Arsip Tag: umkm di tengah pandemi covid

‘U-Mart.co.id’ Terobosan KADIN Indonesia & ASATI Dapat Apresiasi IMO-Indonesia

286 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Salah satu kendala pada usaha mikro, kecil dan menengah saat ini bukan hanya pada kemampuan produksi akan tetapi bagaimana mereka juga dapat mendistribusikan produk tersebut sampai kepada konsumen

“Melihat kondisi tersebut, KADIN sebagai pembina para pelaku UMKM yang tersebar di seluruh penjuru tanah air ini dengan program UMKM Naik Kelas menggandeng Asosiasi Sales Travel Indonesia (ASATI) dalam membantu mendistribusikan produk-produk tersebut dengan memanfaatkan seluruh kantor KADIN dan DPD ASATI sebagai distributor,” ujar Syukri Ketua Umum ASATI kepada media, pada Senin 20 Juli 2020 di Jakarta.

Adapun, jelas Syukur, sehubungan dengan mewabahnya Covid-19 sejak awal tahun lalu maka program distributor offline terkendala. Sementara produksi UMKM semakin banyak sehingga terjadi penumpukan di rumah produksi masing-masing.

Disisi lain, anggota ASATI yang tersebar di 29 provinsi betul-betul merasakan sekali dampak pandemi ini. Karena industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling merasakan dampaknya bahkan sejak Februari 2020 sebagian besar kantor Biro Perjalanan Wisata (BPW) tutup, tidak beroperasi.

“Dari mereka banyak juga yang beralih fungsi menjadi reseller sembako, terutama produksi pertanian, perkebunan, perikanan laut dan air tawar serta makanan olahan dan sejenisnya. Kondisi seperti ini menginspirasi DPP ASATI bersama KADIN Indonesia melakukan terobosan ditengah pandemi Covid-19 untuk membuat warung digital bernama http://u-mart.co.id dengan pola business to business (B2B),” ungkap Ketua Umum Asati seraya tersenyum.

Lebih lanjut, Syukri menuturkan bahwasanya U-Mart.co.id memberikan ruang untuk mempertemukan produsen sebagai supplier adalah para pelaku UMKM dan reseller sebagai marketer adalah para pelaku industri pariwisata seperti BPW, Tour Guide, karyawan hotel, pengusaha transportasi, dan lain-lain. Pola usaha yang transparan, terbuka bahkan tidak ada yang disembunyikan di bawah bendera PT. Enam Selaras Komunika.

“Satu Aplikasi untuk Seluruh pelaku UMKM sebagai supplyer dan ribuan pelaku industri Pariwisata sebagai reseller kiranya diharapkan dapat memperbesar peluang usaha,” harapnya.

Bersama http://u-mart.co.id Supplyer atau produsen tidak perlu bingung untuk memasarkan produk dan Reseller tidak perlu susah mencari produk berkualitas terlebih lagi, Konsumen jangan bingung memilih produk terbaik dan Penjual/Supplyer atau produsen terpercaya.

Pada http://u-mart.co.id didapatkan referensi produk dan layanan terbaik, dari produsen yang terpercaya serta memberikan solusi pemasaran yang efektif bagi Supplyer kepada pelanggan potensial. U-Mart.co.id memastikan produk yang terdaftar adalah produk-produk berkualitas dan yang telah melewati tahapan seleksi kriteria produsen.

“U-mart telah dilengkapi dengan berbagai elemen yang akan menciptakan kemudahan dalam pengaplikasiannya seperti Payment Gateway, PPOB (Payment Point Online Bank), Dompet digital, POS (Point of Sale) dan berbagai elemen lainnya yang akan terus mempermudah usaha kamu,” tutup ketua Umum ASATI.

Terpisah, IMO-Indonesia mengapresiasi sinergitas KADIN Indonesia bersama ASATI, Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub Ismail menilai bahwa terobosan tersebut merupakan hal jitu yang akan berdampak bukan hanya kepada pelaku usaha akan tetapi kepada masyarakat secara lebih luas lagi.

