Arsip Tag: hand sanitizer

Menaker Instruksikan Bantuan Padat Karya & BLK Jadi Sentra Pencegahan Covid-19

41 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Guna mencegah peningkatan pandemi Virus Corona (Covid-19), Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengoptimalkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai sentra pencegahan Covid-19. BLK diarahkan untuk menggelar pelatihan dan produksi alat pencegahan penyebaran Covid-19 seperti masker, hand sanitizer, sabun, dan sebagainya.

“Seluruh komponen Kementerian Ketenagakerjaan dari tingkat pusat, hingga daerah, juga para atase ketenagakerjaan di negara-negara penempatan, untuk terus aktif dalam upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Menaker Ida dalam Siaran Pers Biro Humas Kemnaker pada Jumat, 27 Maret 2020.

Menaker menyebut, saat ini ada 77 BLK yang memiliki program kejuruan menjahit. Dengan rincian 14 BLK berstatus milik pemerintah pusat (UPTP) dan 63 BLK milik pemerintah daerah (UPTD).

Ke-77 BLK UPTP dan UPTD yang memiliki kejuruan menjahit tersebut akan diarahkan untuk mengoptimalkan pembuatan masker dan hand sanitizer. Selain ke-77 BLK tersebut, Menaker juga meminta agar BLK Komunitas yang memiliki kejuruan menjahit untuk melakukan langkah serupa.

“Kami mendorong optimalisasi fasilitas BLK dan BLK Komunitas untuk dimanfaatkan menjadi tempat kegiatan pelatihan dan praktek pembuatan produk murah yang berguna untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Menaker.

Menaker menyatakan, BLK Kemnaker sendiri saat ini telah mulai melakukan langkah-langkah tersebut. Salah satunya BLK Padang. BLK Padang telah melakukan uji coba pelatihan memproduksi 2.200 masker dan 1.500 liter hand sanitizer per harinya. Dengan metode pelatihan serupa, nantinya akan diterapkan di 77 BLK.

Ke depannya, setelah mengikuti rangkaian pelatihan, para peserta pelatihan bisa bekerja di tempatnya masing-masing dan dapat menjual berbagai hasil pelatihan ke masyarakat dengan harga terjangkau.

Tujuannya agar tidak hanya membantu pencegahan penyebaran Covid-19, namun juga memberi kesempatan kerja bagi masyarakat.

Untuk membantu masyarakat dalam akses modal, upah, pengembangan produk, hingga pemasaran, Kemnaker telah menyiapkan skema bantuan program padat karya/Tenaga Kerja Mandiri (TKM).

“Selanjutnya, untuk menambah penghasilan, hasil produksi dari peserta yang telah mengikuti pelatihan tersebut, boleh dijual dengan harga yang murah dan terjangkau masyarakat. Hasil penjualan digunakan oleh Kelompok Masyarakat tersebut untuk melanjutkan produksi dan memperluas kesempatan kerja,” jelas Menaker.

Menaker menambahkan, untuk BLK dan BLK Komunitas berbasis IT akan dijadikan pusat informasi sosialisasi dan monitoring penyebaran Covid-19. “Kami juga meminta para Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Kepala Balai Besar Latihan Kerja Indonesia (BBLKI) untuk proaktif mendukung upaya tersebut,” paparnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi Kemnaker)
Editor (+rony banase)

Pemkot Kupang Gandeng Kimia Farma Racik ‘Hand Sanitizer’ & ‘Desinfectant Spray’

227 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Dalam upaya mencegah wabah Corona Virus Desease (Covid-19), Pemerintah Kota Kupang menggandeng Apotek Kimia Farma untuk melakukan inovasi dalam meracik Hand Sanitizer dan Desinfectant Spray. Hal ini dilakukan untuk menolong masyarakat kota yang kesulitan memperoleh hand sanitizer maupun disinfektan spray.

Pantauan media pada Kamis, 19 Maret 2020 sore, di hadapan Wali Kota Kupang Dr. Jefirston Riwu Kore, Branch Manager Kimia Farma, Khanif Al Fajri, S.Farm., Apt. memberikan pencerahan baru, bagaimana membuat sendiri Hand Sanitizer dan Desinfectant Spray dengan mempergunakan bahan-bahan rumah tangga seperti pewangi ruangan dan pakaian, pembersih toilet dan lantai, obat luka, alkohol serta air.

Wali Kota Kupang, memberikan apresiasi atas inovasi yang terlihat sederhana namun dapat memberikan dampak baik dalam menjawab kebutuhan masyarakat guna mensterilkan tubuh dan ruangan pada rumah tempat tinggal warga. Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik dengan keadaan saat ini, namun perlu untuk ikut melakukan inovasi ini dalam kehidupan sehari-hari.

Kadis Kesehatan Kota Kupang, Dr Retno (kiri), Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore (tengah), dan Branch Manager Kimia Farma Kupang usai meracik hand sanitizer dan disinfectant spray

“Mudah-mudahan hal ini bisa dilakukan di rumah dan bisa dipergunakan, ingat ini tidak bisa dijual tapi dipakai untuk kepentingan pribadi, bapak ibu semua kalau memang kesulitan dengan bahan-bahan ini, bisa kami bantu dengan bahan yang telah diolah dan masyarakat bisa datang untuk mengambil dalam bentuk yang lebih sederhana guna dipergunakan bagi sterilisasi tangan dan ruangan rumah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, drg. Retnowati M.Kes saat diwawancarai mengatakan, hal ini dilakukan karena mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa, saat ini bahan rumah tangga untuk higenisasi mengalami kelangkaan di berbagai tempat jualan, sehingga dengan upaya ini bisa memberikan solusi agar masyarakat bisa terhindar dari terjangkitnya virus maupun bakteri.

“Oleh karena itu saya bekerja sama dengan Kimia Farma untuk membantu masyarakat guna mendapatkan Hand Sanitizer dan Desinfektan dengan mudah dari rumah tangga kita sendiri jadi kita tidak usah panik lagi karena bahan-bahan yang kita pakai itu masih ada dan kita (Dinkes) juga sudah memberikan edaran kepada seluruh pusat layanan kesehatan di Kelurahan agar dapat mengajak masyarakat untuk dapat menerapkan hal ini,” katanya.(*)

Sumber berita (*/Humas Pemkot Kupang)
Editor (+rony banase)