‘Runner Up 2 Miss Indonesia 2020’, Kado Nadia Riwu Kaho bagi Masyarakat NTT

196 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Perhelatan Miss Indonesia 2020 telah usai. Pada malam Grand Final Miss Indonesia, Kamis, 20 Februari 2020, Nadia Riwu Kaho akhirnya ditetapkan sebagai Miss Indonesia Runner Up 2 (peringkat 3).

Sebelumnya, Riwu Kaho masuk dalam tahapan 16 besar lalu melaju ke posisi 5 (lima) besar dan melaju ke 3 (tiga) besar (Miss NTT, Miss Bangka Belitung, dan Miss Sulawesi Selatan). Penilaian Miss Indonesia 70 persen selama karantina dan 30 persen saat malam puncak Pemilihan Miss Indonesia

Miss Indonesia 2020 akhirnya jatuh ke tangan Miss Indonesia Sulawesi Selatan, Pricilia Carla Yules dan Runner 1 diraih oleh Miss Bangka Belitung.

Pose Runner Up 2 Miss Indonesia 2020, Nadia Riwu Kalo bersama keluarga tercinta

Nadia Riwu Kaho bersama Ayahanda, Uly Riwu Kaho dan Ibunda Tercinta, mengucapkan Segala puji dan hormat hanya untuk Kemuliaan Nama Tuhan Yesus dan menyampaikan terima kasih atas segala dukungan kepada Nadia.

“Bapa mama, kaka adik dan basodara (bersaudara,red) semua, kami atas nama ananda Nadia Riwu Kaho datang ke hadapan bapa mama, kakak, adik dan basodara semua mengucapkan banyak banyak terima kasih untuk semua doa yang tiada henti dinaikkan hingga membuat semuanya ajaib dan indah,” tutur Ayahanda Nadia Riwu Kaho.

Salah satu Wakil Rektor UPG 1945 NTT ini juga menyampaikan limpa terima kasih atas dukungan jari jemari untuk memberikan dukungan (vote) dan membuat status dan komentar luar biasa di media sosial bagi Nadia. “Tanpa bapa mama, kakak, adik dan basodara semua Nadia bukanlah siapa-siapa, karena itu kami tetap memohon dukungan dan doa untuk langkah Nadia selanjutnya agar Nadia selalu dalam pimpinan dan tuntunan Tuhan,” pinta Uly Riwu Kaho.

Lanjut Uly, “Sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih dan doa tulus kami. Nadia bukan lagi milik kami semata tetapi menjadi milik masyarakat NTT dan dari Nusa Terindah Toleransi kami persembahkan Nadia untuk Indonesia.”

Penulis dan editor (+rony banase)

Plan International Dukung Kompetisi Olahraga Siswa Nasional di Aesesa

8 Views

Nagekeo, Garda Indonesia | KOSN (Kompetisi Olahraga Siswa Nasional) Sekolah Dasar Tahun 2020 menggantikan O2SN yang sudah 1 dasawarsa. Pada Selasa, 18 Februari 2020 dilaksanakan pembukaan kegiatan KOSN di SDI Marapokot Desa Marapokot Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dilaksanakan selama 4 hari (18—21 Februari 2020), KOSN Tahun 2020 diikuti oleh 7 (tujuh) gugus se-Kecamatan Aesesa yang mengusung tema “Membangun Karakter Unggul Melalui Kegiatan Olahraga”.

Yayasan Plan international Indonesia Program Implementasi Area Flores -Nagekeo mendukung kegiatan KOSN Kecamatan Aesesa dengan memberikan Piala Bergilir, Piala Tetap sejumlah mata lomba, dan hadiah berupa buku-buku serta air minum untuk atlet. Pemerintah Desa Marapokot pun turut memberikan dukungan.

Ketua Panitia KOSN Kecamatan Aesesa, Marianus Djari (juga Ketua Gugus 2 Aesesa dan Kepala SDK Stelamaris Danga) mengatakan tujuan kegiatan ini untuk memupuk cinta tanah air, menumbuhkan hidup sehat dan minat olah raga siswa dan menjalin solidaritas di antara peserta didik.

