Arsip Tag: organisasi media online

Korps Lalu Lintas Polri Terima Cendera Mata dari IMO-Indonesia

63 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Sekretaris Jenderal M. Nasir Umar dan Pembina IMO-Indonesia Dr.Dr. Yuspan Zalukhu S.H., M.H. mewakili Ketua Umum Indonesia Yakub Ismail. S.E., menyerahkan cendera mata kepada Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Istiono. M.H., yang diwakili Kombes Pol, Arman, Kasubdit Dikmas Lantas Korlantas Polri, pada Senin pagi, 21 Desember 2020.

Sekjen dan Pembina IMO-Indonesia, diterima Kombes Arman di ruang kerjanya. Penyerahan plakat tersebut sebagai ucapan terima kasih dari IMO-Indonesia atas kerja sama antara pelaksanaan Webinar “Safe and Health,  Kiat Berlalu Lintas di Masa Pandemi COVID-19” pada Kamis, 17 Desember 2020.

Tujuan utama pelaksanaan Webinar untuk memberikan arahan kepada masyarakat Indonesia, bagaimana berkendaraan yang baik saat mengemudi di situasi Pandemi COVID-19, khususnya bagi pengendara yang hendak melakukan perjalanan jauh dalam rangka pulang kampung untuk melaksanakan Natal dan Tahun Baru.

Sekjen IMO-Indonesia. M. Nasir Umar, meminta agar kerja sama ini terus berlanjut antara IMO Indonesia dengan Korlantas, dan hal ini disambut baik oleh Kombes Pol. Arman, yang disepakati untuk diadakan pertemuan lanjutan pada minggu kedua Januari 2021

Diharapkan agar pada Januari 2021, IMO-Indonesia telah menandatangani MoU dengan Korlantas Polri.(*)

Sumber berita dan foto (*/tim)

Editor (+roni banase)

Pandemi, ‘Omnibus Law’ & Pilkada, Mewarnai 3 Tahun IMO-Indonesia

133 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Sejak berdiri pada tahun 2017, Ikatan Media Online Indonesia (IMO-Indonesia) terus melakukan konsolidasi untuk dapat membentuk kepengurusan di 34 Provinsi, dan tidak hanya kepengurusan di wilayah IMO-Indonesia juga tengah mendorong agar kiranya dapat terbentuk di 514 kabupaten kota secara nasional

Karenanya, kepengurusan yang lengkap secara nasional akan lebih mengoptimalkan peran serta dan kiprah IMO-Indonesia sebagai organisasi media dalam mengangkat dinamika serta potensi lintas sektor di wilayah ke tingkat nasional dan masyarakat lebih luas.

Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub Ismail pada Senin sore, 26 Oktober 2020, menyampaikan bahwa program pemerintah di pusat dan pemberitaan nasional sudah barang tentu akan lebih mudah dijangkau oleh masyarakat melalui media-media online yang tergabung dalam IMO-Indonesia yang ada di berbagai wilayah.

Yakub menuturkan, IMO-Indonesia telah berperan aktif dalam pemberitaan terkait perkembangan pandemi COVID-19 secara nasional sejak virus corona menjadi fenomena global dan ditetapkannya wabah COVID-19 sebagai bencana nasional.

“Kemudian, mengikuti perkembangan dari gugus tugas penanganan percepatan COVID-19 pasca dibentuk pada 13 Maret 2020 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020. Dengan menjadikan update berkala dari GTPPC-19 menjadi salah satu sumber dalam pemberitaan di media-media yang tergabung dalam IMO-Indonesia,” urai Yakub.

Hal tersebut dilakukan, imbuh Yakub, agar dapat mengedukasi masyarakat terkait apa dan bagaimana seharusnya yang dilakukan awal situasi pandemi kemarin, selain itu tentunya juga menjadi sebaran informasi yang positif sehingga dapat meng-counter berita hoax yang beredar.

