Arsip Tag: Gubernur Viktor Laiskodat

Ini Pesan Gubernur NTT Saat Isolasi Covid-19, Julie Laiskodat : Kami ‘Video Call’

4.538 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Angkatan Darat di Jakarta, pasca terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa malam, 12 Januari 2021.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/01/13/gubernur-provinsi-ntt-viktor-laiskodat-positif-covid-19/

Julie Sutrisno Laiskodat, istri Gubernur NTT kepada Garda Indonesia pada Kamis sore, 14 Januari 2021, menyampaikan kondisi terkini perawatan suaminya di Rumah Sakit Umum Angkatan Darat; dalam kondisi baik dan sehat.

“Seharusnya beliau (Gubernur VBL, red) harus mengikuti Vaksinasi Covid-19 bagi kepala daerah pada Kamis, 14 Januari 2021,” papar Julie Laiskodat kepada Garda Indonesia.

Pada saat hendak ke sini (Jakarta, red) pada Sabtu,8 Januari 2021, ungkap Julie, beliau melakukan PCR pada Jumat, 7 Januari 2021 dan memperoleh hasil negatif. “Jadi saat berada di sini, kondisi aman, tak ada gejala demam, batuk, dan pilek,” bebernya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (duduk) bersama istri, Julie Sutrisno Laiskodat dan ketiga anaknya

Nah, pada saat hendak kembali ke NTT pada Rabu, 13 Januari 2021, imbuh Julie Laiskodat, maka ia menyiapkan Gubernur VBL untuk melakukan PCR pada Selasa malam, 12 Januari 2021. “Dari hasil PCR tersebut, Gubernur NTT terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkapnya seraya menyampaikan Puji Tuhan, dirinya dan ketiga anak negatif Covid-19.

Jadi mungkin, ulas Julie, kondisi Bapak Gubernur kuat, maka reaktif Covid-19 tak langsung saat itu, setelah 3—4 hari baru kelihatan dan akhirnya memutuskan untuk melakukan isolasi dan dirawat di RSUAD. “Sejak kemarin, kami (Saya dan anak-anak, red) video call dengan beliau, dan melihat kondisi beliau sehat. Kami pantau terus kondisinya,” terangnya.

Gubernur VBL pun mengimbau dan menyampaikan pesan kepada warga Nusa Tenggara Timur (NTT), tandas Julie Sutrisno Laiskodat, agar dapat mendisiplinkan diri menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

“Masyarakat NTT juga harus menjaga imunitas dengan mengonsumsi makanan sehat dan berperilaku hidup sehat, karena jika ingin keluar dari pandemi Covid-19, maka harus dilakukan secara menyeluruh,” pungkas Julie Sutrisno Laiskodat.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto (*/koleksi facebook Julie Sutrisno Laiskodat)

Sidang Majelis Klasis Kupang Tengah 2020, Gereja & Pemerintah Harus Kolaborasi

821 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Panitia Persidangan Klasis Istimewa IV dan Persidangan Majelis Klasis Kota Kupang Timur tahun 2020 menghelat persidangan klasis yang dilaksanakan pada 15—18 Januari 2020 di gedung kebaktian Gereja Bet’el Maulafa, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) berkenan hadir dan memberikan sambutan pada acara pembukaan Persidangan Klasis Istimewa IV dan Persidangan Majelis Klasis Kupang Tengah, yang berlangsung di gedung kebaktian Gereja Bet’el Maulafa, pada Rabu 15 Januari 2020.

“Sebagai Gubernur saya minta agar di bawah pemerintahan saya saat ini, pemerintah dan gereja harus mampu berkolaborasi secara baik demi terciptanya masyarakat Nusa Tenggara Timur yang sejahtera. Caranya seperti apa? program serta visi antara pemerintah dan gereja harus sinergi. Dan kolaborasi ini harus menyentuh semua aspek kesejahteraan masyarakat, baik dari segi ekonominya, pendidikannya, maupun peradabannya. Oleh karena itu sekali lagi saya katakan bahwa kolaborasi itu sangat penting,” ujar Gubernur Viktor.