Camat Aesesa Oskar Yoseph Amekae Sina, S.STP., M.Si. saat pembukaan KOSN pada Selasa, 18 Februari 2020, meminta agar panitia dapat menyelenggarakan kegiatan sebaik-baiknya. “Juri dan wasit, pimpinlah pertandingan dengan baik, pakailah ilmu yang dipelajari dalam menilai, memimpin pertandingan atau menjuri. Tanggalkan keterikatan dengan tiamnya sendiri dan bersikaplah profesional,” pintanya.

Selain itu, Camat Aesesa meminta para atlet untuk bertanding secara profesional dan menampilkan yang terbaik.

Hadir saat prosesi pembukaan KOSN, Kapolsek Aesesa, Para Kepala Desa se-Kecamatan Aesesa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Pendidikan.

Pihak yang terlibat dalam KOSN Kecamatan Aesesa 2020 yakni 238 orang atlet, 49 orang pelatih, official 7 orang, 38 kepala sekolah, dan 68 orang panitia. Sedangkan jenis lomba yang dihelat antara lain Catur, Tenis Meja, Bulu tangkis, Bola Kaki Mini, Bola Voli, dan Atletik.

Sumber berita dan foto (*/Jhon Orlando)
Editor (+rony banase)

Ultras Helat Diskusi Publik ‘Membaca Ulang 1,5 Tahun Kepemimpinan VBL – JNS’

138 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Unity In Diversity (Ultras) sebagai organisasi sayap pendukung garis keras VBL – JNS, bertugas mendukung, memenangkan dan mengawal kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Josef Nae Soi (JNS). Ultras selalu ada hingga VBL- JNS menyelesaikan kepemimpinan bahkan jika diperlukan Ultras tetap eksis untuk mengawal program pembangunan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Guna menjalankan fungsinya secara maksimal, dan untuk mencari solusi terhadap permasalahan selama kepemimpinan VBL- JNS kurun waktu 1,5 tahun ini, maka Ultras menghelat sebuah Diskusi Publik bertajuk “Membaca Ulang Satu Tahun Setengah Perjalanan Kepemimpinan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi periode 2018—2023”.

Diskusi Publik yang konon baru pertama kali dihelat sejak masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur pertama di Provinsi NTT ini, dikemas oleh Ultras dan disajikan dalam bentuk diskusi publik yang dilaksanakan pada tanggal unik dan cantik yakni 20-02-2020 (20 Februari 2020) pukul 08.00—18.00 WITA di Aula Hotel Neo Aston Kupang.

Demikian penjelasan Ketua Panitia Petra Bilaut dalam sesi konferensi pers pada Rabu, 19 Februari 2020 pukul 16.30 WITA di Aula Hotel Neo Aston Kupang (lokasi pagelaran Dialog Publik Ultras).

Petra Bilaut menambahkan bahwa 5 (lima) figur pembicara yang bakal mewarnai Dialog Publik tersebut antara lain Dr.Dominggus Elcid Li (IRSGC); Dr.Laurens Sayrani (Akademisi Undana); Matheos V.Messakh (Satu Timor); Lecky Frederich Koli, STP (Kepala Bappelitbangda Provinsi NTT), dan Fredi Ongko Saputra (Perwakilan Pengusaha).

Ketua Ultras NTT, Jongki Asadoma

Ketua Ultras NTT, Jongki Asadoma saat menjawab beberapa pertanyaan awak media yang hadir dalam sesi konferensi pers, menegaskan bahwa kehadiran Ultras untuk mendukung, memenangkan dan mengawal janji kampanye kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Josef Nae Soi (JNS).

