Arsip Tag: Ikatan Media Online (IMO) Indonesia

Berusia 1 Tahun, IMO-Indonesia Semakin Eksis di Industri Pers

49 Views

Jakarta, gardaindonesia | Sabtu 27 Oktober 2018 – Satu Tahun sejak dideklarasikan pada tanggal 27 Oktober 2017, bukanlah menjadi waktu yang singkat bagi IMO-Indonesia. Pasalnya, banyak hal dan liku yang dilalui yang tentunya menjadikan IMO-Indonesia semakin dewasa dalam berorganisasi.

Seluruh DPW Yang tergabung dalam IMO-Indonesia tetap semangat semakin eksis dalam di Industri Pers Online Tanah Air, peningkatan kompetensi dan totalitas di industri pers menjadi fokus utama dari IMO-Indonesia.

Secara konsisten IMO-Indonesia membawa visi dan misi yakni:
Berimbang, ‘No HOAX & Ujaran Kebencian’
Turut mencerdaskan kehidupan berbangsa dengan pemberitaan yang benar dan berimbang adalah menjadi salah satu misi IMO-Indonesia, Adapun maraknya pemberitaan Hoax dan Ujaran Kebencian belakangan ini menjadi atensi yang khusus bagi IMO-Indonesia.

Pers sebagai pilar keempat demokrasi disamping legislatif, eksikutif dan yudikatif memegang peranan penting dalam menjalankan kehidupan bernegara. Pers berperan untung menjaga keseimbangan antara pilar-pilar penyelenggara negara, serta menjadi sarana bagi masyarakat sebagai sosial kontrol.

Sementara, berbagai kegiatan dan kepedulian sosial juga mewarnai perjalanan satu tahun IMO-Indonesia, antara lain:

Turut Prihatin Atas 1.999 kejadian Bencana Selama Tahun 2018.

Sebagai negara yang rawan akan bencana yang selalu menyertai setiap tahunnya, gempa, tsunami, erupsi gunungapi, banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, puting beliung dan cuaca ekstrem. Yang mengakibatkan 3.548 Orang Meninggal Dunia dan hilang, 13.112 orang luka-luka, 3.06 juta jiwa mengungsi, 339.969 rumah rusak berat, 20.608 rumah rusak ringan serta ribuan fasilitas umum yang rusak dengan akumulasi kerugian diatas 30 Trilyun diperkirakan masih akan terkoreksi.

Kondisi tersebut juga menjadi bagian dari fungsi Pers yang melakuan pemberitaan dengan menjadikannya informasi dini, kecepatan media online dalam sebaran pemberitaan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat secara luas, adapun pemberitaan pasca bencana yang akurat dan bersumber dari lapangan serta sumber-sumber yang dapat dipertanggung jawabkan menjadikan pemberitaan yang memiliki nilai tambah

IMO-Indonesia Untuk Negeri

Hadir dengan semangat membawa perubahan dan angin segar bagi penggiat media online di seluruh tanah air, IMO-Indonesia SIAP ! Berkiprah dan Menjadi Penyeimbang Pemberitaan di Tanah Air. Selamat Ulang Tahun yang Ke Satu Majulah IMO-Indonesia – Jayalah Negriku (*/Tim IMO)

IMO-Indonesia Gelar Syukuran 1 Tahun- Sederhana Namun Bermakna

55 Views

Jakarta, gardaindonesia.id | Sabtu 27 Oktober 2018 IMO-Indonesia Genap berusia 1 Tahun, Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub F. Ismail, SE.,MM., menyampaikan bahwa DPP akan menggelar acara syukuran secara sederhana di Jakarta, hal tersebut dilakukan bukan tanpa sebab, pasalnya ada beberapa agenda yang sedang menjadi konsentrasi DPP.

IMO-Indonesia juga sedang turut prihatin atas bencana yang terjadi di Sulawesi Tengah. Secara nasional sedang menjalankan kegiatan IMO-Indonesia Peduli Palu, Sigi & Donggala; yang menghimpun bantuan untuk dapat didistribusikan secara bertahap ke Palu, Sigi & Donggala melalui DPW Gorontalo sebagai koordinator.

