Arsip Tag: Polikarpus Do

Pendidikan Harus Holistik, Ketua DPD FPKBM Sentil Pidato Wali Kota Kupang

192 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | “Pemerintah Kota Kupang tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada semua jajaran, dan satuan pendidikan khususnya pendidikan dasar, dan pendidikan menengah,” demikian penggalan pidato Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore pada peringatan HUT ke-135 Kota Kupang dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 tingkat Kota Kupang, pada Senin, 3 Mei 2021 di Aula Gedung Sekolah Dian Harapan Kupang.

Simak cuplikan video pidato Wali Kota Kupang pada channel Youtube di bawah ini : https://youtu.be/d8YH8Fo6Q1o

Dilansir dari Prokopim Setda Kota Kupang, pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas 2021 yang bertema “Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar” itu menerapkan protokol kesehatan dengan jumlah undangan yang hadir sebanyak 30 orang terdiri dari kepala sekolah dan guru Sekolah Dian Harapan (SDH), sedangkan undangan lainnya mengikuti secara virtual.

Usai membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, Wali Kota Kupang  berkesempatan memberikan arahannya melalui pidato yang mana Pemerintah Kota Kupang tetap berkomitmen untuk tetap meningkatkan kualitas pendidikan pada semua jenjang, khususnya pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, terang Wali Kota Jefri, Pemkot Kupang berupaya untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan, meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga pendidikan, meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam memperoleh pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

Wali Kota Jefri pun memaparkan berbagai program inovasi yang dilakukan Pemkot Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang antara lain : menyiapkan anggaran untuk melakukan Diklat Penguatan dan Diklat Calon Kepala Sekolah dan menyiapkan anggaran transpor bagi pendidik dan tenaga kependidikan tidak tetap yang telah mengabdi di atas 5 tahun. Pemkot Kupang juga akan terus berupaya untuk mempertahankan program pemberian seragam gratis bagi anak sekolah.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore memotong tumpeng peringatan HUT ke-135 Kota Kupang dan Hardiknas 2021

Momentum peringatan HUT ke-135 Kota Kupang dan Hardiknas 2021 diwarnai dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Kupang dan foto bersama. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si serta para Kepala Bidang pada dinas terkait, Kepala Bagian Prokompim Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP, M.Si, para Kepala Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah se-Kota Kupang, baik yang hadir secara langsung maupun virtual.

Menyikapi pidato Wali Kota Kupang tersebut, Ketua DPD Forum PKBM Kota Kupang, Polikarpus Do menyayangkan kebijakan Pemkot Kupang yang terurai dalam isi pidato Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore pada peringatan Hardiknas 2021. “Dalam Pidatonya tidak sedikit pun tidak menyinggung tentang Pendidikan Non Formal (pendidikan anak usia dini [PAUD], pusat kegiatan belajar masyarakat [PKBM], Rumah Pintar, sanggar kegiatan belajar masyarakat [SKBM], lembaga kursus dan pelatihan [LKP]),” ulas Polikarpus Do.

Polikarpus pun kembali menegaskan kepada pemerintah dalam narasi-narasi di berbagai pidato agar dapat memberikan keyakinan dan semangat kepada Pendidikan Non-Formal. “Jika tidak menyebutkan kami, seolah-olah pemerintah lupa bahwa kami ada dan berperan sangat penting apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini,” ucapnya sembari mengimbau Pemerintah Kota Kupang dapat menguatkan dan menggerakkan semua jalur Pendidikan sesuai mimpi bersama Pemerintah menjadikan Kota Kupang sebagai Smart City.

Menurut Poli sapaan akrabnya, Pendidikan harus dilihat secara holistik. “Pendidikan Non-Formal juga memberikan kontribusi besar dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Kupang,” tegasnya.