“Kami berharap dalam dialog, para pembicara dan pengkritik dapat memberikan sebuah solusi jelas yang dapat diterima dan dipakai yang bersifat konstruktif,” ujar Jongki seraya menyampaikan bahwa Ultras juga bakal menerima dan menyampaikan ide, solusi yang bersifat konstruktif kepada Gubernur NTT.

Selain itu, imbuh Jongki, Ultras membangun sebuah tradisi demokrasi baru untuk mempertemukan pihak pro dan kontra terhadap pemerintah. “Ini sebuah konsep yang baru pertama kali dilaksanakan di Provinsi NTT,” ungkapnya.

Ketua Ultras Kupang, Vecky Taseseb

Sementara itu, Ketua Ultras Kota Kupang Vecky Taseseb menyampaikan untuk model dialog publik akan dilaksanakan dalam 2 (dua) sesi yakni dialog publik dan pembahasan komisi-komisi (Komisi 1 Ekonomi, Komisi 2 Birokrasi Pemerintahan, dan Komisi 3 Janji-janji Politik).

“Hasil dialog publik berupa catatan kritis akan dituangkan dalam sebuah rekomendasi yang disampaikan kepada kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi,” tandas Vecky.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

BNPB dan Gojek Jalin Kerja Sama Penanggulangan Bencana

26 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Gojek menjalin kerja sama dalam penanggulangan Bencana Indonesia. Ini merupakan upaya konkret BNPB dalam pentaheliks, yaitu pelibatan unsur Lembaga usaha dalam penanggulangan bencana.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kantor Gojek, Jakarta, pada Rabu 19 Februari 2020. Kerja sama ini akan melingkupi beberapa hal, seperti penempatan konten informasi bencana yang tertanam di aplikasi Gojek, pelatihan karyawan dan mitra Gojek, maupun kerja sama bentuk lain yang tidak terbatas pada pemberian bantuan personel maupun logistik.

Chief of Public Policy and Government Relations Gojek Shinto Nugroho mengatakan, “Dalam jangka panjang, ruang lingkup kerja sama Gojek dan BNPB akan melampaui aktivasi bantuan relawan dan kebutuhan logistik, dan mencakup kerja sama pengembangan inovasi yang berfokus pada edukasi dan diseminasi informasi tentang kebencanaan lewat aplikasi Gojek.

“Selain itu, BNPB juga akan memberikan pelatihan tanggap bencana untuk mitra dan karyawan Gojek,” tambah Shinto.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Utama BNPB Harmensyah menyampaikan apresiasi dan komitmen Gojek sebagai perusahaan teknologi on-demand pertama yang berinisiatif menjadi mitra pemerintah dalam usaha penanggulangan bencana di Indonesia. “Perlu digaris bawahi bahwa upaya penanggulangan bencana adalah urusan bersama,” tegasnya.

“Melihat respon cepat tanggap yang dilakukan saat banjir di Jabodetabek kemarin, kami percaya kolaborasi bersama Gojek dapat membantu kami menetapkan strategi yang efektif untuk mengelola penanggulangan bencana,” tambah Harmensyah.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BNPB dan Gojek yang berlangsung di Kantor Gojek, Jakarta, pada Rabu 19 Februari 2020

BNPB memandang Gojek sebagai pihak yang strategis dalam upaya membangun kesadaran kolektif publik dalam penanggulangan bencana. Melihat jangkauan di tengah masyarakat, Gojek telah beroperasi di 203 kota di Indonesia, sedangkan per kuartal ketiga 2019, aplikasi dan ekosistem Gojek telah diunduh oleh lebih dari 170 juta kali oleh pengguna Gojek. Bahkan aplikasi ini telah merambah 4 kota di kawasan Asia Tenggara. Ini sebagai nilai tambah dalam membangun kerja sama dengan Gojek yang menjangkau publik secara luas.

BNPB berharap kerja sama seperti Gojek ini tidak hanya dilakukan oleh pihaknya tetapi sektor lintas. Hal tersebut tidak terlepas bahwa penanggulangan bencana melibatkan banyak sektor serta melibatkan multipihak. Salah satunya Lembaga usaha, seperti Gojek, terkadang memiliki kapasitas yang besar dan dibutuhkan untuk melengkapi kesenjangan dalam penanggulangan bencana.

