Arsip Tag: bibit siklon tropis

Waspada! Dua Bibit Siklon Tropis Picu Cuaca Ekstrem pada 3—9 April 2021

13.880 Views

Jakarta, Garda Indonesia | BMKG sebagai Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi adanya 2 (dua) bibit  Siklon Tropis, yaitu bibit siklon tropis 90S di Samudra Hindia barat daya Sumatra dan bibit siklon tropis 99S di Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur. Intensitas kedua Bibit Siklon Tropis tersebut cenderung menguat dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia.

Keberadaan bibit siklon tersebut dapat berkontribusi cukup signifikan terhadap peningkatan labilitas atmosfer dan pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, selain itu dapat mendorong peningkatan kecepatan angin yang berdampak pada peningkatan ketinggian gelombang di sebagian wilayah perairan Indonesia.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia.

Pada sepekan ke depan potensi Hujan Sedang Lebat diprediksi terjadi di wilayah Indonesia yakni : Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Sumatra Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua.

Potensi Hujan Sangat Lebat diprediksi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Potensi Angin Kencang diprediksi terjadi di wilayah Lampung, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

Potensi Gelombang Tinggi lebih dari 4 (empat) meter, diprediksi terjadi di wilayah berikut Perairan barat Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu, Perairan P. Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bag. Barat dan Selatan, Perairan Selatan Banten, dan Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai hingga Selatan Jawa Barat

Sementara itu, berdasarkan Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak untuk potensi Banjir atau Bandang dalam periode hingga 3 (tiga) hari ke depan dengan kategori “Siaga” berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, gelombang tinggi, dan lain-lain) dan dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan air, pohon tumbang.(*)

Sumber berita (*/Guswanto/ Meteorologi BMKG)

Editor (+roni banase)

Foto utama oleh wikipedia

Waspada!, Cuaca Ekstrim di Indonesia Timur Akibat Bibit Siklon Tropis

126 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Dalam 2 hari terakhir, bibit siklon tropis dengan kode 93S terpantau berada di Laut Banda sebelah selatan Maluku, tepatnya di sekitar 6.9 °LS 128.5°BT. Dari hasil pantauan BMKG, diketahui bibit siklon tropis tersebut memiliki kecepatan angin maksimum di pusatnya mencapai 25 knot dan tekanan minimum hingga 1006 hPa.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Drs.R. Mulyono R Prabowo, M.Sc., mengatakan bibit siklon ini diprediksi akan menguat dan mencapai intensitas siklon tropis dalam 24—48 jam kedepan.

“Adapun pergerakannya mengarah ke Selatan-Barat Daya (menjauhi wilayah Indonesia)”, jelasnya

Selanjutnya, secara gamblang Mulyono menyampaikan tentang keberadaan bibit siklon Tropis 93S diprakirakan akan mengakibatkan kondisi cuaca buruk di beberapa wilayah di Indonesia, antara lain :

Pertama, Hujan dengan intensitas sedang – lebat berpeluang terjadi di wilayah Maluku bagian tenggara, dan NTT bagian timur;

Kedua, Angin dengan kecepatan diatas 25 knot atau 48 km/jam* berpeluang terjadi di NTT, Maluku, dan Papua bagian selatan;

Ketiga, Gelombang dengan ketinggian 1.25—2.50 m berpeluang terjadi di Perairan selatan Ambon, Perairan selatan Kep. Kei – Kep. Aru, Perairan utara Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian timur, Perairan barat Yos Sudarso;

Keempat, Gelombang dengan ketinggian 2.50—4.0 m berpeluang terjadi di Laut Banda bagian utara, Perairan Kep. Babar – Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian tengah;

Kelima, Gelombang dengan ketinggian 4.0—6.0 m berpeluang terjadi di Laut Banda bagian selatan, Perairan Kep. Sermata – Kep. Letti, Laut Arafuru bagian barat.

Masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang serta potensi gangguan transportasi laut akibat angin kencang dan gelombang tinggi.

BMKG terus memantau perkembangan bibit siklon tropis ini setiap saat melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta. (*)

Sumber berita (*/Humas BMKG)
Editor (+rony banase)