Sekretaris Jenderal IMO-Indonesia, M. Nasir Bin Umar mengatakan Anniversary kali pertama ini disambut antusias oleh pengurus dan anggota diseluruh wilayah, adapun setiap DPW punya cara sendiri dalam menggelar syukurannya sebagaimana pemberitahuan yang disampaikan oleh DPP IMO Indonesia

Terpisah, Jeffry Karangan Plt Bendahara Umum IMO Indonesia, menuturkan, acara Syukuran akan dilakukan secara Sederhana tapi Bermakna bagi IMO-Indonesia menjadi sebuah momen yang lebih berarti diperlehatan hari jadinya yang pertama, banyaknya hal yang dilalui dalam satu tahun pertama ini menjadikan IMO-Indonesia lebih dewasa dan lebih baik dari sebelumnya.

Pers Yang Berperan & Berimbang

Dalam usianya yang baru akan genap 1 (satu) tahun di tanggal 27 Oktober 2018, IMO-Indonesia sudah mulai terlibat dalam beberapa kegiatan diantaranya aksi bantuan sosial dampak Gempa Lombok, Menjadi Organisasi Media yang terlibat langsung dalam Pemberitaan bertaraf Internasional pada perhelatan International monetery Fund – Word Bank ( IMF-WB ) di Nusa Dua Bali yang dihadiri oleh 189 Negara, 27 Kepala Negara dan 32.000 perserta yang berlangsung pada tanggal 8—14 Oktober 2018 . Dan, saat ini sedang menjalankan kegiatan IMO-Indonesia Perduli Palu, Sigi & Donggala yang distribusinya sudah mulai secara bertahap.

Dewan Pengawas IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji, SH.,M.H., mengatakan IMO Indonesia juga terus fokus pada sidang gugatan di Pengadilan Jakarta Pusat terkait surat Dewan Pers No. 371/DP/K/VII/2018 tanggal 26 Juli 2018 perihal protes sejumlah orang yang mengatasnamakan wartawan, organisasi wartawan maupun perusahaan pers yang ditembuskan ke 11 (sebelas) institusi.

Tjandra menambahkan, dalam memasuki tahun politik 2019, IMO-Indonesia tentunya harus dapat menempatkan posisinya secara tepat dan berimbang dalam pemberitaannya, Pers sudah seharusnya independen dengan tidak menempatkan kepentingan pada suatu kelompok atau golongan

Harapan Kedepan

“Sebagai organisasi badan usaha media online IMO-Indonesia dapat mewujudkan apa yang menjadi Visi dan Misi dari organisasi, serta turut mencerdaskan kehidupan berbangsa dengan pemberitaan yang benar & berimbang dan tetap ‘memerangi HOAX & Ujaran Kebencian,“ pungkas Maskur Husein, S.H., dan diamini oleh Bung Vidi, Kang Deddy serta seluruh jajajaran pengurus IMO-Indonesia. (*/Tim IMO)

Donasi Tahap I IMO-Indonesia Untuk Gempa Sulteng Mulai Terdistribusi

49 Views

Jakarta, gardaindonesia.id | Pasca gempa dan tsunami yang mengguncang dan melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, organisasi badan usaha media online IMO-Indonesia, menginisiasi penggalangan bantuan bencana.

Aksi kemanusiaan ‘IMO-Indonesia Perduli Palu & Donggala’ merupakan panggilan kemanusiaan pasca bencana gempa dan tsunami Palu. Sekretaris Jenderal IMO-Indonesia Nasir bin Umar menjelaskan, dipilihnya Gorontalo sebagai posko utama bantuan kemanusiaan karena, wilayah itu merupakan wilayah terdekat dari Palu.
“Selanjutnya, dari Gorontalo akan kita distribusikan langsung ke pengungsi yang masih bertahan di pengungsian,” jelas Nasir.

Penggalangan bantuan ‘IMO-Indonesia Peduli Palu, Sigi & Donggala’ terus terkumpul dari masing-masing Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang ada di seluruh Indonesia. Selain donasi dalam bentuk materiil, bantuan logistik juga didistribusikan ke lokasi terdampak bencana.

Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub F. Ismail, mengatakan Jumat/11 Oktober 2018, bantuan tahap pertama yang dikelola oleh Organisasi IMO-Indonesia terdistribusi. Selanjutnya, akan diterima oleh posko utama yang berlokasi di kantor DPW IMO-Indonesia Gorontalo.

