Sumba Jadi Target Operasi Human Trafficking

136 Views

NTT, gardaindonesia.id – Direktur Lembaga Padma Indonesia (Pelayanan Advokasi Untuk Keadilan.dan Perdamaian Indonesia) sekaligus Koordinator Pokja MPM (Kelompok Kerja Menentang Perdagangan Manusia) dan Ketua Satgas Anti Human Trafficking Partai Golkar NTT, Gabriel Goa, menyatakan mendukung total kerja keras Kanit Tipiter Polres Sumba Barat Bripka Martin Jurumana,SH dan jajaran Polres Sumba Barat.

Sesuai berita yang dirilis oleh satu media online bahwa Bripka Martin Jurumana beserta Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang Bareskrim Mabes POLRI yang telah menangkap dan memproses hukum TPPO terhadap satu orang tersangka inisial ANK  Ground Staff maskapai penerbangan di Bandara Kelas II Tambolaka (16/05/18) sebagai jaringan mafia Human Trafficking yang menjadikan Sumba sebagai target operasi Human Trafficking.

Melalui pesan Whatsapp kepada gardaindonesia.id, Rabu/13 Juni 2018 pukul 13.33 wita, Gabriel Goa juga mendesak Kapolri dan Kapolda NTT untuk memberikan penghargaan khusus kepada para Kasat, Kanit dan anggota Polri di NTT yang telah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, perasaan dan “kocek” (=uang) pribadinya untuk menindak tegas dan memproses para pelaku dan aktor Intelektualis TPPO dengan Target Operasi Human Trafficking di NTT.

Ketua Satgas Anti Human Trafficking Partai Golkar NTT ini juga mengajak semua pihak baik Pemerintah Legislator, Lembaga Agama, Lembaga Adat, Aparat Penegak Hukum, Perusaahaan, Pers dan Masyarakat untuk bahu membahu selamatkan korban Human Trafficking dan mencari solusi bersama atasi Darurat Human Trafficking NTT.

“Stop Bajual Orang NTT!”, Tegas Gabriel Goa.

Koordinator Pokja MPM ini mendesak Pemerintah segera membangun dan merealisasikan Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) dan Balai Latihan Kerja Standar Internasional bekerjasama dengan pihak Lembaga Agama dan Perusahaan Profesional serta Perguruan Tinggi di Kupang untuk layani wilayah Timor, Sabu Raijua, Semau, Rote Ndao dan di Tambolaka untuk melayani seluruh Wilayah Sumba dan di Maumere untuk wilayah Ende, Sikka, Flotim, Lembata dan Alor serta di Labuan Bajo untuk layani wilayah Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.

Direktur Lembaga Padma Indonesia asal Pulau Flores ini mendesak semua pihak yang terlibat dalam LTSA sesuai rekomendasi KPK RI agar bekerjasama, bukan main Sendiri sendiri lagi tapi bersatu dalam satu layanan yakni ImigrasiD Dukcapil, Kesehatan, BPJS, PPTKIS, Disnaker, BP3TKI, Polri dan lainnya di LTSA. (+rb)

*/Picture Of TOTPI

Partai Golkar Jadikan Satgas Human Trafficking Sebagai Program Kerja Nasional

136 Views

NTT, gardaindonesia.id – Satgas Human Trafficking Partai Golkar dijadikan sebagai program Kerja Nasional dengan pengelolaan dan sistem terintegrasi. Demikian penjelasan Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena katakan Saat Buka Puasa Bersama para awak media dan Pengurus DPD Partai Golkar NTT, Mohamad Ansor dan Riesta Megasari (Jubir Satgas Human Trafficking) di Kantor Golkar, Selasa/12 Juni 2018 petang.

Turut Hadir Anggota DPRD Fraksi Golkar NTT, Hans Takalapeta, Gabriel Manek, Sekretaris DPD I Partai Golkar, Inche Sayuna dan Bacaleg Bobby Hartono Tantoyo.

Melki Laka Lena menuturkan, Partai Golkar berkomitmen untuk melatih satgas Human Trafficking hingga ke tingkat desa/Kelurahan dengan berpegang pada pedoman yang terintegrasi. Pedoman satgas sedang disusun oleh Tim DPD I Partai Golkar.

