Arsip Tag: dokter herman man

Pasien Covid-19 Naik di Kota Kupang, Pemkot Koordinasi dengan Rumah Sakit

329 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Jumlah pasien Covid-19 terus bertambah beberapa waktu terakhir (data terakhir per Rabu, 23 September 2020, jumlah positif Covid-19 di Kota Kupang mencapai 56 orang, dengan kontak erat sebanyak 522 orang dan suspek sebanyak 423 orang), mendorong Pemerintah Kota Kupang untuk menyikapi secara serius upaya penanganan. Sejumlah pimpinan rumah sakit baik pemerintah maupun swasta yang ada dalam wilayah Kota Kupang diundang untuk melakukan koordinasi terkait itu.

Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man memimpin langsung rapat yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, pada Rabu, 23 September 2020. Menurutnya dengan bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19, Pemerintah Kota Kupang memandang perlu untuk melakukan langkah-langkah antisipasi, termasuk memastikan soal ketersediaan fasilitas seperti ruangan dan tempat tidur berikut peralatan kesehatan khusus bagi pasien Covid-19.

Rapat koordinasi tersebut membahas kesigapan beberapa hal, di antaranya soal sumber daya seperti ruangan dan tempat tidur bagi pasien positif Covid-19. Diketahui dari sejumlah rumah sakit di Kota Kupang tersedia total 83 tempat tidur bagi pasien positif Covid dan 27 ruangan isolasi bertekanan negatif serta 27 ruangan non tekanan negatif.

Sumber daya lain yang tidak kalah penting adalah ketersediaan tenaga kesehatan. Dokter Herman Man berusaha memastikan ketersediaan tenaga medis terutama dokter spesialis paru dan penyakit dalam di masing-masing rumah sakit. Juga memastikan ketersediaan fasilitas penginapan khusus bagi para tenaga kesehatan yang sedang menangani pasien positif.

Ia juga mengimbau kepada para pimpinan rumah sakit di Kota Kupang untuk secara ketat menerapkan disiplin penggunaan APD bagi para petugas, guna mencegah jatuhnya korban pasien positif Covid-19 dari tenaga kesehatan seperti yang terjadi di daerah lain.

dr. M. Ibrahim, yang mewakili pimpinan Rumah Sakit Angkatan Laut Samuel J. Moeda Kupang, mengakui saat ini pihaknya masih mengalami kendala soal ruangan khusus untuk filter screening awal di depan rumah sakit. Karena itu mereka sangat mengharapkan dukungan Pemkot Kupang berupa tenda. Selain itu dia juga menyarankan agar para tenaga kesehatan yang sudah merawat pasien positif Covid-19 tidak hanya di-rapid test tetapi juga di-swab.

Pengelola atau perwakilan rumah sakit di Kota Kupang saat rapat koordinasi dengan Pemkot Kupang

Sementara itu, dr. Sieny dari RS Leona Kupang mengusulkan perlunya pelatihan bagi para analis kesehatan untuk pengambilan swab. Pelatihan ini menurutnya perlu untuk mengantisipasi jika suatu waktu jumlah pasien positif terus bertambah dan masing-masing rumah sakit diminta untuk melakukan tes swab sendiri.

Menanggapi usul saran tersebut, dokter Herman Man langsung minta Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk segera menindaklanjuti dan membantu pihak rumah sakit melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Dalam pertemuan tersebut dokter Herman Man didampingi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang, Rudy Priyono, S.KM, M.Kes dan salah satu kabid di Dinas Kesehatan Kota Kupang, I Gusti Ngurah Suarnawa, S.KM, M.Kes. Hadir juga seluruh pimpinan rumah sakit baik swasta maupun pemerintah yang ada di Kota Kupang.

Saat ini menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan kembali aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Salah satu alasannya adalah untuk mencegah meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19, karena RS sudah penuh. Dikawatirkan, jika ada tambahan pasien lagi tidak dapat tertampung lagi di rumah sakit.

Dokter Herman menambahkan peluang bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Kupang masih ada karena jalur transportasi udara masih terbuka. Data terakhir yang berhasil dihimpun pasien positif corona di Kota Kupang umumnya adalah warga lokal yang merupakan pelaku perjalanan dari luar daerah. Untuk itu ada wacana dari Pemkot Kupang untuk mewajibkan para pelaku perjalanan dari luar daerah untuk melakukan tes swab, guna mencegah transmisi lokal yang mengakibatkan jumlah pasien positif bertambah.

Rencananya pada Jumat, 25 September 2020, Pemerintah Kota Kupang juga akan melakukan massive rapid test di pasar yang ada di Kota Kupang. Karena pasar merupakan salah satu lokasi yang terindikasi mempunyai risiko tinggi penularan covid 19. Sebelumnya, pada Selasa, 22 September 2020, Pemkot juga sudah melakukan rapid test terhadap sejumlah ASN di lingkup Pemkot Kupang, sebagai upaya deteksi dini penularan Covid-19 di kantor. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans)
Editor (+rony banase)

IKMR 2020—2024 Dikukuhkan, Wali Kota Jefri: Kontribusi Nyata di Kota Kupang

395 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pengukuhan dan pengucapan sumpah dan janji pengurus Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang (IKMR) periode 2020—2024 dilakukan oleh tiga orang Ketua panga yang mewakili 25 panga yang berasal dari tiga wilayah Manggarai Raya. Sebanyak 177 orang pengurus yang diambil sumpahnya pada kesempatan tersebut dengan komposisi penasihat/pengarah, pengurus inti dan sembilan bidang.