“Secara bertahap bantuan akan kami kirimkan ke lokasi-lokasi terdampak bencana di Sulawesi Tengah. Namun, bantuan itu terarah ke DPW Gorontalo sebagai koordinatornya,” jelas Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub F. Ismail. (*/Tim IMO)

Gagal Mediasi, IMO-Indonesia Lanjut Proses Gugatan Terhadap Dewan Pers

58 Views

Jakarta, gardaindonesia.id |“Mediasi yang tiga kali diagendakan di Pengadilan Jakarta Pusat menuai jalan buntu bagi IMO-Indonesia dan Dewan Pers, pasalnya tidak satupun dari Dewan Pers secara prinsipal hadir serta membawa Proposal Mediasi,“ ujar M. Nasir Bin Umar Sekretaris Jenderal IMO-Indonesia, Rabu/ 17 Oktober 2018.

Selanjutnya, M. Nasir mengatakan bahwa IMO-Indonesia sudah siap dan hadir dengan Proposal Mediasi namun itikad tersebut dirasakan tidak muncul dari tergugat ( Dewan Pers – red), kalau sepihak namanya bukan mediasi (mencari solusi dengan usulan diluar pokok gugatan).

“Sidang keenam digelar ini belum menunjukan hasil yang sigifikan, dikarenakan tahapan demi tahapan harus sesuai dengan hukum acara, sehingga diperkirakan beberapa waktu kedepan baru akan terlihat arah dan tabir dari persidangan gugatan tersebut, “ jelas M. Nasir

IMO-Indonesia Konsisten Pada Pokok Gugatan

Sebagaimana diketahui bahwa surat Dewan Pers Nomor 371/ DP/K/VI|/2018 tertanggal 26 juli 2018 perihal protes sejumlah orang yang mengatasnamakan wartawan, organisasi wartawan maupun perusahaan pers yang ditembuskan kepada 11 Institusi, dirasa amat sangat merugikan, nama baik kami tercemarkan atas surat Dewan Pers tersebut.

Jelas Nasir, IMO-Indonesia sebagai Organisasi yang akan genap berusia 1 (satu) tahun di bulan Oktober ini; sedang fokus konsolidasi dan menata organisasi agar dapat eksis sesuai dengan aturan yang ada, dan tidak sedang mencari panggung yang seolah-olah menjadi hebat kalau bertentangan Dengan Dewan Pers.

“Sesuatu yang secara organisasi tidak kami lalukan atas aksi yang dipertentangkan di hari Rabu tanggal 4 juli 2018 kepada Dewan Pers yang sebagaimana informasi di media dilakukan oleh pewarta, organisasi profesi dan badan usaha. Namun Dewan Pers menulis nama organisasi kami (IMO-Indonesia ) dalam surat No. 371 yang dilayangkan ke 11 Institusi. Ini aneh dan sangat merugikan untuk IMO-Indonesia, sehingga atas dasar itulah kami melakukan gugatan kepada Dewan Pers,“ pungkas Sekjend IMO-Indonesia, M. Nasir Bin Umar. (*/Tim IMO)

Donasi IMO-Indonesia untuk Palu Mulai Terkumpul

49 Views

Palu-Sulteng, gardaindonesia.id – Gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, memunculkan empati dari berbagai pihak. Penanganan para penyintas belum sepenuhnya terpenuhi di wilayah-wilayah dengan Medan sulit ditembus. Korban tewas pun belum semuanya ditemukan.

Perhatian terhadap para survivor korban gempa-tsunami Palu juga direspons cepat oleh Organisasi Ikatan Media Online (IMO)-Indonesia yang membuka posko penggalangan bantuan di setiap Dewan Pimpinan Wilayah.

IMO-Indonesia menggalang donasi secara nasional untuk ikut membantu para korban gempa yang masih bertahan. Data terbaru pada Sabtu, 6 Oktober 2018 donasi yang telah terkumpul senilai Rp 3.500.000.

Penggalangan donasi IMO-Indonesia dilakukan sampai pada 25 Oktober 2018 dan akan dikirimkan secara serentak ke Posko Utama IMO-Indonesia di Gorontalo untuk Gempa-Tsunami Palu.

Upaya Penanganan Penyintas di Pengungsian

Kondisi para penyintas (Orang yang mampu bertahan hidup, red) sebagian mengungsi di Posko Kabupaten Sigi. Mereka berasal dari dua wilayah yakni Kelurahan Petobo dan Desa Jonooge, Kecamatan Biromaru yang rumahnya hilang ditelan lumpur akibat fenomena likuifaksi. Jumlah pengungsi mencapai ribuan orang.