Gubernur Viktor mencontohkan, dalam bidang pertanian maupun perikanan misalnya, pemerintah menyediakan bibit serta benih kepada masyarakat, ketika selesai diberikan pihak gereja harus masuk untuk melakukan bimbingan serta pengawasan, agar bantuan dari pemerintah ini tidak sia – sia, tetapi mampu membawa dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Sekian lama yang terjadi di NTT adalah memang benar kita kerja, dan itu fakta. Tetapi kita tidak tahu apa yang kita kerjakan. Karena sekian lama output dari uang yang dikeluarkan adalah bahwa program telah dikerjakan. Maka sekarang kita ubah, output-nya adalah telah terjadi kemajuan terhadap ekonomi rakyat,” sambung Gubernur VBL.

Penyerahan secara simbolis bibit tanaman oleh Ketua MUI NTT, Abdul Kadir Makarim kepada perwakilan jemaat

Mantan anggota DPR RI dari fraksi partai NasDem ini kembali mengangkat tentang pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini di NTT. “Gereja juga harus terlibat dalam memajukan pendidikan di NTT. Saya lebih setuju apabila karakter setiap orang harus dibentuk sejak dini, dan PAUD adalah salah satunya. Gereja harus mempunyai PAUD. Rancang secara baik, buatkan visi yang hebat, siapkan guru – guru yang berkualitas bagus, barulah duduk bersama pemerintah berkaitan dengan anggarannya. Dan kalau ini bisa berjalan dengan baik, maka saya pastikan ke depan kita akan memiliki anak – anak muda dari NTT yang pintar dan berkarakter,” ungkap Laiskodat.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat Bet’el Maulafa, Pdt. Lory Viktoria Lena Foeh, menggambarkan tentang keadaan jemaat. “Saat ini kami memiliki 7 organisasi tani yang selalu bekerja untuk kesejahteraan jemaat. Kami memiliki sarana pendukung, antara lain 3 sumur bor dan satu buah sumur biasa, yang kami pakai dalam mengolah lahan pertanian yang ada. Dan sudah banyak hasil yang kami panen. Kami memiliki ribuan anakan yang saat ini sudah ditanam dan sebentar lagi akan dipanen. Inilah salah satu bentuk dukungan kami dari pihak Gereja dalam mendukung program pemerintah demi kemajuan ekonomi masyarakat. Sekali lagi kami sangat membutuhkan kerja sama dari pihak pemerintah, khususnya dalam penyediaan bibit, sehingga semua lahan kosong yang ada dapat kami manfaatkan,” ungkap Pendeta Lory.

Turut hadir pada kesempatan ini, Ketua Majelis Sinode GMIT, Pendeta Mery Kolimon, Ketua MUI NTT, Abdul Kadir Makarim, Staf Khusus Gubernur, Imanuel Blegur, Staf Ahli Gubernur, Semuel Pakereng dan juga beberapa pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi NTT.(*)

Sumber berita dan foto (*/Sam Babys / Staf Biro Humas dan Protokol NTT)
Editor (+rony banase)

Dilantik Jadi Dirum Bank NTT, Yohanis Praing Yakin Gapai Laba 500 Miliar

764 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Yohanis Landu Praing, S.E., M.M. dilantik menjadi Direktur Umum (Dirum) Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) masa bakti 20 Desember 2019—19 Desember 2023 oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Selasa, 7 Januari 2020 di Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/01/01/kinerja-bank-ntt-tahun-buku-2019-gapai-laba-rp-390-miliar/

Gubernur NTT sebagai pemegang saham pengendali memberhentikan dengan hormat Plt Dirum Bank NTT, Izhak Eduard dan mengangkat Yohanes Landu Praing menjadi Direktur Umum Bank NTT berdasarkan Salinan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor : Kep-245/D.03/2019 tentang hasil penilaian kemampuan dan kepatuhan Yohanis Landu Praing yang dinyatakan memenuhi persyaratan dan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur NTT selaku Pemegang Saham Pengendali Nomor : 413/KEP/HK/2019 tanggal 20 Desember 2019.

Yohanis Landu Praing saat diangkat sumpah oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Pengambilan sumpah menurut keyakinan Kristen Katolik.

Yohanes Praing pun melakukan tanda tangan kontrak kinerja pejabat Bank NTT dimulai dari jajaran komisaris, direksi hingga para Kepala Divisi Bank NTT.

Usai pelantikan, kepada awak media, Yohanis Praing mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur sebagai Pemegang Saham Pengendali, dan kepada Wali Kota/Bupati se-NTT yang telah memberikannya kepercayaan menduduki dan menjabat sebagai Direktur Umum Bank NTT.

