Arsip Tag: harga bahan bangunan

Jual Bahan Bangunan Harga Tinggi Pasca-Badai, 3 Pengusaha Ditahan Polisi

1.752 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTT mengamankan 3 (tiga) pengusaha toko bangunan di Kota Kupang karena menjual bahan bangunan di atas harga normal pasca-badai Siklon Tropis Seroja yang memorak-porandakan jaringan listrik dan telekomunikasi, perkantoran pemerintah dan swasta serta rumah-rumah masyarakat.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/07/gubernur-vbl-instruksikan-satpol-pp-dan-polda-ntt-sidak-toko-bangunan/

Ketiga pengusaha tersebut diduga telah melakukan Tindak Pidana Pasal 5,6,7 dan 8 UU No 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli Persaingan Usaha Tidak Sehat dan Pasal 8 dan 9 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombes Pol. Johannes Bangun, S.Sos., S.I.K. saat konferensi pers pada Rabu sore, 7 April 2021 pukul 16.44 WITA di Kantor Ditreskrimsus Polda NTT, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan para pelaku.

Adapun pelaku yang diamankan, terang Johannes Bangun, antara lain :

  1. MM di Jalan. Lalamentik No 47, Oebobo dan Jln. H.R Koro, Oepura ( UD. Sumber Jaya Logam). Pelaku menjual paku payung harga normal Rp.27.000/kg menjadi Rp. 45.000/kg
  2. NA di Jalan. Fetor Fonay RT.15 RW.05 Kelurahan Maulafa ( UD. Dua Putra). Pelaku menjual Seng 0,20 gajah duduk harga normal Rp. 53.000/lembar menjadi Rp. 68.000/lembar, Seng 0,30 Calisco harga normal Rp.70.000,- menjadi Rp. 90.000/lembar, Paku Payung harga awal Rp. 27.000/kg menjadi Rp. 40.000/kg.
  3. AKB di Jalan Surdiman Kuanino (UD. Karya Subur),Pelaku menjual Triplex 6 mm harga normal Rp. 78.000/lembar menjadi Rp. 100.000/lembar.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto (*/istimewa)

Gubernur VBL Instruksikan Satpol PP dan Polda NTT Sidak Toko Bangunan

2.147 Views

Malaka—NTT, Garda Indonesia | Saat melakukan kunjungan kerja melihat korban banjir bandang di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 6 April 2021, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Polda NTT untuk melakukan sidak Toko Bahan Bangunan.

“Hari ini saya instruksikan Kasat Pol PP Provinsi NTT berkoordinasi bersama Polda NTT untuk melakukan sidak mulai Rabu, 7 April 2021 terhadap Toko Penyedia Bahan Bangunan agar tidak menaikkan bahan bangunan pasca-bencana di NTT,” tegas Gubernur VBL saat melihat korban banjir bandang di Malaka.

Instruksi tersebut dikeluarkan Gubernur VBL sebagai respons dan antisipasi atas temuan di lapangan dan keluhan masyarakat atas kenaikan harga bahan bangunan. “Para Pedagang bahan bangunan sungguh tidak turut merasa berduka dan prihatin terhadap peristiwa yang dialami rakyat NTT, untuk itu saya perintahkan agar harga segera diturunkan,” tegasnya.

VBL pun mengharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan kepada Pemerintah, manakala terdapat Toko penyedia Bahan Bangunan yang menaikkan harga. “Di samping dilakukan sidak, diharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah dan dipastikan tokonya ditutup dan izinnya dicabut,” tandasnya.

Guna membangun koordinasi dan komunikasi guna membantu masyarakat pasca-Badai Siklon Tropis, Pemprov NTT menyediakan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja bertempat di Aula El Tari Kupang.(*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)