Arsip Tag: idul fitri 1440 h

Golkar Rajut Silaturahmi & Teguhkan NTT Sebagai Nusa Terindah Toleransi

163 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Partai Golongan Karya (Golkar) DPD I Provinsi Nusa Tenggara Timur merajut silahturahmi dengan menghelat Halal bihalal bersama segenap pengurus dan anak-anak panti asuhan pada Selasa, 18 Juni 2019 pukul 19.20 WITA—selesai di Aula Gedung Golkar Jalan Frans Seda Kota Kupang

Rangkaian Halal bihalal diramu dalam nuansa islamiah dengan iringan musik dari grup Qasidah Rebana dan siraman rohani berupa uraian hikmah Halal bihalal & Idul Fitri 1440H oleh Ustadz H. Mukhsin Thalib, pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an & Terjemahanya dan Penyerahan Santunan Partai Golkar kepada Panti Asuhan Yatim Piatu Aisyiah Putra dan Aisyiah Putri

Hadir dalam Halal bihalal, Ketua DPD I Golkar NTT Emanuel Melkiades Laka Lena sekaligus sebagai DPR RI terpilih dari Partai Golkar Dapil II NTT, Ketua DPRD Provinsi NTT, Anwar Pua Geno dan anggota Fraksi Partai Golkar NTT dan Sekretaris DPD I Golkar NTT, Inche Sayuna.
Turut Hadir Ketua DPD II Golkar NTT, Jonas Salean; Ketua DPW Hanura NTT, Refafi Gah; Ketua DPW PSI NTT, dr Christian Widodo; Tokoh Umat Islam dan Tokoh Masyarakat

Jubir DPD I Golkar NTT, Riesta Megasari kepada Garda Indonesia menyampaikan tentang makna merajut silahturahmi dan peneguhan NTT sebagai Nusa Terindah Toleransi

Jubir DPD I Golkar NTT, R. Riesta Megasari

“Golkar NTT terus merajut silahturahmi dengan sesama pengurus, kader partai, pengurus parpol lain, pemerintah dan masyarakat. Karena dengan kebersamaan dan kerja kolaborasi kita dapat merajut dan tetap meneguhkan NTT sebagai Nusa Terindah Toleransi”, ucapnya

Menurut Mega sapaan akrab Jubir Golkar dan menjabat sebagai Ketua IWAPI Kota Kupang ini mengatakan dengan tegas bahwa Golkar bukan partai milik tuan tertentu

“Golkar bukan milik agama tertentu, bukan milik suku tertentu melainkan Golkar partai milik masyarakat dan siapapun bisa bergabung bersama partai Golkar”, tegas perempuan pengusaha kreatif ini kepada Garda Indonesia

Lanjutnya, Daerah lain, negara lain perlu belajar mengenai keberagaman di provinsi yang memperoleh predikat sebagai provinsi paling toleran di Indonesia karena NTT merupakan representatif dari keberagaman dan kemajemukan Indonesia yang berasaskan Pancasila dan konsisten NKRI harga mati.

“Di Jakarta dengan penduduk mayoritas muslim, Golkar menyelenggarakan Natal bersama dan di NTT kita selenggarakan Halal Bihalal”, pungkas Mega.

Penulis dan editor (+rony banase)

Menko Polhukam : “Mudik Lebaran 2019 Relatif Lancar dan Aman”

134 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyatakan mudik lebaran yang dilaksanakan pada tahun 2019 relatif lancar dan aman dibandingkan tahun lalu. Indikasinya dapat dilihat dari jumlah kecelakaan lalu lintas yang semakin turun dari tahun lalu.

“Mudik lebaran yang dilaksanakan pada tahun ini relatif lebih lancar dan aman dibandingkan tahun lalu. Indikasi aman dan lancar dapat dilihat dari jumlah kecelakaan lalu lintas. Pada tahun 2018 sebanyak 1.491 kecelakaan sedangkan tahun 2019 menurun menjadi 529 kecelakaan,” ujar Menko Polhukam Wiranto saat memimpin Rakortas Tingkat Menteri di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019

Terkait dengan korban kecelakaan yang meninggal, Menko Polhukam menyebutkan sebanyak 331 korban kecelakaan meninggal pada tahun lalu, sedangkan tahun ini sebanyak 132 korban yang meninggal dan masalah lebaran memang menjadi masalah utama di Indonesia terutama masalah harga sembako, kondisi politik nasional, serta hal yang menyangkut masalah lalu lintas dan transportasi saat lebaran.