Hal itu, ulas Yakub, sejalan dengan surat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia perihal penayangan iklan masyarakat nomor : S209/M.KOMINFO/PI.01.03/ 03/2020 tanggal 21 Maret 2020 dengan klasifikasi segera yang ditujukan kepada direktur utama dan ketua asosiasi lembaga penyiaran. yang ditembuskan kepada Presiden, Wakil Presiden, Menteri Kesehatan serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, isinya mengajak seluruh lembaga penyiaran televisi dan radio untuk lebih intensif (setiap satu jam) menyampaikan pemberitahuan dan iklan layanan masyarakat untuk mematuhi social distancing dan tetap berada di rumah kecuali untuk keperluan sangat mendesak.

“Semua itu, tentunya kami jalankan bersama-sama dengan dukungan penuh dari Dewan Penasehat, Pembina serta Dewan Pimpinan di Wilayah dan seluruh anggota IMO-Indonesia di Tanah Air,” ungkap Yakub.

Adapun, maraknya aksi penolakan terhadap Omnibus Law menjadi momentum komunikasi publik dengan memberikan ruang yang cukup, agar kiranya dapat menjadi masukan dan bahan pertimbangan oleh pemerintah dalam penyempurnaan. “Tentunya, dengan penjelasan yang lebih komprehensif dalam pemberitaan akan dapat memberikan efek yang lebih positif terhadap pemahaman masyarakat,” jelas Yakub.

Gelaran pilkada serentak di tengah pandemi COVID-19 pada penghujung tahun 2020 yang diikuti oleh 270 daerah di 9 Provinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota juga tidak luput dari perhatian IMO-Indonesia. Sebagai organisasi media yang memiliki Visi; Menjadi Organisasi Media Online Yang Berimbang dalam Pemberitaan dan Pemersatu Kebinekaan dan Misi, Menjadikan Media Online Bagian Dari Industri Pers yang Memiliki Nilai Tambah, Memperjuangkan Regulasi yang Berpihak Kepada Industri Pers Online, Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa dengan Pemberitaan Yang Benar dan Berimbang.

Bahwa IMO-Indonesia secara organisasi mendorong agar dewan pimpinan wilayah untuk dapat melakukan fungsi sosial kontrol dengan mengikuti perkembangan serta dinamika yang ada selama tahapan pilkada berlangsung.

Tentunya, bukan masalah politik yang kami urus akan tetapi pemenuhan regulasi protokol kesehatan agar kiranya betul-betul dapat dipastikan bahwa hal tersebut dijalankan oleh penyelenggara dan para kontestan di 270 wilayah.

Jangan sampai kerja keras baik pemerintah pusat, daerah, swasta dan semua pihak yang telah berupaya sekuat tenaga mengendalikan COVID-19 yang tengah mewabah dapat meningkat tajam dikarenakan euforia pilkada serentak akibat kurangnya pengawasan.

Untuk diketahui, sebagaimana data yang dirilis oleh Gugus Tugas Bahwa kasus positif COVID-19 Nasional yang terkonfirmasi sampai dengan hari ini adalah sebanyak 392.934 kasus. Bahwa pandemi COVID-19 ini juga telah banyak merenggut tenaga medis dan kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganannya.

Pengorbanan yang besar tersebut tentunya harus dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan betapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari serta dalam kontestasi pilkada serentak Desember 2020.

“Untuk itu, diperlukan peran serta bebagai pihak termasuk media online sebagai upaya preventif dalam menjalankan fungsi sosial kontrol yang mewarnai IMO-Indonesia di tahun ketiga,” pungkas Yakub.(*)

Sumber berita dan foto (*/tim)
Editor (+rony banase)

‘Untukmu Negeri’ IMO-Indonesia Support Pemberitaan Covid-19 di Tanah Air

116 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Sehubungan dengan wabah Covid-19 di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia telah Johnny G. Plate telah menerbitkan surat perihal penayangan iklan masyarakat nomor : S209/M.KOMINFO/PI.01.03/ 03/2020 tanggal 21 Maret 2020 dengan klasifikasi segera yang ditujukan kepada direktur utama dan ketua asosiasi lembaga penyiaran.

Mengingat perkembangan penyebaran Covid-19 yang semakin masif, berdasarkan dari situs resmi pemerintah per tanggal 21 Maret 2020 adalah positif Covid-19 ; 450 orang, sembuh (positif Covid-19) ; 20 orang dan meninggal (positif Covid-19) 38 orang.