“Ke depan yang menjadi pekerjaan rumah berat bagi kami untuk menyelaraskan visi misi kami (Bank NTT, red) dengan visi misi kerja Gubernur NTT untuk mencapai NTT Bangkit Menuju Sejahtera,” ujar mantan Kepala Divisi Rencorseg periode Juli—Des 2019 ini sambil menyampaikan rencana Bank NTT untuk menggapai target laba 500 Miliar pada tahun 2020.

Yohanis Landu Praing, Direktur Umum Bank NTT (tengah) berpose bersama Gubernur NTT Viktor Laiskodat (kiri) dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (kanan)

Mengenai kepercayaan yang telah diberikan, Pria kelahiran 16 Juni 1974 di Belu dan pernah menjabat sebagai Pemimpin Cabang Bank NTT Betun Kabupaten Belu periode 2011—2017 ini menyatakan bakal menjaga kepercayaan tersebut dengan baik sesuai dengan kebutuhan dan peraturan yang berlaku.

Mengenai target laba Bank NTT sebesar 500 Miliar, mantan Pemimpin Cabang Khusus Bank NTT periode 2017—2019 ini menyampaikan bahwa kini jajaran Komisaris dan direksi Bank NTT telah lengkap dan sesuai bisnis bank yang telah dibuat yakin dapat dicapai.

“Dengan dukungan Gubernur/Wakil Gubernur NTT, Wali Kota/Bupati, dengan kelengkapan komisaris dan direksi lengkap dan sesuai dengan bisnis bank yang telah kami buat, kami yakin dapat mencapai target laba 500 Miliar,” ucap Dirum Bank NTT yang tampil gagah mengenakan balutan busana tenun asal Pulau Sumba.

Untuk diketahui, kini, jajaran pengurus (Komisaris dan Direksi) Bank NTT telah lengkap dengan formasi sebagai berikut:
Komisaris :

  1. Komisaris Utama, Juvenile Jodjana;
  2. Komisaris Independen, Semuel Djoh;
  3. Komisaris Independen, Frans Gana.

Direksi :

  1. Direktur Utama, Izhak Eduard Rihi;
  2. Direktur Umum, Yohanis Landu Praing;
  3. Direktur Pemasaran Kredit, Absalom Sine;
  4. Direktur Pemasaran Dana, Harry Alexander Riwu Kaho;
  5. Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu.

Dengan demikian susunan pengurus Bank NTT memenuhi GCG Structure yang diatur OJK Nomor : 55/POJK/03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum tanggal 7 Desember 2016 sekaligus sebagai pertanggungjawaban kepada publik dan stakeholder.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Kunjungi Lokasi Persemaian Bibit, Gubernur Viktor : Lestarikan Hutan di NTT

250 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), pada Rabu 11 Desember 2019, mengunjungi Lokasi Persemaian Permanen milik Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung (BPDASHL) Benain Noelmina di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Ini sebuah langkah luar biasa yang diambil oleh tim dari BPDASHL Benain Noelmina, dalam upaya merawat serta menjaga kelestarian hutan di NTT, yang belakangan ini tidak terawat dengan baik. Oleh karena itu sebagai Gubernur saya memberikan apresiasi luar biasa kepada seluruh karyawan yang telah bekerja dengan sungguh – sungguh dalam menyediakan bibit – bibit yang akan ditanam di berbagai lokasi di NTT,” ungkap Gubernur Viktor.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Provinsi NTT ini meminta kepada pihak pengelola agar memperhatikan secara baik sistem pengairan dan pemupukan di tempat tersebut dan menghindari pemakaian pupuk kimia, semua bibit yang ada harus menggunakan pupuk organik, airnya juga harus bebas dari kontaminan.

“Saya juga minta agar pihak BPDASHL serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan bisa bersinergi dengan dinas terkait, seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sehingga ke depan selain hutannya bisa terawat dengan baik, ekonomi masyarakat juga dapat berkembang lewat usaha taninya. Hindari pola kerja lama yang sistem kerjanya sendiri – sendiri,” sambung VBL.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat melihat lokasi persemaian bibit BPDASHL Benain Noelmina

Mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem ini juga meminta agar pihak BPDASHL bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat cara menanam dan merawat bibit ini, sehingga seluruh bibit yang ditanam nantinya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ferdy J. Kapitan, menjelaskan bahwa khusus bibit kelor yang ada, selama ini masih cenderung melayani permintaan masyarakat secara perorangan ataupun kelompok, sehingga masih bersifat sporadis. “Dalam menghadapi musim hujan ini kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan untuk melakukan penanaman di Oesao, Kecamatan Kupang Timur pada area seluas 10 hektar, selain itu kami juga akan membangun kerja sama dengan pihak swasta untuk melakukan penanaman pada lokasi yang terkonsentrasi,” bebernya.

