.

Senada, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko mengungkapkan bahwa prioritas utama pemulihan kelistrikan yakni fasilitas umum. “Rumah sakit memang menjadi prioritas kami dalam melakukan pemulihan kelistrikan. Ini menjadi titik vital, khususnya untuk memberikan perawatan kepada korban, ditambah lagi kondisi yang masih pandemi,” ucap Jatmiko.

PLN telah berhasil menyalakan listrik fasilitas umum seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) S.K. Lerik, RSUD W Z Yohanes, Rumah Sakit Siloam, Telkom Plaza, Telkomsel Grapari, Hotel Aston, Bank Indonesia, Lippo Plaza, Bank NTT, Polda NTT, Ramayana, Bandara El Tari, AURI, Kajati NTT, BPBD NTT dan lain-lain.

General Manager PLN UIW NTT, Agustus Jatmiko dan Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda memantau langsung pemulihan jaringan listrik di Kota Kupang pasca-badai Siklon Tropis Seroja

Untuk mempercepat proses pemulihan listrik, PLN Group telah mengerahkan sebanyak 560 personil. Sebanyak 163 personil di antaranya berasal dari luar Wilayah NTT, yaitu dari Maluku, Sulawesi, Papua Barat, Jawa Timur, Bali, dan NTB. Hingga Kamis, 9 April 2021 pukul 08.00 WITA, PLN berhasil mengoperasikan 1.398 unit gardu sehingga lebih dari 221.761 pelanggan dapat kembali menikmati listrik.

Tidak hanya fokus pada pemulihan listrik, PLN Peduli juga telah menyalurkan bantuan senilai Rp.185 juta. Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk sembako, dapur umum dan lain-lain.

PLN terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan dan bersabar untuk pemulihan listrik. Selanjutnya, masyarakat bisa menghubungi melalui call center PLN 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile. (*)

Sumber berita dan foto (*/ Public Relations PLN)

Editor (+roni banase)

Tiga Kendala Layanan Perbankan Pasca-Badai Siklon Seroja di NTT

192 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja yang melanda Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak pada padamnya aliran listrik PLN dan jaringan telekomunikasi, dan layanan bahan bakar minyak (BBM) pada Senin, 5 April 2021. Hampir semua layanan perbankan buka pada Selasa, 6 April 2021.

Layanan Perbankan pun terdampak dengan tidak berfungsinya anjungan tunai mandiri (ATM) di setiap sudut Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT. Hanya beberapa bank dengan keterbatasan layanan menggunakan genset dan menormalkan mesin ATM di kantor cabang masing-masing dengan sistem paruh waktu.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja dalam kunjungan hari kedua di Bank Mandiri Urip Sumoharjo Kupang pada Rabu sore, 7 April 2021, menyampaikan bahwa pelayanan kepada masyarakat dioptimalkan dengan mengajak Perbankan mulai membuka operasional jam layanan. “Namun, BBM menjadi kendala, lalu telekomunikasi, dan jaringan listrik. Bank harus diprioritaskan dan kami telah berbicara dengan Karo Ekonomi Setda NTT dan staf khusus untuk dieskalasi ke Pak Gubernur,” tegasnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja (tengah berdasi) bersama Area Head Mandiri Kupang, Perwakilan Panin Bank dan Kepala Taspen Mandiri Kupang

Selain itu, imbuh I Nyoman Ariawan Atmaja, jika menggunakan genset, banyak keterbatasan karena mesin mempunyai jam operasional dan jika terjadi kerusakan sulit mencari sparepart. “Jadi, saya sudah mendorong agar menjadi perhatian pemerintah,” tandasnya didampingi Area Head Bank Mandiri Kupang, Hermawan, Perwakilan Panin Bank, dan Kepala Taspen Mandiri Kupang.

Area Head Bank Mandiri Kupang, Hermawan kepada awak media menyampaikan Bank Mandiri mempunyai 28 ATM dan hanya 9 unit ATM yang dapat difungsikan berada di Urip Sumoharjo, Mohammad Hatta, dan ATM Mobile. “19 ATM terpaksa off karena tidak tersedia jaringan listrik dan telekomunikasi masih terbatas. Dan antrean di ATM Kupang Urip Sumoharjo   kami menggeser layanan ke kasir. Sementara yang berfungsi normal hanya di Bank Mandiri Mohammad Hatta,” terangnya.