Dengan kondisi ini Kemenkominfo mengajak seluruh lembaga penyiaran televisi dan radio untuk lebih intensif (setiap satu jam) menyampaikan pemberitahuan dan iklan layanan masyarakat untuk mematuhi social distancing dan tetap berada di rumah kecuali untuk keperluan sangat mendesak.

Surat edaran yang ditembuskan kepada Presiden, Wakil Presiden, Menteri Kesehatan serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana tersebut menjadi atensi bagi IMO-Indonesia. Hal tersebut disampaikan Yakub Ismail di Jakarta pada Minggu, 22 Maret 2020, saat diminta tanggapannya oleh awak media terkait peran serta industri media online atas situasi saat ini

Untuk diketahui IMO-Indonesia adalah organisasi badan usaha media online yang dideklarasikan pada tanggal 27 Oktober 2017 dengan Visi ; Menjadi Organisasi Media Online Yang Berimbang dalam Pemberitaan dan Pemersatu Kebinekaan. Dengan Misi, Menjadikan Media Online Bagian Dari Industri Pers yang Memiliki Nilai Tambah, Memperjuangkan Regulasi yang Berpihak Kepada Industri Pers Online, Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa dengan Pemberitaan Yang Benar dan Berimbang.

“Pada tanggal 16 Maret 2020, Dewan Pimpinan Pusat telah menerbitkan imbauan kepada seluruh pengurus dan anggota IMO-Indonesia secara nasional. “Pandemi Covid-19, IMO-Indonesia Imbau Sampaikan Informasi Update Kepada Masyarakat Serta Memperhatikan Aspek K3,” beber Yakub Ismail.

Terkait kondisi saat ini, kembali Dewan Pimpinan Pusat IMO-Indonesia menyampaikan agar seluruh pengurus dan anggota media online IMO-Indonesia secara nasional untuk lebih intensif mempublikasi pemberitaan perihal perkembangan dan informasi mutakhir terkait COVID-19 kepada masyarakat secara lebih luas di tanah air.

“Agar kiranya pengurus dan anggota IMO-Indonesia secara nasional menjalin komunikasi lebih intens dengan kehumasan secara berjenjang untuk mendapatkan informasi update yang sumbernya dapat dipercaya dan bisa dipertanggungjawabkan,” pinta Ketua Umum IMO Indonesia.

“Hal tersebut tentunya menjadi kontribusi IMO-Indonesia kepada Negeri dalam bentuk support pemberitaan agar kiranya seluruh informasi terkait pencegahan serta penanganan COVID-19 dapat lebih terpublikasi dan bisa sampai kepada seluruh lapisan masyarakat yang lebih luas,” ujar Yakub yang diamini oleh Sekretaris Jenderal M. Nasir Bin Umar dan Bendahara Umum Jeffy Karangan.

“Imbauan ini selaras dengan pandangan-pandangan dari Ketua Dewan Penasehat IMO-Indonesia Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto Kepala Staf Umum TNI dalam kesempatan dialog Nasional “PERS PEMERSATU BANGSA” beberapa waktu yang lalu di Jakarta yang juga dihadiri oleh segenap Jajaran Dewan Penasehat diantaranya Bachtiar Ravenala Ujung Ketua Dewan Pembina Yayasan Konstruksi dan Infrastruktur Indonesia (YAKIN) yang juga sebagai dewan pengawas lembaga pengembangan jasa konstruksi nasional, Edy Ganefo Ketua Umum Kadin-Indonesia, Adi Suparto Dewan Pakar Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara serta Dosen Senior Fakultas Hukum yang juga pemegang sertifikat utama wartawan serta Dewan Pembina Tjandra Setiadji Advokat kenamaan Nasional, Yuspan Zalukhu Dosen Fakultas Hukum, Helex Wirawan Praktisi Hukum, Maskur Husain Praktisi Hukum sekaligus entertainer dengan nama panggung Alex Gamalama dan para ketua serta pengurus Dewan Pimpinan Wilayah di 20 Provinsi,” pungkas Yakub.(*)