Apa yang telah dilakukan pemerintah dan aparat keamanan telah menghasilkan suatu kondisi yang lebih baik dari tahun lalu, namun tetap akan ada evaluasi terkait masalah ini agar dapat lebih baik lagi,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Dalam kesempatan itu, Menko Polhukam juga menyampaikan bahwa pemerintah akan kembali menjaga stabilitas politik dan keamanan pacsa lebaran yaitu menjelang sidang di Mahkamah Konstitusi yang menyangkut penyelesaian permasalahan Pemilu serentak 2019.

Dikatakan, pemerintah memberikan apresiasi kepada kontestan yang memilih menyelesaikan permasalah Pemilu melalui jalur hukum atau MK untuk menyelesaikan persengketaan, perselisihan, dan perbedaan dari Pemilu 2019.

“Kita bersyukur dan memberikan apresiasi kepada kontestan yang memilih lewat jalur hukum, lewat Mahkamah Konstitusi untuk menyelesaikan berbagai sengketa para Pemilu 2019”, ujar Wiranto

“Kita berharap agar para kontestan tetap konsisten sehingga nantinya akan menerima keputusan apapun yang disampaikan di MK, karena dengan menghormati keputusan itu berarti tidak akan memperpanjang permasalahan,” tandasnya. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

Usai Libur Lebaran 2019, Menteri PANRB Akan Pantau Kehadiran ASN

167 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) masuk kerja pasca cuti bersama libur lebaran. Senin, 10 Juni 2019 para abdi negara sudah harus kembali bekerja.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mudzakir menegaskan Menteri PANRB akan memantau secara langsung kehadiran ASN di Command Centre Kementerian PANRB Senin, 10 Juni 2019 pagi.

“Menteri PANRB, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan pejabat terkait lainnya akan bersama-sama memantau kehadiran ASN melalui aplikasi http://sidina.menpan.go.id,” jelas Mudzakir di Jakarta, Minggu (09/06/19).

Dikatakan, pada tanggal 27 Mei 2019 Menteri PANRB Syafruddin telah mengeluarkan Surat Nomor. B/26/M.SM.00.01/2019 tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Surat tersebut ditujukan kepada para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Instansi Pusat dan Daerah.

Dalam surat itu, Kementerian PANRB mendorong para PPK dan Pejabat yang Berwenang (Pyb) di seluruh instansi pemerintah, untuk melakukan pemantauan kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) seusai Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H, yakni hari Senin 10 Juni 2019. Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran ASN diinput melalui aplikasi http://sidina.menpan.go.id.

Bagi ASN yang tidak masuk kerja tanpa disertai alasan yang sah pada Senin tanggal 10 Juni 2019, maka akan dijatuhi hukuman disiplin karena melakukan pelanggaran terhadap kewajiban Pasal 3 Angka 17 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Untuk penjatuhan hukuman disiplin kepada ASN dapat dilaporkan kepada Menteri PANRB serta ditembuskan kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) paling lambat 10 Juli 2019. Apabila dalam proses pelaporan terdapat kesulitan, dapat dikirimkan ke alamat email asdep1.sdma@menpan.go.id

Sumber berita (*/rr/Humas MENPANRB)
Editor (+rony banase) Foto oleh : blog.indonetwork.co.id

Menhub : “Puncak Arus Balik Terjadi, Diskresi Contra Flow Diterapkan”

140 Views

Semarang-Jateng, Garda Indonesia | Hari ini, Sabtu, 8 Juni 2019 atau H+2 pasca lebaran, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan jalur darat mulai dari Madiun hingga Semarang. Hasilnya, dari Madiun sampai ke Solo kondisi lalu lintas relatif lancar, namun dari Solo ke Semarang mulai terjadi kepadatan. Menhub memprediksi puncak arus balik terjadi pada hari ini.

“Kita tadi mulai dari Madiun, ke Solo, ke Salatiga, sampai ke Semarang. Apa yang terjadi dari arah Surabaya ke Solo itu praktis landai dan lancar. Sementara dari Solo ke arah Semarang mulai terjadi kepadatan. Sore ini diskresi contra flow diterapkan pada KM 433 ruas Tol Semarang – Bawen akibat kepadatan kendaraan dari arah Solo menuju ke Semarang,” jelas Menhub di Gerbang Tol Banyumanik, Sabtu sore (8/6/19).