Selain acara pengukuhan dan deklarasi damai IKMR Periode 2020—2024 pada Sabtu, 19 September 2020 di Hotel Cahaya Bapa Kupang, panitia juga mengagendakan kegiatan tali kasih berupa penyerahan bantuan sembako bagi tiga panti asuhan di Kota Kupang, yang acaranya diatur tersendiri satu hari setelah pengukuhan.

Wali Kota Kupang, Doktor Jefri Riwu Kore saat menghadiri pengukuhan pengurus, memberikan apresiasi kepada organisasi Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang (IKMR) yang selama ini sudah memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Kota Kupang. Menurutnya kontribusi itu bukan hanya berupa dukungan tetapi juga dalam wujud sosok salah satu putra terbaik IKMR yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man yang bersama dirinya memimpin Kota Kupang. Tidak hanya itu dukungan IKMR untuk Pemkot Kupang juga menurut Wali Kota sangat dirasakan dari para anggota DPRD Kota Kupang asal Manggarai.

Wali Kota Kupang, Doktor Jefri Riwu Kore saat memberikan apresiasi kepada IMKR Kupang

Wali Kota Jefri juga menilai IKMR sebagai sebuah organisasi yang tertata baik serta bisa menjadi contoh bagi organisasi kedaerahan lainnya di Kota Kupang dalam upaya menciptakan kerukunan dari perbedaan yang beragam. Kepada Ketua dan pengurus IKMR yang baru, Wali Kota berharap agar kerja sama dan komunikasi baik yang sudah terjalin baik selama ini bisa terus dipertahankan. Pemkot Kupang menurutnya sangat terbuka menerima masukan dan saran dari berbagai pihak termasuk IKMR demi perubahan Kota Kupang menjadi lebih baik.

Apresiasi kepada IKMR juga disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi NTT, Yohanes Oktavianus, yang hadir mewakili Gubernur NTT. Menurutnya orang Manggarai memiliki beberapa karakteristik yang bisa menjadi contoh bagi daerah lain di NTT, seperti tidak primordial, toleran dan memiliki komitmen tinggi untuk pendidikan kaum muda. Dia berharap kebiasaan-kebiasaan baik ini bisa terus dijaga bahkan dikembangkan. Kepada pengurus IKMR yang baru dia berpesan agar senantiasa mendukung program Gubernur NTT dalam mewujudkan NTT bangkit NTT sejahtera.

Wakil Wali Kota Kupang, dokter Hermanus Man, mewakili sesepuh Manggarai Raya berpesan kepada para pengurus baru lewat perumpamaan sebuah pensil. Menurutnya seperti pensil dalam menjalankan organisasi bagian yang paling berguna tidak harus menonjol, namun selalu siap di depan jika dibutuhkan. Seperti pensil, dokter Herman Man juga berharap para pengurus IKMR ini bisa meninggalkan jejak tentunya yang memiliki arti dan bermakna bagi orang lain dan organisasi. Diakuinya, ke depan akan ada lebih banyak tantangan karena perubahan teknologi, ilmu pengetahuan juga kebutuhan anggota. Karena itu, pengurus IKMR dituntut untuk bisa menjawab tantangan tersebut.

Sesepuh IKMR Kupang, dokter Herman Man saat menandatangani deklarasi damai Pemilu kada Kota Kupang 

Ketua IKMR periode2020—2024, Aloysius Sukardan dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada IKMR Kupang yang telah memberikan kepercayaan dan tanggung jawab kepadanya. Dia berjanji, di masa kepemimpinannya kali ini ada beberapa hal yang akan menjadi perhatian serius. Di antaranya adalah memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh keluarga IKMR. Ke depan, menurutnya organisasi ini jangan lagi menjadi beban bagi anggotanya, namun sebaliknya IKMR harus bisa membantu meringankan beban para anggotanya, dengan memaksimalkan sektor ekonomi dan koperasi.

Menurut Aloysius Sukardan, perhatian lain dari IKMR adalah bagaimana memaksimalkan potensi yang ada pada warga IKMR, misalnya dewan pakar supaya bisa membantu menyelesaikan persoalan pembangunan yang ada di tiga wilayah Manggarai Raya.

Dalam acara tersebut panitia juga mengagendakan deklarasi damai sebagai wujud dukungan sekaligus pesan bagi keluarga yang ada di Manggarai Raya khususnya Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat yang sebentar lagi akan menyelenggarakan pemilu kada agar menciptakan pesta demokrasi yang damai.