Bicara Pendidikan, urai Poli yang juga mendirikan dan mengelola pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Bintang Flobamora ini, harus dilihat secara holistik. “Semua jalur dan jenjang, ada Pendidikan  Formal, Non-Formal dan Informal (sesuai Permendikbud No. 20 Tahun 2003, red). Semua jalur dan jenjang mempunya peran dan fungsi sama serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Pendidikan dan Peningkatan Sumber Daya Manusia di Kota Kupang,” ulasnya.

Polikarpus Do yang menerima penghargaan sebagai PKBM Nasional Terbaik Pertama Se-Indonesia pada peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) 2019, menandaskan sesuai Amanat UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab VI yang mengatur tentang Jalur, Jenjang dan Jenis Pendidikan. “Pada bagian kelima pasal 26 tentang pendidikan non-formal, pada bagian keenam pasal 27 tentang pendidikan Informal dan pada bagian ketujuh pasal 28 tentang pendidikan Anak Usia Dini,” pungkasnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama (*/koleksi pribadi)

Bank Indonesia Perwakilan NTT Peduli Belajar Daring 16 Lembaga Pendidikan

554 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan perhatian atas kondisi pembelajaran daring (dalam jaringan) atau online yang sedang diterapkan oleh para lembaga pendidikan di masa pandemi Covid-19.

Bertolak dari kondisi tersebut, maka BI Perwakilan NTT membangun kemitraan dengan Forum Taman Baca Masyarakat (Forum TBM) dalam menyasar dan menetapkan penerima bantuan sarana dan prasarana belajar daring.  Dari proses supervisi yang telah dijalankan sejak November 2020, maka ditetapkan 16 Lembaga Pendidikan (4 SD, 4 SMP, 4 SMA, dan 4 Perguruan Tinggi [PT]).

Adapun 16 Lembaga Pendidikan tersebut antara lain:

  1. SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kota Kupang
  2. SD Inpres Laran, Kabupaten Malaka
  3. Madrasah Ibtidayah Al Islamiyah Atambua, Kabupaten Belu
  4. SD Masehi Elopada, Kabupaten Sumba Barat Daya
  5. SMP 11 Kapten Fatubaa, Kabupaten Belu
  6. MTs Negeri Sumba Timur
  7. SMP Negeri 4 Rote Barat Daya
  8. SMP Katolik Sint Vianney Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)
  9. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Kupang
  10. SMA Plus Umma Katukku Sumba Barat Daya
  11. SMTK Bethel Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat
  12. SMA Efata Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)
  13. Akademi Keuangan dan Perbankan (AKUB) EFFATA Kupang
  14. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kupang
  15. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Surya Kasih Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)
  16. Universitas Kristen Wira Wacana Waingapu, Kabupaten Sumba Timur
Pose bersama Forum TBM NTT dan Pengelola SD Adi Pasraman Saraswati Kupang, usai penyerahan bantuan

Ketua Forum TBM Provinsi NTT, Polikarpus Do menyampaikan tugas lembaga yang diketuainya adalah membangun kemitraan dengan lembaga donatur untuk membantu Lembaga Pendidikan Formal dan Nonformal. “Kali ini, FTBM NTT diberi kepercayaan oleh Bank Indonesia Perwakilan NTT merekomendasikan lembaga-lembaga yang layak  menerima bantuan BI dan juga memfasilitasi bantuan untuk didistribusikan sampai ke lembaga penerima,” urainya pada Rabu, 24 Februari 2021 di sela-sela penyerahan bantuan kepada 4 (empat) lembaga yakni SD Saraswati Kupang, AKUB EFFATA Kupang, MAN Kota Kupang, dan STAI Kupang.

Jenis Bantuan yang diterima FTBM dan didistribusikan ke lembaga pendidikan, terang Polikarpus Do, yakni 48 unit Laptop, 48 unit LCD Proyektor, 48 unit Layar LCD,  48 Unit Modem WIFI. “Masing-masing lembaga pendidikan menerima bantuan berupa 3 unit laptop, 3 unit LCD Proyektor, 3 Layar LCD, dan 3 unit Modem WIFI, seperti yang kami serahkan hari ini kepada para penerima,”urainya saat penyerahan dan disaksikan Garda Indonesia.