“Hari ini kelihatannya adalah puncak mudik balik (arus balik), yang semula kita antisipasi besok (Minggu,9/6/19). Jadi hari ini tadi Pak Dirlantas sudah mengambil keputusan untuk melakukan kegiatan contra flow,” ungkap Menhub.

Hal ini didukung oleh keterangan Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudi Antariksa, yang menyatakan contra flow diberlakukan dari KM 433 sampai dengan GT Banyumanik, sedangkan sistem one way akan diterapkan secara situasional mengikuti perkembangan kepadatan arus lalu lintas di ruas tol.

“Hari ini sudah mulai nambah lonjakan dari Solo menuju ke Jakarta, ada peningkatan. Sehingga kita lakukan contra flow tadi mulai dari KM 433 Ungaran sampai ke GT Banyumanik. Kalau arusnya nanti masih deras kita terapkan oneway secara situasional, kita sekarang masih contra flow dulu. Saya kira contra flow sudah cukup efektif,” ungkap Rudi.

Menhub Budi mengapresiasi kebijakan dari Dirlantas Polda Jateng yang menerapkan contra flow. Menhub meminta kebijakan contra flow di ruas Tol Semarang – Bawen harus dilakukan secara hati-hati karena terdapat beberapa tanjakan yang dianggap rawan.

“Saya mengapresiasi Pak Dirlantas dan tim melakukan komunikasi, di ruas tol ini ada dilema karena ada beberapa tanjakan. Jadi kita lakukan secara hati-hati, karena kalau langsung dilakukan secara drastis itu ada suatu luncuran mobil yang mungkin susah terkendali,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Menhub juga menyampaikan evaluasi sementara terkait penyelenggaraan arus mudik pada tahun ini dimana angka kecelakaan dan korban meninggal akibat kecelakaan menurun secara drastis. Namun demikian Menhub mengatakan, hal ini tetap harus diantisipasi dan tidak boleh membuat lengah, karena arus balik lebaran 2019 masih berlangsung pada beberapa hari kedepan.

“Yang sangat signifikan adalah kecelakaan turun dan korban meninggal turun drastis kurang dari 50 persen. Tapi kita tidak boleh lengah karena masih ada beberapa hari lagi untuk kembali ke Jakarta dan Jawa Barat, kita harus melakukannya dengan konservatif,” jelasnya. (*)

Sumber berita (*/Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan)
Editor (+rony banase)

Halal Bihalal IGI Flotim, Rayakan Hari Nan Fitri 1440 H

406 Views

Lamakera-Flotim, Garda Indonesia | Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Flores Timur menghelat lebaran bersama di Lamakera, Kamis, 6 Juni 2019; di rumah Rugaya Salem, S.Ag., Bendahara IGI Flotim periode 2018—2023

Dimulai pukul 14.00—17.00 WITA, Halal Bihalal IGI Flotim sebagai sarana untuk bersilaturahim antar sesama pengurus dan anggota IGI Flotim agar tercipta rasa persatuan dan kesatuan dalam bingkai keberagaman agama; dengan mengambil tema “Momentum Hari Nan Fitri, Tebarkan Silaturahim, Pupuk Rasa Persatuan dalam Bingkai Keragaman Agama antar- Sesama Guru Flotim”.

Kamsudin Ridwan, M.Pd., dalam ceramah singkatnya menyampaikan tentang tradisi umat Islam di Indonesia yang diwariskan secara turun temurun untuk melaksanakan acara halal bihalal usai Shalat Idul Fitri.

“Istilah lain dari halal bihalal itu sendiri adalah silaturahim yang diwujudkan dalam bentuk saling maaf memaafkan diantara sesama. Bukan sebatas tradisi belaka namun Islam sebagai agama juga sangat menganjurkan betapa pentinnya bersilaturahmi dalam rangka menciptakan rasa persatuan dan kesatuan sesama umat manusia”, tutur Kamsudin

Makna silaturahim, menurut Kamsudin merupakan bahasa Indonesia yang diadopsi dari bahasa Arab
“Silaturahim terdiri dari dua kata, yakni kata silah dan rahim. Silah berarti menyambungkan dan rahim artinya kasih sayang. Sehingga dengan demikian kata silaturahim mengandung makna saling mengasihi dan menyayangi antara sesama”, ungkap Kamsudin dengan penuh semangat

