Arsip Tag: jne kupang

Bantuan Berjarak di NTT, DPPPA Gandeng JNE Kirim Gratis ke 10 Kabupaten

319 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekitar 650 penerima manfaat program Bersama Jaga Keluarga Kita (Berjarak) dari Kementerian PPPA bakal segera memperolehnya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi NTT, dalam hal ini kelompok spesifik masyarakat yaitu kaum perempuan, lansia, penyandang disabilitas dan anak-anak maupun keluarga yang terkena dampak pandemi Covid-19 yang masuk dalam kategori miskin dan sangat miskin.

Distribusi bantuan Berjarak tersebut, dibantu oleh ekspedisi JNE secara gratis atau tanpa biaya ke 10 kabupaten di Provinsi NTT di antaranya Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Sikka, Ende, Manggarai Barat, Sumba Timur dan Sumba Barat. Kesepuluh kabupaten tersebut dipilih berdasarkan data presentasi sebaran dampak Covid-19 terhadap perempuan dan anak.

Penyerahan bantuan Berjarak yang bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2020 dari Dinas PPPA yang diwakili oleh Plt. Kadis PPPA Provinsi NTT Kepala Cabang JNE Kupang, Emy Khilafat pada Jumat, 16 Oktober 2020 di Dinas PPPA NTT; untuk selanjutnya dikirim kepada para penerima manfaat melalui jalan darat di daratan Timor dan kapal laut ke Pulau Flores dan Sumba.

Pose bersama Dinas PPPA NTT dan JNE Kupang

Plt. Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi NTT, Dra. Thelma Debora Sonya Bana menyampaikan bahwa penyebaran dampak Covid-19 yang menjadi acuan pemberian bantuan dan tak ada biaya (gratis) dalam proses pengiriman bantuan kebutuhan khusus dari Dinas PPPA Provinsi NTT kepada 10 kabupaten.

Meski tersedia Dana Dekonsentrasi dari Kementerian PPPA RI Tahun 2020 melalui Dinas PPPA Provinsi NTT, ungkap Thelma, namun tidak cukup untuk membiaya pengiriman bantuan Berjarak. Untuk diketahui, total berat bantuan mencapai lebih kurang 2 ton dengan taksasi biaya pengiriman mencapai Rp. 70.000.000,- (tujuh puluh juta rupiah)

“Jika dilihat dari Dana Dekon sangat tidak cukup, tetapi Puji Tuhan ada kerja sama yang baik antara JNE dan kami. Semoga kerja sama ini terus berlanjut pada hari mendatang,” ucap Thelma sembari mengungkapkan terima kasih tulus kepada JNE.

Sementara itu, Kacab JNE Kupang, Emy Khilafat yang hadir bersama para personil JNE Kupang menyampaikan, sebagai perusahaan dalam jalur bisnis ekspedisi dapat berkontribusi membantu masyarakat di Provinsi NTT.

Kepala Cabang (Kacab) JNE Kupang, Emy Khilafat saat memberikan sambutan

“Memang ada waktu kita mengejar profit, namun ada waktu kami dapat membantu dalam kondisi Pandemi Covid-19. Kami sangat bersyukur memperoleh kesempatan bekerja sama dengan Dinas PPPA untuk membantu masyarakat NTT,” ungkapnya.

Pihak JNE, tandas Emy, akan mendistribusikan semua bantuan dengan baik menuju ke Dinas PPPA masing-masing kabupaten, untuk selanjutnya dibagikan kepada para penerima manfaat.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Keluarga Bima Dompu & JNE Kupang Sedekah 1.000 Masker Cegah Covid-19

205 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakibatkan aktivitas belajar mengajar di sekolah, perkantoran tak dapat berjalan normal. Ekonomi pun tersendat dan banyak masyarakat terdampak akibat mewabahnya virus yang telah menelan korban jiwa mencapai 635 orang di Indonesia (Data Gugus Tugas Covid-19 Nasional per 22 April 2020).

