Arsip Tag: dr marsiana halek

PLN Pulihkan Listrik Fasilitas Umum di Kota Kupang Pasca-Badai Seroja

46 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PLN berhasil memulihkan sistem kelistrikan sejumlah fasilitas umum pasca-Badai seroja yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Fasilitas umum seperti rumah sakit menjadi prioritas PLN untuk mendorong NTT segera bangkit.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah S K Lerik Kota Kupang, dr. Marsiana Y Halek menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN yang telah memulihkan pelayanan listrik di rumah sakit pasca-badai yang menimpa Kota Kupang. “Hal ini merupakan prestasi yang luar biasa dari PLN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami doakan PLN semakin maju dan berkembang bersama masyarakat NTT,” ungkap dr. Lily sapaan akrabnya.

Senada, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko mengungkapkan bahwa prioritas utama pemulihan kelistrikan yakni fasilitas umum. “Rumah sakit memang menjadi prioritas kami dalam melakukan pemulihan kelistrikan. Ini menjadi titik vital, khususnya untuk memberikan perawatan kepada korban, ditambah lagi kondisi yang masih pandemi,” ucap Jatmiko.

PLN telah berhasil menyalakan listrik fasilitas umum seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) S.K. Lerik, RSUD W Z Yohanes, Rumah Sakit Siloam, Telkom Plaza, Telkomsel Grapari, Hotel Aston, Bank Indonesia, Lippo Plaza, Bank NTT, Polda NTT, Ramayana, Bandara El Tari, AURI, Kajati NTT, BPBD NTT dan lain-lain.

General Manager PLN UIW NTT, Agustus Jatmiko dan Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda memantau langsung pemulihan jaringan listrik di Kota Kupang pasca-badai Siklon Tropis Seroja

Untuk mempercepat proses pemulihan listrik, PLN Group telah mengerahkan sebanyak 560 personil. Sebanyak 163 personil di antaranya berasal dari luar Wilayah NTT, yaitu dari Maluku, Sulawesi, Papua Barat, Jawa Timur, Bali, dan NTB. Hingga Kamis, 9 April 2021 pukul 08.00 WITA, PLN berhasil mengoperasikan 1.398 unit gardu sehingga lebih dari 221.761 pelanggan dapat kembali menikmati listrik.

Tidak hanya fokus pada pemulihan listrik, PLN Peduli juga telah menyalurkan bantuan senilai Rp.185 juta. Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk sembako, dapur umum dan lain-lain.

PLN terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan dan bersabar untuk pemulihan listrik. Selanjutnya, masyarakat bisa menghubungi melalui call center PLN 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile. (*)

Sumber berita dan foto (*/ Public Relations PLN)

Editor (+roni banase)

Pemkot Kupang Teken MoU dengan Rumah Sakit ‘Second Line Covid-19’

122 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang berkomitmen untuk meningkatkan kesigapan dalam penanganan Covid-19 terutama di bidang medis melalui rumah sakit second line. Pada Rabu, 6 Mei 2020, Pemkot Kupang melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) dengan rumah sakit second line yang dilaksanakan di Podium Lapangan Upacara Kantor Walikota Kupang, sesuai keprotokolan pencegahan penularan Covid-19 dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan Pemerintahan.

Bertindak selaku pemegang kuasa dari Wali Kota Kupang sebagai pihak pertama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes. menandatangani dokumen perjanjian kerja sama tersebut disaksikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kota Kupang, Drs. Yoseph Rera Beka. Selaku pihak kedua antara lain Direktur RSUD S. K. Lerik Kota Kupang, dr. Marsiana Y. Halek, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara ‘Drs. Titus Ully’ Kupang, dr. Hery, Sp.B., Kepala Rumah Sakit Tentara Wirasakti Kupang, dr. Burharudin Mursid, Sp.B, Direktur Rumah Sakit Siloam Kupang, dr. Hans Lie, didampingi PIC Covid-19 RS Siloam Kupang, dr. Putu Manafe.

Direktur RSUD S. K. Lerik Kota Kupang, dr. Marsiana Y. Halek saat menandatangani MoU

Turut hadir beberapa pejabat Pemerintah Kota Kupang lainnya, antara lain Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Kupang, Matheus B. L. Radjah, S.H., M.Hum., Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Kupang, Johanes D. B. B. K. Assan, S.Kom., dan Pelaksana Harian Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Kupang, Max D. Bunganawa.