“Sedang disiapkan divisi terkait kelembagaan, Kami atur rapih, Juga divisi pelayanan, investigasi dan advokasi bakal diatur “, jelas Melki

Tambah Melki, “Lagi dirumuskan oleh tim untuk membuat pedoman dan petunjuk pelaksanaan di tingkat lapangan sehingga setelah selesai di tingkat provinsi akan dilanjutkan ke Kab/Kota hingga ke desa/kelurahan “.

Satgas Human Trafficking Partai Golkar akan dilatih untuk dapat memantau dan membantu Persoalan Human Trafficking.
Partai Golkar Juga akan menerapkan Mitra Satgas Human Trafficking dengan memberdayakan ASN (Aparatur Negeri Sipil), Polisi, Masyarakat, LSM, Pastor, Pendeta dan Ustad.

Ditanya tentang peran DPP Partai Golkar, Melki menjelaskan akan menjadi Advokasi pada Level Kebijakan Kementrian Tenaga Kerja dan BNP2TKI dan membantu buruh migran NTT di Malaysia dengan membentuk Paguyuban Masyarakat NTT.

“Kemudian Paguyuban Masyarakat NTT dapat terkoneksi dengan Kedutaan dan Kepolisian Diraja Malaysia untuk mendapatkan keadilan “, tandas Melki Laka Lena Pimpinan DPD I Partai Golkar termuda ini kepada gardaindonesia.id (+rb)

IMO Indonesia Turut Prihatin Atas Wafatnya Wartawan Kemajuan Rakyat Muhammad Yusuf

96 Views

Jakarta, gardaindonesia.id – Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Turut Prihatin dan Menyampaikan Turut Berduka cita atas Wafatnya Wartawan Kemajuan Rakyat Muhammad Yusuf yang meninggal dunia di dalam jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kota Baru Kalimantan Selatan Minggu/10 Juni 2018.

IMO-Indonesia menyatakan sikap sebagai berikut:

Pertama, IMO-Indonesia mengecam tindakan kekerasan terhadap Insan Pers maupun warga biasa.

Kedua, IMO-Indonesia meminta kepada Dewan Pers untuk secara Proporsional dan Profesional memperhatikan kasus ini.

Ketiga, IMO-Indonesia menghimbau kepada Perusahaan Pers yang bersangkutan untuk segera mengurus ketentuan ketenagakerjaannya dan memberikan santunan yang layak dan semestinya kepada keluarga Muhammad Yusuf.

Keempat, IMO-Indonesia menghimbau kepada segenap Masyarakat Pers Tanah Air untuk berpegang teguh pada UU Pers dan Kode Etik Jurnalis dalam menjalankan Profesinya.

IMO-Indonesia, Yakub F. Ismail – Ketua Umum &M. Nasir Bin Umar – Sekretaris Jendral. (+rb)

Foto:Tribunnews.com

KNPI Usulkan 10 Nama Tokoh Muda Calon Presiden 2019

98 Views

NTT, gardaindonesia.id – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II KNPI 7-9 Juni 2018 di Hotel Swissbel In Kristal Kupang berhasil mengusulkan dan mengusung beberapa Nama Tokoh Muda Indonesia untuk berperan dalam peta Politik Indonesia.

Terkait kriteria pengusulan Tokoh Muda yang Akan disurvey oleh KNPI menjabarkan beberapa kriteria diantaranya dapat diterima oleh publik, Tidak pernah atau sedang tersandung kasus korupsi, Narkoba dan kejahatan kemanusiaan, berusia tidak lebih dari 60 Tahun per Desember 2018 (Sesuai definisi WHO bahwa Tokoh Muda hingga Umur 60 tahun) dan berdedikasi dalam Bidang masing masing.

Ketua DPP KNPI, Mohamad Rifai Darus, menjelaskan bahwa Rakernas KNPI II dengan tema Ekonomi dan Politik, harus mengambil peran di tahun Politik 2018/2019 untuk menentukan figur dan calon pemimpin Indonesia kedepan.

Jelas Rifai, “Telah dibentuk tim untuk menghadirkan Tokoh Muda Seluruh Indonesia yang berhasil dijaring oleh KNPI hasil kerja 2017/2018 dan akan diumumkan Minggu Pertama Juli 2018”.

“Nama Nama yang masuk akan disurvey oleh Lembaga Survey Independen yang tidak bisa diintervensi termasuk KNPI yang akan melahirkan 10 besar nama calon pemimpin Indonesia dan akan diumumkan 23 Juli 2018 saat Momentum Hari Lahir KNPI di Jakarta “, jelas Rifai Darus.