Aloysius juga mengingatkan segenap anggota IKMR Kupang yang juga sebagai warga Kota Kupang untuk bergandengan tangan membantu Pemerintah Kota Kupang dalam upaya percepatan pembangunan di Kota Kupang. Saat ini, IKMR memiliki 2.000 KK yang sudah terdata dan masih banyak lagi yang belum didata. Jumlah ini menurutnya bisa menjadi energi besar untuk menyukseskan program-program pemerintah.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_Ans)
Editor (+rony banase)

HUT Ke-75 PMI, Dokter Herman Man : PMI Kota Kupang Bangun Solidaritas Pelayanan

130 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Peringatan HUT ke-75 Palang Merah Indonesia (PMI) di masa Pandemi Covid-19, dihelat PMI Kota Kupang dengan perayaan sederhana dan mengedepankan protokol kesehatan. Berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Kupang, pada Kamis, 17 September 2020, dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe, Forkopimda Tingkat Kota Kupang, Sekretaris Daerah Kota Kupang Fahrensy P. Funay, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkot Kupang, perwakilan dari PMI Provinsi NTT, Basarnas NTT, Pimpinan Pegadaian Syariah Cabang Kupang, Forum Organisasi Laskar Timor Indonesia, Sukarelawan PMI Kota Kupang dan sejumlah media massa.

Ketua PMI Kota Kupang, dokter Herman Man menyampaikan tema peringatan HUT Ke-75 PMI Tahun 2020 mengusung tema “Solidaritas untuk Kemanusiaan”. Menurutnya, PMI menyadari bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus terus dipupuk dan disebarluaskan agar tumbuh dan berkembang rasa kepedulian untuk membantu sesama.

“PMI Kota Kupang harus berada dalam kerangka membangun solidaritas yang strategis bersama masyarakat dalam semua aktivitas pelayanan dan bantuan, serta menjadikan masyarakat bagian dari program kerja PMI bersinergi dalam kerja bidang kemanusiaan,” urainya.

Pelepasan Balon HUT Ke-75 PMI oleh Ketua PMI Kota Kupang, Dokter Herman Man

Dokter Herman Man juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh undangan dan sukarelawan atas waktunya untuk turut serta memperingati HUT Ke-75 PMI. Gambaran inilah yang menurutnya harus terus ditunjukkan, bahwa kebersamaan dalam sebuah misi adalah kunci dari sukses, apalagi aktivitas ini sangat berhubungan dengan solidaritas dan kemanusiaan.

Ia pun menambahkan 75 Tahun adalah waktu yang panjang bagi PMI berkiprah dalam bidang kemanusiaan. Pengalaman yang sama panjangnya dengan usia kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini memberikan pelajaran berharga bagi PMI untuk terus mengembangkan diri dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan bantuan PMI kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dokter Herman Man berharap seluruh komponen bangsa dan pemangku kepentingan seperti pemerintah, korporasi, lembaga sosial dan masyarakat serta mitra Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dapat bersama-sama bergandengan tangan mengatasi berbagai persoalan kemanusiaan. “Mari kita jadikan HUT Ke-75 ini sebagai momentum untuk menjunjung tinggi rasa solidaritas terhadap sesama. Semoga hal ini menjadi semangat untuk PMI dalam mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersinergi menciptakan solidaritas untuk pelayanan kemanusiaan,” pungkasnya.

Pemotongan Tumpeng HUT Ke-75 PMI oleh Ketua PMI Kota Kupang, Dokter Herman Man didampingi oleh Ketua DPRD Kota Kupang dan Sekda Kota Kupang

Jusuf E. A. Sirlalang, selaku koordinator perayaan peringatan HUT Ke-75 PMI kali ini dalam laporannya menyampaikan bahwa, PMI Kota Kupang menyelenggarakan berbagai kegiatan yakni Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi Relawan KSR dan SIBAT pada 8—12 September 2020 di aula Wakil Wali Kota Kupang, jalan santai dan pembersihan pantai pada 12 September 2020 di pantai Pasir Panjang, aksi sukarela donor darah pada 15 September 2020 serta puncak perayaan HUT Ke-75 yang dilaksanakan pada 17 September 2020.

“Seluruh kegiatan dirancang untuk mempererat tali silaturahmi antar-pengurus, staf dan relawan PMI Kota Kupang. Di samping itu, tentunya PMI sedang melakukan promosi atau kampanye agar lebih dikenal oleh masyarakat,” bebernya.

Andre Sirlalang menambahkan sejak akhir Maret 2020, Indonesia dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19 yang berdampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat, terutama sosial dan ekonomi. Dalam kondisi tersebut PMI Kota Kupang tidak tinggal diam, sebaliknya PMI Kota Kupang terus menjalankan fungsi dan tugasnya secara optimal. Mulai dari pencegahan, edukasi sampai pada turut serta dalam berbagai penanganan pasien Covid-19.

