Arsip Tag: Plt Kepala BP3TKI Kupang Siwa.SE

Lagi; 2 TKI Meninggal, Total Mencapai 71 Jenazah

158 Views

Kupang-NTT, gardaindonesia.id – “Hari ini, Kamis/30 Agustus 2018, tiba 2 (dua) jenazah lagi; 1 (satu) jenazah dari Kab. Ende dan 1 (satu) jenazah dari Kab. Flotim sehingga total jenazah TKI /Pekerja Migran Indonesia (PMI) mencapai 71 jenazah, “jelas Plt. Kepala BP3TKI Kupang, Siwa,S.E., melalui pesan Whatsapp yang diterima pada pukul 15.22 wita.

“2 (dua) Jenazah tersebut, kami inapkan di Rumah Sakit Umum Kupang, Besok Jumat/ 31 Agustus 2018 diberangkatkan menggunakan pesawat NAM AIR menuju Maumere. Selanjutnya perjalanan darat menuju Ende dan perjalanan darat menuju Larantuka disambung perjalanan laut menuju Pulau Solor. Jenazah akan diantar oleh pegawai P4TKI Maumere ke Ende dan Larantuka solor,“ tutur Siwa.

Adapun identitas TKI/PMI yang meninggal sebagai berikut:

  1. Daniel Moronniku Kolin, asal Desa Kenere Kec. Solor Selatan Kab. Flores Timur, meninggal dunia 26 Agustus 2018 akibat sakit/darah tinggi dan kencing manis, alamat tempat kerja Rumah Pekerja MRT Batu 4 Jalan Klang Lama Selangor Malaysia; dengan riwayat keberangkatan TKI Non Prosedural;
  2. Roy Marthen asal Desa Sanggarhorho Kec. Nangapanda Kab. Ende, meninggal dunia 25 Agustus 2018 akibat kecelakaan kerja/jatuh, di Selangor Malaysia; dengan riwayat keberangkatan TKI Non Prosedural. (+rb)

Terulang Lagi, 3 TKI Ilegal Meninggal Dunia

223 Views

NTT, gardaindonesia.id – Terulang Lagi, 3 (tiga) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT meninggal dunia. Ketiga TKI/ PMI tersebut tidak terdata di BP3TKI Kupang.
Plt Kepala BP3TKI Kupang, Siwa, SE, menjelaskan bahwa 3 TKI Ilegal yang meninggal tersebut yakni Marina Polin asal Kab Rote Ndao, Yonis Dethan asal Kab Rote Ndao dan Kris Kolo asal Kab Kupang.

“ 3 (tiga) TKI /PMI asal NTT yang meninggal tersebut dengan status tidak terdata/terdaftar di BP3TKI Kupang“, terang Siwa melalui pesan Whatsapp, Kamis/28 Juni 2018.

Adapun 3 (tiga) TKI/PMI yang meninggal dunia yakni TKI Ilegal Pertama bernama Marina Polin meninggal di Singapura tanggal 21 Juni 2018 akibat sakit kanker darah, sumber informasi KBRI Singapura, alamat sesuai info dari KBRI Singapura adalah Kelurahan Manutapen Kecamatan Alak Kota Kupang Provinsi NTT, alamat hasil penelusuran adalah Desa Dale Holu Kecamatan Rote Selatan Kabupaten Rote Ndao Provinsi NTT, status keberangkatan tidak terdaftar di BP3TKI Kupang.

Jelas Siwa, “Info dari KBRI Singapura bahwa yang bersangkutan tiba di Singapura tgl 12 Juni 2018, jenazah tiba di Kupang tgl 26 Juni 2018 diinapkan di rumah keluarga di Manutapen Kupang, Kamis/ 28 Juni 2018 diantar oleh petugas BP3TKI Kupang ke Rote Ndao dgn kapal Fery, Lalu dilanjutkan dengan Ambulance yang disewa di Pelabuhan Pantai Baru Rote ke rumah Kediaman Almarhumah “.

TKI/PMI Ilegal Kedua yakni Yonis Dethan, meninggal dunia di Serawak Malaysia Senin/ 25 Juni 2018 akibat sakit, sumber informasi KJRI Kuching, yang bersangkutan bekerja di perkebunan, alamat asal Desa Lidabesi Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao.

“Status keberangkatan tidak terdaftar, jenazah direncanakan tiba di Kupang Sabtu/ 30 Juni 2018, perjalanan lanjutan ke Rote sedang dikoordinasikan namun yang pasti adalah jenazah akan diantar oleh Pegawai BP3TKI Kupang “, papar Siwa.

TKI /PMI ketiga Ilegal ketiga yakni PMI Kris Kolo, Sumber informasi KJRI Kuching bahwa yang bersangkutan pekerja perkebuna, meninggal dunia Rabu/ 27 Juni 2018 di Serawak Malaysia akibat sakit, almarhum berasal dari Desa Naitae Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang Provinsi NTT.

“Terkait pemulangan jenazah dari Serawak Malaysia kita menunggu info lebih lanjut dari Perwakilan RI di Kuching Serawak, status keberangkatan terakhir tidak terdata di BP3TKI Kupang, nama almarhum mirip dengan PMI yang terdata tahun 2011 namun perlu dipastikan lagi “, jelas Siwa.

“Dengan demikian maka jumlah PMI asal NTT yang meninggal dunia periode Januari s/d Juni 2018 sebanyak 46 jenazah yang terdiri dari 1 jenazah dari Afrika Selatan, 3 Jenazah dari Singapura dan 42 Jenazah dari Malaysia “, tandas Siwa. (+rb)

43 TKI Asal NTT Meninggal Dunia Kurun Waktu Jan-Juni 2018

187 Views

NTT, gardaindonesia.id – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang mencatat Sebanyak 43 (Empat Puluh Tiga) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT yang meninggal dunia sejak bulan Januari hingga Juni 2018.

Plt. Kepala BP3TKI Kupang, Siwa,SE kepada gardaindonesia.id melalui pesan Whatsapp, membeberkan kondisi tersebut. “Posisi menjadi 43 jenazah, hari ini (Jumat/22 Juni 2018) kami terima 3 jenazah dengan pesawat Garuda GA 438 tiba pukul 12.50 wita “, papar Siwa.

“3 Jenasah tersebut yakni Laurensius Raja asal Kab. Ende, Rosana Mite asal Kab. Ngada dan Martha Mbatu asal Oebelo Kab. Kupang “, terang Siwa.

Alm.Laurensius Raja, umur 34 tahun, alamat Nualy RT. 005 RT. 003, Niowula, Detusoko Kabupaten Ende, meninggal dunia Sabtu/ 16 Juni 2018 di Selangor Malaysia akibat Sakit paru paru, dipulangkan Kamis/ 21 Juni 2018 dari Kuala Lumpur ke Jakarta, Jumat/ 22 Juni 2018 dari Jakarta ke Kupang.

“Jenazah sudah tiba tadi siang pukul 12.50 wita, jenazah asal Oebelo Kab Kupang langsung diantar ke Lokasi rumah duka Sedangkan TKI asal Ende dan Ngada, sementara oleh BP3TKI Kupang inapkan di Rumah Sakit Umum W Z Yohanes Kupang “, tutur Siwa.

“Rencananya Minggu/24 Juni 2018 akan diantar ke tempat masing masing melalui Maumere “, tandas Siwa menutup percakapan dengan gardaindonesia.id (+rb)