Arsip Tag: Pemerintah Kota Kupang

Simbolis, Sekda Serahkan DPA-SKPD 2021 Bagi Perangkat Daerah Kota Kupang

150 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, secara simbolis menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) Tahun Anggaran 2021 lingkup Pemerintah Kota Kupang pada Kamis siang, 28 Januari 2021 di Ruang Rapat Garuda Kantor Wali Kota Kupang.

Saat Penyerahan DPA-SKPD tersebut kepada sejumlah pimpinan perangkat daerah yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang; Sekda didampingi Asisten Administrasi Umum, Yanuar Dally, dan disaksikan oleh beberapa pimpinan perangkat daerah lainnya.

Dalam arahannya, Sekda Fahrensy P. Funay, menyampaikan penyerahan ini untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemerintah Kota Kupang telah membahas sejumlah anggaran yang direstui oleh DPRD Kota Kupang. Dijelaskan dalam APBD Pemerintah Kota Kupang Tahun 2021, anggaran pendapatan sebesar Rp. 1.132.652.976.094 dan anggaran belanja sebesar Rp. 1.176.605.741.261. Anggaran belanja tersebut untuk membiayai kegiatan pada kurang lebih 40 perangkat daerah, kecamatan dan kelurahan.

Sekda menegaskan, selaku penanggung jawab Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Kupang, meneruskan arahan Wali Kota Kupang, diharapkan semua pimpinan perangkat daerah dapat melaksanakan program dan kegiatan pada DPA masing-masing dengan penuh rasa tanggung jawab. “Dengan diserahkan DPA ini yang telah mendapatkan pengesahan oleh DPRD, jangan ada kegiatan yang terbengkalai dengan alasan waktu sehingga tidak dapat dilaksanakan,” tegasnya.

Dikatakan Sekda, perangkat daerah memiliki waktu kurang lebih 11 bulan ke depan untuk menuntaskan program-program pembangunan yang sudah dirancang dalam DPA, sesuai arahan dan petunjuk Wali Kota agar secepatnya dilakukan penyerahan DPA sehingga para pimpinan perangkat daerah dapat melakukan percepatan kegiatan.

Sekda Kota Kupang saat memberikan arahan terkait penggunaan DPA-SKPD Tahun 2021

Sekda juga mengingatkan kepada para pimpinan perangkat daerah untuk segera menginput manual seluruh kegiatan pengadaan baik yang ditenderkan maupun yang tidak pada sistem rencana umum pengadaan pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa paling lambat tanggal 30 Januari mendatang. “Saya berharap pimpinan perangkat daerah untuk dapat secara teknis membantu Wali Kota dalam pelaksanaan pembangunan di kota ini, dinas teknis bertanggungjawab atas seluruh kegiatan yang ada di dokumen anggarannya,” ujarnya.

Ia mengingatkan, DPRD akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah atas capaian yang dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah. Untuk itu Sekda minta pimpinan perangkat daerah segera “action” dengan menyusun kegiatan-kegiatan dengan baik termasuk kegiatan pengadaan sesuai tahapan-tahapan yang telah ditentukan.

“Segera koordinasi dengan bagian PBJ untuk melakukan input. Pimpinan perangkat daerah menunjuk PPK yang bertanggungjawab untuk membantu admin melakukan input. Setelah mendapatkan persetujuan dari pemimpin perangkat daerah selaku pengguna anggaran maka boleh melakukan pengumuman tender,” jelasnya. Sekda juga mengingatkan para pimpinan perangkat daerah bahwa DPA bukan dokumen rahasia, dan terbuka dalam pengelolaannya bersama pejabat-pejabat di bawahnya serta dapat bekerja sebagai suatu tim.

Di akhir arahannya, Sekda menyampaikan jika dalam perkembangan ke depan tingkat kasus Covid-19 di Kota Kupang semakin meninggi, Pemkot akan melakukan beberapa langkah-langkah antisipasi, di antaranya re-focusing anggaran ataupun penggunaan anggaran mendahului perubahan, seperti yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTT.

