Arsip Tag: drg domi mere

Terkonfirmasi 1 Positif Covid-19 dari Kota Kupang, 29 Orang Masih Dirawat

266 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dari hasil pemeriksaan terhadap 44 sampel swab [berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Sumba Barat Daya, dan Sumba Timur]; terdapat penambahan 1 (satu) kasus baru positif Covid-19 di Provinsi NTT.

Demikian penyampaian Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam keterangan pers kepada awak media pada Sabtu, 11 Juli 2020.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/07/09/1-kasus-positif-covid-19-di-timor-tengah-utara-mahasiswa-kuliah-di-semarang/

Satu kasus baru positif Covid-19 di Kota Kupang, imbuh drg Domi merupakan hasil transmisi atau penularan lokal.

Hingga saat ini ada 29 orang yang dirawat di berbagai rumah sakit di Nusa Tenggara Timur dari total 124 kasus di Nusa Tenggara Timur.

“Di Kota Kupang 3 orang, Sikka 6 orang dirawat, Flores Timur 1, Manggarai 1 orang, 2 orang di Nagekeo, Manggarai Barat 7 orang, Sumba Barat Daya 1 , Sumba Timur 3 orang, 4 orang di Sumba Barat dan Timor Tengah Utara 1 orang,” urai drg Domi.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh pixabay

1 Kasus dari Mabar & 1 Kasus Impor dari Provinsi Sulawesi Selatan, Total 105 Kasus

322 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 97 spesimen swab yang diperiksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terdapat 1 pasien positif Covid-19 dari Kabupaten Manggarai Barat,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Senin siang, 8 Juni 2020 dalam sesi jumpa media di Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/06/07/48-sampel-swab-semua-negatif-total-pasien-sembuh-covid-capai-30-orang/

Di samping itu, imbuh drg Domi, dari laporan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bahwa hari ini ada 1 (satu) pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kupang. “Dengan demikian, hari ini ada 2 (dua) kasus baru dan total kasus menjadi 105,” ungkapnya sembari berkata bahwa kasus dari Sulsel tersebut merupakan kasus impor.

Lanjutnya, “Satu kasus impor tersebut, yang bersangkutan sedang bertugas di Kupang dan sempat melakukan perjalanan ke Makassar dan spesimen swab-nya diperiksa di sana.”

Ada pun spesimen swab yang diperiksa, lanjut drg Domi, berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Rote Ndao, Manggarai Barat, Manggarai, dan Sumba Barat Daya.

drg. Domi juga menambahkan bahwa hari ini satu pasien dari Kabupaten Rote Ndao telah sembuh dari Covid-19. “Kami telah berkoordinasi dengan Direktur RSUD Ba’a untuk segera memulangkan pasien tersebut,” bebernya seraya menyampaikan dengan demikian 2 pasien di Rote Ndao telah sembuh.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/06/06/suami-istri-di-kota-kupang-positif-covid-19-transmisi-lokal-total-103-kasus-di-ntt/

Selain itu, terdapat juga 1 pasien sembuh dari Sumba Timur, sehingga jumlah Pasien sembuh Covid-19 menjadi 32 orang. “Kami juga memberikan apresiasi kepada RS Bhayangkara karena 10 Pasien Covid-19 yang dirawat, semuanya telah sembuh,” tandasnya.

Ada pun sebaran kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Kota Kupang 30 kasus [termasuk 1 kasus impor dari Sulawesi Selatan], Sikka 27 kasus, Manggarai Barat 16 kasus, Ende 12 kasus, Sumba Timur 8 kasus, T.T.S 4 kasus, Nagekeo 3 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Flores Timur 2 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

48 Sampel Swab Semua Negatif, Total Pasien Sembuh Covid Capai 30 Orang

276 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 48 sampel swab yang diperiksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang pada Minggu, 7 Juni 2020, terkonfirmasi semua spesimen negatif Covid-19. Demikian pernyataan resmi dari Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes dalam sesi jumpa media di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/06/06/suami-istri-di-kota-kupang-positif-covid-19-transmisi-lokal-total-103-kasus-di-ntt/

48 sampel swab tersebut, imbuh drg. Domi, berasal Kota Kupang, Ende, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manggarai, Sumba Timur, dan Sumba Barat Daya.