Pina Ekalipta, S.Hut, MP selaku Kepala BPDASHL Benain Noelmina, menjelaskan bahwa saat ini ada 15 jenis bibit yang disemaikan, dan seluruhnya adalah bibit berkualitas yang nantinya akan ditanam di beberapa kawasan di NTT. Dan saat ini di Nusa Tenggara Timur, BPDASHL Benain Noelmina memiliki 4 Persemaian Permanen yang masing – masing berlokasi di Kota Kupang, Kabupaten Ngada, Kabupaten Lembata serta Kabupaten Sumba Tengah, bibit-bibit ini dipersiapkan untuk melayani permintaan masyarakat secara gratis.(*)

Sumber berita (*/Sam Harly Babys–Biro Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

Gubernur Viktor: “TLM Mampu Dirikan Fondasi Kuat bagi Masyarakat NTT!”

597 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perayaan Perak HUT ke-25 Yayasan Tanaoba Lais Menekat (TLM) dan TLM Grup pada Jumat, 6 Desember 2019 pukul 18.00 WITA—selesai di Restoran Timor Raya dihadiri oleh segenap anggota dan pengurus TLM Grup, anggota KSP TLM, KSU Talenta, dan Koperasi Konsumen TLM; Ketua Sinode GMIT Pdt Merry Kolimon; Pembina TLM Grup, Paul Liyanto; Kadis Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopnakertrans) Provinsi NTT, Sisilia Sona; dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2019/12/06/kiprah-rozali-hussein-membangun-yayasan-tanaoba-lais-manekat-dan-tlm-grup/

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa sebagai Gubernur NTT merasa bangga meski baru 1 (satu) tahun lebih menjadi Gubernur, TLM Grup telah ada dan berdiri 25 tahun melayani masyarakat NTT dan membantu Pemerintah membawa Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi lebih baik untuk melayani masyarakat miskin.

“TLM telah bertumbuh menjadi besar dan menggeliat, banyak orang tertarik melihat aset, baik gedung, uang yang terkumpul dan manusia yang ada namun bagi saya jarang menilai itu. Karena bagi saya, itu sebagai akibat dari karakter dan komitmen yang dibangun. Karena itu pertanyaannya, Seberapa besar tingkat kepercayaan Grup TLM ini? Itu yang paling tinggi menurut saya,” ujar Gubernur Viktor di hadapan Direktur Eksekutif Yayasan TLM, Rozali Hussein; Direktur BPR TLM, Robert Fanggidae; Manager Utama KSP TLM, Zesly Pah; Simon Lynch dari Opportunity International Australia; dan David Mileham dari Uniting World Volunteer.

Karena kepercayaan, menurut Gubernur Viktor Laiskodat, itu dibutuhkan oleh kita semua namun sampai level dipercaya maka sebuah kepercayaan itu absolut diyakini setelah melewati proses yang tidak dipercaya. “Karena itu dalam sambutan saya ini saya namakan judul ‘Trust is good but not trust is better,” imbuh mantan Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem.

Foto bersama Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Pengurus TLM Grup usai peluncuran buku

Jadi lanjut Pria asal Pulau Semau ini, “Dan hari ini sebuah lembaga telah melewati proses itu untuk membentuk dirinya menjadi bagian karakter yang dapat dipercaya oleh orang lain dan dia membangun kepercayaan karakter orang lain untuk dapat dipercaya. Itu nilai tertinggi dalam pembangunan organisasi dan kemanusiaan. Oleh karena itu, sebagai gubernur saya ingin dia mau bekerja sama dengan TLM Grup, maka saya bertanya mana orang kepercayaanmu?,” kata Viktor Laiskodat.

Lanjut Viktor, “Jadi bukan nilai berapa triliun aset yang dimiliki namun berapa banyak manusia karena interaksi mereka dibangun di atas kepercayaan. Catatan itu menurut saya akan membuat terus-menerus provinsi ini memiliki orang-orang yang dapat dipercaya,” tegasnya.