“Kita bisa saja re-focusing anggaran yang ada. Selain itu, jika memang mendesak, bisa saja minta persetujuan DPRD untuk melakukan penggunaan anggaran mendahului perubahan,” ujarnya.(*)

Sumber berita dan foto (/ *PKP_ghe)

Editor (+roni banase)

Bedah Rumah Bagi Warga Tak Mampu di Kota Kupang, Berlanjut di Tahun 2021

226 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore didampingi istrinya, anggota DPD RI Hilda Riwu Kore Manafe mengantar seorang janda lansia bernama Yuli Lenama-Riwu dan 1 anaknya untuk menempati rumah yang baru selesai dibangun di RT 03/RW 02, Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak pada Senin sore, 28 Desember 2020.

Warga setempat pun hadir menyaksikan penyerahan rumah tipe 36 tersebut.

Mewakili keluarga besar dan warga setempat, Melky Bulan menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah Kota Kupang untuk membangun rumah bagi warga tak mampu. Ia mengungkapkan warga setempat mensyukuri program pro rakyat ini.

“Sekiranya Tuhan memberikan hikmat, agar bapak sebagai pemimpin kota ini diberkati agar semua masyarakat Kota Kupang boleh menikmati berkat dan hikmat yang Tuhan sudah berikan kepada bapak,” ungkapnya.

Foto bersama Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, Anggota DPD RI, Hilda Manafe, dan penerima bedah rumah

Wali Kota Jefri menyampaikan bantuan bedah rumah ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah agar warga bisa mendapat tempat hunian yang layak. Selain itu kualitas kehidupan warga pun bisa terukur secara baik.

Ia mengatakan, bantuan bedah rumah ini akan dilanjutkan pada tahun 2021. Dipastikan tetap memprioritaskan warga kurang mampu yang tidak memiliki rumah layak huni. “Masih banyak saudara-saudara kita yang harus kita bantu juga. Tugas tanggung jawab bapak lurah untuk kasih tahu ke kita, karena kita tidak punya mata yang tajam untuk melihat semua saudara-saudara kita,” ujarnya.

Wali Kota Jefri pun mengatakan sebagai pimpinan, dirinya tak mau hanya sekadar duduk diam dan mendengar lalu memerintah. Yang ia utamakan adalah bekerja dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi warganya. “Kita tidak bisa hanya duduk-duduk saja, dengar-dengar saja, tetapi kita harus ada aksi nyata di masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa rumah yang diberikan sudah dilengkapi dengan meja kursi, televisi, lemari serta tempat tidur. Perabotan ini bukan bantuan pemerintah, tapi bantuan pribadi dari Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry dan anggota DPD RI Hilda Riwu Kore Manafe. Selain itu, ada juga bantuan sembako dan uang yang bisa digunakan sehari-hari oleh penerima bantuan bedah rumah. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_Let)

Editor (+roni banase)

Wali Kota Kupang Lantik Enam Pejabat PTP dan Lima Pejabat Fungsional

516 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore mengambil sumpah dan melantik 11 orang pejabat terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama (PTP) dan pejabat fungsional pengelola barang dan jasa pemerintah di lingkungan Pemerintah Kota Kupang; dilaksanakan di lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, pada Senin siang, 21 Desember 2020.

Pelantikan tersebut juga dihadiri dan disaksikan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoue, S.Sos., Sekda Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, S.E., M.Si., Kajari Kota Kupang, Oder Max Sombu, S.H., Kasdim Kodim 1604 Kupang, Letkol Inf, Sugeng Prihatin, S.Sos., M.Sc., M.Tr., serta Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Kesebelas pejabat tersebut dilantik berdasarkan surat keputusan Wali Kota Nomor BKKPD.821/1624/D/XII/2020 tanggal 14 Desember 2020. Dari 11 orang yang dilantik, 6 (enam) di antaranya pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang mengalami mutasi jabatan dan 5 (lima) orang yang merupakan pejabat fungsional pengelola barang dan jasa.

Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat eselon II dan pejabat fungsional oleh Wali Kota Kupang

Berikut keenam pejabat Eselon II yang mengalami mutasi untuk penyegaran jabatan yaitu :

  1. Drs. Adrianus Lusi, M.M. dilantik menjadi Inspektur Kota Kupang, sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD Kota Kupang;
  2. Drs. Agus Ririmasse, AP, M.Si. dilantik menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Kupang, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kupang;
  3. Orson Genes Nawa, S.H. dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perikanan Kota Kupang;
  4. Dra. Thruice Balina Oey, M.Si. dilantik menjadi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang;
  5. Yanuar Dally, SH, M.Si. dilantik menjadi Asisten Administrasi Umum Sekda kota Kupang, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang;
  6. Yeri S. Padji Kana, S.Sos, M.M. dilantik menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Kupang, sebelumnya menjabat Kadis LHK Kota Kupang.

Adapun lima pejabat fungsional yang dilantik, antara lain Deberleksy Tennyson Angi, S.Si.T, M.Sc. Edwin Ady Adrian Tse, S.T., Heo Julianus Lado, S.H., Jefry Steven, S.E. dan Muhammad A. Mochdar, S.KM. semuanya merupakan pejabat  pengelola pengadaan barang/jasa Ahli Madya. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ghe/ddy)

Editor (+roni banase)

HUT ke-21 Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, Helat Aneka Giat

223 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang bakal melakukan selebrasi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-21 pada Senin, 7 Desember 2020, beragam kegiatan bakal dilakukan. Pembukaan kegiatan ditandai dengan pelepasan burung merpati dan balon oleh Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man dan didampingi Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestly Funay, S.E., M.Si. di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang, pada Jumat, 20 November 2020 pukul 06.00 WITA—selesai.

Turut mendampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Elizabeth Man Rengka, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, Ny. Louise Marlinda Funay-Pellokila bersama para pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang serta camat dan lurah.

Wakil Wali Kota Kupang menyampaikan terima kasih kepada Dharma Wanita Persatuan karena berkat dukungan ibu-ibu seluruh tugas dan pelayanan para suami di Pemkot Kupang bisa dilakukan dengan baik hingga saat ini. Menurut dokter Herman Man, adagium lama yang mengatakan di belakang laki-laki sukses ada perempuan hebat itu benar adanya. Ibu-ibu diakuinya kuat dalam prinsip namun lembut dalam penyelesaian, baik dalam urusan mengasuh anak-anak, kesehatan dan urusan rumah tangga lainnya.

Atas nama Pemerintah Kota Kupang, dokter Herman Man menyatakan dukungan untuk seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka menyongsong HUT ke-21 Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang sejak Jumat, 20 November 2020 hingga perayaan puncak HUT DWP pada Senin, 7 Desember 2020.

“Semoga seluruh kegiatan ini bisa berjalan lancar dan sesuai rencana. Selamat bergembira,” ucap dokter Herman Man.

Foto bersama Dharma Wanita Persatuan dengan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Kupang

Ketua panitia HUT DWP Kota Kupang, Ny. Jane Edith Ndapamerang Sabanari dalam laporannya menyampaikan, perayaan HUT DWP tahun 2020 mengusung tema “Peran DWP dalam Pemberdayaan Perempuan di Era Digital Untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga Indonesia.”

Menurut Nyonya Jane, sejumlah kegiatan sudah dirancang sejak 20 dan dibuka pada Jumat, 20 November 2020 dengan senam zumba bersama serta bazar makanan dan minuman. Selanjutnya pada 27 November 2020 akan dilaksanakan kerja bakti di sepanjang pantai Pasir Panjang.

Selanjutnya, imbuh Nyonya Jane, pada 28 November 2020, DWP Kota Kupang akan berbagi kasih bersama anak-anak di tiga panti asuhan di Kota Kupang dan pada 4 Desember 2020 bakal dilakukan penilaian lomba kebersihan lingkungan antar-OPD dan Kantor Camat se-Kota Kupang kemudian dilanjutkan dengan berbagi kasih kepada orang gangguan jiwa dan orang tidak mampu pada tempat pembuangan sampah di Kota Kupang pada Sabtu, 5 Desember 2020.

“Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan perayaan puncak HUT ke-21 DWP pada Senin, 7 Desember 2020 yang dimeriahkan dengan tarian massal para anggota DWP Kota Kupang. (*)

Sumber berita dan foto (*/Pkp_ans)
Editor (+rony banase)

Warga Kuanino Apresiasi Program Bedah Rumah Pemkot Kupang

88 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Program bedah rumah yang digagas Pemkot Kupang menyentuh hati dan menuai pujian dari banyak kalangan. Tidak hanya warga penerima bantuan saja yang larut dalam suasana haru dan bahagia. Tetangga sekitarnya pun turut menyatakan kebahagiaan mereka seraya memberi apresiasi kepada Wali Kota Kupang dan jajarannya yang telah merancang program mulia ini.

Seperti yang terjadi pada Kamis malam, 20 Agustus 2020, saat Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan Ketua TP PKK Kota Kupang, Hilda Manafe memulangkan Fatma Ahmad dan cucunya untuk menempati rumah baru mereka di RT 21, RW 05, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja; tangis haru keluarga menyambut kehadiran mereka.

Rumah milik Fatma usai dibedah Pemerintah Kota Kupang selama sepuluh hari dan selama itu Fatma bersama seorang cucunya tinggal bersama Wali Kota Kupang dan keluarga di rumah jabatan.

Foto bersama Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan penerima manfaat bedah rumah Pemkot Kupang

Para tetangga Fatma pun tampak bahagia menyambut kepulangannya. Ance Ndolu salah satu tetangga janda lansia ini, turut mengapresiasi perhatian yang telah diberikan Wali Kota Kupang kepada tetangganya. “Kami atas nama warga mengucapkan terima kasih. Kami turut merasakan sukacita luar biasa ini, kami setia menunggu kedatangan bapak dan ibu. Kami warga di sekitar sini hanya bisa mendoakan Bapak Wali Kota beserta Ibu dan seluruh jajarannya supaya sehat selalu dan diberi hikmat dalam memimpin Kota Kupang,” ujar Ance dengan nada terbata-bata.

Wali Kota Jefri menyampaikan bahwa rumah milik Oma Fatma telah diperbaiki berkat bantuan dari Pemerintah Kota Kupang yang menjadikannya sebagai hunian yang layak. Diakuinya program bedah rumah ini selaras dengan misi Pemerintah Kota Kupang untuk menjadikan Kupang sebagai kota layak huni bagi warganya. “Semoga selanjutnya rumah ini menjadi penyemangat dalam melanjutkan hidup mereka,” katanya disambut tepuk tangan warga Kelurahan Kuanino.

Ia mengakui saat ini masih banyak warga yang hidupnya tidak beruntung di kota ini. Dia juga mengaku bangga dan bahagia dengan kekompakan dan antusiasme warga Kuanino mendukung program bedah rumah bagi tetangga mereka. “Semoga kekompakan dan hidup gotong royong ini bisa terjaga dalam setiap aspek kehidupan,” pungkasnya.

Selain rumahnya dibedah Pemerintah Kota Kupang, Wali Kota Jefri bersama sejumlah donatur juga memberi bantuan secara pribadi berupa perabotan rumah tangga dan sembako. Bantuan sembako dan uang diharapkan bisa dipakai untuk membeli kebutuhan hidup, karena selama menginap di rumah jabatan Ibu Fatma tidak bekerja.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans/sny/frd)
Editor (+rony banase)

Kota Kupang Jadi Kota Contoh Proyek ‘Climate Resilient and Inclusive Cities’

322 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Kota Kupang terpilih menjadi 1 dari 10 kota contoh di Indonesia, penerima manfaat proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC). Informasi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man pada Jumat, 12 Juni 2020 saat membuka rapat tindak lanjut webinar dengan UCLG ASPAC tentang Proyek CRIC di ruang kerjanya pada Kamis, 11 Juni.