Dalam peresmian kerja sama tersebut, Shinto menegaskan bahwa sejalan dengan DNA Gojek yang berfokus kepada perluasan dampak sosial yang positif, kerja sama dengan BPNB, ini merupakan perwujudan komitmen jangka panjang Gojek sebagai perusahaan anak bangsa dan bagian dari masyarakat Indonesia.

“Kami sangat mendukung BNPB dan terus bersinergi dengan pemerintah mewujudkan masyarakat Indonesia yang semakin waspada dan tangguh bencana,” kata Shinto

Selanjutnya, kerja sama akan dirinci lagi ke dalam perjanjian kerja sama (PKS) di antara unit teknis di lingkungan BNPB. Secara detail, pembahasan teknis lanjutan akan dilakukan oleh unit teknis BNPB dengan pihak Gojek.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Gojek menyerahkan donasi sebesar Rp.1 Miliar untuk membantu fase pemulihan pasca-bencana banjir yang melanda Jabodetabek pada awal 2020 lalu. Donasi tersebut berasal dari kebaikan hati puluhan ribu masyarakat Indonesia pengguna dan mitra ekosistem Gojek. Penggalangan dana untuk banjir Jabodetabek ini dilakukan dengan memanfaatkan platform GoGive, layanan donasi online Gojek dengan Kitabisa.com, sementara penyaluran donasi terkumpul akan dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Tidak berhenti di situ, komitmen Gojek untuk ketangguhan bencana dipertegas melalui kerja sama yang tertuang di nota kesepahaman dengan BNPB. (*)

Sumber berita (*/Agus Wibowo–Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB)
Editor (+rony banase)

Pejuang Bravo 5 Bali Helat Sarasehan Potret Kerukunan Umat Beragama

16 Views

Denpasar, Garda Indonesia | Pulau Bali merupakan pulau favorit untuk dikunjungi para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Bahkan Pulau Bali dipahami sebagian orang di luar sana adalah sebuah negara yang berada di dalam Negara Indonesia.

Tidak hanya itu Pulau Bali memiliki jumlah masyarakat yang heterogen dari berbagai macam suku, adat, budaya dan agama berbaur dalam satu mata rantai bermasyarakat yang sangat harmonis.

Melihat tingkat toleransi yang luar biasa antarumat beragama, maka Ketua PBL Bali I Putu Putra Jaya Wardana.ST.MT(MsTR) pada Selasa, 18 Februari 2020 malam, kepada awak media menyampaikan bahwa seluruh komponen Pejuang Bravo 5 Bali akan menghelat Sarasehan bertajuk “Potret Kerukunan Umat Beragama di Pulau Dewata Bali” dan dirangkai dengan Launching Buku Presiden RI berjudul “Kiprah Jokowi Membangun NKRI”.

Adapun sarasehan tersebut dihelat pada 20 Februari 2020 yang bertempat di Aula Universitas Hindu Indonesia, Bali.

“Diharapkan dengan diselenggarakannya sarasehan tersebut dapat meningkatkan rasa bangga kita menjadi bangsa Indonesia, bangga menjadi anak Indonesia, dan bangga memiliki Indonesia yang dengan keberanekaragaman agama, bahasa, adat dan budayanya tetapi tetap menjadi satu kesatuan yang solid,” ujar Ketua Pejuang Bravo 5 Bali, I Putu Putra Jaya Wardana.

Dirinya menambahkan yang akan menjadi narasumber utama adalah Menteri Agama RI, Jenderal TNI Purn. Fachrul Razi, Ketua Umum FKUB Indonesia, Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet dan Rektor Universitas Hindu Indonesia, Prof.DR.Drh.I Made Damriyasa,MS.