Perut bumi memuntahkan lumpur, menenggelamkam rumah, kendaraan, jalan, bahkan menyeret Kampung Petobo hingga dua kilometer. Hampir seluruh bangunan di wilayah tersebut rata. Lumpur yang tiba-tiba muncul dari permukaan tanah telah menyapu seisi daratan di kedua wilayah tersebut.

Untuk mengkoordinir bantuan logistik kepada para pengungsi tersebut, Danbrigif 022/Ota Manasa Kolonel Inf Verianto Napitupulu mengerahkan 34 personelnya dalam menyalurkan bantuan kepada para pengungsi.

Danbrigif menjelaskan selain penyaluran logistik pihaknya juga melakukan bantuan pengamanan di sepanjang rute penyaluran logistik. “Disamping penyaluran logistik, kita juga fokuskan kepada pengamanan logistik yang akan disalurkan ke beberapa desa di Kecamatan Biromaru sampai dengan aman kepada saudara yang membutuhkan,”ujarnya.

Danbrigif menambahkan, pengamanan bantuan ini dilakukan karena masyarakat diduga kerap melakukan aksi penjarahan di sepanjang rute Sigi Biromaru. Ia mengatakan ada sebanyak dua puluh truk militer yang mengangkut pasukan dikerahkan untuk mengamankan rute tersebut.

Sementara di Kelurahan Petobo dan Langaleso yang sudah berubah menjadi lautan lumpur, terdapat 800 KK yang belum ditemukan. Untuk itu 90 prajurit TNI dari Zipur 8/SMG dipimpin Kapten Czi Basor Hermawan, fokus melaksanakan penyirisan pencarian korban yang diduga tertimbun lumpur, Sabtu (6/10/2018).

Proses evakuasi masih akan terus dilakukan karena diperkirakan masih banyak korban tertimbun lumpur dan reruntuhan bangunan.(*/Tim IMO)

IMO-Indonesia Tetap Eksis dan Solid

55 Views

Jakarta,gardaindonesia.id – Organisasi Badan Usaha Perusahaan Pers Media Online yang dikenal dengan nama IMO-Indonesia dipastikan tetap eksis dan solid, hal tersebut dikatakan Sekretaris Jenderal IMO-Indonesia M. Nasir Bin Umar di Pengadilan Jakarta Pusat saat menghadiri persidangan ke empat gugatan IMO-Indonesia terhadap Dewan Pers atas surat 371 yang dirasa merugikan nama baik IMO-Indonesia, Kamis 27 September 2018.

Tahap Mediasi

Nasir juga menuturkan sidang keempat ini selain pembuktian legalitas, pengadilan telah menunjuk mediator untuk memediasi kedua belah pihak yang langsung digelar terpisah, pada yang sama kamis 27 September 2018 pasca persidangan; mediasi kembali akan dilakukan pada tanggal 3 Oktober dengan menghadirkan para pihak yaitu Ketua Dewan Pers dan Pengurus IMO-Indonesia

Energi IMO-Indonesia

Lebih lanjut Nasir menyampaikan bahwa Semangat, Solid dan Komunikatif adalah warna yang terus bersinergi diantara Pengurus dan Anggota di tingkat DPW dengan DPP, sehingga terus maju menyelesaikan permasalahan internal dan eksternal sambil terus berupaya menjadi organisasi yang mengikuti aturan dengan menjauhkan Hoaks dari pemberitaan.

Atas kebersamaan tersebut IMO-Indonesia mampu tetap tegar disaat pemberitaan maupun upaya tertentu dirasakan kurang baik terhadap IMO-Indonesia tuturnya

Terpisah, Ketua Bidang Organisasi DPP IMO-Indonesia Jeffry Karangan, mengatakan wajar-wajar saja kalau ada pihak-pihak yang tidak puas sehingga lebih memilih berafiliasi ( bergabung -red) dengan organisasi lain, tapi sebagaimana Angaran Dasar IMO-Indonesia Bab VI Pasal 11 e. “Anggota IMO-Indonesia tidak boleh merangkap keanggotaan organisasi badan usaha lain yang sejenis. Maka secara otomatis yang bersangkutan tidak lagi menjadi bagian dari IMO-Indonesia, “pungkas Jeffry KS. (*/Tim IMO)

Terulang; Dewan Pers Tak Hadiri Sidang Kedua Gugatan IMO Indonesia

50 Views

Jakarta,gardaindonesia.id – “Sidang Kedua Gugatan IMO-Indonesia terhadap Dewan Pers dengan perkara gugatan No: 439/PDT/2018 yang digelar di Pengadilan Jakarta Pusat, tidak dihadiri lagi oleh Dewan Pers,“ ujar Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail, Kamis/13 September 2018.