Polikarpus Do pun menyampaikan terima kasih kepada teman-teman Pegiat Literasi di daerah yang sudah bekerja sama dengan dari proses pengusulan hingga survei di lapangan. “Kerja tulus teman-teman pegiat luar biasa.  Terima kasih Bank Indonesia yang terus memberikan perhatian terhadap peningkatan SDM NTT berupa bantuan fasilitas Literasi Digital. Terima kasih juga kepada tim YASPORA NTT yang membantu FTBM NTT untuk pendistribusian bantuan,” tandasnya.

Penyerahan Bantuan Sarana dan Prasarana Belajar Daring kepada Kepala MAN Kota Kupang

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang, Ni Nyoman Suparwati, S.Pd. mengungkapkan terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan NTT atas bantuan sarana dan prasarana. “Kami berharap, ke depan bantuan lebih ditingkatkan lagi berupa buku dan rak buku untuk perpustakaan,” ucapnya.

Bantuan ini, imbuh Nyoman, sangat bermanfaat dan menunjang sekali dalam proses belajar dari rumah (BDR). “Kami menggunakan platform Google Meet untuk proses belajar dari rumah dan bantuan Bank Indonesia ini sangat membantu sekali,” ungkapnya seraya menyampaikan SD Adi Pasraman Saraswati berbasis TIK berdiri sejak tahun 2017 dan saat ini tahun 2021 terdapat 4 (empat) rombongan belajar dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang.

Penyerahan Bantuan Sarana dan Prasarana BI Perwakilan NTT kepada Ketua STAI Kupang, Dr. Umar Ali, M.Pd.

Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kupang, Dr. Umar Ali, M.Pd. pun mengucapkan syukur alhamdulillah dan menyampaikan terima kasih kepada BI Perwakilan NTT atas bantuannya yang sangat bermanfaat di masa pandemi ini. “Sukses selalu buat BI,” ucapnya.

Senada, Direktur AKUB EFFATA Kupang, Adriana Lopo, S.E., M.M. menyampaikan terima kasih atas perhatian Bank Indonesia Perwakilan NTT. “Baru kali ini kami memperoleh bantuan dari BI. Ini sangat membantu sekali di masa pandemi dan dapat membantu mahasiswa dan dosen agar bisa belajar daring dan semoga kinerja AKUB EFFATA semakin lebih baik,” tuturnya.

Selain itu, tandas Direktur Perempuan yang memimpin AKUB EFFATA Kupang sejak 11 tahun lalu ini pun berharap ada kelanjutan kerja sama dengan BI Perwakilan NTT. “Kami masih menunggu MoU dalam bidang Perpustakaan, semoga ke depan ada kejelasan, namun bantuan tiga laptop ini sudah sangat luar biasa bagi kami,” pungkasnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama dan pendukung (roni/tim FTBM NTT)

Resmikan TBM Restorasi, Polikarpus Ajak Masyarakat Sikka Gelorakan Literasi

355 Views

Sikka-NTT, Garda Indonesia | Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Restorasi yang beralamat di Jalan Raya Patisomba-Magepanda, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi dibuka pada Minggu pagi, 27 Desember 2020.

Peresmian TBM Restorasi dilakukan bersama oleh Ketua Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM NTT), Polikarpus Do dan Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat Kabupaten Sikka, Femy Bapa.

Hadir pula dalam peresmian ini, Ketua FTBM Sikka, Gregorius Cabral Fereira; Pendiri TBM Restorasi, Remigius Nong; Penasihat Taman Bacaan Restorasi,  Fransiskus Laka; warga Kampung Patisomba, dan pegiat literasi di Kabupaten Sikka.

Ketua FTBM NTT, Polikarpus Do, dalam sambutannya mengatakan, literasi merupakan sebuah gerakan bersama semua pihak tanpa terkecuali. Upaya meningkatkan budaya literasi bukan hanya tugas FTBM, Dinas Perpustakaan, Dinas Pendidikan ataupun Pegiat Literasi, namun literasi itu untuk semua dan semua untuk literasi.