“Oleh karena itu, mengingat krisis berdampak cukup luas dan diperkirakan masih akan berlangsung, maka PMI mengajak semua masyarakat untuk bersinergi menciptakan solidaritas untuk pelayanan kemanusiaan, baik yang berhubungan dengan Covid-19 maupun di situasi krisis atau bencana lainnya sesuai dengan tema besar yang diluncurkan pada HUT PMI kali ini,” pungkasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_jms/ech/nis)
Editor (+rony banase)

Dukung Kapasitas Pemuda Katolik, Pemkot Kupang Inisiasi Program Inovatif

162 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang memberi perhatian serius pada pertumbuhan dan perkembangan kaum muda di Kota Kupang. Selain mengalokasikan sejumlah bantuan untuk pendidikan dan usaha ekonomi kaum muda, Pemkot Kupang juga menggagas sejumlah program inovatif yang bertujuan untuk membina karakter kaum muda. Salah satunya melalui kegiatan yang diprakarsai oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kupang yakni Peningkatan Kapasitas Pemuda-Pemudi Katolik Kota Kupang.

Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man saat membuka kegiatan tersebut di Aula Gereja St. Maria Assumpta Kota Baru Kupang, pada Selasa, 1 September 2020, mengakui sangat strategis untuk masa depan bangsa dan negara terutama Kota Kupang. Menurutnya ungkapan pemuda adalah masa depan bangsa sejak dulu kala sering diucapkan dan menjadi klise, namun pada dasarnya benar dan penting. Karena itu para pemuda harus disiapkan.

“Tongkat estafet kepemimpinan daerah ini harus dilanjutkan oleh generasi muda, karena itu mereka harus disiapkan dan ditingkatkan kapasitasnya,” tambahnya. Kepada para pemuda Katolik peserta kegiatan tersebut, Ia berpesan agar selalu menampakkan kekhasan nilai-nilai Katolik sebagai terang dan garam baik dalam kaderisasi maupun kepemimpinan mereka nantinya.

Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man berpose bersama perwakilan Pemuda-pemudi Katolik Kota Kupang

Tentang organisasi Pemuda Katolik Kota Kupang, dokter Herman Man berharap agar bisa menjadi wadah dan alat yang dalam kebersamaan menghimpun dan mengonsolidasi manusia-manusia di dalamnya untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan yang dimaksudkannya antara lain yakni pendalaman nilai-nilai Katolik sehingga para anggotanya bisa menjadi pemuda yang baik, yang mengutamakan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupannya. Tujuan lainnya adalah kekuatan moral dan nilai-nilai kemanusiaan dari para pemuda Katolik yang dipraktikkan dalam pelayanan publik. Selain itu Pemuda Katolik juga diharapkan bisa membawa nilai-nilai Katolik mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dokter Herman Man juga berharap setelah mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas ini para peserta bisa membawa pulang tiga hal, yakni pengetahuan tentang berorganisasi dan keterampilan berorganisasi dari senior-senior yang sudah berpengalaman serta sifat moral atau sikap mental yang menonjolkan nilai-nilai Katolik.

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Kupang, Drs. Matheus Eustakhius selaku panitia penyelenggara kegiatan peningkatan kapasitas menambahkan pengetahuan yang luas dan keterampilan yang memadai belum menjadi jaminan keberhasilan seorang pemuda. Pemuda juga butuh pembinaan karakter dan kapasitas. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu bertujuan untuk memotivasi dan membekali para pemuda Katolik Kota Kupang. Hari pertama dan kedua akan diisi dengan pembekalan dan dinamika berorganisasi. Pada hari ketiga akan dilakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk kerja bakti. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 100 orang.

Turut hadir dalam acara pembukaan kegiatan peningkatan kapasitas Pemuda-pemudi Katolik tersebut Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang, Padron A. S. Paulus, Ketua Pemuda Katolik Kota Kupang sekaligus Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Yuvensius Tukung, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Thomas D. Dagang, S.Sos, M.Si. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Filmon J. Lulupoy, S.Pd., M.M. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Drs. Yakobus B. Kleden, M.M. Camat Oebobo, Matheos A. H. T. Maahury, S.E. serta sejumlah perwakilan dari pimpinan perangkat daerah lainnya. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans)
Editor (+rony banase)

Tersedia 5 ‘Bus Rapid Transit’ di Kota Kupang, Utama bagi Pelajar & Mahasiswa

338 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI menyerahkan bantuan 5 (lima) unit Bus Rapid Transit (BRT) sejak 2018 lalu. Karena beberapa kendala teknis, bus tersebut baru bisa dioperasikan saat ini. Peluncuran bus yang diutamakan melayani para pelajar dan mahasiswa, yang rencananya akan melayani sejumlah rute baru di wilayah Kota Kupang.

Peluncuran 5 unit BRT tersebut, dilakukan sekaligus dengan peresmian Koperasi Jasa Trans Kota Kupang oleh Wali Kota Kupang, Doktor Jefri Riwu Kore yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Kupang pada Senin, 31 Agustus 2020.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, S.Sos., yang mewakili para pejabat jajaran Forkompinda, yang mewakili Danlanud El Tari, dan Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang, Padron Paulus, para anggota DPRD Kota Kupang serta perwakilan dari Jasa Raharja dan Organda Kota Kupang. Hadir pula para Asisten Sekda Kota Kupang, pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang serta para camat dan lurah.

Peluncuran ditandai dengan pengguntingan pita serta pelepasan balon oleh Wali Kota Jefri yang berharap kehadiran BRT ini bisa menjawab kebutuhan transportasi umum warga Kota Kupang, terutama para pelajar dan mahasiswa yang selama ini kesulitan mengakses transportasi umum ke sekolah maupun kampus mereka.

