Arsip Tag: harry alexander riwu kaho

‘Donasi Covid-19 Bank NTT’ 275 Juta untuk Pencegahan Penyebaran Covid-19

272 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Niat Bank NTT dilakukan melalui pencegahan dengan cara sebagian karyawan bekerja dari rumah (work from home) dan berdiam diri di rumah dan mengajak berbagai pihak (masyarakat dan nasabah) agar peduli terhadap wabah corona virus (Covid-19) di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Manajemen Bank NTT melalui Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam sesi konferensi pers pada Jumat, 27 Maret 2020, bersama Direktur Utama Bank NTT, Izhak Eduard Rihi dan Direktur Pemasaran Kredit Absalom Sine, menyampaikan dengan penyelenggara sistem pembayaran yang tersedia, maka Bank NTT memberikan donasi atau sumbangan melalui kanal yang ada berupa mobile banking atau Qris, setoran tunai, transfer ATM atau pendebetan tunai secara tak terbatas

“Bank NTT tidak tinggal diam melihat kondisi mewabahnya Covid-19 dengan melakukan protokol di setiap cabang Bank NTT dan sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak,” ujar Harry seraya berkata donasi melalui Qris terbatas sekitar Rp.2 juta dan dapat dilakukan hingga batas maksimal sebanyak 5 (lima) kali.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kanan), Direktur Utama Izhak Eduard Rihi (tengah) dan Direktur Pemasaran Kredit Absalom Sine dalam sesi konferensi pers

Adapun Qris (Quick Response Indonesia Standard) adalah metode transaksi pembayaran dengan menggunakan Scan kode QR yang sudah di standardisasi oleh Bank Indonesia sehingga seluruh pengguna aplikasi yang menyediakan pembayaran QR dapat bertransaksi di seluruh merchant yang menerima pembayaran QR berbasis Qris.

Direktur Utama Bank NTT, Izhak Eduard Rihi menyampaikan sebagai institusi keuangan di wilayah NTT tidak tinggal diam melihat kondisi mewabah Covid-19 dengan melakukan protokol standar (menyiapkan perangkat di setiap cabang untuk mitigasi penyebaran virus corona).

Direktur Utama Bank NTT Izhak Eduard Rihi saat melakukan donasi Rp.2 Juta menggunakan Qris Bank NTT

Oleh karena itu, imbuh Izhak, dibutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak untuk mendorong proses recovery. “Sehingga Bank NTT menyiapkan dana khusus berupa sumbangan dari pengurus dan karyawan dari Bank NTT sebesar Rp.275 Juta (dalam bentuk barang) yang dialokasikan untuk dapat digunakan oleh tim medis dan pemerintah.

Selain itu, tandas Izhak Eduard Rihi, Bank NTT juga mendorong masyarakat dan nasabah melakukan transaksi nontunai dengan teknologi yang telah disiapkan oleh Bank NTT yakni Qris dan Aplikasi NTT Pay yang dapat diunggah di Google Play Store.

Dalam kesempatan tersebut, Izhak Eduard Rihi langsung melakukan donasi menggunakan Qris Bank NTT sebesar Rp.2 Juta.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Yuk Ikut Lomba Karya Tulis Ilmiah & Video Edukatif Bank NTT Ramai Skali Periode II

324 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Peluncuran (Launching) Program Gerakan Menabung Sejak Dini atau ‘Ramai Skali Bank NTT’ Periode II resmi dibuka oleh Direktur Pemasaran Dana, Harry Alexander Riwu Kaho dan Ketua Dewan Juri, Pater Gregorius Neonbasu, SVD., PhD. pada Kamis, 5 Maret 2020 pukul 13.00 WITA di Resto Subasuka Paradise Kupang.

‘Ramai Skali Bank NTT’ merupakan program edukasi dan literasi keuangan perbankan sebagai bentuk dukungan Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur terhadap Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertujuan untuk menumbuhkan budaya menabung sejak dini.