Ia menjelaskan, selama ini pihaknya mengunjungi setiap kabupaten di Provinsi NTT untuk membantu membangun rumah baca dan bekerja sama dengan pihak Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan dalam rangka mengembangkan kecakapan literasi masyarakat NTT.

“TBM Restorasi merupakan bantuan Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program Rintisan Taman Baca Masyarakat. Jadi, ada program namanya Rintisan TBM, itu dari dana APBN. Dananya memang kecil tetapi mudah-mudahan bermanfaat untuk TBM ini,” urai Polikarpus Do.

Ketua FTBM NTT, Polikarpus Do saat berdialog dengan pengurus TBM Restorasi

Ia menambahkan, selama tahun 2020 untuk seluruh Indonesia, NTT mendapatkan bantuan terbanyak dalam program ini. Hal itu diperjuangkan semata-mata untuk mengatasi ketertinggalan NTT. Diungkapkan Do, NTT merupakan provinsi dengan buta aksara tertinggi dan masuk zona merah buta aksara urutan ketiga di Indonesia.  Buta aksara tersebut terjadi pada usia 15 hingga 59 tahun dan belum bisa dituntaskan karena literasi di sekolah formal tak kuat.

“Data menunjukkan bahwa banyak anak-anak SMP di NTT yang belum lancar membaca. Kenyataan itu merupakan hal yang sangat memprihatinkan. Kita ingin ketertinggalan kita saat ini, harus segera kita selesaikan dengan menghadirkan aksesibilitas TBM,” imbuh Do.

Dikatakannya, konsep yang ditawarkan TBM, bukan merupakan konsep buku menumpuk tetapi ruang literasi untuk semua masyarakat demi mengakses informasi, pengetahuan, skill serta penumbuhan dan pengembangan sikap.

Ia turut menyinggung perpustakaan sekolah sejauh ini juga belum mampu menjadi rumah literasi, karena hanya dijadikan tempat menyimpan barang bekas. “Perpustakaan bukan berada di belakang, namun harus berada di depan (front office) sebuah lembaga pendidikan sehingga mudah untuk diakses. Ini tugas kita, dan mudah-mudahan kita terus bergerak. Walaupun dibatasi oleh COVID-19, namun semangat kita harus terus menyala,” tuturnya.

Dengan adanya perkembangan teknologi yang begitu pesat, tandas Polikarpus Do, kita perlu memperkuat beberapa komponen yakni melalui literasi keluarga, literasi sekolah, mendekatkan lingkungan buku dengan anak-anak di rumah sehingga bisa memperkuat SDM NTT. (*)

Sumber berita dan foto (*/tim)

Editor (+roni banase)

Momentum Hari Pahlawan 2020, IMO Indonesia DPW NTT Dikukuhkan

336 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Momentum Hari Pahlawan, 10 November 2020, dipakai oleh Ikatan Media Online (IMO) Indonesia DPW Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai hari pengukuhan pengurus periode 2020—2025 secara virtual melalui aplikasi Zoom.

Didukung oleh Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bintang Flobamora, Polikarpus Do sekaligus sebagai Ketua Dewan Pembina IMO Indonesia DPW Provinsi NTT, pengukuhan virtual yang dilaksanakan pada Selasa, 10 November 2020, tepat pukul 16.00 WITA atau pukul 15.00 WIB—selesai.

Pengukuhan dilaksanakan dengan pembacaan naskah pelantikan Pengurus IMO Indonesia DPW Provinsi NTT masa bakti 2020—2025 oleh Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub F Ismail, yang sebelumnya bertanya kepada pengurus apakah bersedia dilantik, mengabdi kepada organisasi IMO Indonesia DPW Provinsi NTT, dan mengikuti serta patuh pada AD/ART dan peraturan organisasi IMO Indonesia.