Diantara beberapa nama yang masuk beberapa Tokoh Muda dari Partai Golkar Ahmad Doly Kurnia, Asyih Samsudin, Airlangga Hartarto, Partai PKB Muhaimin Iskandar, Imam Nahrowi, Partai Demokrat Agus Harimurti Yudoyono, Rohaniawan Ustad Abdul Somad, Tokoh Muda Daerah Bupati Goa, Gubernur Lampung Rido Ficardo, Calon Gubernur Papua Lukas Enembe, termasuk beberapa nama Tokoh Muda dari NTT.

“Kalo Nama Petahana Jokowi dan Prabowo sudah masuk dalam nama yang akan disurvey, termasuk akademisi dan Tokoh Perempuan“, tandas Rifai Darus.

KNPI juga berinisiatif berkomunikasi lebih jauh dengan Pemerintah yakni Presiden dan Kemenpora terkait peran dan persiapan BluePrint Kepemudaan Indonesia agar Kedepan Lebih Baik. Diharapkan KNPI juga dapat menjadi laboratorium kader nasional termasuk kader daerah dan mampu mempersiapkan kader daerah ke tingkat nasional. (+rb)

DPW PPP NTT Mengutuk Keras Tindakan Bom Bunuh Diri Di Surabaya

135 Views

NTT, gardaindonesia.id – Mencermati fenomena radikalisme dan terorisme akhir-akhir ini di Jakarta dan terakhir Bom Bunuh diri di beberapa titik gereja di Surabaya, DPW Pertai Persatuan Pembangunan (PPP) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan pernyataan sikap :

Pertama, Mengutuk dengan keras tindakan bom bunuh diri yang terjadi pada hari Ahad, 13 Mei 2016 pagi di beberapa titik gereja di Surabaya. Dengan alasan dan motif apapun, tidakan biadab dan tidak berperikemanusiaan ini sangat tidak dibenarkan.

Kedua, Menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban, kepada saudara-saudara kami umat kristiani, khususnya yang saat itu hendak melaksanakan ibadah Minggu pagi. Duka ini adalah duka kita bersama. Duka ini adalah Duka Indonesia.

Ketiga, Mendesak kepada Polri dan TNI, baik di tingkat pusat maupun di daerah agar dapat lebih memberikan jaminan keamanan bagi seluruh rakyat Indonesia. Jangan pernah sedikitpun lalai atas berbagai indikasi-indikasi yang patut mendapatkan perhatian ekstra.

Keempat, Mendesak kepada Presiden Republik Indonesia agar SEGERA mengeluarkan PERPPU ANTI-TERORISME jika Revisi Undang-undang Anti-Terorisme masih berlarut-larut di DPR-RI.

Kelima, Mendesak kepada pemerintah melalui Kementerian Informasi dan Komunikasi RI untuk mendesak pihak Facebook dan Media Sosial lainnya agar bisa bekerjasama melakukan kontrol dan pengawasan melekat atas seluruh konten dan isi pernyataan di media sosial yang cenderung provokatif dan mengadu domba agar segera dihapus.

Keenam, Mendesak kepada seluruh media baik elektronik, cetak maupun online agar tidak memberi akses yang luas kepada para tokoh politik nasional yang cenderung mengeluarkan pernyataan-pernyataan provokatif dan mengadu domba, terutama dalam tahun-tahun politik menuju pemilu 2019.

Ketujuh, Mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar tetap saling bahu-membahu membangun kebersamaan dan solidaritas sebagai sesama warga bangsa.

Mari bersama kita menutup ruang dan peluang terjadinya terorisme di tengah-tengah masyarakat kita yang cinta damai. Segera melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat ada indikasi-indikasi yang mencurigakan di sekitar lingkungan kita.

Kupang, 13 Mei 2018
DPW PPP NTT
Ketua : Djainudin Lonek, SH., MH.
Sekretaris : Kasim Bapang, S.Pd (*/robert)

MUI NTT Kecam dan Kutuk Aksi Bom Di Sejumlah Gereja di Surabaya

137 Views

NTT, gadraindonesia.id– Terhadap Peristiwa Pengeboman Sejumlah Gereja di Surabaya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT mengecam dan mengutuk Aksi Teroris yang terjadi di 3 Gereja di Surabaya (Gereja SMTB Ngagel, GKI Jl. Diponegoro dan Gereja GPPS Jl Arjuna) yang menyebabkan korban luka luka dan meninggal dunia.