Sementara itu, Sekretaris Pejuang Bravo 5 Bali, Eka Setiawan Hasibuan mengatakan bahwa kegiatan ini akan dihadiri Gubernur Bali, Kapolda Bali, Pangdam IX Udayana, Dan seluruh Bupati/Walikota se Propinsi Bali, seluruh komponen Lintas Agama se Bali, seluruh Rektor se Bali, BEM se Bali dan seluruh ormas se-Bali. (*)

Sumber berita (*/Vidi IMO-Indonesia)
Editor (+rony banase)

Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023, Presiden: Harus Kita Manfaatkan

26 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Indonesia, bersama dengan Filipina dan Jepang, akan menjadi tuan rumah bersama untuk penyelenggaraan Piala Dunia Basket FIBA tahun 2023 mendatang. Untuk itu, Presiden Joko Widodo beserta jajaran terkait melakukan persiapan sejak dini untuk menyukseskan gelaran internasional tersebut.

Dalam rapat terbatas yang dihelat di Kantor Presiden, Jakarta, pada Selasa, 18 Februari 2020, Kepala Negara mengatakan bahwa terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan menandakan kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia. Hal tersebut harus dapat dimanfaatkan betul oleh Indonesia dengan sebaik-baiknya.

“Indonesia, Filipina, dan Jepang terpilih sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia FIBA 2023. Ini merupakan kepercayaan dunia internasional kepada negara kita yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Terkait hal itu, Presiden meminta jajarannya untuk mulai menyiapkan aturan hukum atau regulasi sebagai dasar bagi penyelenggaraan Piala Dunia Basket 2023 mendatang di Indonesia. Selain itu, anggaran persiapan dan penyelenggaraan juga harus dialokasikan sejak jauh hari.

“Juga segera disiapkan dan bentuk organizing committee (OC)-nya yang menyiapkan rancangan kegiatan secara komprehensif mulai dari perencanaan, penganggaran, kegiatan pra-event termasuk keamanan dan pengamanan, kesehatan, dan lain-lainnya. Juga di dalamnya dalam rangka mempromosikan wajah baru Indonesia, memperkenalkan pariwisata, dan lain-lain,” imbuhnya.

Lebih jauh, Presiden juga ingin memastikan bahwa loka penyelenggaraan ajang empat tahunan tersebut di Indonesia dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh FIBA, termasuk fasilitas-fasilitas pendukung bagi publik selama penyelenggaraan berlangsung.

Tentu saja Presiden Joko Widodo tak ingin hanya melihat kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia Basket 2023 di Indonesia. Tak kalah penting, tim nasional bola basket Indonesia juga dimintanya untuk segera disiapkan agar dapat berkompetisi dengan tim-tim nasional lainnya di masa mendatang.

“Saya juga minta disiapkan persiapan untuk timnas bola basket yang tangguh dan bermental dalam rangka 2023 yang akan datang,” tandasnya.

Untuk diketahui, pada Juni 2017, Indonesia bersama dengan Filipina dan Jepang menjadi kandidat tuan rumah untuk penyelenggaraan ajang tersebut di tahun 2023. Ketiga negara bersaing dengan kandidat lainnya, yakni Argentina dan Uruguay (tuan rumah bersama), Rusia, serta Turki.(*)

Sumber berita (*/BPMI Setpres)

Ashraf Sinclair, Adjie Massaid & ‘Silent Killer’

530 Views

Oleh : Denny Siregar

“Jantungmu Kena..”

Begitu kata temanku seorang dokter spesialis jantung. Kaget ? Pasti. Karena selama ini saya sama sekali tidak merasa sakit apa-apa. Tapi sesudah melewati beberapa tes, kesimpulannya seperti itu.

Kardiovaskular sering disebut sebagai silent killer, atau pembunuh senyap. Itu karena orang yang mengidapnya tidak sadar bahwa pembuluh darahnya yang berhubungan sama jantung mampet. Seperti selang yang buntu karena kerak, keraknya harus dibersihkan supaya aliran darah ke jantung bisa lancar.