Gubernur Viktor Laiskodat dengan penuh harap menyampaikan bahwa dari aspek mimpi pun Provinsi NTT miskin karena pesimis namun TLM mampu menunjukkan bahwa provinsi ini punya harapan yang hebat.

Gubernur Laiskodat juga menaruh harapan besar terhadap TLM untuk bersama membangun kemitraan dalam membangun Nusa Tenggara Timur dan Fondasi masyarakat NTT yang dibangun oleh TLM Grup dengan dasar pengalaman adalah fondasi yang kuat dan saya tidak berjalan sendiri namun mempunyai sahabat dengan cara kerja besar “Sebagai orang NTT, saya mengucapkan terima kasih kepada TLM,” ucap tulus Gubernur Viktor Laiskodat.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Gubernur Laiskodat Pinta BLK-LN Hasilkan Agen Perubahan Berkualitas

348 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), pada Kamis, 22 Agustus 2019 meresmikan Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) Berhasil Langgeng Kencana yang beralamat di jalan Manafe, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Gubernur VBL mengharapkan agar BLK-LN ini mampu menciptakan para tenaga kerja yang berkualitas.

“Tugas lembaga ini bukan mencari tenaga kerja, tetapi tugas utamanya adalah menciptakan para calon tenaga kerja menjadi agen perubahan yang hebat, “ujar Gubernur Laiskodat dalam sambutannya.

“Dan untuk menghasilkan para agen perubahan yang berkualitas baik, maka BLK ini harus bekerja secara profesional, menyiapkan alat – alat pelatihan yang modern dan juga menyiapkan para instruktur di masing-masing bidang kerja dengan baik,” sambungnya.

Acara peresmian BLK-LN ini dihadiri pula oleh Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita.

“Kehadiran pemimpin biasanya mempunyai dampak positif, baik ekonomi maupun sosial budaya. Saat ini selain saya sebagai gubernur, turut hadir pula bapak Enggartiasto Lukita sebagai Menteri Perdagangan RI. Oleh karena itu kiranya kehadiran kami di tempat ini, mampu menambah motivasi kerja dari BLK ini, untuk menciptakan agen perubahan berkualitas baik, profesional di bidang kerjanya, sehingga mampu bersaing dengan daerah lain,” sebut orang nomor satu NTT ini.

Sementara itu, Dewi Sri Hartati selaku direktur BLK-LN Berhasil Langgeng Kencana, dalam sambutannya mengucapkan limpah terima kasih atas kehadiran Menteri Perdagangan dan Gubernur NTT.

“Saya bangga karena kegiatan ini dihadiri oleh bapak menteri dan juga bapak gubernur. Sebagai perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1995, kami bertekad agar kehadiran kami di NTT ini mampu menciptakan para tenaga kerja yang mahir dalam bidangnya sehingga mampu bersaing dengan tenaga kerja dari daerah lain, ” pungkas Dewi. (*)

Sumber berita (*/Sam Babys—Staf Biro Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

Gubernur VBL Pinta Pemda Rote Ndao Siapkan Festival Mulut Seribu

451 Views

Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Pada hari Rabu, 7 Agustus 2019, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rote Ndao

Kedatangan Gubernur VBL kali ini selain untuk melihat perkembangan kemajuan kehidupan masyarakat di beberapa kecamatan di Rote Ndao, juga untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan cottage di dekat pelabuhan mulut seribu.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat melakukan peletakan batu pertama pembangunan cottage di Mulut Seribu

“Kita akan berkolaborasi baik antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten setempat, BumDes, maupun masyarakat di sekitar sini. Karena tujuan pembangunan cottage ini untuk menampung wisatawan yang datang untuk melihat keindahan pariwisata di Rote Ndao, khususnya di Mulut Seribu”, ujar gubernur.

“Yang jelas kalau wisatawan datang, berarti ekonomi masyarakat akan meningkat. Oleh Karena itu sebagai gubernur saya minta agar 6 bulan dari sekarang saya kembali untuk meresmikan cottage ini”, sambung Viktor Laiskodat.

Orang nomor satu di NTT ini juga mengungkapkan kekagumannya pada keindahan mulut seribu.

“Saya sudah mengelilingi beberapa negara di dunia, tapi tidak ada yang seindah seperti di mulut seribu. Tempat ini sangat eksotik dan dapat menjadi tempat budidaya ikan yang sangat baik”, lanjut Laiskodat.

