Arsip Tag: Panti Asuhan Syalom Kupang

“Cerita Pilu Yuliana Wulla Bulu” – Pengelola Panti Asuhan Syalom

357 Views

Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Pengelola Panti Asuhan Syalom Kupang, Yuliana Wulla Bulu kepada gardaindonesia.id bercerita pilu tentang kondisi yang dihadapinya dalam mengelola dan mengurus 48 (empat puluh delapan) anak panti; kisaran umur 4—18 tahun (ada yang belum bersekolah; [ada yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA], 4 (empat) anak kuliah di Poltek, 1 (satu) anak kuliah di STAKN).

“Saya sangat terbeban pendidikan anak-anak dan apabila saat mereka sakit; semakin menjadi beban bagi saya dan pengurus lain, harapan saya mereka dapat bersekolah hingga tuntas dan peroleh pekerjaan “,ucap Yuliana lirih,Sabtu/28 Juli 2018 petang, saat kegiatan Rotary Kupang TimorRaya bersama Interact & Rotaract Fortuna Kupang di Panti Asuhan Syalom.

Lanjut Yuliana, “Kerinduan saya jika anak-anak sakit bisa dibawa ke Rumah Sakit “.

“Kebutuhan mendasar berupa biaya pendidikan dan makan minum selalu Tuhan buka jalan dan Tuhan selalu cukupkan tiap hari “, ungkap Yuliana yang diserahkan tanggung jawab mengelola Panti Asuhan Syalom sejak April 2012 oleh Alm Pdt Yohanes Blegur & Almh Asnat Blegur.

“Saya selalu ajarkan anak-anak untuk tidak boleh bergantung dengan orang lain dan selalu takut Tuhan; anak-anak diajarkan bangun pukul 04.00 wita; berdoa kemudian lakukan kegiatan. Begitupun siang hari setelah pulang sekolah dan sore hari selalu adakan ibadah “, ungkapnya.

Hingga saat ini hanya Yayasan Darmais yang memberikan santunan rutin sebesar 1,3 juta per bulan; simpatisan yang berkunjung dengan memberikan bantuan sukarela dan donatur yang datang untuk mengobati anak-anak Panti Asuhan Syalom.

Berdiri pada sejak 20 Desember 1997 oleh Alm.Pdt Yohanes Blegur dan Almh. Pdt Asnat Blegur; Panti Asuhan Syalom berlokasi di Jalan H.R.Koroh Km.8 Kel.Sikumana Kec.Maulafa Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Di Panti Asuhan Syalom hanya terdapat 2 ruang tidur bagi anak laki-laki dan 1 ruang tidur bagi anak perempuan; mereka tidur berhimpitan dalam 1 (satu) tempat tidur; terdapat 1 (satu) aula tempat berkumpul untuk beribadah bersama dan 1 (satu) ruangan yang difungsikan sebagai Kantor Yayasan.

Panti Asuhan Syalom berbadan hukum dengan Akta Notaris Nomor 84 tanggal 20 Oktober 2017; Yayasan Nomor AHW-0020016.AH.01.12 Tahun 2017 tanggal 28 Oktober 2017 & Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: AHW-0016121.01.04 Tahun 2017. Pengelola Panti Asuhan Syalom, Yuliana Wulla Bulu No Hp/wa 081338749830. (+rb)

Rotary Kupang TimorRaya D3420 Berbagi & Melayani di Panti Asuhan Syalom 

232 Views

Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Rotary Kupang TimorRaya D3420 sebuah Organisasi Sosial Kemanusiaan Dunia yang berada dalam naungan Rotary Internasional mengadakan Kegiatan “Berbagi & Melayani Melebihi Diri Sendiri “ di Panti Asuhan Syalom Jalan H.R.Koroh Km.8 Kel.Sikumana Kec.Maulafa Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu/28 Juli 2018 petang.

Bersama Interact dan Rotaract Fortuna Kupang melakukan aksi positif berupa cerdas cermat anak, pemeriksaan & pengobatan, penyuluhan kesehatan reproduksi dan penanaman karakter unggul bagi pemuda-pemudi Panti Asuhan Syalom.

Khusus pemeriksaan dan pengobatan untuk anak-anak, penghuni dan pengurus panti yang sedang sakit di tangani oleh dr Jazz Meha dan dr Melita

Presiden Rotary Kupang TimorRaya, Ratna Pongkapadang dan Sekretaris dr Jazz Meha bersama rotarian lainnya yakni Rtn.Melita, Rtn Yohan, Rtn Rusly Mauboy, Rtn Fery Kase, Rtn Flora, dan Rtn Rony Banase larut dalam kebersamaan melayani dengan memberikan santunan sekadar sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak Panti Asuhan Syalom.

Pengelola Panti Asuhan Syalom, Yuliana Wulla Bulu, saat diwawancara gardaindonesia mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ratna Pongkapadang dan teman-teman dari Rotary yang berkenan mengunjungi anak-anak.

“Kedatangan Rotary Kupang TimorRaya meringankan beban kami dengan berbagi sukacita dan mengobati anak-anak, terima kasih kepada Ibu Ratna dan teman-teman”, ucap lirih Yuliana Bulu.

President Rotary Kupang TimorRaya bertutur kepada gardaindonesia, kami memberi dari perpuluhan kami masing-masing dan tidak mengukur seberapa besar dan kecil yang harus diberi namun berdasar kerelaan dengan sukacita sebagai bentuk pelayanan seorang rotarian (sebutan bagi para anggota Rotary).

“Kami melayani melebihi kepentingan diri sendiri sesuai motto Rotary “Service above Self “.ungkap Nana sebutan akrab dari anak-anak Interact dan Rotaract Fortuna Kupang menutup perbincangan dengan gardaindonesia.id usai kegiatan. (+rb)