Tapi ini kan bukan selang yang mudah dibersihkan dengan bahan kimia. Ini pembuluh jantung yang sangat tipis dan kecil. Jalan terbaik adalah memasang ring, supaya melebarkan jalan aliran darah ke jantung.

Masalahnya, tidak banyak yang sadar dengan hal ini. Karena mereka merasa sehat. Dan setiap kali ada penyumbatan, mereka menganggapnya masuk angin. Karena badan kurang enak, mereka lalu olahraga dengan keras. Yang terjadi darah memompa dengan keras tapi salurannya buntu.

Akibatnya kalau gak stroke, ya lewat..

Ashraf Sinclair, suami BCL, yang baru saja meninggal dalam usia 40 tahun adalah orang yang rajin olahraga, hidup sehat dan tidak merokok. Tapi ada kemungkinan dia kena kardiovaskular.

Loh, kenapa ?

Karena, menurut seorang Profesor di bidang jantung, penyebab utama kardio adalah Gen. Jadi kalau orang tua kita punya riwayat kardio, ya anaknya kemungkinan besar juga kena.

Penyebab kardio paling utama menurutnya adalah darah tinggi, kolesterol, dan kekentalan darah yang berlebih. Gabungan ini menyebabkan kerak pada saluran pembuluh jantung. Dan obatnya hanya satu, setiap hari selama seumur hidup, minum obat untuk mengatasi itu.

Ashraf mungkin tidak menyadari itu, karena merasa sehat. Di IG nya bahkan dia bilang sesuatu tentang sit up 20 ribu kali dalam waktu 30 menit. Padahal, kalau sudah kena penyumbatan, olahraga tidak boleh terlalu keras atau kompetitif.

Ingat Adjie Massaid kan ?

Adjie juga meninggal karena masalah sama. Mungkin dia merasa badannya gak enak, sehingga main futsal. Padahal futsal itu olahraga berat banget, mirip basket. Akhirnya, dia pingsan di lapangan bola dan meninggal.

Adjie dan Ashraf punya pola yang sama. Hidup sehat, olahragawan dan tidak merokok. Mereka “dibunuh” juga secara senyap.

Jadi, kalau sudah usia 40 tahunan, lebih baik cek ke dokter jantung apakah punya risiko penyumbatan. Kalau sudah kena, ya rutin minum obat setiap hari seumur hidup. Kalau ngga, mirip Adian Napitupulu yang sudah 5 ring, tapi mungkin gak disiplin minum obatnya.

Ini semua hanya perkiraan saja. Dokter, terutama yang spesialis jantung mungkin bisa memberikan penjelasan yang lebih akurat. Saya hanya bicara berdasar pengalaman dalam sisi orang awam.

Terakhir, saya harus terima kasih kepada orang-orang yang sudah berusaha keras supaya saya baik-baik saja. Kepada seorang teman dokter wanita di Surabaya yang mengingatkan saya dan memberikan tes gratis.

Kepada dokter-dokter di Medistra yang berjibaku supaya saya masuk rumah sakit. Kepada seorang Profesor Ahli yang mengoperasi saya dan tidak mau dibayar. Dan kepada seorang tokoh besar yang memaksa saya untuk operasi, karena tahu saya bandel dan keras kepala.

Saya tidak bisa menyebut nama kalian, karena saya menghormati privacy. Saya hanya bisa menyebut kalian “para malaikat di bumi” karena bekerja dalam senyap sesenyap pembunuh di jantung saya, sehingga saya masih bisa menulis sampai kini..

Biarlah Tuhan yang membalasnya. Saya hanya bisa menyediakan secangkir kopi..

Seruput..(*)

(*/Penulis merupakan pengarang dan pegiat media sosial)
Editor (+rony banase)
Foto oleh : instagram Ashraf

Bank NTT Gandeng MarkPlus Latih Tim Marketing Handal Siap Gapai Target

111 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dalam menghadapi target pendapatan sebesar Rp.3 Triliun dan Laba 500 Miliar pada tahun 2020, telah mengambil langkah dan kebijakan termasuk mempersiapkan tenaga marketing handal.