“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi badan usaha ikatan media online Indonesia dan hasil musyawarah pembentukan pengurus, Kami atas nama dewan pimpinan pusat IMO Indonesia, mengukuhkan saudara-saudara menjadi IMO Indonesia Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, masa bakti 2020—2025, semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan lahir dan batin serta tuntunan dan petunjuk kepada saudara-saudara dengan tetap berpedoman pada Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Jakarta, 10 November 2020, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Media Online Indonesia, Yakub F Ismail Ketua Umum, dan Nazir bin Umar Sekretaris Jenderal,” ucap Ketua Umum IMO Indonesia.

Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub F Ismail

Yakub F Ismail dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan bagi DPP IMO Indonesia bisa mengukuhkan Dewan Pimpinan Wilayah Nusa Tenggara Timur pada Hari Pahlawan 2020, “tentunya, pertama-tama saya menyampaikan terima kasih kepada saudara, rekan, sahabat saya bung Fren Lutruntuhluy karena kiprahnya telah memperkenalkan rekan-rekan pengurus DPW IMO Indonesia Provinsi NTT.

Yakub Ismail berharap kepada kepengurusan yang telah dikukuhkan bisa menjalin hubungan baik dengan anggota, masyarakat, serta pemerintah Nusa Tenggara Timur. IMO Indonesia sebagai organisasi media online, tentunya memiliki visi dan misi yang bisa menjadi fungsi kontrol untuk menghadirkan pemberitaan yang sehat, benar dan berimbang kepada masyarakat di tengah derasnya arus informasi saat ini.

DPP IMO Indonesia berharap kiranya pimpinan wilayah NTT dapat segera berkiprah dalam organisasi media online dan segera menjalankan tugas dan fungsinya sebagai mana diatur oleh AD/ART untuk bisa menjadi organisasi yang bisa meng-counter berita-berita hoaks dan mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan DPW yang telah menyempatkan waktu untuk bisa tergabung dalam kegiatan pengukuhan secara secara virtual melalui aplikasi Zoom.

Suasana Pengukuhan Pengurus IMO Indonesia DPW Provinsi NTT Masa Bakti 2020–2025

Susunan Pengurus IMO Indonesia DPW Provinsi NTT Periode 2020—2025 :

Ketua Dewan Penasihat: Gabriel Goa (PADMA Indonesia) dan Ketua Dewan Pembina : Polikarpus Do (PKBM Bintang Flobamora)

Badan Pengurus Harian
Ketua : Hironimus Dure Banase, Wakil Ketua I : Kanisius Seda, Wakil Ketua II, Martin Radja, Sekretaris: Arif Metan Bait, dan Bendahara: Maria Virginia Bay.

Biro – Biro, Ketua Biro Organisasi: Robertus Fahik, S.Fil., M.Si. Ketua Biro Pengembangan Usaha : Nataniel Pekaata, Ketua Biro Advokasi : Frits Wawo Lado, Ketua Biro Antar Lembaga : Maksi Marho.

Sementara, media online yang tergabung dalam IMO Indonesia DPW Provinsi NTT di antaranya: http://suluhdesa.com http://spektrum-ntt.comhttp://nttaktual.com https://gardaindonesia.id http://teropongntt.com http://topnewsntt.com http://nttpembaruan.com http://cakrawalantt.com, http://nusantara3.com  http://medikastar.com http://sonafntt.com http://mediaindonesiamenyapa.com http://kupangmedia.com http://timortourist.com http://roolnews.id  http://citra-news.com dan http://rotetvnews.com

Foto bersama di depan PKBM Bintang Flobamora usai pengukuhan secara virtual melalui aplikasi zoom

Ketua IMO Indonesia DPW Provinsi NTT, Hironimus Dure Banase menyampaikan bahwa momentum Hari Pahlawan, 10 November 2020 dengan tema “Pahlawanku Sepanjang Masa”, dipakai sebagai hari pengukuhan pengurus periode 2020–2025. Landasan pijak IMO NTT yang telah diletakkan oleh Saudara Fren Lutruntuhluy tetap dijaga oleh pengurus sejak tahun 2018 hingga saat ini.