Ia mengakui hingga saat ini masih banyak jalur di Kota Kupang yang belum dijangkau layanan transportasi umum, seperti di wilayah Naioni dan Belo. Untuk itu, Wali Kota Jefri memberi instruksi kepada Kadis Perhubungan dan jajarannya untuk segera membuka rute baru bekerja sama dengan pihak swasta. Menurutnya ini merupakan salah satu bagian dari program lima tahun yang sudah dirancang bersama Wakil Wali Kota sejak awal masa kepemimpinan mereka. Rencananya untuk layanan transportasi di rute-rute baru tersebut akan diberikan subsidi silang bekerja sama dengan pihak swasta pelaku usaha transportasi.

Peluncuran Bus Rapid Transit ditandai dengan pelepasan balon

Wali Kota Jefri pun mendesak Dinas Perhubungan Kota Kupang untuk segera menindaklanjuti instruksi tersebut, dengan melakukan analisa bersama Organda Kota Kupang sehingga nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Hasil analisa itu nantinya akan diserahkan ke DPRD untuk dikaji. “Mudah-mudahan pembukaan jalur ini bisa segera terlaksana,” tambahnya.

Sementara bus rapid transit yang baru dilaunching tersebut akan melayani rute di lima koridor utama yakni Koridor 1 akan melalui jalur Kampus Undana, Jl. Piet A. Tallo, Jl. Frans Seda, Jl. W. J. Lalamentik, Jl. Cak Doko, Jl. Tompelo, Jl. Urip Sumoharjo Jl. A. Yani, Jl. Timor Raya dan Kampus Undana.

Koridor 2 melalui Kampus Undana, Jl. Timor Raya, Jl. A. Yani, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Tompelo, Jl. Cak Doko, Jl. W. J. Lalamentik, Jl. Frans Seda, Jl. Piet A. Tallo dan Kampus Undana dan koridor 3 melalui Kampus Undana, Jl. Adi Sucipto, Jl. Piet A. Tallo, Jl. Perintis Kemerdekaan 2 (Bundaran Patung Tirosa), Jl. W. J. Lalamentik, Jl. Amabi, Jl. Jenderal Soeharto, Jl. El Tari, Jl. Frans Seda, Jl. Mesakh Amalo, Jl. Timor Raya.

Sementara, koridor 4 melalui rute Kampus Undana, Jl. Adi Sucipto, Jl. Timor Raya, Jl. Mesakh Amalo, Jl. Frans Seda, Jl. El Tari, Jl.Jenderal Soeharto, Jl. Amabi, Jl. Frans Seda, Jl. Mesakh Amalo dan Jl. Timor Raya. Rute di Koridor 5 akan melalui Kampus Undana, Jl. Piet A. Talo, Jl. Frans Seda, Jl. El Tari, Jl. Jend. Soeharto, Jl. H. R Koroh, Jalur 40 (Petuk) dan Jl. Adi Suipto.

Untuk waktu operasi bus tersebut adalah pukul 08.00—16.00 WITA. Mengenai tempat perhentian bus-bus tersebut adalah pada halte-halte yang sudah disiapkan dan juga beberapa tempat yang akan dijadikan shelter atau cikal bakal shelter, sedangkan mengenai biaya Dinas Perhubungan selaku Pembina angkutan umum melakukan subsidi operasional bus sehingga bisa terjangkau oleh masyarakat. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans)
Editor (+rony banase)

Refleksi Tiga Tahun Kepemimpinan Jefri – Herman di Kota Kupang

216 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Doktor Jefri Riwu Kore dan dokter Herman Man merayakan 3 (tiga) tahun kepemimpinan mereka dengan konsep yang berbeda. Berlangsung di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang pada Sabtu malam, 22 Agustus 2020; dikemas dalam konsep kreatif yakni drive in concert.

Selain merupakan inovasi baru di dunia ekonomi kreatif, konsep ini sejalan dengan protokol kesehatan yang berlaku dalam mencegah penyebarluasan wabah Covid-19. Warga yang datang ke acara ini membawa mobil masing-masing dan menyaksikan seluruh rangkaian acara dari dalam mobil yang terparkir rapi di lapangan tersebut. Perayaan HUT ke-3 Firmanmu dengan konsep drive in di Kota Kupang ini menjadi yang ketiga di Indonesia dan yang ketujuh di wilayah Asia Tenggara.

Selebrasi 3 Tahun Kepemimpinan Doktor Jefri dan Dokter Herman Man dengan konsep Drive In Concert

Wali Kota Kupang, Doktor Jefri Riwu Kore mengapresiasi konsep drive in ini sebagai kreativitas kaum muda yang sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19. Senada, disampaikan oleh Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man; menurutnya konsep ini merupakan teknologi milenial yang mencegah timbulnya klaster baru.

Saat didaulat untuk memberikan sambutan, pasangan pemimpin Kota Kupang ini saling bergantian memaparkan apa yang sudah mereka laksanakan selama tiga tahun terakhir dan apa yang akan dilakukan pada dua tahun mendatang.