Program Ramai Skali Bank NTT tahap II tahun 2020 memberikan kesempatan kepada semua kalangan masyarakat untuk berpartisipasi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah berlaku bagi tingkat SMP, SMA, Madrasah, dan Perguruan Tinggi (4—25 Maret 2020) dan Video Edukatif bagi masyarakat semua kalangan (4 Maret—25 April 2020). Tak perlu membayar saat mendaftar atau gratis, cukup hanya dengan menabung di Bank NTT.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada awak media menyampaikan bahwa Program “Ramai Skali” dirangkai dengan Penyelenggaraan Lomba Karya Tulis Ilmiah melibatkan Pelajar SMP, SMA, Madrasah, dan Mahasiswa, sedangkan Video Edukatif dapat diikuti oleh masyarakat umum di seluruh kabupaten /kota dengan total hadiah ratusan juta rupiah berupa Tabungan Bank NTT.

Harry Alexander Riwu Kaho juga mengajak awak media untuk mewartakan apa yang dilakukan oleh Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur NTT (Bank NTT) sangat memberikan dampak positif bagi kemajuan edukasi literasi bagi kaum milenial dan masa kini.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho

“Lomba Karya Tulis Ilmiah sebagai bagian dari komitmen Bank NTT untuk menerjemahkan sebuah langkah besar membangun kecerdasan kaum muda dalam mengembangkan talenta mereka melalui menulis karya ilmiah dan membuat video edukasi,” urai Direktur Pemasaran Dana Bank NTT sembari menyampaikan bahwa tujuannya untuk melatih anak muda agar cerdas menyiapkan masa depan dengan memanfaatkan talenta mereka melalui karya tulis ilmiah dan video edukasi.

Selain itu, ujar Harry, diperlukan konsistensi dan komitmen kuat untuk tetap mempertahankan dan menyelenggarakan program Ramai Skali Bank NTT. “Tahun 2020 merupakan tahun kedua penyelenggaraan lomba karya tulis ilmiah dan video edukasi. Kami memperoleh dukungan sinergisitas dari Pater Gregorius Neonbasu, Undana, Bank Indonesia, OJK, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, berbagai institusi, dan teman-teman yang berkecimpung dalam karya tulis ilmiah,” tandas Harry Riwu Kaho.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Video Edukatif Ramai Skali Bank NTT, Pater Gregor Neonbasu, SVD, PhD. mengatakan bahwa kegiatan Bank NTT tahun lalu begitu membludak dan populer berkat peran aktif media.

“Selama ini orang berpikir bahwa Bank NTT hanya selalu berurusan dengan uang dan usaha, namun saat ini saya melihat ada sisi kemanusiaan yang menyentuh dan mendidik anak-anak untuk menabung sejak dini dan Bank NTT memperhatikan dampak sosial bagi kaum muda,” ungkap Peter Gregorius.

Tak sekadar lomba, terang Pater Gregorius, Bank NTT kini keep in touch dengan sebuah bahtera penting yakni pendidikan. “Dampaknya dari kegiatan pertama dari Lomba Karya Tulis Ilmiah pada 2019 untuk mendidik anak-anak sejak awal untuk menabung karena hadiahnya berupa tabungan Bank NTT,” beber budayawan NTT ini dengan penuh antusias.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Bank NTT Gandeng MarkPlus Latih Tim Marketing Handal Siap Gapai Target

169 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dalam menghadapi target pendapatan sebesar Rp.3 Triliun dan Laba 500 Miliar pada tahun 2020, telah mengambil langkah dan kebijakan termasuk mempersiapkan tenaga marketing handal.

Guna mempersiapkan tenaga marketing handal, Bank NTT menggandeng MarkPlus Institut untuk melatih dan membimbing sekitar 78 karyawan/ti agar dapat menjadi tenaga marketing handal yang bertugas di Kantor Pusat dan Kantor Cabang Bank NTT yang tersebar di 22 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Dana Bank NTT, Hendry Wardono kepada awak media pada Selasa, 18 Februari 2020 pukul 11.10 WITA di Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT. “Kegiatan pelatihan marketing Bank NTT diselenggarakan selama 5 (lima) hari sejak tanggal 17—19 Februari 2020 dilatih oleh MarkPlus dan pada 20—21 Februari 2020 khusus materi internal,” jelas Hendry.

Pelatihan yang dihelat oleh Direktorat Dana Bank NTT, urai Hendry, menggandeng MarkPlus karena memiliki daftar pengalaman (track record) mumpuni yang pernah menjadi konsultan Joko Widodo saat pencalonan dirinya menjadi Wali Kota Solo dan Presiden RI. “Pemilihan MarkPlus memang track record cukup bagus, sehingga kami pilih mereka (MarkPlus, red),” ungkap Hendry.