“Hasil pemeriksaan swab semunya negatif Covid-19,” urai drg. Domi.

Ada juga kabar gembira, imbuh drg. Domi, terdapat 2 (dua) orang sembuh dari Kabupaten Ende klaster Gowa. “Dengan demikian, jumlah pasien sembuh Covid-19 sebanyak 30 orang [sebelumnya pada Jumat, 5 Juni 2020 sebanyak 28 orang sembuh Covid-19].

Ada pun jumlah pasien sembuh Covid-19 di Provinsi NTT sebanyak 30 orang dengan perincian sebagai berikut :

  • Kota Kupang 12 orang sembuh;
  • T.T.S 3 orang sembuh;
  • Rote Ndao sembuh 1 orang [anak Clara];
  • Ende 2 orang sembuh;
  • Sikka 6 orang sembuh;
  • Manggarai Barat 4 orang sembuh;
  • Sumba Timur 2 orang sembuh.

“Sementara dirawat saat ini 72 pasien dan 1 orang meninggal,” tandas drg. Domi.

Mengenai jumlah kasus, drg Domi menyampaikan bahwa tak ada penambahan kasus dan dengan sebaran kasus berdasar peringkat yakni Kota Kupang 29 kasus, Sikka 27 kasus, Manggarai Barat 15 kasus, Ende 12 kasus, Sumba Timur 8 kasus, T.T.S 4 kasus, Nagekeo 3 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Flores Timur 2 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Dinkes Provinsi NTT Segera Distribusi “Catridge TCM” ke Empat Rumah Sakit

230 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Hasil pemeriksaan dari Tes Cepat Molekuler (TCM) hanya memakan waktu 45 menit dalam pemeriksaan sampel swab, untuk itu kami akan segera mendistribusikan catridge ke 4 (empat) rumah sakit,” jelas Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg Domi Minggu Mere, M.Kes. saat jumpa media pada Minggu sore, 7 Juni 2020.

Jika dibandingkan dengan pemeriksaan swab dengan PCR Real Time, imbuh drg Domi, memakan waktu hingga 7 (tujuh) jam, namun dalam sisi jumlah bisa memeriksa 48—116 sampel swab.

Catridge TCM tersebut, urai drg Domi yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT, diprioritaskan untuk empat rumah sakit yakni RS TC Hillers Maumere di Kabupaten Sikka, Flores; RS Komodo Labuan Bajo di Manggarai Barat, RS Umbu Rarameha di Waingapu, Sumba Timur; dan RSUD Prof Dr W.Z Johannes Kupang.

“Pada dasarnya kami prioritaskan untuk empat rumah sakit tersebut dan memastikan kapasitas pemeriksaan tak hanya menunggu hasil pemeriksaan dari RSUD Prof. Dr.W. Z. Johannes Kupang,” ungkapnya.

Sementara, untuk RS Gabriel Manek [Untuk Kabupaten T.TU., Belu, dan Malaka], dan RSUD Ende [untuk wilayah Nagekeo, Ngada, dan Ende] harus diinstal terlebih dahulu karena belum diinstal. “Segera kami koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, apakah mendapatkan petugas dari Jakarta atau melalui video telekonferensi,” tegasnya.

Khusus TCM di RSUD Prof Dr W.Z Johannes Kupang, tandas drg Domi, sangat diperlukan karena di Kota Kupang ada hal yang bersifat emergensi yang harus segera dilakukan.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh idntimes.com

Suami Istri di Kota Kupang Positif Covid-19 Transmisi Lokal, Total 103 Kasus di NTT

1.392 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada Sabtu, 6 Juni 2020, Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang memeriksa 48 sampel swab, dari jumlah sampel itu terkonfirmasi 2 (dua) orang asal Kota Kupang positif Covid-19.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/06/04/1-positif-covid-19-transmisi-lokal-di-mabar-1-kasus-di-ende-total-101-kasus/

Demikian penyampaian Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Sabtu sore, 6 Juni 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

“Dua orang dari Kota Kupang tersebut merupakan suami istri, tak ada riwayat pergi ke daerah terpapar,” ungkapnya seraya menyampaikan bahwa mereka positif Covid-19 karena transmisi atau penularan lokal di Kota Kupang.