Kami, imbuh Hermawan, meminta kepada GM PLN dan Telkom untuk memprioritaskan perbaikan jaringan listrik dan telekomunikasi. “Saat ini hanya mengandalkan genset dengan keterbatasan karena menggunakan bensin dan solar dan harus me-maintenance dengan ketat,” ujarnya.

BCA Cabang Kupang Optimalkan 9 Unit ATM

Kepala BCA Cabang Kupang, Liau Tjung Nyap saat kunjungan kerja Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT pada Selasa siang, 6 April 2021 mengungkapkan berupaya semaksimal mungkin untuk melayani nasabah. “Kami mulai hari ini, karena kemarin (Senin, 5 April 2021, red pasca-badai Siklon Tropis) berupa melakukan normalisasi hingga hari selanjutnya dengan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Masyarakat sedang mengantre di gerai ATM BCA Cabang Kupang

Kepada awak media, Liau, menjabarkan sebanyak 9 unit ATM BCA yang berfungsi melayani nasabah. “Kami terkendala suplai listrik PLN, untuk sementara menggunakan genset. Sedangkan, ATM yang beroperasi normal terdapat di BCA Cabang Kupang, SPBU Tuak Daun Merah (TDM), Cemara Indah Swalayan, Mall Flobamora, Bandara El Tari, dan Alfa Mart Tofa,” urainya seraya menyampaikan BCA mempunyai 30-an unit ATM di Kota Kupang.

Khusus kantor cabang pembantu BCA di Kampung Solor Kelurahan LLBK, tandas Liau, terdampak badai sehingga sementara tak beroperasi normal. “Badai menyebabkan gedung rusak sehingga harus diperbaiki,” tandasnya sembari mengungkapkan bahwa layanan digital berupa M-Banking, Internet Banking, dan E-Channel berjalan normal.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

Totalitas Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai, PLN Didukung Penuh TNI Polri

192 Views

1.115 gardu berhasil dioperasikan dan 168.082 pelanggan menikmati listrik

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bersinergi dengan TNI dan Polri, PLN terus berupaya memulihkan kelistrikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-Badai Siklon Seroja. Dengan mengutamakan keselamatan masyarakat,  sebanyak 1.115 unit gardu berhasil dioperasikan kembali dan sebanyak 168.082 pelanggan kembali menikmati listrik pada Rabu, 7 April 2021.

“Kami telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu recovery jalur-jalur kelistrikan di pangkalan bandara El Tari dengan menerjunkan sebanyak 20 personel,” ungkap Kasisen Lanud El Tari, Kapten Fredhiantoro seraya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesigapan PLN dalam mengamankan pasokan listrik dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Tim teknis PLN saat memulihkan aliran listrik di jalur utama Rumah Sakit Siloam Kota Kupang

Sementara itu, Wakapolda NTT, Brigjen Pol Ama Kliment juga mendukung langkah sigap PLN. “Melalui rapat terbatas tadi, sudah disampaikan oleh pihak PLN dan memang kondisi banyak pohon tumbang, oleh karena itu, kami akan kawal dan membantu menurunkan anggota untuk membantu PLN dalam melokalisi pohon-pohon tumbang, agar PLN fokus memperbaiki jaringan listrik dan besar harapan kami secepatnya progres kelistrikan menyala karena itu menjadi secercah harapan buat masyarakat akan pentingnya kehadiran listrik,” urainya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko menyampaikan, sebanyak 442 personelnya terus sigap memulihkan gangguan kelistrikan di NTT. “Di samping pemulihan, PLN juga terus berkoordinasi dengan stakeholder bersama Wakapolda NTT, Ketua DPRD Provinsi NTT, Danrem, Wali Kota, dan stakeholder lainnya terkait perkembangan pemulihan kelistrikan,” ucap Jatmiko.

Hingga Rabu, 7 April 2021 pukul 18.00 WITA, terdapat 1.115. unit gardu dan 168.082 pelanggan telah dinyalakan kembali oleh PLN setelah dipastikan aman dan tidak berpotensi mengancam keselamatan warga.