Fasilitator Instruktur MarkPlus, Eka Budiman saat memberikan pelatihan bagi Marketing Bank NTT, Foto oleh Rony Banase 

Mengenai materi yang diajarkan dan dilatih kepada marketing funding dan officer Bank NTT, jelas Hendry, semua hal yang terkait dengan dunia marketing (Total Marketing). “Usai memperoleh pelatihan diharapkan kinerja Marketing Bank NTT semakin lebih baik lagi ke depan,” harap Hendry.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Dana Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho menyampaikan bahwa menghadapi kompetisi perbankan yang didominasi oleh IT dan persaingan dengan bank lain dan lembaga keuangan non bank, maka Bank NTT mengambil langkah untuk melatih tenaga marketing agar semakin handal dan efektif.

“Ini sebagai awal pelatihan bagi marketing Bank NTT dan bakal diikuti dengan penguatan SDM model pendidikan best practice sehingga dapat mengenali potensi diri, memanfaatkan talenta, mengenal dan memanfaatkan peluang pasar,” tandas Harry Riwu Kaho seraya berharap agar para marketing Bank NTT dapat paham produk dan mencapai target.

Suasana Pelatihan MarkPlus untuk Marketing Bank NTT, Foto oleh Rony Banase 

MarkPlus adalah perusahaan yang bergerak di bidang konsultan marketing yang didirikan oleh Hermawan Kartajaya (Pakar Marketing Indonesia). Etika kerja yang dibangun berdasarkan passion for knowledge, business, service, dan people berhasil menjadikan MarkPlus memiliki banyak mitra di tingkat lokal, regional, hingga global.

Divisi MarkPlus Inc. terbagi dalam 4 bagian yakni MarkPlus Insight yang bergerak dalam social research, MarkPlus Institute pada bidang pelatihan, MarkPlus Consulting di bidang strategi pemasaran, serta MarkPlus Marketeers sebagai media perusahaan dalam berbagi informasi kepada komunitas dan masyarakat luas.

Fasilitator Instruktur MarkPlus, Eka Budiman kepada awak media menyampaikan kerja sama MarkPlus dan Bank NTT untuk memaksimalkan peran marketing Bank NTT agar dapat menjual produk secara mulai dari presentasi hingga closing penjualan.

“Cara MarkPlus mengubah marketing Bank NTT untuk menjadi Sales Hero dengan studi kasus, role play dan out bond,” urai Instruktur yang berpengalaman 9 tahun di MarkPlus ini yakin para Marketing Bank NTT dapat menjual produk lebih baik ke depan.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh Sandro—Bank NTT

‘Valentine Day’ ala Bank NTT, ‘Cashback Valentine’ Hingga bagi Bunga & Balon

185 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Aksi fenomenal ditunjukkan oleh Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dalam memaknai Hari Raya Kasih Sayang (Valentine Day) tahun 2020. Dari jajaran staf, kepala divisi, direktur hingga komisaris rela turun ke jalan raya dan berpeluh bersama para pengguna jalan.

Mengambil lokasi di bundaran Kantor Gubernur NTT pada Jumat, 14 Februari 2020, dalam nuansa Valentine Day, jajaran Bank NTT dari Kantor Pusat dan Kantor Cabang memakai baju polo serba pink dan membagikan bunga, balon, dan selebaran Tabungan Valentine.

Pose bersama karyawati Bank NTT di sela-sela kegiatan Valentine Cashback Bank NTT

Aksi yang dimulai pada pukul 08.00 WITA—selesai tersebut, dimulai dengan pembagian bunga valentine kepada para pengendara roda dua dan roda empat oleh Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana; Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho; Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu; para kepala divisi, dan karyawan Bank NTT.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada awak media menyampaikan tentang aksi Bank NTT memaknai Valentine Day di tahun Tikus Logam ini dengan Bank NTT mengajak masyarakat untuk ke depan dapat melakukan implementasi kasih yang bersifat edukasi.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho

“Melalui edukasi menabung di hari kasih sayang ini merupakan momentum membangkitkan spirit menabung untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik bersama Bank NTT,” ujar Harry Alexander Riwu Kaho.

Mengenai jenis cashback dari pembukaan Tabungan Valentine, Riwu Kaho menjelaskan bahwa cashback yang diberikan berupa semua jenis barang yang lebih beragam dan sepadan dengan nilai tabungan.