Sumber berita (*/@yfi–Tim IMO Indonesia) Editor (+rony banase)

Pariwisata Terdampak Covid-19, IMO-Indonesia Siap Gaungkan Destinasi Wisata

200 Views

Jakarta, Garda Indonesia | Keprihatinan atas semakin meluasnya Wabah Novel Coronavirus (Covid-19-red) yang pertama kali dilaporkan terjadi di Wuhan ‘Tiongkok’, menjadi atensi dunia yang ditangani oleh WHO dengan menjalin komunikasi mengenai standar-standar penanganan serta pencegahannya kepada seluruh Negara saat ini.

Hal tersebut menimbulkan dampak yang luar biasa hampir di seluruh sektor, Negara yang sudah dinyatakan terdampak maupun yang belum sama-sama melakukan upaya terbaik bagi keselamatan serta kesehatan warganya melalui kebijakan-kebijakan dan langkah-langkah antisipatif agar tidak terjadi wabah yang menimbulkan keresahan pada masyarakat secara global.

Di Indonesia, TNI & Polri hadir untuk memberikan perlindungan serta kepastian hukum agar situasi dapat terkendali serta berjalan dengan tahapan yang telah disinergikan pada kesepahaman bersama di lintas kementerian serta pihak-pihak terkait.

“Hal tersebut dituturkan Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub Ismail,” kepada awak media ketika diwawancara terkait Covid-19, pada Jumat, 6 Maret 2020 di Jakarta.

Yakub juga mengatakan bahwa sejak memboyong ratusan WNI dari wuhan awal Februari kemarin, dengan observasi selama 14 hari di Pulau Natuna, Pemerintah telah menempatkan skala prioritas pada hal tersebut dan melakukan komunikasi secara berjenjang dengan tetap memperhatikan mekanisme pemulangan WNI lainnya di belahan dunia.

“Pemerintah juga memastikan kasus virus corona ini benar-benar sudah dipersiapkan penanganannya,”ujar Yakub.

Lebih dari 100 rumah sakit yang siap dengan ruang isolasi mengenai virus korona dengan standar isolasi yang baik dan dilengkapi dengan peralatan yang memadai sesuai dengan standar internasional.

Selain sektor rill, industri pariwisata nusantara menjadi salah satu sektor yang cukup terdampak atas wabah virus tersebut, adapun kebijakan pemerintah terkait stimulus sektor pariwisata yang ditujukan untuk wisatawan mancanegara baru akan dilakukan menunggu hingga wabah Covid-19 mereda dan suasana kembali kondusif.

Yang sementara, akan lebih memfokuskan program pada penanganan wisman yang masuk ke destinasi Indonesia saat dimulainya periode penyebaran virus dimaksud, menambah peningkatan kualitas destinasi pariwisata melalui environment sustainability, health and hygiene, dan safety and security.

Kondisi tersebut tentu saja menjadi keprihatinan banyak pihak termasuk IMO-Indonesia ( Organisasi badan usaha media online ), yang tergerak untuk dapat berperan aktif secara nyata dalam membantu industri pariwisata nusantara melalui berbagai pemberitaan sehat, positif dan berimbang sebagai informasi terdepan kepada publik dari berbagai narasumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

“IMO-Indonesia melalui dewan pimpinan pusat dan wilayah membuka ruang bagi industri pariwisata nusantara secara berjenjang untuk dapat bersinergi dalam melakukan berbagai pemberitaan terkait destinasi wisata yang ada, serta program wisatanya. Agar kiranya hal terebut dapat menjadi nilai tambah dalam mendongkrak pariwisata nusantara,” imbuh Yakub.

“IMO-Indonesia juga mendorong sektor pariwisata untuk tetap optimis dengan mempersiapkan strategi-strategi baru pasca-perubahan situasi yang lebih baik nanti. Bahwasanya, selain penanganan dan pencegahan covid-19, Pemerintah juga menyadari betapa penting untuk menjaga keberlangsungan perekonomian tanah air,”pungkas Ketua Umum IMO Indonesia.(*)

Sumber berita (*/@yfi–Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)