Masih menurut Kamsudin, Islam sebagai agama yang diturunkan Allah SWT ke bumi dengan membawa misi yang mulia, yakni sebagai rahmat bagi seluruh alam

“Ini artinya bahwa Islam adalah agama yang penuh rahmat, menebarkan kasih sayang untuk seluruh alam. Maka sangat ironis jika Islam disebut sebagai teroris, seolah-olah bahwa Islam itu identik dengan teroris, pada hal tidak demikian. Islam sangat melarang melakukan tindakan teror terhadap sesama manusia. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang benar tentang ajaran agama yang kita anut, sehingga tidak menimbulkan salah tafsir”, terangnya

Sebelum mengakhiri ceramahnya, Kamsudin juga menyinggung tentang saling maaf memaafkan. Ia mengatakan bahwa saling maaf memaafkan merupakan ibadah sosial yang dianjurkan oleh agama

“Jika puasa merupakan ibadah yang bersifat individual, yang berhubungan langsung dengan Allah SWT, sedangkan saling maaf memaafkan merupakan ibadah sosial yang berhubungan dengan sesama manusia”, pungkasnya. (*)

Penulis (*/Kamsudin Ridwan, M.Pd.-Wakil Ketua IGI Flores Timur)
Editor (+rony banase)

Idul Fitri Kembali Satukan Bangsa Indonesia

152 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap perayaan Idul Fitri mampu mengikis berbagai polemik yang terjadi pada bangsa Indonesia, khususnya yang terjadi satu tahun belakangan ini. Karena Idul Fitri bukan hanya sekadar momen spiritual keagamaan saja, melainkan juga momen penguatan ikatan sosial persaudaraan kemanusiaan, melintasi ikatan politik maupun berbagai perbedaan lainnya.

“Kini kita telah kembali ke fitrah, kepada kesucian sebagai makhluk sempurna ciptaan Allah SWT. Jangan kotori kesucian ini hanya karena nafsu pribadi tanpa memikirkan efeknya kepada lingkungan sekitar. Mari jadikan Idul Fitri sebagai pijakan untuk semakin memperbaiki diri, keluarga dan bangsa Indonesia,” pinta Bamsoet saat menggelar open house di Rumah Dinas Ketua DPR RI, Jakarta, Rabu, 5 Juni 2019

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengingatkan, sebagai bangsa dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia harus menjadi teladan bagi bangsa-bangsa lainnya. Islam mengajarkan untuk menebarkan kasih sayang. Karenanya, Idul Fitri harus dimanfaatkan untuk membuka pintu silaturahmi terhadap siapapun, bahkan kepada mereka yang berbeda agama.

“Kaum muslim Indonesia bisa menjadi cerminan bagi dunia bahwa agama bukanlah penghalang bagi sesama warga bangsa untuk saling mengenal satu sama lain. Agama justru menjadi pondasi bagi setiap pemeluknya untuk menyebarkan cinta dan kasih sayang, bukan menebar ketakutan apalagi permusuhan,” tutur Bamsoet.

Tak heran jika menurut Dewan Pakar KAHMI ini, Idul Fitri di Indonesia bukan hanya membawa kegembiraan bagi kaum muslim, melainkan juga bagi para pemeluk agama lainnya. Walaupun sebagai sesama anak bangsa memiliki perbedaan keyakinan, tetapi tidak menjadi penghalang berbagi kebahagiaan.

“Satu bulan sudah kita berlatih mengendalikan hawa nafsu. Jangan kotori hari-hari kedepan dengan berbagai tindakan tercela. Ketimbang sibuk mengomentari orang lain, lebih baik sibuk mengoreksi dan memperbaiki diri sendiri,” urai Bamsoet.

Mewakili seluruh anggota DPR RI memohon maaf atas segala khilaf kepada bangsa Indonesia. Bamsoet juga berjanji usai momen Idul Fitri ini akan kembali menggenjot kinerja kedewanan, sehingga rakyat bisa terus terlayani dengan baik.