Melalu pesan yang dikirim oleh Ketua MUI NTT melalui pesan Whatsapp , Berikut pernyataan sikap MUI NTT:

Dua kejadian terakhir di Bulan Mei 2018 tentang aksi teror Narapidana di Mako Brimob Kelapa Dua Depok yang memakan korban jiwa dan aksi pengeboman beberapa gereja di Surabaya pada hari Minggu, 13 Mei 2018 pagi yang turut meresahkan masyarakat dan ikut mengganggu stabilitas nasional, maka dengan keprihatinan dan kekecewaan yang mendalam, maka Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT dengan ini menyatakan sikap sebagaimana berikut :

Pertama, Merasa kecewa dan mengutuk serta mengecam keras tindakan teror dalam bentuk apa pun dengan latar belakang dan motif serta kepentingan apa pun karena sangat mengganggu kerukunan antara umat beragama serta mengganggu stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tindakan tersebut telah membunuh nilai kemanusiaan dan bertentangan dengan ajaran agama mana pun.

Kedua, Menyampaikan rasa berbelasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban atas musibah yang sedang dialami. Musibah tersebut bukan hanya duka bagi keluarga dekat korban namun merupakan duka bangsa dan duka dunia secara kemanusiaan. Oleh karena itu semoga kita semua diberi kekuatan ketabahan dan kesabaran secara dewasa terhadap ujian Tuhan yang sedang dihadapi.

Ketiga, Meminta aparat keamanan dan pihak yang berwenang lainnya untuk sesegera mungkin mengusut tuntas pelaku pengeboman beserta aktor intelektualnya sampai ke akar-akarnya. Pihak-pihak yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum dengan mendapatkan hukuman yang setimpal. Negara harus hadir menunjukkan eksistensinya di mata rakyat yakni memberikan/menjamin rasa aman dan tenteram kepada publik dengan tindakan preventif dan kuratif secara efektif dan efisien.

Keempat, Mengajak kepada masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan berbagai bentuk profokasi. Masyarakat harus tetap menjaga kondisi di sekitar tempat tinggalnya dengan terus bersinergi dengan pemerintah dan kekuatan sosial lainnya untuk tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan berkehidupan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI tercinta.

Demikian, pernyataan ini disampaikan. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa merahmati semua ikhtiar anak bangsa untuk mencegah dan memulihkan terjadinya berbagai aksi anarkis dan teror yang akhir-akhir ini kerap dialami bangsa Indonesia. Semoga Indonesia tetap aman, damai, tentram dan bebas dari paham-paham atau ideologi yang bertentangan dengan falsafah pancasila dan semangat Undang-Undang Dasar 1945.
Kupang, 27 Sya’ban 1439 H/13 Mei 2018 Ketua Drs. H. Abdul Kadir Makarim Sekretaris Drs. H. Mandarlangi Pua Upa, MM (*/dure)

PHRI NTT: Hingga Saat Ini Belum Ada Hotel Bintang 5 di Kota Kupang

238 Views

Kota Kupang, gardaindonesia.id – Sejumlah Hotel yang berada di Kota Kupang hingga saat ini belum memenuhi standar Sertifikasi Usaha seperti yang telah ditetapkan oleh LSU (Lembaga Sertifikasi Usaha).

Hal Ini ditegaskan oleh Wakil Ketua PHRI (Persatuan Hotel Restoran Indonesia) NTT, Leonardus Arkiang kepada beritaflobamora.com saat Kegiatan YCAB Foundation dan Microsoft YouthSpark di Hotel On The Rock, Senin/28 Mei 2018.

“Penilaian Sertifikasi Usaha dinilai Atas 3 unsur berupa Gedung (fasilitas Hotel dari Depan hingga toilet), Pengelolaan dan Pelayanan hingga 158 Sub unsur “,tegas Leonardus Arkiang yang Juga Auditor yang telah peroleh pendidikan di Jakarta. PHRI NTT telah memiliki 11 Orang Auditor

Hanya sekitar 10 Hotel yang telah memenuhi sertifikasi usaha diantaranya Bintang 4 Hotel On The Rock, Hotel Aston, Hotel Sotis, Bintang 3 Swissbel Kristal, Hotel Silvya Premier, Hotel Sahid Timore, Hotel Naka, Hotel Ima, Bintang 2 Hotel Pelangi dan Hotel Sylvia Budget.