“Kami mengaturkan limpah terima kasih kepada Saudara Fren Lutruntuhluy yang telah mengenalkan dan meletakkan dasar pijak bagi berkembangnya IMO Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ucap Rony Banase sapaan akrabnya.

Kerja kolaborasi, langkah sinergisitas IMO NTT dengan berbagai stakeholder dan pemerintah daerah telah dilakukan secara konsisten dan kontinyu dengan melakukan diseminasi informasi yang memperhatikan potensi daerah potensial mendorong pertumbuhan ekonomi.

Segala pemberitaan yang dilakukan oleh IMO Indonesia Provinsi NTT, imbuh Rony Banase, tetap mengedepankan berita yang bebas hoaks, ujaran kebencian, SARA Provokatif.(*)

Penulis dan Editor (+rony banase)
Foto oleh (*/tim PKBM Bintang Flobamora dan IMO Indonesia DPW Provinsi NTT)

YASPORA NTT Berbagi Kasih Kepada 100 Warga di Tengah Pandemi Covid-19

398 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Yayasan Polikarpus Do Flobamora (YASPORA NTT) melakukan aksi berbagi kasih bagi 100 warga yang terdampak langsung Covid-19 di seputar Kota Kupang pada 27—29 Mei 2020. Bentuk uluran kasih YASPORA NTT berupa 100 paket sembako dan 100 rak telur ayam untuk 100 orang dan 200 masker.

Adapun warga yang mendapat uluran kasih dari YASPORA NTT milik pegiat literasi sekaligus pengelola PKBM Bintang Flobamora, Polikarpus Do terdiri dari para warga kurang mampu, mahasiswa yang tak sempat mudik ke kampung halaman, dan warga Kabupaten Ende yang berdomisili di Kota Kupang.

Polikarpus Do (baju hijau lengan panjang dan bermasker biru)  saat menyerahkan uluran kasih dari YASPORA NTT kepada salah satu warga

Polikarpus Do kepada Garda Indonesia menyampaikan bahwa uluran kasih tersebut sebagai perhatian tulus dari Yaspora NTT. “Meski baru berdiri kurang dari setahun, namun Yaspora NTT berupaya melakukan aksi berbagi kasih kepada yang benar-benar membutuhkan akibat pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Uluran kasih YASPORA NTT, imbuh Polikarpus Do, untuk meringankan beban saudara dengan membantu mereka dengan keterbatasan yang ada. Selain itu, Polikarpus Do juga mengimbau mengajak masyarakat untuk terus dan tetap menjaga kesehatan dengan rajin mencuci tangan, jaga jarak dan mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Polikarpus Do saat mengenakan masker kepada salah satu warga

Dukungan uluran kasih juga diberikan oleh anggota DPRD Provinsi NTT, dr. Christian Widodo kepada Yaspora NTT yang telah diserahkan kepada penerima uluran kasih. “Terima kasih kepada dokter Christian Widodo yang turut mendukung kegiatan ini,” ucap Poli sapaan akrabnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Ngalupolo (IKN) Kupang, Abdul Asis menyampaikan limpa terima kasih YASPORA NTT. “Terima kasih kepada Aji Poli (Polikarpus Do, red) Ketua YASPORA NTT atas bantuan sembako kepada anggota IKN Kupang,” tandasnya.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto (*/istimewa)

716 Warga Belajar Pendidikan Kesetaraan Paket C di Kupang Ikut Simulasi UNBK

898 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 716 warga belajar pendidikan kesetaraan paket C (setara SMA) dari 11 PKBM  dan 1 SKB yang berada di Kota Kupang, mengikuti Simulasi Hari Pertama UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) pada Minggu, 23 Februari 2020.

716 warga belajar peserta simulasi 11 dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yakni PKBM Bintang Flobamora (78 peserta), Obor Timor Ministry (62 peserta), Lais Manekat (30 peserta), Empowering Pemuda Harapan Bangsa (51 peserta), Sonaf Soet Hinef (18 peserta), Purnama Kasih (29 peserta), Pratama (12 peserta), Harapan Bangsa (50 peserta), Alice (81 peserta), Finoriken (80 peserta), Tunas Harapan (73 peserta), dan SKB Kota Kupang (152 peserta).