“Saatnya teknologi memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam lingkup usaha mikro, kecil dan menengah agar kesinambungan usaha dapat tetap berjalan dan meningkat sering pemanfaatan teknologi yang akan menjadi sebuah peluang baru bagi masyarakat secara nasional,” ujarnya.

U-Mart.co.id distance but still connected, menjadi sebuah ungkapan yang dituturkan oleh Yakub Ismail atas inovasi IT dari sinergitas KADIN Indonesia bersama ASATI di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Untuk itu, sebagai organisasi yang tergabung dalam KADIN Indonesia, IMO-Indonesia akan turut ambil bagian dalam publikasi serta menjajaki sinergitas dengan U-Mart.co.id agar dapat terintegrasi dengan seluruh DPW dan DPK yang ada tanah air, hal tersebut tentunya sejalan dengan struktur bidang pengembangan usaha yang ada dalam IMO-Indonesia,” pungkas Yakub Ismail.(*)

Sumber berita dan foto (*/@yfi–Tim IMO Indonesia(
Editor (+rony banase)

‘Best Effort’ Kadin Indonesia untuk Pelaku UMKM Di Tengah Pandemi Covid-19

118 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Wabah Pandemi Covid-19 telah meluluhlantakkan berbagai sendi perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Bahkan Kadin Indonesia mengkaji bahwa 83% pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berpotensi terhenti usahanya. Hal tersebut juga berpotensi tumbuhnya 99 juta pengangguran baru. Suatu kondisi yang sangat berbahaya kalau hal ini terjadi.

Untuk mencegah hal tersebut dan di tengah berbagai kebijakan yang dihadapi, Kadin Indonesia membuat inovasi serta program-program lebih dari biasanya yang selama ini fokus pada pengembangan UMKM. “Selain itu, secara berkelanjutan Kadin Indonesia membantu juga UMKM secara detail dan teknis,” ujar Ketua Umum Edy Ganefo kepada awak media, pada Senin, 29 Juni 20 di Jakarta.

Edy menuturkan bahwa dirinya telah meminta kepada segenap pengurus Kadin Indonesia, baik ditingkat Pusat, maupun Provinsi, Kabupaten dan Kota, untuk membantu mempromosikan produk UMKM, melalui berbagai media, baik medsos (FB, WA, IG, Twitter, dan lain-lain) juga melalui e-commerce dan lain-lain,” jelasnya

“Tidak hanya itu, Kadin Indonesia juga secara nyata membantu penjualan ekspor produk UMKM bekerja sama dengan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI); bagi pelaku UMKM yang tidak memiliki perijinan ekspor pun kami bantu,” imbuhnya sembari menyampaikan telah meminta kepada segenap Komite Luar Negeri Kadin Indonesia untuk mencari dan membantu melakukan penjualan produk UMKM pada berbagai negara di dunia.

Edy Ganefo juga memberikan apresiasi tinggi kepada segenap pengurus Kadin yang telah bekerja melebihi kebiasaan sebelumnya. “Adapun langkah tersebut dilakukan karena kekhawatiran Kadin Indonesia akan kehancuran UMKM,” terangnya.

“Kekompakan dan kebersamaan segenap pengurus Kadin bekerja membantu UMKM secara Ikhlas merupakan upaya terbaik Kadin Indonesia, dan Alhamdulillah hasilnya banyak pelaku UMKM terbantu untuk tetap bertahan dalam kondisi saat ini,” beber Edy Ganefo seraya mengucap rasa syukur.

Terpisah, Ibu Mieske pelaku UMKM yang selama ini memproduksi dan menjual sepatu, mengalami keterpurukan , di mana produknya tidak dapat berjualan, karena sepinya permintaan. “Sesuai arahan Kadin, saya mencoba alih sementara usaha agar dapat bertahan, dengan memproduksi dan menjual produk kuliner yaitu Rendang Padang,” ungkapnya.

“Berkat bantuan pengurusan Kadin Indonesia yang secara Ikhlas mempromosikan dan membeli produk rendang kami, Alhamdulillah kami bisa bertahan dalam kondisi di mana karyawan tidak memiliki pendapatan dari produksi sepatu, namun dari hasil penjualan rendang, semua bisa bertahan,” tandasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/red/YFI)
Editor (+rony banase)