Proyek CRIC, menurutnya akan mendukung kota-kota dalam mempersiapkan rencana pembangunan perkotaan selama lima tahun ke depan, sebagai kota-kota yang berketahanan iklim dan berkelanjutan melalui analisis ilmiah, penerapan perangkat yang inovatif dan pembelajaran. Khususnya untuk memperkuat praktik tata kelola pemerintahan yang baik, mempercepat aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui pemahaman yang lebih baik tentang sumber daya lokal dan masyarakat, kekompakan sosial, inklusif, kemakmuran dan kota-kota inovatif serta ketahanan iklim dan upaya pelestarian lingkungan hidup.

CRIC telah mengidentifikasi sepuluh kota di Indonesia sebagai penerima manfaat kegiatan ini, salah satunya Kota Kupang. Kota-kota lainnya antara lain Pangkal pinang, Bandar Lampung, Cirebon, Samarinda, Banjarmasin, Mataram, Gorontalo dan Ternate. Untuk itu, kepada para kepala daerah dari 10 kota tersebut diminta untuk mempersiapkan beberapa hal.

Hal pertama yang harus dipersiapkan oleh Pemkot Kupang adalah menerbitkan SK Pokja untuk kegiatan tersebut, yang melibatkan sejumlah elemen penting antara lain akademisi yang memiliki keahlian di bidang lingkungan hidup dan penanggulangan bencana, para pelaku usaha yang punya perhatian terhadap pembangunan di Kota Kupang, komunitas seperti LSM/NGO yang peduli terhadap persoalan lingkungan hidup dan bencana serta pemerintah selaku pengambil kebijakan.

Hal lain yang perlu disiapkan adalah pernyataan komitmen Pemerintah Kota Kupang. Mengenai hal ini menurut Wawali, Pemkot Kupang mendapat apresiasi dari penyelenggara, karena sejak awal menunjukkan kesungguhan, “Kita diapresiasi karena menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi, wali kota dan wakil wali kota-nya ikut langsung dalam pembahasan,” kata Wawali Herman.

Pemkot Kupang bersama tim CRIC akan melakukan kajian urban analysis untuk menyesuaikan kebutuhan atau potensi masalah yang ada pada setiap kota berdasarkan isu tematik proyek CRIC. Pemkot harus menyediakan data dan informasi terkait. Karena itu Wakil Wali Kota Kupang menegaskan data dan informasi yang ada di website resmi Pemkot Kupang harus selalu diperbaharui sehingga tim lebih mudah mengakses informasi terutama data kependudukan dan keuangan daerah.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Drs. Yos Rera Beka, Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Kepala Bappeda Kota Kupang, Kepala BPBD Kota Kupang, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kupang, Kabag Hukum Setda Kota Kupang dan Kabag Kesra Kota Kupang. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans)
Editor (+rony banase)

Sebar 150 Ribu Masker Gratis, Wali Kota Kupang Ajak Warga Perangi Covid-19

209 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang terus melakukan upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kali ini, dilakukan dengan pembagian masker gratis bagi masyarakat seputaran Kota Kupang pada Sabtu, 18 April 2020. Aksi kemanusiaan ini langsung di bawah komando Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore.

Dilaksanakan di perempatan lampu merah (traffic light) Jalan El. Tari dan perempatan Jalan Jenderal Soeharto, depan Mapolda NTT. Turut hadir dalam aksi kemanusiaan ini, para pimpinan OPD Lingkup Pemkot dan Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Manafe Riwu Kore.

Ada pun sasaran pembagian masker bagi pengguna jalan dan warga yang melintas. Kepada awak media, Wali Kota Jefri menyampaikan wabah Covid-19 ini harus dicegah secara bersama. “Kami segenap jajaran Pemerintah Kota Kupang pada hari ini bersama turun ke lapangan untuk membagikan masker kepada masyarakat. Tujuannya adalah untuk mengajak masyarakat bersama memerangi Covid-19,” katanya.

Wali Kota Jefri saat membagikan masker kepada pengguna angkutan bemo

Ia menambahkan dalam berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Gugus Tugas, Pemkot juga telah menganggarkan dana yang cukup besar untuk menanggulangi wabah ini maupun dampak ekonomi yang dirasakan warga.