Proses simulasi dilaksanakan di 8 lokasi antara lain SMKN 4 Kota Kupang, SKO Flobamorata, SMK Muhammadiyah, PKBM Harapan Bangsa, SMPN 12 Kota Kupang, SMK Wirakarya, SMK Kristen, dan SMA Tunas Harapan.

Warga Belajar Pendidikan Kesetaraan Paket C sedang mengikuti simulasi UNBK

Ketua DPD FK PKBM Kota Kupang, Polikarpus Do kepada media ini pada Minggu, 23 Februari 2020 mengatakan bahwa di hari pertama Simulasi UNBK, para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan simulasi tersebut. “Kegiatan simulasi ini dalam rangka persiapan bagi warga belajar, sebelum menghadapi UNBK pada April 2020 nanti,” terangnya.

Selain itu, ujar Poli sapaan akrabnya, warga belajar dilatih untuk mempersiapkan diri secara baik dari sisi teknis penggunaan fasilitas komputer dan juga aspek mental mereka saat menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada bulan April nanti tidak kaku dan secara mental mereka siap.

“Terima Kasih kepada Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Dinas pendidikan dan Kebudayaan Bidang PAUD dan Pendidikan Non formal yang sudah bekerja sama dengan baik dalam mempersiapkan kegiatan simulasi ini, juga kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, para Operator Dinas, Operator Proton dan teknisi yang sudah bekerja sama dengan baik sehingga Kegiatan Simulasi UNBK paket C hari pertama dengan lancar,” ujar Ketua DPD FK PKBM Kota Kupang.

Ketua DPD FK PKBM Kota Kupang juga menyampaikan bahwa Pendidikan Nonformal terus berbenah dari aspek kualitas penyelenggaraan program maupun aspek kelembagaannya. “Ini dilakukan demi mewujudkan pendidikan kesetaraan yang berkualitas dan bermartabat,” tandasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKBM Bintang Flobamora)
Editor (+rony banase)

Kemah Literasi NTT 2019, Wadah Interaksi & Sinergitas Pegiat Literasi

507 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Momentum Hari Guru 2019 diwujudkan dalam kegiatan Kemah Literasi 2019 oleh Pengurus Wilayah (PW) Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Provinsi Nusa Tenggara Timur dan sebuah kehormatan NTT sebagai salah satu dari 4 (empat) provinsi yang berhak menyelenggarakan Kemah Literasi 2019 dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Kesetaraan, Dirjen PAUD dan DIKMAS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Mengusung tema ‘Literasi Sebagai Kecakapan Abad 21’, Kemah Literasi NTT 2019 berlangsung pada 25—27 November 2019 di Bumi Perkemahan SPNF SKB Kelurahan Oenesu Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang; Kemah Literasi 2019 dilaksanakan dalam berbagai rangkaian kegiatan antara lain Diskusi / Sarasehan, Lokakarya, Pameran produk, Pentas seni dan budaya, Bedah buku, dan Api unggun.

Bunda Baca NTT, Julie Sutrisno Laiskodat Saat membuka dan memberikan sambutan dalam Kemah Literasi NTT 2019

Dibuka oleh Ketua TPKK Provinsi NTT, Julia Sutrisno Laiskodat (Bunda Baca NTT) pada Senin, 25 November 2019 pukul 10.00 WITA, Kemah Literasi NTT 2019 diikuti oleh Penggiat TBM dan Komunitas Penggiat Literasi dari berbagai 22 kabupaten/kota di Provinsi NTT yang turut berperan serta menyajikan tarian Gawi dari Komunitas Ende, Bonet dari Kabupaten TTS, Bidu dan Tebe oleh PKBM Bintang Flobamora, Puisi dari PKBM Harapan Bangsa, Musikalisasi Puisi dari LKP Smart Learning Center.