Berdasarkan surat kuasa Walikota Kupang Nomor : 004.a/BAG.KS.119/I/2020 tanggal 03 Januari 2020, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes. bertindak sebagai PIHAK PERTAMA. Direktur RSUD S. K. Lerik Kota Kupang, dr. Marsiana Y. Halek, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, dr. Hery, Sp.B., Kepala Rumah Sakit Tentara Wirasakti Kupang, dr. Burharudin Mursid, Sp.B., dan Direktur Rumah Sakit Siloam Kupang, dr. Hans Lie bertindak sebagai PIHAK KEDUA.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes. saat menandatangani MoU

Ada pun maksud dan tujuan dari perjanjian kerja sama ini sebagai pedoman dalam pelaksanaan pelayanan terkait penanganan Covid-19 di Kota Kupang, sesuai regulasi yang berlaku. Sedangkan ruang lingkup perjanjian ini meliputi penatalaksanaan dan pelayanan kesehatan Covid-19 mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia dan Penetapan Rumah Sakit Second Line Rujukan Kasus Covid-19 sesuai SK Gubernur NTT, Nomor : 120/KEP/HK/2020.

Hal-hal yang diatur dalam Perjanjian Kerja Sama tersebut yaitu alur pemeriksaan pasien pada poli Covid-19, alur deteksi dini dan respons di pintu masuk wilayah Kota Kupang, kegiatan deteksi dini dan respons di pintu masuk wilayah Kota Kupang, alur pengiriman spesimen dan pelaporan hasil pemeriksaan di wilayah kerja Pemerintah Kota Kupang serta alur penanganan Covid-19 di Puskesmas. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_nyg)
Editor (+rony banase)

Lihat Ruang Isolasi Covid-19 di RS SK Lerik, Wali Kota Jefri Pinta Warga Waspada

308 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M., M.H. mengimbau warga kota untuk mendukung pemerintah melawan penyebaran virus ini dengan cara menjaga kesehatan diri dan menjaga jarak dengan sesama atau (Physical Distancing) dan mengurangi aktivitas atau pertemuan-pertemuan yang tidak perlu (Social Distancing).

Selain itu, pinta Wali Kota Jefri (sapaan akrabnya, red), agar warga kota dapat mengikuti imbauan para pemimpin agama agar sementara waktu ini melakukan ibadah di rumah masing-masing,

“Ini semua demi kebaikan bersama. Karena kita semua berpeluang tertular dan menularkan virus bagi orang lain,” tegas Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore di hadapan awak media usai meninjau langsung meninjau pembangunan ruang isolasi di RSUD SK Lerik Kota Kupang, pada Sabtu, 4 April 2020.

Kepada awak media, Wali Kota Jefri menyampaikan hendak memastikan kesiapan Pemkot Kupang dalam menghadapi pandemik Covid 19 atau Novel Coronavirus. “Sebagai salah satu rumah sakit rujukan di NTT, RSUD SK Lerik akan menyediakan 10 ruang isolasi dengan 20 tempat tidur yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan dan diharapkan bisa selesai dalam waktu satu hingga dua hari ke depan,” ujarnya.

Wali Kota Jefri saat meninjau salah satu ruangan yang dipersiapkan untuk ruang isolasi Covid-19 di RSUD SK Lerik

Wali Kota Jefri juga mengatakan, meskipun hingga saat ini di Kota Kupang bahkan di Provinsi NTT pada umumnya tidak tercatat adanya kasus positif Covid-19, namun warga dan pemerintah harus tetap waspada dan mempersiapkan segala sesuatu termasuk diantaranya kesiapan Rumah Sakit dalam menyediakan ruang rawat inap atau ruang bertekanan negatif untuk isolasi pasien positif Covid-19.

Dirinya menyampaikan apresiasi kepada para dokter, perawat dan petugas medis serta pihak-pihak terkait lainnya yang telah bekerja sama dan berjibaku dalam menghadapi penyebaran virus Corona di Kota Kupang.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota Jefri menyampaikan bahwa terhadap dampak dari pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Kupang akan menyiapkan anggaran sebesar Rp.45 miliar terutama untuk penanganan medis dan jaring pengaman sosial guna menjaga stabilitas daya beli masyarakat, salah satunya dengan membagikan voucer sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Direktur RSUD SK Lerik, dr. Marsiana Y. Halek di hadapan Wali Kota Kupang, memastikan akan menyelesaikan pengerjaan ruang isolasi tersebut secepatnya. Mengenai persediaan alat perlindungan diri (APD) saat ini menurutnya masih cukup, selain stok rumah sakit mereka juga mendapat bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan Kota Kupang serta sumbangan dari para donatur.

