Arsip Tag: inklusi keuangan

Perluas Jangkauan Pelayanan, Bank MAS Buka Kantor Cabang Ke-35 di Kupang

573 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank MAS Kantor Cabang Kupang resmi dibuka pada Kamis, 17 Oktober 2019, di Jalan Sudirman No. 88 Kuanino Kupang. Dengan dibukanya Kantor Cabang Kupang, merupakan kantor cabang yang ke-35 di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Bank Mas Danny Hartono dalam sambutannya. Dirinya menjelaskan bahwa kehadiran Bank MAS di Kupang tentunya makin memperluas jangkauan usaha Bank MAS.

“Pembukaan kantor cabang baru ini, merupakan rangkaian program kerja Bank MAS di tahun 2019, setelah sebelumnya membuka kantor cabang pembantu di Bekasi, Jawa Barat pada bulan Agustus 2019. Seluruh kegiatan ini dimaksudkan untuk semakin memperkuat jaringan operasional Bank MAS dan akan terus berlanjut di tahun-tahun ke depan, “ jelas Donny.

Donny juga menceritakan sejarah Bank MAS yang mulai beroperasi sejak tahun 1992, dan telah mempunyai izin untuk beroperasi sebagai Bank Devisa pada bulan Juni 2016. Lanjutnya, pada Maret 2019, Bank MAS ditunjuk sebagai Bank Persepsi sehingga dapat melayani pembayaran pajak.

“Jaringan cabang Bank MAS tersebar di wilayah Jakarta, Surabaya, Malang, Semarang, Kudus, Solo, Lampung, Medan, Palembang, Banjarmasin dan kini di Kupang,” ujarnya.

Direktur Utama Bank Mas, Donny Hartono (berbatik keemasan) berbincang dengan Assisten III Pemkot Kupang

Donny menjelaskan bahwa alasan pemilihan Kota Kupang sebagai salah satu kantor cabang di Indonesia Timur karena data statistik yang diperoleh pihaknya, karena Kota Kupang terus bertumbuh dan berkembang serta memiliki perkembangan bisnis yang baik. Hal tersebut dinilai cocok untuk Bank MAS dalam mengembangkan usaha sektor komersial.

“Kota Kupang dipilih sebagai lokasi kantor ke-35 karena merupakan salah satu kota yang terus bertumbuh dan berkembang di wilayah Indonesia Timur dan memiliki potensi perkembangan bisnis yang baik. Dan hal ini tentunya sesuai dengan pangsa pasar Bank MAS, yang mengembangkan usahanya di sektor komersial dengan tetap memperhatikan sektor UKM,” tutur Donny.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah NTT, Muhammad Helmy Yahya dalam sambutannya menyebutkan bahwa Bank MAS merupakan salah satu bank yang diawasi dan diatur oleh OJK, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang OJK Nomor 11 Tahun 2011.

“Dengan dibukanya Bank MAS cabang Kupang, melengkapi jumlah Bank Umum yang sebelumnya berjumlah 21 menjadi 22 Bank Umum yang dibuka di Kota Kupang, yang terdiri dari 58 kantor cabang menjadi 59 kantor cabang,” jelas Yahya.

Pihaknya berharap bahwa dengan dibukanya Bank MAS ini, bisa membantu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT. “Berdasarkan data yang kami peroleh, inklusi keuangan di NTT baru mencapai 62,8 persen dari yang kita targetkan 70 persen. Dan dibukanya Bank MAS ini dapat membantu mendorong inklusi masyarakat NTT, “ ujar Yahya penuh harap.

Sementara itu, Asisten III Setda Kota Kupang, John Pelt menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Bank MAS yang bersedia membuka kantor cabang di Kota Kupang yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Kupang.

Dirinya juga menjelaskan bahwa Kota Kupang mempunyai visi yaitu terwujudnya Kota Kupang yang Layak Huni, Cerdas, Mandiri dengan tata kelola bebas KKN. Lanjutnya kata kunci mandiri menunjukkan bahwa bagaimana mengembangkan ekonomi dengan kemampuan di daerah ini, bukan berarti tidak mengharapkan dukungan dari luar daerah.

“Di dalam misi yang kedua yaitu pengembangan ekonomi dengan meningkatkan peran serta (pihak) swasta. Oleh sebab itu dengan dibukanya kantor cabang Bank MAS ini, tentunya menjadi sesuatu yang baik bagi pemerintah dan masyarakat Kota Kupang, “ jelas Pelt.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Owner Wings Group, Alex Tanoyo yang merupakan pemegang saham terbesar pada Bank MAS, Direktur Marketing Bank Mas, Feli Retnowati, Head Area Bisnis, Andreas Andi Rahadi, Kepala Team Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Satuan Administrasi Bank Indonesia (BI), Edi Junedi dan para calon nasabah yang sudah siap menabung di Bank MAS cabang Kupang. (*)

Penulis dan foto (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

‘Fun Walk Bank NTT’ Sarana Edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan bagi Pelajar

256 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guna memberikan edukasi dan pemahaman kepada para pelajar yang berada di Kota Kupang dan sekitarnya, maka pada Sabtu, 12 Oktober 2019, Bank NTT menghelat Jalan Santai (Fun Walk) bersama pelajar SMA/SMK.

Berlokasi di arena bebas mobil atau car free day di Jalan El Tari Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bank NTT mengajak para pelajar dan masyarakat yang menikmati arena car free day untuk fun walk bersama mengitari ruas jalan El Tari Kota Kupang dan dilanjutkan dengan penarikan undian berhadiah dan diakhiri dengan senam zumba bersama.

Fun Walk Bank NTT diramu dengan suasana keakraban dan persahabatan yang diwarnai dengan penarikan undian (doorprize) berhadiah 2 (unit) telepon genggam (handphone), 1 (satu) unit kipas angin; 1 (satu) voucer belanja Karisma sebesar Rp.250.000; 3 (tiga) pulsa Telkomsel senilai @ Rp.150.000.; dan Hadiah utama 2 (dua) unit sepeda gunung.

Suasana penarikan kupon undian berhadiah fun walk Bank NTT

Sebelum penarikan undian berhadiah, para peserta yang ingin berpartisipasi diwajibkan membuka Tabungan Bank NTT dan berhak memperoleh kupon undian berhadiah.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada media ini menyampaikan bahwa kegiatan fun walk ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi literasi keuangan bagi masyarakat dan para pelajar.

“Selaras dengan imbauan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan edukasi tentang inklusi keuangan yang mengajak semua kalangan masyarakat agar dapat melakukan akses ke bank lebih mudah dan untuk mengenal produk jasa keuangan perbankan,” jelas Alex sapaan akrabnya.

Sementara itu, jelas Alex, tujuan melibatkan para pelajar untuk memberikan literasi kepada pelajar tentang keuangan perbankan agar mereka memahami tentang aktivitas bank. “Mengenalkan kepada anak muda agar lebih berani menabung dan belajar mengenal berbagai aktivitas perbankan,” tandas Alex Riwu Kaho.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)