Menurut keduanya ada tiga aspek yang menjadi fokus sejak awal masa kepemimpinan mereka yang menjadi landasan dalam membangun kota ini, yakni pembangunan infrastruktur, pelayanan publik serta pemberdayaan masyarakat termasuk di dalamnya pemberdayaan ekonomi.

Wali Kota Jefri mengakui selama tiga tahun ini mereka telah berjuang sungguh-sungguh menata Kota Kupang menjadi lebih baik. Salah satunya dibuktikan dengan kondisi Kota Kupang saat ini yang jauh lebih terang benderang karena lampu jalan dan taman-taman kota yang tertata baik dengan tampilan yang lebih modern. Demikian pula dengan pembangunan trotoar dan drainase. Selain pembangunan infrastruktur yang mengalami perubahan luar biasa, menurutnya salah satu kunci keberhasilan kepemimpinan Firmanmu ada pada pelayanan publik yang jauh lebih baik terutama di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) lewat gebrakan pelayanan 24 jam serta di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dengan layanan perizinan yang lebih cepat dan mudah.

Selebrasi 3 Tahun Kepemimpinan FirmanMu

Sementara mengenai pemberdayaan masyarakat, mereka menyadari masih banyak warga Kota Kupang yang butuh uluran tangan dari pemerintah. Karena itu sejumlah program bantuan dari dana APBD telah dirancang mulai dari beasiswa, bantuan seragam, alat tulis dan tas, bantuan kaca mata, bedah rumah serta sejumlah bantuan lainnya.

Jefri dan Herman menyadari keberhasilan mereka saat ini juga berkat dukungan dari banyak pihak. Karena itu pada momen HUT tersebut mereka menyampaikan terima kasih kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan DPRD Kota Kupang yang telah berperan sebagai mitra yang selalu memberi dukungan secara positif. Terima kasih juga mereka sampaikan kepada tim percepatan pembangunan Kota Kupang, yang salah satu anggotanya adalah Wali Kota Kupang periode 2007—2012, Drs. Daniel Adoe yang turut hadir dalam perayaan puncak HUT ke-3 Firmanmu.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh masyarakat Kota Kupang yang telah mendoakan serta mendukung semua upaya mereka membangun kota ini. Mereka berharap dukungan tersebut bisa terus dijaga untuk menyukseskan sejumlah program prioritas di sisa masa kepemimpinan mereka.

Tak lupa pada momen spesial tersebut, Jefri – Herman juga berterima kasih kepada seluruh ASN lingkup Kota Kupang yang telah bersama mereka berjuang mewujudkan Kota Kupang yang lebih baik. Salah satunya dibuktikan dengan pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Kupang Tahun 2019. Menurutnya ini merupakan buah dari kerja yang sungguh-sungguh dari para ASN di Pemkot Kupang.

Tentang rencana di dua tahun masa kepemimpinan mereka yang tersisa, Doktor Jefri menuturkan beberapa hal akan menjadi perhatian mereka. Di antaranya adalah upaya menghijaukan Kota Kupang. untuk itu dia mengajak seluruh lapisan masyarakat termasuk para tokoh agama untuk mendukung Pemkot Kupang dalam program Kupang Hijau. Hal lain yang jadi perhatian serius mereka di dua tahun tersisa adalah soal pemenuhan air bersih. Untuk urusan ini Pemkot Kupang mendapat dukungan dana yang cukup besar dari pemerintah pusat dan dalam waktu dekat pekerjaan itu akan dimulai. Selain air bersih, menurutnya, berkat lobi dan komunikasi baik yang selama ini terjalin, pemerintah pusat juga telah menggelontorkan sejumlah dana untuk penataan trotoar dan drainase, lampu jalan serta taman. Bahkan menurutnya jika data-data tersedia, pemerintah pusat bersedia membantu 33 ribu warga kurang mampu yang ada di Kota Kupang.

Penyerahan hadiah lomba 3 Tahun Kepemimpinan FirmanMu

Dokter Herman Man menambahkan di sisa dua tahun kepemimpinan, mereka akan mendorong perangkat daerah di lingkup Kota Kupang untuk bekerja lebih cepat (faster), bermutu (better) dan lebih hemat biaya (cheaper) tentunya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mereka berdua mengaku tidak tertutup terhadap kritik dan saran. “Justru kritikan dan masukan memicu kami untuk terus berubah menjadi lebih baik,” pungkas keduanya.

Pada momen puncak HUT ke-3 Firmanmu itu, Wali Kota juga berkesempatan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang dan Stikom Uyelindo Kupang dan meluncurkan aplikasi pendaftaran di puskesmas secara online serta menandatangani secara simbolis prasasti untuk 17 taman di Kota Kupang.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dalam rangka memeriahkan HUT ke-3 Firmanmu, antara lain lomba jurnalistik, lomba video dokumenter serta lomba tik tok. Di kesempatan yang sama Ketua TP PKK Kota Kupang, Hilda Riwu Kore Manafe juga berkesempatan menyerahkan hadiah dan piala bagi juara lomba karang taruna.

