Arsip Tag: harry alexander riwu kaho

‘Valentine Day’ ala Bank NTT, ‘Cashback Valentine’ Hingga bagi Bunga & Balon

97 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Aksi fenomenal ditunjukkan oleh Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dalam memaknai Hari Raya Kasih Sayang (Valentine Day) tahun 2020. Dari jajaran staf, kepala divisi, direktur hingga komisaris rela turun ke jalan raya dan berpeluh bersama para pengguna jalan.

Mengambil lokasi di bundaran Kantor Gubernur NTT pada Jumat, 14 Februari 2020, dalam nuansa Valentine Day, jajaran Bank NTT dari Kantor Pusat dan Kantor Cabang memakai baju polo serba pink dan membagikan bunga, balon, dan selebaran Tabungan Valentine.

Pose bersama karyawati Bank NTT di sela-sela kegiatan Valentine Cashback Bank NTT

Aksi yang dimulai pada pukul 08.00 WITA—selesai tersebut, dimulai dengan pembagian bunga valentine kepada para pengendara roda dua dan roda empat oleh Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana; Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho; Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu; para kepala divisi, dan karyawan Bank NTT.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada awak media menyampaikan tentang aksi Bank NTT memaknai Valentine Day di tahun Tikus Logam ini dengan Bank NTT mengajak masyarakat untuk ke depan dapat melakukan implementasi kasih yang bersifat edukasi.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho

“Melalui edukasi menabung di hari kasih sayang ini merupakan momentum membangkitkan spirit menabung untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik bersama Bank NTT,” ujar Harry Alexander Riwu Kaho.

Mengenai jenis cashback dari pembukaan Tabungan Valentine, Riwu Kaho menjelaskan bahwa cashback yang diberikan berupa semua jenis barang yang lebih beragam dan sepadan dengan nilai tabungan.

Karyawan dan karyawati Bank NTT berpose bersama pengendara roda dua

Sementara itu, Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana mengatakan Bank NTT sebagai Bank Pemerintah Daerah dalam momentum hari kasih sayang seperti ini perlu tampil di berbagai event yang bagus dan berguna bagi masyarakat.

“Termasuk kegiatan hari ini juga berguna untuk memberikan warna baru dan berbeda dalam pemberitaan dan meng-counter berita-berita miring tentang Bank NTT,” tandas mantan Komisaris di PT Flobamor ini dengan penuh keyakinan.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

‘Co-Branding’ Bank NTT & Politani Kupang Hasilkan Kartu Mahasiswa Plus Kartu ATM

92 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dan Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama tentang Co-Branding Kartu ATM/Debit sekaligus Kartu Mahasiswa pada Senin, 10 Februari 2020 di Kampus Politani Kupang.

Dikutip dari portalimvestasi.com, Co-branding merupakan strategi pemasaran yang menggunakan banyak nama merek sebagai barang atau jasa yang merupakan bagian dari aliansi strategis. Istilah ini dikenal juga sebagai kemitraan merek, co-branding (atau “cobranding”) mencakup beberapa jenis kolaborasi branding yang biasanya melibatkan merek setidaknya dua perusahaan.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada awak media usai penandatanganan kerja sama mengatakan bahwa perpaduan kerja sama antara Bank NTT dan Politani Kupang memudahkan sistem pembayaran bagi Mahasiswa Politani Kupang dengan menggunakan Kartu Mahasiswa yang juga berfungsi sebagai Kartu ATM berlogo Bank NTT.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho

“Sebelumnya, kerja sama awal antara Bank NTT dan Politani Kupang dengan penempatan Kantor Kas Bank NTT di Kampus Politani, kemudian berkembang menjadi sistem pembayaran oleh mahasiswa yang berasal dari semua daerah di Provinsi NTT untuk memudahkan mereka (mahasiswa,red) melakukan pembayaran dengan menggunakan Kartu ATM Bank NTT,” ujar Harry Alexander Riwu Kaho.

Ke depan, jelas Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, bakal dikembangkan menjadi sistem pembayaran berbasis barcode. “Dan tak hanya itu, Bank NTT juga menyediakan pola pemberdayaan mahasiswa untuk menghasilkan mahasiswa mandiri. Oleh karena itu, perlu sinergi antara Bank NTT dan Politani Kupang,” beber Harry.

Lanjut Harry Riwu Kaho, Bank NTT juga menyediakan modal usaha bagi Alumni Politani maupun Mahasiswa Politani yang akan tamat. “Nanti akan disepakati project pendidikan bersama dengan melihat peluang kebutuhan hasil pertanian organik dan bagi mahasiswa yang akan tamat dan membutuhkan modal kerja,” tandas Direktur Pemasaran Dana Bank NTT.

Foto bersama Pihak Bank NTT dan Politani Kupang

Turut hadir mendampingi Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu; Kepala Divisi Dana Endri Wardono; Pemimpin Cabang Khusus, Johanis Tadoe; Kepala Kas Politani, Berlian Dima; dan Kepala Kas Politani (Pengganti), Tessa Pau.

Sementara itu, Direktur Politani Kupang, Ir. Thomas Lapenangga, M.Si. menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT dan berharap kerja sama dengan Bank NTT tidak sampai di sini saja, namun ada keberlanjutan khususnya untuk mahasiswa setelah wisuda.

“Kami dari Politani Kupang sangat berterima kasih atas kerja sama menyangkut Kartu Mahasiswa yang berfungsi sebagai Kartu ATM. Ini sangat membantu karena hampir 100 persen mahasiswa Politani berasal dari kabupaten Manggarai Barat, Sumba Barat Daya, Alor, Belu dan Malaka,” tutur Thomas Lapenangga.

Politani Kupang, tambah Thomas, berharap agar Bank NTT juga dapat menyediakan dana berupa pinjaman bagi Alumni Politani. “Tak hanya alumni, kami juga sedang merancang agar dana bantuan tersebut dapat digunakan oleh mahasiswa yang melakukan praktik lapangan sehingga dapat menghasilkan orang muda yang bergelut dalam bidang pertanian,” tandas Direktur Politani Kupang didampingi Wakil Direktur II dan Kepala Fakultas Politani Negri Kupang.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto oleh Sandro-Bank NTT