Kekaguman Gubernur NTT Viktor Laiskodat terhadap Mulut Seribu

“Saya minta pemerintah kabupaten agar menyiapkan secara serius kegiatan festival mulut seribu yang akan dilaksanakan beberapa bulan kedepan. Transportasinya bagaimana, penginapannya bagaimana, restorannya seperti apa, sehingga ketika wisatawan datang mereka melihat bahwa kita sangat siap melaksanakan festival ini”, kata gubernur.

“Akan ada 500 kapal yang disiapkan untuk mengantar wisatawan melihat keindahan pulau seribu. Nanti dari provinsi akan membantu menyiapkan kapal ini”, sambung mantan anggota DPR RI ini.

Diakhir kegiatan ini, gubernur memberikan apresiasi kepada bapak John Fero yang menyumbangkan sebidang tanahnya di Desa Daiama kecamatan Landuleko untuk dibangun cottage serta restoran untuk para wisatawan yang datang. (*)

Sumber berita (*/Sam Babys—Staf Biro Humas dan Protokol Setda Prov. NTT)

Editor (+rony banase)

Pelabuhan Internasional Bakal Didirikan di Tenau Kupang

765 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kalau dulu ketika seseorang ditunjuk atau ditempatkan di NTT untuk mengemban suatu tugas, maka dia pasti cemberut dan mengatakan bahwa ini musibah”, ujar Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Malam Pisah Sambut Komandan Lantamal VII Kupang, dari Brigjen TNI (MAR) K. Situmorang, SH kepada LAKSMA TNI I Gusti Kompiang A.

Tapi sekarang, lanjut Gubernur Viktor, saya pastikan bahwa kalau namanya ditunjuk untuk datang ke NTT pasti dia akan katakan bahwa mari kita kesana, karena NTT adalah daerah yang luar biasa indah dan kaya raya.

Gubernur VBL memberikan apresiasi buat kedua pejabat Lantamal VII Kupang.

“Selamat datang bapak Gusti bersama ibu ke NTT, semoga betah di NTT, dan mari kita berkolaborasi untuk membangun NTT semakin baik. Terima kasih juga buat Pak Situmorang, kiranya apa yang telah bapak perbuat, baik di kesatuan maupun di NTT ini dapat dikenang dan dilanjutkan oleh bapak Gusti sebagai pejabat yang baru”, kata Gubernur VBL pada Senin, 5 Agustus 2019.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengatakan bahwa NTT sangat baik untuk budidaya ikan.

“Saya sudah mengelilingi beberapa negara di dunia, dan menurut saya NTT adalah tempat budidaya ikan terbaik di dunia. Ada Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao yang begitu indah, ada juga Waekelambu di Ngada yang tidak lama lagi akan menjadi pusat budidaya Ikan Karapu di NTT. Oleh karena itu saya pastikan bahwa dalam kurun waktu yang tidak lama lagi, NTT akan diperhitungkan oleh daerah-daerah lain”, jelas gubernur.

Diakhir sambutannya, mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem ini kembali mempromosikan NTT di hadapan ratusan undangan yang hadir.

“Tidak lama lagi ada Sea Port berkelas internasional di pelabuhan Tenau, di situ akan parkir kapal-kapal besar yang mampu melawan ombak ganas di NTT, di Labuan Bajo juga akan dibangun Marina, dan hal ini sudah disetujui oleh Bapak Presiden. Oleh karena itu sekali lagi saya pastikan bahwa kedepannya NTT akan sangat diperhitungkan di level nasional”, ujarnya.

Sementara itu Komandan Lantamal VII Kupang yang baru, LAKSMA TNI I Gusti Kompiang, dalam sambutannya sangat memuji kemajuan di NTT.
“Dulu saya pernah ke Kupang untuk melaksanakan pengamanan, dan waktu itu Kupang masih sangat kotor, tapi kemarin ketika saya datang dan diajak berkeliling oleh Bapak Situmorang, saya melihat sebuah kemajuan yang sangat pesat, kotanya sudah bersih, penerangannya sudah mulai baik, dan saya akan memberikan seluruh kemampuan saya bersama semua prajurit untuk membangun NTT ini menjadi lebih hebat”,ujar Kompiang. (*)

Sumber berita (*/Sam Babys—Staf Biro Humas dan Protokol Prov. NTT)
Editor (+rony banase)