Lanjut drg. Domi yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Gugus Tugas Covid-19 di Provinsi NTT telah melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 dan Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk melakukan penelusuran atau contact tracing. “Mengenai lokasi domisili kelurahan maupun kecamatan suami istri yang positif Covid-19 di Kota Kupang masih ditelusuri,” urainya menjawab pertanyaan awak media.

“Dengan demikian jumlah kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT sebanyak 103 kasus, kemarin [Jumat, 5 Juni 2020 sebanyak 101 kasus, red],” tambahnya.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/06/05/anak-7-tahun-asal-rote-ndao-sembuh-covid-19total-sembuh-di-ntt-28-orang/

Ada juga kabar gembira, imbuh drg Domi, terdapat 2 (dua) orang sembuh dari Kabupaten Ende klaster Gowa. “Dengan demikian, jumlah pasien sembuh Covid-19 sebanyak 30 orang [sebelumnya pada Jumat, 5 Juni 2020 sebanyak 28 orang sembuh Covid-19].

Adapun sebaran kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Kota Kupang 29 kasus, Sikka 27 kasus, Manggarai Barat 15 kasus, Ende 12 kasus, Sumba Timur 8 kasus, T.T.S 4 kasus, Nagekeo 3 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Flores Timur 2 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Anak 7 Tahun asal Rote Ndao Sembuh Covid-19,Total Sembuh di NTT 28 Orang

610 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Clara, anak perempuan berusia 7 tahun asal Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dinyatakan sembuh oleh Tim Medis Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 di Provinsi NTT.

Kabar gembira atas kesembuhan Clara diperoleh melalui surat yang disampaikan oleh Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT kepada Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao pada Jumat, 5 Juni 2020.

Baca juga: https://gardaindonesia.id/2020/06/04/1-positif-covid-19-transmisi-lokal-di-mabar-1-kasus-di-ende-total-101-kasus/

Direktur RSUD Ba’a, dr.Widyanto Pangarso Adhy kepada Garda Indonesia melalui sambungan telepon pada Jumat, 5 Juni 2020 pukul 20.47 WITA menyampaikan bahwa anak Clara dinyatakan sembuh dari Covid-19. “Usai swab tes kedua dengan hasil negatif dan kami telah menerima surat secara resmi,” ungkap dr. Adhy seraya berujar orang tua Clara belum mengetahui bahwa anaknya telah sembuh dari Covid-19.

Saat ini, imbuh dr. Adhy, Clara masih dirawat sedang dirawat di Pusat Karantina Terpusat di Dusun Ne’e Kabupaten Rote Ndao.

Saat dikonfirmasi Garda Indonesia, apakah Gugus Tugas menyampaikan kepada Anak Clara bahwa dirinya terpapar Covid-19?, dr. Adhy yang merupakan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 di Rote Ndao, mengungkapkan bahwa dengan cara khusus mengedukasi tentang Covid-19 kepadanya.

“Karena dia anak 7 tahun, tentunya dia (anak Clara, red) tidak begitu paham mengenai Covid-19,” tandas dr. Adhy.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2020/05/14/anak-perempuan-usia-7-tahun-di-rote-ndao-provinsi-ntt-positif-covid-19/

Sementara itu, Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. melalui sambungan telepon pada Jumat sore, 5 Juni 2020, kepada awak media menyampaikan bahwa Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang telah memeriksa 116 sampel swab.