Turut hadir pada acara tersebut pimpinan DPRD Kota Kupang, Forkopimda Kota Kupang, Sekda Kota Kupang bersama Ketua Dharma Wanita Kota Kupang, para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, para camat dan lurah serta sejumlah ASN lingkup Pemkot Kupang. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans)
Editor (+rony banase)

Warga Kuanino Apresiasi Program Bedah Rumah Pemkot Kupang

38 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Program bedah rumah yang digagas Pemkot Kupang menyentuh hati dan menuai pujian dari banyak kalangan. Tidak hanya warga penerima bantuan saja yang larut dalam suasana haru dan bahagia. Tetangga sekitarnya pun turut menyatakan kebahagiaan mereka seraya memberi apresiasi kepada Wali Kota Kupang dan jajarannya yang telah merancang program mulia ini.

Seperti yang terjadi pada Kamis malam, 20 Agustus 2020, saat Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan Ketua TP PKK Kota Kupang, Hilda Manafe memulangkan Fatma Ahmad dan cucunya untuk menempati rumah baru mereka di RT 21, RW 05, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja; tangis haru keluarga menyambut kehadiran mereka.

Rumah milik Fatma usai dibedah Pemerintah Kota Kupang selama sepuluh hari dan selama itu Fatma bersama seorang cucunya tinggal bersama Wali Kota Kupang dan keluarga di rumah jabatan.

Foto bersama Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan penerima manfaat bedah rumah Pemkot Kupang

Para tetangga Fatma pun tampak bahagia menyambut kepulangannya. Ance Ndolu salah satu tetangga janda lansia ini, turut mengapresiasi perhatian yang telah diberikan Wali Kota Kupang kepada tetangganya. “Kami atas nama warga mengucapkan terima kasih. Kami turut merasakan sukacita luar biasa ini, kami setia menunggu kedatangan bapak dan ibu. Kami warga di sekitar sini hanya bisa mendoakan Bapak Wali Kota beserta Ibu dan seluruh jajarannya supaya sehat selalu dan diberi hikmat dalam memimpin Kota Kupang,” ujar Ance dengan nada terbata-bata.

Wali Kota Jefri menyampaikan bahwa rumah milik Oma Fatma telah diperbaiki berkat bantuan dari Pemerintah Kota Kupang yang menjadikannya sebagai hunian yang layak. Diakuinya program bedah rumah ini selaras dengan misi Pemerintah Kota Kupang untuk menjadikan Kupang sebagai kota layak huni bagi warganya. “Semoga selanjutnya rumah ini menjadi penyemangat dalam melanjutkan hidup mereka,” katanya disambut tepuk tangan warga Kelurahan Kuanino.

Ia mengakui saat ini masih banyak warga yang hidupnya tidak beruntung di kota ini. Dia juga mengaku bangga dan bahagia dengan kekompakan dan antusiasme warga Kuanino mendukung program bedah rumah bagi tetangga mereka. “Semoga kekompakan dan hidup gotong royong ini bisa terjaga dalam setiap aspek kehidupan,” pungkasnya.

Selain rumahnya dibedah Pemerintah Kota Kupang, Wali Kota Jefri bersama sejumlah donatur juga memberi bantuan secara pribadi berupa perabotan rumah tangga dan sembako. Bantuan sembako dan uang diharapkan bisa dipakai untuk membeli kebutuhan hidup, karena selama menginap di rumah jabatan Ibu Fatma tidak bekerja.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans/sny/frd)
Editor (+rony banase)

Helat Nikah Massal Ke-18, Pemkot Kupang Fasilitasi 65 Pasangan Suami Istri

291 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Kegiatan nikah massal yang merupakan program Pemerintah Kota Kupang sejak tahun 2003, kembali dihelat. Untuk tahun ini Pemkot memfasilitasi 65 pasangan suami istri, yang beragama Kristen dari denominasi GMIT, Katolik dan Kristen denominasi lainnya dalam wilayah Kota Kupang. Kegiatan nikah massal ke-18 ini, dilaksanakan selama dua hari yakni pada 4—5 Agustus 2020.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dalam acara nikah massal hari pertama di gedung ibadah GMIT Gloria Kayu Putih, pada Selasa, 4 Agustus 2020, menyampaikan selamat kepada 9 pasangan yang dikukuhkan sebagai suami istri yang sah. Ke depan, Ia berkeinginan agar Pemkot Kupang dapat memfasilitasi lebih banyak pasutri dalam nikah massal.

“Saya berharap bisa lebih banyak lagi yang mengikuti acara nikah massal, karena ini adalah bagian dari program pemerintah yang memastikan saudara-saudara kita dapat terfasilitasi menjadi pasangan yang sah menurut hukum masing-masing agama dan pemerintah,” ujarnya.

Wali Kota Jefri juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Majelis GMIT Gloria Kayu Putih yang telah mendukung dengan digunakannya gereja untuk prosesi nikah massal tahun ini. Turut hadir mendampingi Wali Kota, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Drs. Yoseph Rera Beka, Kadispenduk, Agus Ririmase, Camat dan Lurah setempat dan tentu 9 pasangan suami istri yang akan dikukuhkan.

