Arsip Tag: bank pemerintah daerah

Uang Tunai Sumber Covid-19, Ayo Ganti Pakai QRIS Bank NTT

465 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Uang tunai diindikasi sebagai salah satu sarana penyebaran Virus Corona Disease (Covid-19), karena uang tunai dipegang oleh banyak orang yang selalu berpindah pindah dari satu orang ke orang lainnya. Mencermati kondisi tersebut, maka Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara (Bank NTT) mengajak dan mengimbau untuk bertransaksi menggunakan QRIS.

QRIS (Quick Response Indonesia Standard) adalah Metode transaksi pembayaran dengan menggunakan Scan kode QR yang sudah distandardisasi oleh Bank Indonesia sehingga seluruh pengguna aplikasi yang menyediakan pembayaran QR dapat bertransaksi di seluruh merchant yang menerima pembayaran QR berbasis QRIS.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada media ini pada Rabu, 15 April 2020, menyampaikan dengan memilih menggunakan transaksi non tunai maka selain mendukung imbauan pemerintah dan berbagai lembaga, juga selaras dengan upaya Bank Indonesia dan perbankan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran/penularan wabah covid-19.

“Pilihan menggunakan transaksi non tunai untuk mencegah penularan/ penyebaran Covid-19 melalui uang yang beredar, karena kita tak pernah mampu mengendalikan peredaran uang dari tangan ke tangan yang memenuhi standar kesehatan,” terang Harry.

Selain itu, ujar Harry, pilihan memanfaatkan transaksi non tunai juga mendidik kita untuk bijak menentukan skala prioritas yang akan kita beli atau bijak memanfaatkan uang sesuai kebutuhan bukan keinginan.

Juga, imbuhnya, termasuk pilihan menggunakan transaksi non tunai sangat membantu pemerintah melakukan efisiensi biaya pencetakan uang layak edar, pilihan menggunakan transaksi non tunai lebih aman, valid dan sehat untuk nasabah.

“Ayo segera bergabung di Bank NTT, buka rekening tabungan anda dan aktifkan Mobile Banking Bank NTT dan nikmati fasilitasnya, tinggal scan barcode-nya, otomatis terbayar,”pinta Harry sembari menyampaikan hingga saat ini pengguna Mobile Banking Bank NTT mencapai 37 ribu nasabah.

Mudahkan?, bebernya, Ayo segera ke Bank NTT terdekat, juga kita tak repot pegang uang tunai.

“Sementara ini, aplikasi Mobile Banking Bank NTT hanya tersedia di Playstore, sedangkan di Appstore menunggu persetujuan (approve) dari pihak IOS,” pungkas Direktur Pemasaran Dana Bank NTT.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Bank NTT Gandeng MarkPlus Latih Tim Marketing Handal Siap Gapai Target

228 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dalam menghadapi target pendapatan sebesar Rp.3 Triliun dan Laba 500 Miliar pada tahun 2020, telah mengambil langkah dan kebijakan termasuk mempersiapkan tenaga marketing handal.

Guna mempersiapkan tenaga marketing handal, Bank NTT menggandeng MarkPlus Institut untuk melatih dan membimbing sekitar 78 karyawan/ti agar dapat menjadi tenaga marketing handal yang bertugas di Kantor Pusat dan Kantor Cabang Bank NTT yang tersebar di 22 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Dana Bank NTT, Hendry Wardono kepada awak media pada Selasa, 18 Februari 2020 pukul 11.10 WITA di Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT. “Kegiatan pelatihan marketing Bank NTT diselenggarakan selama 5 (lima) hari sejak tanggal 17—19 Februari 2020 dilatih oleh MarkPlus dan pada 20—21 Februari 2020 khusus materi internal,” jelas Hendry.

Pelatihan yang dihelat oleh Direktorat Dana Bank NTT, urai Hendry, menggandeng MarkPlus karena memiliki daftar pengalaman (track record) mumpuni yang pernah menjadi konsultan Joko Widodo saat pencalonan dirinya menjadi Wali Kota Solo dan Presiden RI. “Pemilihan MarkPlus memang track record cukup bagus, sehingga kami pilih mereka (MarkPlus, red),” ungkap Hendry.

