Arsip Tag: universitas katolik

Imbauan Gereja Katolik Merespons Wabah Pandemik Covid-19

384 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Gereja Katolik Indonesia menyerukan imbauan kepada Umat Katolik di tengah wabah pandemik Covid-19. Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta Romo V. Adi Prasojo Pr. juga menyampaikan beberapa poin mengenai dukungan gereja terhadap penanganan Covid-19.

Setelah menyepakati dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rm. Adi Prasojo menyatakan beberapa poin dukungan Gereja Katolik Indonesia. Ia mengatakan bahwa Gereja Katolik dan Umat Katolik Indonesia senantiasa mendukung dan melaksanakan kebijakan pemerintah.

“Gereja Katolik Indonesia merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia siap bersama-sama melakukan bela negara dan cinta tanah air,” ujar Romo Adi pada Sabtu, 21 Maret 2020.

Romo Adi Prasojo mengimbau seluruh keuskupan di Indonesia diharuskan untuk meniadakan misa peribadatan harian maupun mingguan dan semua ritual peribadatan yang melibatkan dan mendatangkan banyak orang, baik di tingkat paroki, lingkungan, wilayah dan sebagainya mulai 21 Maret—3 April 2020. Sesudah periode tersebut, Gereja Katolik Indonesia akan mengevaluasi sesuai kebijakan dan arahan dari pemerintah.

Sebagai dukungan terhadap pemerintah, Romo Adi mengatakan bahwa rumah-rumah sakit dan tenaga medis lain akan mengambil bagian sebagai sukarelawan untuk membantu pemerintah melawan wabah pandemik Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

“Ormas Katolik, seperti Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Ikatan Sarjana Katolik Indonesia, Pemuda Katolik, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), dan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) serta Universitas-universitas Katolik, lembaga dan elemen Katolik lain menyediakan diri untuk menjadi relawan mendukung pemerintah bersama-sama menghadapi wabah Covid-19,” ujar Romo Adi.

Terakhir, Romo Adi menyampaikan kesiapsediaan para cendekiawan dan Ilmuwan Katolik untuk ikut memberikan sumbang-saran kepada pemerintah dalam melawan Covid-19.

Romo Adi Prasojo menyampaikan pernyataan Gereja Katolik setelah bertemu dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Doni Monardo di Graha BNPB, Jakarta Timur.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB yang juga Ketua Gugus Tugas Doni Monardo mengharapkan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat. Masyarakat diharapkan dapat menyadari bahaya Wabah Corona sehingga mereka mampu melakukan berbagai macam upaya untuk mencegah dan memitigasi.

“Diharapkan korban jiwa dapat dikurangi,” kata Doni.

Di samping itu, Doni menyampaikan bahwa Gereja Katolik Indonesia memberikan bantuan dalam penanganan Covid -19. Bantuan tersebut berupa dukungan dokter yang dapat menjadi bagian dari tim sukarelawan dan sejumlah Rumah Sakit Katolik untuk pasien Covid – 19.(*)

Sumber berita (*/Agus Wibowo–Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB)
Editor (+rony banase)

PISMA 3 Unwira Wadah Literasi Budaya Lokal dan Digital Generasi Milenial

263 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) 3 Tahun 2019 digelar oleh Senat Mahasiswa Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang dimulai pada 2—11 Mei 2019 di Aula Unwira Penfui Kupang, diikuti oleh Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Se-Kota Kupang

PISMA 3 Unwira digelar Lomba Ilmiah yakni Lomba Tulis Esai, Lomba Menulis Puisi, Lomba Pidato dan Bebat Bahasa Inggris. Sedangkan Lomba Bidang Seni yakni Lomba Tarian, Stand up comedy dan Lomba Film Pendek

Mengusung tema Budaya Lokal dan Kemajuan Teknologi: Tantangan dan Peluang Bagi Generasi Milenial; PISMA dilaksanakan untuk meningkatkan wawasan, kreatifitas dan kemampuan akademik mahasiswa; mengembangkan komunikasi ilmiah, meningkatkan mutu karya ilmiah mahasiswa; mengembangkan wawasan mahasiswa dan sebagai wadah mempererat tali persaudaraan mahasiswa.

Selain itu, PISMA digunakan sebagai ajang latihan generasi muda untuk tampil dalam forum ilmiah

Rektor Unwira Kupang didampingi Senat Mahasiswa Unwira memukul gong sebagai tanda penutupan rangkaian PISMA 3 Tahun 2019

Ketua Senat Mahasiswa Unwira Kupang, Emanuel Kosat mengatakan momentum PISMA 3 telah mencetak kualitas pemuda yang unggul dalam ilmiah dan seni dan mencetak kualitas generasi muda yang melek kearifan lokal dan teknologi

“Publikasi kearifan lokal digunakan melalui teknologi media internet, jejaring sosial dengan menuangkan karya tulis sebagai aksi untuk mereduksi budaya asing terhadap budaya lokal”, papar Emanuel Kosat

Selain itu, sebut Emanuel, dibutuhkan pendekatan literasi baru untuk mereposisi literasi lama yakni dengan Literasi Digital, Literasi Teknologi dan Literasi Manusia

Sedangkan Rektor Unwira Kupang, Pater Dr. Philipus Tule, SVD usai menutup rangkaian PISMA 3 Unwira dengan pemukulan gong;  dengan semangat menyampaikan proficiat kepada peserta lomba yang sedang menjalani ibadah puasa namun dapat berpartisipasi dan berkompetisi dalam PISMA

Rektor Unwira Kupang mengajak para mahasiswa memacu semangat kompetisi dan menjadi tantangan yakni semangat berkompetisi dengan memberikan hadiah yang besar dan meminta panitia untuk merencanakan dengan matang sehingga dapat berkompetisi di tingkat nasional

“Saya secara pribadi sangat mengapresiasi bahwa event-event seperti ini kita ciptakan mengingat realitas NTT dalam bidang ekonomi, sosial, politik dan pendidikan masih tertinggal maka semangat kompetitif harus terus dibangun”, ujar Rektor Unwira Kupang.

Penulis dan editor (+rony banase)