“IMO-Indonesia adalah Organisasi Perusahaan Pers Online yang menggugat Dewan Pers terkait Surat No 371/DP/K/VII/2018 tentang protes sejumlah orang yang mengatasnamakan wartawan, organisasi wartawan maupun perusahaan pers tertanggal 26 Juli 2018; yang suratnya ditembuskan kepada 11 Institusi. Hal ini sangat merugikan IMO-Indonesia sebagai organisasi yang baru akan genap berusia satu tahun pada 27 Oktober 2018 nanti, “ jelas Sekretaris Jendral IMO-Indonesia, M. Nasir Bin Umar.

Hadir dalam sidang kedua diantaranya Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail, Sekretaris Jendral IMO-Indonesia M. Nasir Bin Umar, Ketua Bidang Organisasi IMO-Indonesia Jeffry Karangan, Anggota Biro Hubungan Antar Lembaga Vidi SM. Simanjuntak serta tim kuasa hukum yang terdiri dari Prof. Dudung, Maskur Husain, Tjandra Setiadji, Ali serta beberapa kerabat yang senantiasa selalu mengawal persidangan gugatan ini.

Ketua Bidang Organisasi IMO-Indonesia, Jeffry Karangan, juga sangat menyesalkan mangkirnya Dewan Pers dalam sidang kali kedua ini. Sebut Jefry, Dewan Pers sebagai lembaga masyarakat pers indonesia seharusnya mengerti dan memahami dampak dari surat yang dilayangkan, dan sudah sepantasnya memberikan keterangan dalam persidangan ini sehingga menjadi terang benderang.

Terpisah, Prof. Dr. H. Dudung SH.,MH Salah satu kuasa hukum IMO-Indonesia menuturkan bahwa sudah sepatutnya Dewan Pers hadir dalam Agenda sidang kali kedua ini, dengan demikian Dewan Pers dapat menjadi panutan Masyarakat Pers Indonesia terkait kewenangan yang dimiliki akan tetapi tetap mematuhi hukum acara yang berlaku di Indonesia.

Senada dengan Prof. Dudung, Tjandra Setiadji. SH.,MH yang juga merupakan kuasa hukum dari IMO-Indonesia sangat menyayangkan mangkirnya Dewan Pers dalam persidangan gugutan IMO-Indonesia terhadap Dewan Pers. Menurutnya sebagai lembaga yang menjadi panutan Masyarakat Pers Indonesia seharusnya Dewan Pers patuh kepada hukum acara dan dapat memberikan pencerahan kepada publik terkait gugatan IMO-Indonesia. (*/Tim IMO)

DPP IMO Indonesia & DPW IMO Bangka Belitung Bangun Komitmen Bersama

69 Views

Jakarta, gardaindonesia.id – Komitmen Ikatan Media Online (IMO) Indonesia sebagai organisasi badan usaha perusahaan penerbitan online, yang taat pada aturan dan bertanggung jawab untuk terus berkembang; melakukan penandatanganan pakta integritas antara Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Media Online Indonesia dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kepulauan Bangka Belitung.

Acara tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail, SE, MM bersama Ketua DPW Bangka Belitung Rikky Fermana, S.IP di Kantor DPP IMO-Indonesia di Jalan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat/7 September 2018

Dalam amanahnya, Yakub menyampaikan, setelah penandatanganan pakta integritas ini dapat dilaksanakan dengan baik apa yang menjadi visi misi organisasi.

“Penandatanganan pakta integritas ini menjadi simbol komitmen bersama turut serta dalam pemberantasan berita hoaks dan segala informasi yang menyesatkan,” kata Yakub.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW Bangka Belitung, Rikky Fermana, mengungkapkan terima kasih atas penyerahan Surat Keputusan kepada dirinya.

“Kami berharap IMO-Indonesia khususnya di Bangka Belitung menjadi organisasi perusahaan pers yang taat kepada peraturan dan membangun sinergi dengan pemerintah,” kata Rikky.

Turut hadir Ketua Bidang Organisasi DPP IMO-Indonesia Jeffry Karangan, Bidang Pengembangan Usaha DPP IMO-Indonesia Vidi SM Simanjuntak serta beberapa anggota DPW IMO Bangka Belitung. (*/Tim IMO).