Berangkat dari keprihatinan ini, maka ormas KKBD (Kerukunan Keluarga Bima Dompu) Kota Kupang merasa terpanggil untuk turut peduli pada penanggulangan wabah Covid 19. Setelah berdiskusi di Whatsapp grup bidang Keumatan KKBD, muncul ide untuk pengadaan masker untuk dibagikan secara gratis kepada warga kota Kupang.

KKBD dengan dukungan JNE Kupang dan partisipasi dari BMH Perwakilan NTT, DMI Kota Kupang, AWG NTT, Masjid Al Muawwanah Polda NTT, dan LBIPI NTT mulai menyebar masker pada Rabu, 22 April 2020 pukul 09.00—12.00 WITA di perempatan kantor Gubernur NTT, Pasar Kasih Naikoten 1, Pasar Kuanino, Pasar Oeba, Pasar Oebobo, Pasar Oesapa, Ojek Online.

Kepada awak media saat kegiatan sedekah masker, Ketua KKBD Kota Kupang Aladin menyampaikan bahwa Wabah Covid 19 ini sudah semakin meluas. “Kita semua harus bahu membahu mengendalikan virus ini, dan KKBD sebagai salah satu ormas di Kota Kupang bisa mengambil langkah peduli terhadap musibah ini” ucapnya.

Senada, Ketua umat KKBD Ardansyah kepada media menyampaikan bahwa jamaah Masjid Al Muawwanah Polda NTT pun merespon dengan baik bahkan ikut berpartisipasi dalam pengadaan masker. “Alhamdulillah banyak pihak mendukung program kemanusiaan ini, ketika kami sampaikan hal ini kepada pimpinan JNE cabang Kupang, langsung direspons cepat dan JNE pun bersedia menjadi pendukung kegiatan ini,” ungkapnya.

Foto bersama usai Sedekah 1.000 masker cegah Covid-19

Salah satu Tokoh Masyarakat Kota Kupang dan sesepuh KKBD, Drs. Ambo, M.Si. menyampaikan proviciat buat Pengurus KKBD untuk periode kali ini. “Bangga dengan aksi spontanitas adik-adik saya. Dan terima kasih kepada seluruh warga KKBD dan semua pihak yang sudah men-support aksi ini,” ujarnya.

Begitu pun dengan Ahmad Bagas, Koordinator Polisi Pamong Praja Provinsi NTT saat pengamanan aksi mengucapkan, “Terima kasih kepada KKBD atas kepeduliannya, semoga ini menjadi inspirasi bagi ormas lainnya.”

Tak ketinggalan, imbauan untuk mengikuti protokol kesehatan disampaikan oleh Saiful Usman Kepala Divisi Program BMH Perwakilan NTT. “Semua kita harus ikut peduli, dan terus berkontribusi juga bekerja sama memperhatikan warga yang terdampak Covid 19, kami BMH juga peduli dengan hal ini. Jangan lupa cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” pintanya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Kupang dr. Herman Man mengucapkan terima kasih kepada Ardansyah, S.Pd. Ketua bidang Keumatan KKBD sekaligus koordinator aksi Sedekah 1.000 masker.

“Saya mewakili Pemerintah Kota Kupang sangat berterima kasih kepada KKBD dan JNE yang peduli dengan keselamatan warga Kota Kupang. Kepedulian seperti inilah yang kita butuh saat ini. Program bagi masker gratis ini juga adalah bagian dari edukasi kepada masyarakat untuk senantiasa mawas diri dan hidup bersih juga disiplin menjaga kesehatan dan keselamatan diri dan orang lain, selamat berkarya untuk KKBD Kota Kupang,” kata dr. Herman Man pada Senin, 20 April 2020. (*)

Sumber berita dan foto (*/Humas KKBD Kota Kupang)
Editor (+rony banase)