“Sebagai Ketua DPR saya memohon maaf atas salah dan kekurangan yang ada. Kiranya Idul Fitri bisa kita jadikan momentum untuk membersihkan hati dari berbagai praduga dan syakwasangka. Mari senantiasa kita jalin persaudaraan tanpa mengenal batasan,” pungkasnya. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

Silahturahmi Idul Fitri, Dubes AS Apresiasi Keamanan Indonesia

165 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menerima Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R Donovan yang bersilahturahmi pada gelaran Open House Idul Fitri di rumah dinasnya.

“Merupakan kehormatan Dubes Amerika Serikat datang ke rumah saya, (beliau) sekaligus memberikan apresiasi terhadap keamanan Indonesia yang terjaga dengan baik, dengan selamat,” ujarnya di rumah dinas Menkopolhukam di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta pada Rabu, 5 Juni 2019

Wiranto berharap momentum lebaran bisa meredakan tensi politik khususnya kedua kubu pasangan calon presiden 2019 yang sedang menjalani proses gugatan sengketa Pemilihan Presiden di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Idul Fitri kan fitri, murni, kembali ke suatu yang bersih. Mudah-mudahan dimaknai seluruh bangsa Indonesia, terutama para politisi yang saat ini sedang melanjutkan usaha kompetisinya. Mudah-mudahan langsung lebih reda lagi dan masuk ke jalur-jalur hukum dan konstitusi yang ada. Harapan kami begitu,” tambahnya.

Sebagai bagian dari aparat yang mengamankan Republik ini, Wiranto menilai suasana Lebaran dapat membuat tensi politik dan keamanan nasional yang sempat cukup panas paska Pemilu 2019 menjadi membaik.

“Menurut saya turunnya tensi politik, tensi keamanan ini kan berkah Ramadan,” katanya.

Kondisi ini juga didukung oleh kelancaran arus mudik yang dapat mereduksi jumlah kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Wiranto menuturkan hal ini merupakan usaha Pemerintah untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat yang menjalankan tradisi mudik salah satunya melalui pembangunan jalan tol.

“Bukan hanya lancar, tapi sangat lancar. Ini sesuatu yang kita syukuri, pembangunan dapat memudahkan masyarakat pulang kampung”, tutur Menkopolhukam Wiranto

Dalam gelaran Open House kali ini Wiranto menyajikan sejumlah sajian khas daerah Solo, Jawa Tengah, seperti tengkleng, kupat tahu, sate kere dan nasi liwet.

“Setiap lebaran saya mendatangkan makanan khas langsung dari Solo, kampung saya. Kurang lebih 8—10 macam, semalam datang, disajikan, dan besok kembali lagi ke Solo”, tandasnya. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

Korem 161/Wira Sakti Helat Sholat Idul Fitri 1440 H

134 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Lazim seperti tahun sebelumnya, Korem 161/Wira Sakti bekerja sama dengan Masjid Nurul Wathon dan komponen masyarakat lainnya menghelat Sholat Idul Fitri 1440 H atau Lebaran 2019 di Lapangan Asrama TNI AD Kuanino pada Rabu, 5 Juni 2019

Bertindak selaku khatib adalah Suhardi, SAg dan Imam Sholat Idul Fitri adalah Suparmin selaku Imam Masjid Nurul Wathon Kuanino.

Dalam kesempatan tersebut Khatib Suhardi, S Ag menyampaikan makna Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M.

“Hari Raya Idul Fitri sebagai salah satu wujud kemenangan iman dan ilmu atas nafsu. Setelah berhasil menundukkan nafsu tersebut, kita dapat kembali ke fitrah”, jelas khatib Suhardi, S. Ag.

Lebih lanjut dikatakannya, Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum untuk menyempurnakan hubungan vertikal dengan Allah SWT, dan secara horizontal dengan sesama manusia membangun hubungan sosial kemasyarakatan yang baik.

Diakhir ceramahnya, khatib mengajak kepada seluruh jamaah Sholat Hari Raya Idul fitri untuk selalu membuka pintu maaf dan saling memaafkan serta menjaga persatuan kesatuan demi masa depan yang lebih baik.

Selain di Lapangan Asrama TNI AD Kuanino, Korem 161/Wira Sakti bersama masyarakat juga menyelenggarakan Sholat Idul Fitri 1440 H/2019 M di Lapangan Upacara Makorem 161/Wira Sakti.

Di Lapangan Upacara Makorem ini, bertindak selaku khatib Drs H. Ismail Dian, SE dan imam Syukur Ahmad, SE. (*)

Sumber berita (*/Penrem 161/ws)
Editor (+rony banase)