Turut hadir dalam peninjauan ruang isolasi tersebut Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD SK Lerik, dr. M. Ihsan. (*)

Sumber berita dan foto (*/Humas Pemkot Kupang)
Editor (+rony banase)

9 Tahun RSUD S. K. Lerik, dr Marsiana Halek: “Resep Kami Lebih Baik”

340 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Kamis, 1 Agustus 2019, tepatnya 9 (sembilan) tahun yang lalu RSUD S. K. Lerik Kota Kupang, resmi beroperasi. Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-9, sebagai hadiah ulang tahun, diresmikan dua buah gedung, untuk pasien rawat inap dan juga rawat jalan.

Direktur RSUD S. K. Lerik, dr. Marsiana Y. Halek, dalam laporannya mengatakan bahwa saat ini RSUD S. K. Lerik Kota Kupang sudah memenuhi standar rumah sakit kelas C dengan sarana prasarana yang yang berkualitas. RSUD S. K. Lerik memiliki 343 orang personil yang siap melayani masyarakat serta pelayanan di rumah sakit tersebut sudah terakreditasi.

“Kami memiliki 20 dokter spesialis, 15 dokter umum, 3 dokter gigi, 106 perawat dan 45 bidan”, ujar Marsiana.

Lanjut Marsiana, selama dua tahun terakhir, ada pembangunan besar-besaran di RSUD S. K. Lerik, yang pertama ditahun 2017 gedung emergency yang terdiri dari tiga lantai, di lantai pertama UGD, Radiologi dan Farmasi, lantai dua ada laboratorium dan vekan nifas persalinan dan lantai tiga ICU dan perina.

Lanjutnya, untuk tahun lalu RSUD S K Lerik mendapat bantuan dua gedung yang akan diresmikan oleh Wali Kota pada hari ini. Gedung yang pertama terdiri dari tiga lantai, di lantai satu poliklinik rawat jalan, dilantai dua adalah manajemen dan lantai tiga kamar operasi yang sudah berstandar internasional. Dan gedung kedua terdiri dari dua lantai untuk rawat inap.

Penandatanganan prasasti pengresmian dua gedung RSUD S K Lerik oleh Wali Kota Kupang

“Ini semua merupakan loncatan besar bagi yang memberikan kami keyakinan bahwa kami dapat memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat”, ujar Marsiana.

Semangat ‘ayo berubah’ yang dicanangkan oleh Wali Kota, jelas Marsiana, pihak rumah sakit juga memaknai hal tersebut dengan tag line ‘ayo berubah Resep kami lebih baik’. Resep (responsif, cepat, profesional), tiga kata tersebut menjadi kendaraan untuk mencapai sukses dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan kita kedepan RSUD S. K. Lerik tumbuh dan berkembang menjadi kebanggaan bagi semua masyarakat Kota Kupang”, pungkas Marsiana.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat memberikan sambutan usai meresmikan dua gedung RSUD S K Lerik

Sementara itu, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, dalam sambutannya mengatakan bahwa sejak awal dirinya menjabat sebagai Wali Kota, dirinya menginginkan RSUD S. K. Lerik menjadi kebanggaan semua masyarakat Kota Kupang, sebagai mana masyarakat bangga dengan semua jasa Alm. Bapak S. K. Lerik.

“Begitu besar jasa bapak S. K. Lerik bagi kita, kita juga harus berjuang supaya rumah sakit ini menjadi besar, menjadi kebanggaan kita”, ujar Wali Kota yang akan genap masa jabatannya dua tahun pada tanggal 22 Agustus 2019 mendatang.

Lanjut Jefri, dirinya ingin agar kedepan semua pasien dari puskesmas di Kota Kupang dirujuk ke rumah sakit S. K. Lerik, karena rumah sakit tersebut mempunyai peralatan yang berkelas internasional.

Lebihnya, Jefri mengungkapkan bahwa masyarakat Kota Kupang perlu berbangga karena RSUD S. K. Lerik menjadi salah satu rumah sakit yang tidak turun kelas pada tahun ini dan tetap bertahan dengan predikat rumah sakit kelas C.

” Harapan saya kedepan rumah sakit ini naik kelas menjadi rumah sakit tipe B”, ujar Jefri.

Pengresmian tersebut ditandai dengan penekan tombol sirena bersama oleh Wali Kota Kupang, Ketua tim PKK Kota Kupang, Kepala BPJS Cabang Kota Kupang, Pj. Sekda Kota Kupang, Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, serta Ibu Mia Lerik Adu.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Ketua tim penggerak PKK Kota Kupang bersama Ibu Mia Lerik Adu, dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan peninjauan bersama gedung baru RSUD. S. K. Lerik Kota Kupang.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)