Fasilitator Instruktur MarkPlus, Eka Budiman saat memberikan pelatihan bagi Marketing Bank NTT, Foto oleh Rony Banase 

Mengenai materi yang diajarkan dan dilatih kepada marketing funding dan officer Bank NTT, jelas Hendry, semua hal yang terkait dengan dunia marketing (Total Marketing). “Usai memperoleh pelatihan diharapkan kinerja Marketing Bank NTT semakin lebih baik lagi ke depan,” harap Hendry.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Dana Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho menyampaikan bahwa menghadapi kompetisi perbankan yang didominasi oleh IT dan persaingan dengan bank lain dan lembaga keuangan non bank, maka Bank NTT mengambil langkah untuk melatih tenaga marketing agar semakin handal dan efektif.

“Ini sebagai awal pelatihan bagi marketing Bank NTT dan bakal diikuti dengan penguatan SDM model pendidikan best practice sehingga dapat mengenali potensi diri, memanfaatkan talenta, mengenal dan memanfaatkan peluang pasar,” tandas Harry Riwu Kaho seraya berharap agar para marketing Bank NTT dapat paham produk dan mencapai target.

Suasana Pelatihan MarkPlus untuk Marketing Bank NTT, Foto oleh Rony Banase 

MarkPlus adalah perusahaan yang bergerak di bidang konsultan marketing yang didirikan oleh Hermawan Kartajaya (Pakar Marketing Indonesia). Etika kerja yang dibangun berdasarkan passion for knowledge, business, service, dan people berhasil menjadikan MarkPlus memiliki banyak mitra di tingkat lokal, regional, hingga global.

Divisi MarkPlus Inc. terbagi dalam 4 bagian yakni MarkPlus Insight yang bergerak dalam social research, MarkPlus Institute pada bidang pelatihan, MarkPlus Consulting di bidang strategi pemasaran, serta MarkPlus Marketeers sebagai media perusahaan dalam berbagi informasi kepada komunitas dan masyarakat luas.

Fasilitator Instruktur MarkPlus, Eka Budiman kepada awak media menyampaikan kerja sama MarkPlus dan Bank NTT untuk memaksimalkan peran marketing Bank NTT agar dapat menjual produk secara mulai dari presentasi hingga closing penjualan.

“Cara MarkPlus mengubah marketing Bank NTT untuk menjadi Sales Hero dengan studi kasus, role play dan out bond,” urai Instruktur yang berpengalaman 9 tahun di MarkPlus ini yakin para Marketing Bank NTT dapat menjual produk lebih baik ke depan.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh Sandro—Bank NTT

Komisaris & Direksi Bank NTT Berani ‘Pink’ dan Turun ke Jalan di ‘Valentine Day’

289 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Warna pink sering kali dikaitkan dengan hal-hal yang romantis karena warnanya yang lembut dan dikaitkan dengan Hari Valentin, warna ini bukan berasal dari bunga mawar yang notabene sering dijadikan sebagai hadiah di hari kasih sayang.

Warna pink juga jadi latar kegiatan Bank NTT pada momentum Valentine Day pada Jumat, 14 Februari 2020 pukul 08.00 WITA—selesai di Bundaran Gedung Sasando Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat memberikan bunga valentin kepada pengendara roda empat

Mengenakan kaos polo berwarna pink, jajaran Komisaris dan Direksi Bank NTT berani turun ke jalan bersama para Kepala Divisi dan Karyawan/ti Bank NTT dari Kantor Pusat dan Kantor Cabang, membagikan bunga dan balon valentine juga mengenalkan Tabungan Valentine dengan cashback berupa beragam barang yang sesuai dengan nominal pembukaan rekening awal di Bank NTT.

Berani pink oleh jajaran direksi Bank NTT

Karena warna pink juga identik dengan warna perempuan dan warna merah jambu (Pink,red) sering dikaitkan dengan sifat-sifat dan hal-hal yang feminin, namun dalam momentum Valentine Day 2020, Komisaris Utama, Juveline Jodjana dan Direktur Pemasaran Dana, Harry Alexander Riwu Kaho berani turun ke jalan menggunakan pink dan berpeluh dengan segenap karyawan.

“Saya kaget dan memberikan apresiasi kepada Direktur Milenial (Direktur Pemasaran Dana, Harry Alexander Riwu Kaho, red) yang inovatif dan punya ide-ide yang out of the box karena memberikan kejutan harus menggunakan baju berwarna pink,” ujar Juveline kepada awak media.