PLN pun terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan dan bersabar untuk pemulihan kelistrikan. Selanjutnya masyarakat bisa menghubungi melalui call center PLN 123 atau melalui aplikasi New PLN Mobile. (*)

Sumber berita dan foto (*/PLN UIW NTT)

Editor (+roni banase)

Waspada! Dampak Badai Siklon Tropis Seroja di NTB, Bali dan Pulau Jawa

1.781 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | BMKG memprediksi intensitas Siklon Tropis Seroja meningkat dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah barat daya. Pergerakan badai ini pada Senin, 5 April 2021 berada pada posisi di Laut Sawu sebelah barat daya Pulau Timor, 10.1LS, 122.4BT (75 km sebelah timur laut Sabu) dengan arah gerak Barat Barat Daya, berkecepatan 3 knots (6 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/03/siklon-tropis-99s-di-laut-sawu-menguat-picu-awan-hujan-di-ntt/

Badai Siklon Tropis Seroja dengan kekuatan 40 knots (75 km/jam) dan tekanan 991 hPa menyebabkan wilayah Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) porak-poranda pada Senin, 5 April 2021 pukul 13.00—22.00 WITA. Informasi yang dihimpun Garda Indonesia menyebutkan beberapa kapal yang berlabuh di pelabuhan Seba, terdampak Siklon Tropis Seroja dan kandas.

Penjabat Bupati Sabu Raijua, Doris Rihi kepada Garda Indonesia pada Selasa, 6 April 2021 pukul 13.51 WITA mengungkapkan hampir seluruh rumah terkena dampak Badai Siklon Tropis yakni rumah jabatan bupati, kantor-kantor pemerintahan termasuk kantor bupati, dan rumah sakit. “Umumnya semua rumah di Sabu kena dampak badai,” urainya.

Baca juga: https://gardaindonesia.id/2021/04/05/pasca-badai-siklon-tropis-seroja-kota-kupang-lumpuh/

Sebelumnya pada Minggu malam, 4 April 2021 pukul 23.00 WITA hingga Senin, 5 April 2021 pukul 10.00 WITA, Badai Siklon Tropis Seroja dengan kekuatan daya jelajah 3—9 knots dengan kekuatan 30—60 knots meluluhlantakkan wilayah Kota Kupang yang menyebabkan jaringan listrik PLN dan telekomunikasi mati total, fasilitas umum, perkantoran pemerintah dan swasta rusak, dan rumah-rumah masyarakat hancur diterjang badai.

Selanjutnya, BMKG menganalisis pada Rabu, 7 April 2021 pukul 13.00 WIB, Badai Siklon Tropis Seroja berada pada posisi Samudera Hindia sebelah selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) 14.0LS, 116.8BT (sekitar 610 km sebelah selatan Mataram) dengan arah gerak Barat Daya, kecepatan 16 knots (30/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia dengan kekuatan 35 knots (65km/jam) tekanan 996 hPa.

BMKG pun memprediksi pada 24 jam ke depan pada Kamis, 8 April 2021 pukul 13.00 WIB, Siklon Tropis Seroja berada pada posisi di Samudra Hindia sebelah selatan Bali, 16.5 LS, 113.6BT (sekitar 950 km sebelah barat daya Mataram) dengan arah gerak Barat Daya, bergerak menjauhi wilayah Indonesia dengan kekuatan 50 knots (95 km/jam) tekanan 992 hPa.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/05/waspada-siklon-tropis-berada-di-perairan-rote-kecepatan-angin-3-9-knots/

Berdasar rilis resmi BMKG, dampak dari Siklon Tropis Seroja terhadap cuaca berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) serta hujan intensitas sedang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain itu, tinggi gelombang 2.5—4.0 meter berpeluang terjadi di Perairan selatan Pulau Jawa hingga NTB, Samudra Hindia selatan Pulau Jawa hingga Bali, Perairan selatan Pulau Sumba hingga Pulau Rote dan tinggi gelombang 4.0—6.0 meter berpeluang terjadi di Perairan selatan NTB hingga selatan Pulau Sumba, Samudra Hindia selatan NTB hingga Pulau Sumba.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto (*/wikipedia)