Selanjutnya, pada hari yang sama (25/11/19) dilaksanakan diskusi tentang pariwisata dan budaya di era digital, produk literasi satuan PNF, pelatihan menulis esai/cerita anak. Sedangkan pada hari kedua (26/11/19) dilaksanakan serasehan tentang peran satuan PNF dalam pengembangan literasi, Literasi media sosial dalam menangkal hoaks, kiprah strategis keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam memajukan kecerdasan literasi di era digital, dan pelatihan membaca nyaring (Read Aloud).

Para peserta Kemah Literasi NTT 2019 berpose di depan kemah

Dan pada hari terakhir (27/11/19) dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) rekomendasi kegiatan Kemah Literasi NTT, membahas juknis 2019, Bedah Buku dan dilanjutkan dengan penutupan kegiatan Kemah Literasi NTT 2019 pada pukul 15.00—18.00 WITA.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah FTBM NTT, Polikarpus Do mengatakan bahwa literasi harus dijadikan sebagai gempa yang mengguncang agar NTT terlepas dari segala ketertinggalan dan keterbelakangan.

Ketua PW FTBM Provinsi NTT, Polikarpus Do

“NTT sangat lengket dengan image kebodohan dan kemiskinan yang keduanya itu saling mempengaruhi. Salah satu langkah solusi yang paling adalah menjadikan literasi sebagai jalan keluar menuju NTT yang cerdas dan terampil,” ujar Poli sapaan akrabnya.

Selain itu, jelas Poli, Sudah saatnya virus literasi disebarkan ke seluru penjuru Flobamorata. Dibutuhkan provokator-provokator literasi yang dapat menggerakkan dan meningkatkan minat baca masyarakat NTT , karena literasi adalah jembatan untuk mengubah pola pikir, pola tindak dan pola kerja.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

PKBM Bintang Flobamora Bekali Literasi Bagi Anak Panti Asuhan Kristen GMIT

370 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PKBM Bintang Flobamora melalui program kerja sama dengan Panti Asuhan Kristen GMIT Oeba memberikan Bimbingan Belajar (Bimbel) dan Pendidikan Literasi secara gratis bagi anak panti asuhan sejak tanggal 1—28 September 2019.

Ketua PKBM Bintang Flobamora, Polikarpus Do pada Sabtu, 28 September 2019 menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka memberikan layanan pendidikan bagi semua anak panti asuhan agar dapat mempersiapkan generasi yang memiliki Kecakapan Literasi, Kompetensi dan Kualitas Karakter.

Foto bersama Ketua PKBM Bintang Flobamora, Polikarpus Do dan Pengurus dan Pengasuh anak Panti Asuhan Kristen GMIT Oeba

“Setelah kegiatan Bimbel dan Pendidikan Literasi selama kurang lebih satu bulan lalu diakhiri dengan kegiatan Lomba Literasi, Lomba Membaca Puisi, Lomba Pidato dan Lomba Menulis dengan Tema Kota Kupang Kota Kasih,” tutur Poli sapaan akrabnya.

Lanjutnya, “Setelah anak-anak dilatih kita melakukan evaluasi sejauh mana pemahaman mereka tentang materi yang sudah diajarkan baik Bimbingan Belajar Matematika dan Bahasa Inggris maupun Literasi Baca dan Literasi Tulis”.

“Kami terus memberi dan membuka layanan bagi semua khususnya bagi masyarakat kecil,” ungkap Poli.

Penyerahan sertifikat kepada Pengelola Panti Asuhan Kristen GMIT Oeba

Selain itu, jelas Poli, Karena pendidikan untuk semua dan pendidikan sepanjang hayat. “Kecakapan Literasi terus kita dorong dan viruskan ke semua generasi kita agar kelak mereka dapat membangun bangsa,” tandasnya.

Polikarpus Do juga menyampaikan terima kasih kepada pengelola dan para pengasuh Panti Asuhan Kristen GMIT Oeba yang telah memberikan ruang dan waktu untuk program Literasi bagi anak-anak.

Penulis dan editor (+rony banase)