Alasannya, lanjut pengusaha perhotelan dan penerbangan ini, laki-laki pakai pink rasanya gimana ya? “Saya merasa dikerjain,” ujarnya berkelakar.

Bank NTT, urai Komut Juvenile Jodjana, harus punya inovasi apalagi tahun ini dikejar dengan target laba tahun 2020 yang signifikan sebesar Rp.500 Miliar. “Dewan Komisaris juga terus mengawasi kerja direksi dan ternyata apa yang mereka hitung sangat smart dan consider untuk dilakukan,’ ujar pria Manggarai ini mengakhiri wawancara.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

‘Valentine Day’ ala Bank NTT, ‘Cashback Valentine’ Hingga bagi Bunga & Balon

279 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Aksi fenomenal ditunjukkan oleh Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dalam memaknai Hari Raya Kasih Sayang (Valentine Day) tahun 2020. Dari jajaran staf, kepala divisi, direktur hingga komisaris rela turun ke jalan raya dan berpeluh bersama para pengguna jalan.

Mengambil lokasi di bundaran Kantor Gubernur NTT pada Jumat, 14 Februari 2020, dalam nuansa Valentine Day, jajaran Bank NTT dari Kantor Pusat dan Kantor Cabang memakai baju polo serba pink dan membagikan bunga, balon, dan selebaran Tabungan Valentine.

Pose bersama karyawati Bank NTT di sela-sela kegiatan Valentine Cashback Bank NTT

Aksi yang dimulai pada pukul 08.00 WITA—selesai tersebut, dimulai dengan pembagian bunga valentine kepada para pengendara roda dua dan roda empat oleh Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana; Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho; Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu; para kepala divisi, dan karyawan Bank NTT.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada awak media menyampaikan tentang aksi Bank NTT memaknai Valentine Day di tahun Tikus Logam ini dengan Bank NTT mengajak masyarakat untuk ke depan dapat melakukan implementasi kasih yang bersifat edukasi.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho

“Melalui edukasi menabung di hari kasih sayang ini merupakan momentum membangkitkan spirit menabung untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik bersama Bank NTT,” ujar Harry Alexander Riwu Kaho.

Mengenai jenis cashback dari pembukaan Tabungan Valentine, Riwu Kaho menjelaskan bahwa cashback yang diberikan berupa semua jenis barang yang lebih beragam dan sepadan dengan nilai tabungan.

Karyawan dan karyawati Bank NTT berpose bersama pengendara roda dua

Sementara itu, Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana mengatakan Bank NTT sebagai Bank Pemerintah Daerah dalam momentum hari kasih sayang seperti ini perlu tampil di berbagai event yang bagus dan berguna bagi masyarakat.

“Termasuk kegiatan hari ini juga berguna untuk memberikan warna baru dan berbeda dalam pemberitaan dan meng-counter berita-berita miring tentang Bank NTT,” tandas mantan Komisaris di PT Flobamor ini dengan penuh keyakinan.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Dilantik Jadi Dirum Bank NTT, Yohanis Praing Yakin Gapai Laba 500 Miliar

350 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Yohanis Landu Praing, S.E., M.M. dilantik menjadi Direktur Umum (Dirum) Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) masa bakti 20 Desember 2019—19 Desember 2023 oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Selasa, 7 Januari 2020 di Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/01/01/kinerja-bank-ntt-tahun-buku-2019-gapai-laba-rp-390-miliar/

Gubernur NTT sebagai pemegang saham pengendali memberhentikan dengan hormat Plt Dirum Bank NTT, Izhak Eduard dan mengangkat Yohanes Landu Praing menjadi Direktur Umum Bank NTT berdasarkan Salinan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor : Kep-245/D.03/2019 tentang hasil penilaian kemampuan dan kepatuhan Yohanis Landu Praing yang dinyatakan memenuhi persyaratan dan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur NTT selaku Pemegang Saham Pengendali Nomor : 413/KEP/HK/2019 tanggal 20 Desember 2019.

Yohanis Landu Praing saat diangkat sumpah oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Pengambilan sumpah menurut keyakinan Kristen Katolik.

Yohanes Praing pun melakukan tanda tangan kontrak kinerja pejabat Bank NTT dimulai dari jajaran komisaris, direksi hingga para Kepala Divisi Bank NTT.