Ketua Klasis Kota Kupang Timur, Pendeta Samuel Pandie, S.Th. mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang sudah melaksanakan kegiatan nikah massal, “Ini sebuah program yang bijaksana dalam rangka membantu masyarakat yang tidak mampu agar dapat melangsungkan pernikahan sah dan kami (gereja) akan selalu siap bekerja sama dengan Pemkot untuk menyukseskan acara ini,” ucap Pdt. Sem Pandie.

Foto bersama peserta nikah massal dengan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan pimpinan Pemkot Kupang

Di tempat terpisah, pelaksanaan nikah massal untuk 15 pasutri Katolik dari 5 paroki se-Kota Kupang di Gereja St. Familia Sikumana dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man didampingi Kepala Dinas LHK Yeri Padji Kana, Sekretaris Dispenda Kota Kupang Alfred Lakabela; Sekcam Maulafa, Nobertus Noto dan Lurah Maulafa, Getruida Isabela.

Dokter Herman Man Kota pun berpesan mengenai kunci keberhasilan membina keluarga, “Kunci keberhasilan dalam pernikahan itu SIM yaitu setia, intens dan mesra; saudara saudari harus memastikan ketika tidur dan bangun kembali orang yang pertama dan terakhir kau lihat adalah istri atau suamimu,” urainya.

Sementara itu, pelaksanaan nikah massal juga digelar di Gereja GMIT Karmel Fatululi dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, didampingi Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum, Thomas Didimus Dagang, dan Kadis Pertanian, Obed Kadji.

Hari kedua, pada Rabu, 5 Agustus 2020, kegiatan nikah massal pertama berlangsung di GMIT Nazaret Oesapa Timur, dihadiri Wakil Wali Kota didampingi Lurah Oesapa, Kiai Kia. Hadir pula Ketua Majelis Klasis Kota Kupang Timur, Pdt. Semuel B. Pandie, S.Th, para pendeta se-Klasis Kota Kupang Timur dan 13 pasangan suami-istri peserta nikah massal.

Dokter Herman Man menyampaikan bahwasanya penyelenggaraan pernikahan massal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang yaitu untuk mewujudkan kota Kupang yang layak huni, cerdas, mandiri dan sejahtera dengan tata kelola bebas korupsi, kolusi dan nepotisme dan misi yang ke-3 yakni meningkatkan kesejahteraan sosial dan mengembangkan budaya kota yang tertib, aman, kreatif dan berprestasi.

Salah satu peserta sedang menandatangani berkas pendukung nikah massal

Ia mengungkapkan tujuan yang ingin dicapai oleh Pemerintah Kota Kupang lewat program nikah massal ini selain untuk dapat mengurangi jumlah pasangan yang hidup bersama tanpa ikatan perkawinan yang sah dengan membantu mereka membentuk rumah tangga baru yang sesuai dengan kaidah dan norma agama serta kehidupan bermasyarakat, juga untuk memastikan kehidupan anak-anak sebagai generasi penerus yang berkualitas untuk menjamin kesejahteraan bangsa dan daerah kelak.

Sementara, di kesempatan yang sama pelayanan nikah massal di GMIT Exodus Penkase Klasis Kota Kupang Barat diikuti 8 pasutri, kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, didampingi oleh Camat Alak, Lurah Penkase Oeleta serta Kabag Kesra Setda Kota Kupang. Sedangkan kegiatan yang sama juga berlangsung di GBI Betlehem Penkase yang diikuti 4 pasutri peserta nikah massal untuk jemaat Kristen denominasi.

Dalam laporan panitia pelaksana yang dibacakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Drs. Matheus Eustakheus disampaikan bahwa hingga tahun 2020 ini telah difasilitasi program nikah massal bagi 5.698 pasangan suami istri. Untuk tahun ini, kegiatan nikah massal diikuti 65 pasutri, dengan perincian di hari pertama nikah massal diikuti oleh 26 pasutri jemaat GMIT yang dihelat di 2 gereja dengan 17 pasutri di GMIT Karmel Fatululi untuk wilayah pelayanan Klasis Kota Kupang, 9 pasutri di GMIT Gloria Kayu Putih untuk wilayah pelayanan Klasis Kota Kupang Timur.

Sementara untuk 15 pasutri beragama Katholik, nikah massal dilangsungkan di Gereja Sta. Familia Sikumana, masing-masing 1 pasang dari Paroki St. Fransiskus Asisi BTN Kolhua, 3 pasang dari Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui, 3 pasang dari Paroki Sta. Familia Sikumana dan 5 pasang dari Paroki Katedral Kristus Raja.

Pada hari kedua dilaksanakan di 3 gereja untuk 22 pasutri dari GMIT, masing-masing 14 pasang di GMIT Nazareth Oesapa Timur untuk wilayah pelayanan Klasis Kota Kupang Timur dan 8 pasang di GMIT Exodus Penkase untuk wilayah pelayanan Klasis Kota Kupang Barat. Sementara, untuk 2 pasang dari gereja denominasi lainnya dilaksanakan di GBI Bethlehem Penkase. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_kru)
Editor (+rony banase)