Guna mempersiapkan tenaga marketing handal, Bank NTT menggandeng MarkPlus Institut untuk melatih dan membimbing sekitar 78 karyawan/ti agar dapat menjadi tenaga marketing handal yang bertugas di Kantor Pusat dan Kantor Cabang Bank NTT yang tersebar di 22 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Dana Bank NTT, Hendry Wardono kepada awak media pada Selasa, 18 Februari 2020 pukul 11.10 WITA di Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT. “Kegiatan pelatihan marketing Bank NTT diselenggarakan selama 5 (lima) hari sejak tanggal 17—19 Februari 2020 dilatih oleh MarkPlus dan pada 20—21 Februari 2020 khusus materi internal,” jelas Hendry.

Pelatihan yang dihelat oleh Direktorat Dana Bank NTT, urai Hendry, menggandeng MarkPlus karena memiliki daftar pengalaman (track record) mumpuni yang pernah menjadi konsultan Joko Widodo saat pencalonan dirinya menjadi Wali Kota Solo dan Presiden RI. “Pemilihan MarkPlus memang track record cukup bagus, sehingga kami pilih mereka (MarkPlus, red),” ungkap Hendry.

Fasilitator Instruktur MarkPlus, Eka Budiman saat memberikan pelatihan bagi Marketing Bank NTT, Foto oleh Rony Banase 

Mengenai materi yang diajarkan dan dilatih kepada marketing funding dan officer Bank NTT, jelas Hendry, semua hal yang terkait dengan dunia marketing (Total Marketing). “Usai memperoleh pelatihan diharapkan kinerja Marketing Bank NTT semakin lebih baik lagi ke depan,” harap Hendry.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Dana Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho menyampaikan bahwa menghadapi kompetisi perbankan yang didominasi oleh IT dan persaingan dengan bank lain dan lembaga keuangan non bank, maka Bank NTT mengambil langkah untuk melatih tenaga marketing agar semakin handal dan efektif.

“Ini sebagai awal pelatihan bagi marketing Bank NTT dan bakal diikuti dengan penguatan SDM model pendidikan best practice sehingga dapat mengenali potensi diri, memanfaatkan talenta, mengenal dan memanfaatkan peluang pasar,” tandas Harry Riwu Kaho seraya berharap agar para marketing Bank NTT dapat paham produk dan mencapai target.

Suasana Pelatihan MarkPlus untuk Marketing Bank NTT, Foto oleh Rony Banase 

MarkPlus adalah perusahaan yang bergerak di bidang konsultan marketing yang didirikan oleh Hermawan Kartajaya (Pakar Marketing Indonesia). Etika kerja yang dibangun berdasarkan passion for knowledge, business, service, dan people berhasil menjadikan MarkPlus memiliki banyak mitra di tingkat lokal, regional, hingga global.

Divisi MarkPlus Inc. terbagi dalam 4 bagian yakni MarkPlus Insight yang bergerak dalam social research, MarkPlus Institute pada bidang pelatihan, MarkPlus Consulting di bidang strategi pemasaran, serta MarkPlus Marketeers sebagai media perusahaan dalam berbagi informasi kepada komunitas dan masyarakat luas.

Fasilitator Instruktur MarkPlus, Eka Budiman kepada awak media menyampaikan kerja sama MarkPlus dan Bank NTT untuk memaksimalkan peran marketing Bank NTT agar dapat menjual produk secara mulai dari presentasi hingga closing penjualan.

“Cara MarkPlus mengubah marketing Bank NTT untuk menjadi Sales Hero dengan studi kasus, role play dan out bond,” urai Instruktur yang berpengalaman 9 tahun di MarkPlus ini yakin para Marketing Bank NTT dapat menjual produk lebih baik ke depan.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh Sandro—Bank NTT

Bersama Mengawal NKRI