Usai pelantikan, kepada awak media, Yohanis Praing mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur sebagai Pemegang Saham Pengendali, dan kepada Wali Kota/Bupati se-NTT yang telah memberikannya kepercayaan menduduki dan menjabat sebagai Direktur Umum Bank NTT.

“Ke depan yang menjadi pekerjaan rumah berat bagi kami untuk menyelaraskan visi misi kami (Bank NTT, red) dengan visi misi kerja Gubernur NTT untuk mencapai NTT Bangkit Menuju Sejahtera,” ujar mantan Kepala Divisi Rencorseg periode Juli—Des 2019 ini sambil menyampaikan rencana Bank NTT untuk menggapai target laba 500 Miliar pada tahun 2020.

Yohanis Landu Praing, Direktur Umum Bank NTT (tengah) berpose bersama Gubernur NTT Viktor Laiskodat (kiri) dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (kanan)

Mengenai kepercayaan yang telah diberikan, Pria kelahiran 16 Juni 1974 di Belu dan pernah menjabat sebagai Pemimpin Cabang Bank NTT Betun Kabupaten Belu periode 2011—2017 ini menyatakan bakal menjaga kepercayaan tersebut dengan baik sesuai dengan kebutuhan dan peraturan yang berlaku.

Mengenai target laba Bank NTT sebesar 500 Miliar, mantan Pemimpin Cabang Khusus Bank NTT periode 2017—2019 ini menyampaikan bahwa kini jajaran Komisaris dan direksi Bank NTT telah lengkap dan sesuai bisnis bank yang telah dibuat yakin dapat dicapai.

“Dengan dukungan Gubernur/Wakil Gubernur NTT, Wali Kota/Bupati, dengan kelengkapan komisaris dan direksi lengkap dan sesuai dengan bisnis bank yang telah kami buat, kami yakin dapat mencapai target laba 500 Miliar,” ucap Dirum Bank NTT yang tampil gagah mengenakan balutan busana tenun asal Pulau Sumba.

Untuk diketahui, kini, jajaran pengurus (Komisaris dan Direksi) Bank NTT telah lengkap dengan formasi sebagai berikut:
Komisaris :

  1. Komisaris Utama, Juvenile Jodjana;
  2. Komisaris Independen, Semuel Djoh;
  3. Komisaris Independen, Frans Gana.

Direksi :

  1. Direktur Utama, Izhak Eduard Rihi;
  2. Direktur Umum, Yohanis Landu Praing;
  3. Direktur Pemasaran Kredit, Absalom Sine;
  4. Direktur Pemasaran Dana, Harry Alexander Riwu Kaho;
  5. Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu.

Dengan demikian susunan pengurus Bank NTT memenuhi GCG Structure yang diatur OJK Nomor : 55/POJK/03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum tanggal 7 Desember 2016 sekaligus sebagai pertanggungjawaban kepada publik dan stakeholder.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

‘Bank NTT City’ Hadir Perdana di Perumahan Sejahtera Regency

441 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Impian Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) untuk mendukung penuh sebuah kawasan hunian dalam berbagai aspek telah terwujud, dengan program FLPP sebagai program besutan pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah supaya bisa mengakses kredit kepemilikan rumah (KPR).

Kawasan Bank NTT atau Bank NTT City untuk pertama kali ada di kawasan perumahan Sejahtera Regency di Oetalu, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang yang diresmikan dengan penekanan sirene oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat pada Jumat, 3 Januari 2019 petang.

Direktur Utama Bank NTT, Izhak Eduard Rihi dalam sesi peresmian fasilitas pendukung Perumahan Sejahtera Regency, menyampaikan impian Bank NTT untuk mendukung sebuah kawasan perumahan yang dapat disuport secara utuh dari hulu ke hilir atau terintegrasi dapat terwujud.

Bank NTT City in Sejahtera Land hadir untuk memberikan pelayanan maksimal bagi para pemukim di perumahan Sejahtera Regency dan selanjutnya Bank NTT City bakal hadir di kawasan perumahan lain ,” beber Izhak Eduard Rihi.