Karyawan dan karyawati Bank NTT berpose bersama pengendara roda dua

Sementara itu, Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana mengatakan Bank NTT sebagai Bank Pemerintah Daerah dalam momentum hari kasih sayang seperti ini perlu tampil di berbagai event yang bagus dan berguna bagi masyarakat.

“Termasuk kegiatan hari ini juga berguna untuk memberikan warna baru dan berbeda dalam pemberitaan dan meng-counter berita-berita miring tentang Bank NTT,” tandas mantan Komisaris di PT Flobamor ini dengan penuh keyakinan.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

‘Co-Branding’ Bank NTT & Politani Kupang Hasilkan Kartu Mahasiswa Plus Kartu ATM

177 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dan Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama tentang Co-Branding Kartu ATM/Debit sekaligus Kartu Mahasiswa pada Senin, 10 Februari 2020 di Kampus Politani Kupang.

Dikutip dari portalimvestasi.com, Co-branding merupakan strategi pemasaran yang menggunakan banyak nama merek sebagai barang atau jasa yang merupakan bagian dari aliansi strategis. Istilah ini dikenal juga sebagai kemitraan merek, co-branding (atau “cobranding”) mencakup beberapa jenis kolaborasi branding yang biasanya melibatkan merek setidaknya dua perusahaan.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada awak media usai penandatanganan kerja sama mengatakan bahwa perpaduan kerja sama antara Bank NTT dan Politani Kupang memudahkan sistem pembayaran bagi Mahasiswa Politani Kupang dengan menggunakan Kartu Mahasiswa yang juga berfungsi sebagai Kartu ATM berlogo Bank NTT.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho

“Sebelumnya, kerja sama awal antara Bank NTT dan Politani Kupang dengan penempatan Kantor Kas Bank NTT di Kampus Politani, kemudian berkembang menjadi sistem pembayaran oleh mahasiswa yang berasal dari semua daerah di Provinsi NTT untuk memudahkan mereka (mahasiswa,red) melakukan pembayaran dengan menggunakan Kartu ATM Bank NTT,” ujar Harry Alexander Riwu Kaho.

Ke depan, jelas Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, bakal dikembangkan menjadi sistem pembayaran berbasis barcode. “Dan tak hanya itu, Bank NTT juga menyediakan pola pemberdayaan mahasiswa untuk menghasilkan mahasiswa mandiri. Oleh karena itu, perlu sinergi antara Bank NTT dan Politani Kupang,” beber Harry.

Lanjut Harry Riwu Kaho, Bank NTT juga menyediakan modal usaha bagi Alumni Politani maupun Mahasiswa Politani yang akan tamat. “Nanti akan disepakati project pendidikan bersama dengan melihat peluang kebutuhan hasil pertanian organik dan bagi mahasiswa yang akan tamat dan membutuhkan modal kerja,” tandas Direktur Pemasaran Dana Bank NTT.

Foto bersama Pihak Bank NTT dan Politani Kupang

Turut hadir mendampingi Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu; Kepala Divisi Dana Endri Wardono; Pemimpin Cabang Khusus, Johanis Tadoe; Kepala Kas Politani, Berlian Dima; dan Kepala Kas Politani (Pengganti), Tessa Pau.

Sementara itu, Direktur Politani Kupang, Ir. Thomas Lapenangga, M.Si. menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT dan berharap kerja sama dengan Bank NTT tidak sampai di sini saja, namun ada keberlanjutan khususnya untuk mahasiswa setelah wisuda.

“Kami dari Politani Kupang sangat berterima kasih atas kerja sama menyangkut Kartu Mahasiswa yang berfungsi sebagai Kartu ATM. Ini sangat membantu karena hampir 100 persen mahasiswa Politani berasal dari kabupaten Manggarai Barat, Sumba Barat Daya, Alor, Belu dan Malaka,” tutur Thomas Lapenangga.

Politani Kupang, tambah Thomas, berharap agar Bank NTT juga dapat menyediakan dana berupa pinjaman bagi Alumni Politani. “Tak hanya alumni, kami juga sedang merancang agar dana bantuan tersebut dapat digunakan oleh mahasiswa yang melakukan praktik lapangan sehingga dapat menghasilkan orang muda yang bergelut dalam bidang pertanian,” tandas Direktur Politani Kupang didampingi Wakil Direktur II dan Kepala Fakultas Politani Negri Kupang.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto oleh Sandro-Bank NTT