“Pemerintah Kota sendiri menyiapkan sekitar 150 ribu masker yang dibagikan kepada seluruh masyarakat Kota Kupang yang memang membutuhkan. Kami menyiasati hal ini untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker. Masker ini produksi lokal dan dari luar, hal ini juga bagian dari upaya kami memastikan bahwa perekonomian berjalan dengan baik,” jelasnya.

Mantan Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat ini mengatakan Pemkot telah mendistribusikan 150 ribu masker ke seluruh masyarakat yang nantinya disalurkan oleh Satgas Covid-19 yang telah terbentuk di kelurahan.

Pembagian masker kepada para pengendara roda dua

Masker yang akan dibagikan ini diprioritaskan kepada petugas medis, staf lurah, RT/RW, dan pekerja harian seperti pedagang kecil di pasar, tukang ojek, sopir, buruh harian, petugas kebersihan, juga warga yang terdampak langsung corona.

“Kami membagikan hari ini pada dua titik, tetapi juga kepada seluruh Lurah sudah mendapatkan jatahnya untuk dibagikan kepada masyarakat di setiap kelurahan,” ungkap Wali Kota Jefri.

Wali Kota Jefri mengharapkan adanya partisipasi warga, karena untuk mencegah penularan ini harus adanya kesadaran kolektif untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, “Oleh karena itu masyarakat harus selalu menjaga diri, jangan keluar rumah kalau tidak penting, selalu memakai masker dan selalu jaga jarak,” pintanya. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP Setda Kota Kupang)
Editor (+rony banase)

Pemkot Kupang Sidak Masker dan Ukur Suhu Tubuh Pengguna Angkutan Jalan

141 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man memantau jalannya operasi yang dihelat oleh Dinas Perhubungan Kota Kupang, yang mana setiap kendaraan roda dua maupun empat (umum dan pribadi), yang masuk dari luar kota diminta berhenti sejenak, kemudian semua penumpang beserta pengemudi diukur suhu tubuhnya menggunakan thermal gun.

Dilaksanakan di daerah Bimoku, Kelurahan Lasiana, yang merupakan perbatasan Kota Kupang dan Kabupaten Kupang pada Jumat, 17 April 2020; upaya tersebut dilaksanakan sebagai rangkaian pencegahan penyebaran Covid-19.

Penumpang atau pengemudi yang belum menggunakan masker oleh petugas dari Dinas Perhubungan diminta untuk segera memakainya sebelum melanjutkan perjalanan masuk ke Kota Kupang.

Wakil Wali Kota Kupang dan Kadis Perhubungan saat memantau sidak masker dan pengukuran suhu tubuh pengemudi dan penumpang angkutan umum

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, AP, M.Si. saat mendampingi Wawali Kota Kupang dalam pemantauan tersebut menjelaskan operasi tersebut sudah digelar sejak Kamis, 16 April 2020. ”Rencananya, operasi semacam ini akan digelar setiap hari hingga satu bulan ke depan, bahkan bila dibutuhkan hingga pandemi Covid-19 mereda,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang.

Tim Dinas Perhubungan yang ditugaskan dalam operasi tersebut dibagi dalam tiga sesi yakni pagi, siang dan sore. Sasaran mereka adalah para penumpang dan pengemudi yang berasal dari Kabupaten Kupang, T.T.S, T.T.U, Belu, Malaka dan Timor Leste.

Kadis Perhubungan menyebutkan,  jika ditemuan penumpang yang menunjukkan gejala Covid-19, maka pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Posko Satgas Covid 19 Kota Kupang di Kantor Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk ditangani lebih lanjut sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Dari hasil pemantauan staf Prokompim Setda Kota Kupang yang bertugas saat itu, terlihat pula beberapa pedagang masker yang memanfaatkan momen tersebut untuk menjajakan masker, sehingga para pengemudi maupun penumpang yang kebetulan kedapatan tidak mengenakan masker dapat membelinya langsung dari para pedagang tersebut. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans)
Editor (+rony banase)