Perumahan Sejahtera Regency di Oetalu, Kecamatan Penfui Timur, Kabupaten Kupang yang didukung penuh oleh Bank NTT menjadi ‘Bank NTT City in Sejahtera Land’

Sebelumnya, pernyataan senada juga disampaikan oleh Izhak Eduard Rihi dalam press release tahun buku 2019 pada Selasa, 31 Desember 2019 di Kantor Pusat Bank NTT, Izhak Eduard Rihi menyampaikan bahwa Bank NTT City merupakan sebuah perumahan yang terintegrasi dan dibiayai sepenuhnya oleh Bank NTT.

“Sekitar 90 persen pembiayaan Perumahan Sejahtera Regency dibiayai oleh Bank NTT. Selanjutnya bakal dikembangkan Bank NTT City di kabupaten lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),” ungkap Izhak Eduard Rihi.

Sementara itu, CEO Sejahtera Group Bobby Lianto, MBA menyampaikan bahwa Sejahtera Land telah bermitra dengan Bank NTT sejak lama. “Sejahtera Land telah bermitra dengan Bank NTT berupa dukungan finansial (kredit) sejak konstruksi, kredit perumahan bersubsidi, kredit perumahan komersil,” ungkap Bobby.

Selain itu, ujar Bobby, setiap masyarakat di pemukiman Sejahtera Regency mempunyai tabungan dan berkesempatan mengajukan kredit di Bank NTT. “Bank NTT juga akan mendirikan kantor dengan fasilitas ATM Bank NTT di Kawasan Sejahtera Regency,” imbuh Bobby.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Tiga Strategi Bank NTT Dukung Pemerintah Menuju Bangkit dan Sejahtera

267 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank NTT berfokus kepada hal-hal teknis bagaimana road map strategi menuju NTT Bangkit dan Sejahtera dapat dicapai. Mimpi NTT Sejahtera itu Politik sedangkan Bank NTT adalah eksekutor menuju NTT Bangkit dan Sejahtera melalui strategi bisnis yang tepat.

Bank NTT mencoba menawarkan apa yang disebut dengan kebijakan Daerah NTT Bangkit dan Menuju Sejahtera melalui sinergi 3 (tiga) mitra yakni Pemda, BPJS, dan Bank NTT.

Demikian disampaikan Dirut Bank NTT, Izhak Eduard Rihi dalam Pertemuan Strategi dan Implementasi Road Map Pinjaman Daerah NTT Bangkit & NTT Sejahtera dan Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Nusa Tenggara Timur.

Baca juga : 

https://gardaindonesia.id/2019/07/11/dirut-bank-ntt-ishak-rihi-kantor-bank-ntt-sejumlah-pengguna-smartphone/

Di hadapan forum pertemuan yang dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi; Wali Kota/Bupati dan Wakil Bupati se-NTT dan BPJS Ketenagakerjaan di Aula Fernandes Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur pada Jumat, 4 Oktober 2019 tersebut, Dirut Bank NTT menjelaskan bahwa road map sinergitas seluruh Pemda NTT dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Bank NTT diatur dalam 3 (tiga) strategi antara lain:

Pertama, fase membangun fondasi infrastruktur. Pada fase ini Bank NTT akan mendorong pemberian pinjaman dana implementasi program infrastruktur untuk mendukung produksi komoditi petani dan usaha industri;

Kedua, fase melihat pertumbuhan sektor usaha di masing-masing daerah atau wilayah. Mulai dari pertanian dan perikanan serta pariwisata di kabupaten/kota dan pulau se NTT;

Ketiga, fase melihat dan mengevaluasi adanya kesejahteraan masyarakat NTT.

Untuk mencapai tiga strategi besar itu, jelas Izhak, Bank NTT akan menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah untuk memastikan laju pertumbuhan ekonomi NTT.

“Bank NTT akan berada di depan tidak saja sebagai mitra yang dipercaya pemerintah dan masyarakat, tetapi menjadi rumah pembuka lahan usaha untuk kesejahteraan rakyat. Artinya semua aset daerah dikelola oleh Bank NTT untuk mencapai kesejahteraan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Lanjut Izhak, Bank NTT akan menjadi Bank yang membuat semua orang yang bisa mengakses dukungan dana Bank NTT dengan mudah.

“Untuk menuju cita-cita besar NTT Bangkit Menuju Sejahtera maka Visi-Misi Bank NTT diperbaharui sehingga sejalan dengan Visi-Misi Pemerintah Daerah NTT,” imbuhnya.

Penulis dan editor (+rony banase)