“Hari ini diperiksa 116 spesimen swab dan diperoleh hasil 6 pasien sembuh Covid-19,” ungkap drg. Domi sambil menyampaikan pasien sembuh tersebut berasal dari klaster Sukabumi [Kota Kupang] 2 orang, 2 sembuh dari klaster Gowa [Labuan Bajo Manggarai Barat], 1 sembuh dari klaster STT Sangkakala [Waingapu, Sumba Timur], dan 1 sembuh dari Kabupaten Timor Tengah Selatan [T.T.S].

Dengan demikian, imbuhnya, jumlah Pasien positif Covid-19 yang telah sembuh dari Covid-19 sebanyak 28 orang dari total 101 kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT.

Ada pun perincian pasien sembuh Covid-19 yakni Kota Kupang sembuh 12 orang, T.T.S sembuh 3 orang, Rote Ndao sembuh 1 orang [anak Clara, red], Sikka 6 orang sembuh, 4 orang dari Manggarai Barat, dan Sumba Timur sembuh 2 orang.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

689 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari hasil pemeriksaan 46 swab oleh Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang, diketahui ada penambahan 12 kasus Positif Covid-19,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Sabtu siang, 16 Mei 2020.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/15/tambah-8-kasus-positif-covid-19-tiga-kasus-transmisi-lokal-di-kota-kupang/

12 kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, ungkap drg. Domi, terdiri dari 9 di Kabupaten Sikka dari klaster KM Lambelu, 2 kasus dari Sumba Timur klaster STT Sangkakala, dan 1 positif Covid-19 di Kota Kupang dari klaster Sukabumi.

“Dengan penambahan 12 kasus Positif Covid-19, maka Nusa Tenggara Timur hingga saat ini terdapat 59 kasus dari sebelumnya 47 kasus,” jelas drg. Domi didampingi oleh Karo Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius.

Ada pun perincian per kabupaten berdasarkan peringkat kasus yakni Kabupaten Sikka 21 kasus Positif Covid-19, Kota Kupang 15 kasus, Manggarai Barat 12 kasus, Sumba Timur 4 kasus, Rote Ndao 2 kasus, T.T.S. 2 kasus, Flores Timur 1 kasus, Ende 1 kasus, dan Nagekeo 1 kasus.

Selain itu, imbuh drg Domi yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi NTT, berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR Test dua kali berturut-turut diperoleh hasil negatif dan 4 pasien dinyatakan sembuh. “Kabar gembira ini perlu saya sampaikan kepada masyarakat,” ucapnya seraya menyampaikan bahwa keempat pasien tersebut berasal dari klaster Sukabumi.

Dengan demikian, tandas drg Domi, jumlah pasien sembuh dari Covid-19 berjumlah 6 orang yakni 5 yang dirawat di RS Bhayangkara Kupang Klaster Sukabumi dan 1 Pasien sembuh dirawat di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Tambah 8 Kasus Positif Covid-19, Tiga Kasus Transmisi Lokal di Kota Kupang

659 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Berdasar laporan dari Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, hasil pemeriksaan terhadap 46 swab, diketahui ada penambahan 8 pasien positif Covid-19,” terang Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere dalam sesi konferensi pers pada Jumat, 15 Mei 2020 pukul 13.00 WITA di Ruang Biro Humas dan Protokol Setda NTT.

Baca juga :

https://gardaindonesia.id/2020/05/14/9-kasus-positif-covid-19-ntt-dari-maumere-dan-labuan-bajo-total-39-kasus/

Ada pun perincian, imbuh drg. Domi, penambahan 3 pasien positif Covid-19 dari transmisi atau penularan lokal di Kota Kupang, 4 positif di Maumere Sikka dari klaster KM Lambelu dan 1 kasus dari Sumba Timur.

“Dengan demikian jumlah kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT sebanyak 47 kasus, dengan sebaran Kota Kupang 14 kasus, Sikka 12 kasus, Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 12 kasus, T.T.S 2 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Nagekeo 1 kasus, Ende 1 kasus, Flores Timur 1 kasus, dan Sumba Timur 2 kasus,” pungkas drg. Domi yang juga menjabat sebagai Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)