“Hotel Bintang 5 belum ada hingga saat Ini di Kota Kupang “, jelas Leo

In House Training telah diupayakan dilaksanakan oleh masing masing hotel atas dorongan dari PHRI NTT untuk meningkatkan hospitality karyawan Hotel karena PHRI Banyak mendapatkan keluhan terkait SDM di Hotel.

“Mengenai Hospitality Orang NTT Bisa dibina seperti karakter yang susah senyum bisa dilatih dan dibina “, tandas Leo

“Karakter susah senyum bukan hanya di NTT saja, saya kira karena kebiasaan “, terang Leo

Training bagi karyawan hotel atas kerjasama dengan Disnakertarans Juga telah dilaksanakan oleh PHRI NTT karena 60% pekerja di hotel bukan berasal dari sekolah pariwisata. (*/dure)

Program Iptek Bagi Produk Ekspor (IbPE) Politeknik Negeri Kupang Untuk UKM Nice Handycraft

176 Views

Kota Kupang, gardaindonesia.id – Program Iptek Bagi Produk Ekspor (IbPE) Kerajinan Tangan (Handycraft) berbahan limbah perca kain tenun ikat merupahkan pengabdian masyarakat dengan skema Iptek sebagai Produk Ekspor dari Kemenristek Dikti melalui Politeknik Negeri Kupang dibawah Pengawasan Tim Pelaksana Jurusan Teknik Elektro.
Ketua Tim Pelaksana Petrisia Widyasari Sudarmadji, S.Kom, M.Si dengan anggota tim, Rocky Yefrenes Dillak, ST, M.Cs, Jandry Ratukadja, SE, M.Si, dan Mevi Lilly, A.md

Petrisia Widyasari kepada beritaflobamora.com menjelaskan bahwa program Ini telah berjalan dan hari ini, Jumat/8 Mei 2018, dilakukan penyerahan 12 (item) barang inventaris berupa papan nama UKM, Mesin Jahit Portable, Rak Showroom, Meja Kerja, Logo Merk Produk, Kemasan Produk, Walpaper Tembok, Cat Tembok, Triplek, Seng, Taekwood dan Paku Seng.
12 item barang inventaris diserahkan oleh Ketua Tim, Petrisia Widyasari kepada Pemilik Nice Handycraft, Nining Estiningsih,S.Sos

Jelas Wietha panggilan akrab Petrisia Widyasari, “Penyerahan inventaris kepada Nice Handycraft untuk Perbaikan fasilitas penunjang dengan pengadaan peralatan produksi “.

“Kami punya goal 2 (tahun) Kedepan, Produk Ini tidak hanya dipasarkan di TransMart dan Hypermart namun bisa juga dipasarkan di Bandara El Tari “, jelas Wietha.

“Harapan Kami Produk Ini (Nice Handycraft) bisa diekspor, minimal ke Timor Leste “, tandas Wietha.

Nining Estiningsih saat menerima barang inventaris meyampaikan Terima Kasih Karena selama Ini tidak pernah mendapat Bantuan Seperti ini.

“Saya berpikir bantuannya sangat lengkap dari pemasaran hingga ekspor “, tandas Nining

Kami sangat berterima Kasih dan berharap Kedepan Program pemasaran dengan sistem IT (e-commerce) dapat berjalan.

Mengenai pemasaran Produk limbah perca tenun ikat, Wietha berharap akan dikelola oleh Karyawan Nice Handycraft berbasis IT (E-commerce) dan dibuatkan Aplikasi yang dapat didownload di AppStore dan PlayStore. Sehingga masyarakat dapat membeli secara online tetapi dengan Produk unik dari perca Kain tenun Ikat.

Perlu diketahui, Program IbPE merupahkan Program Multi Years (selama 3 tahun) yangmana di tahun pertama, Tim pelaksana fokus pada solusi dan hasil pada faktor produksi dan fasilitas berupa: Pembinaan dan pembimbingan terhadap Proses dan metode produksi agar Lebih efektif, desain tata letak dan fasilitas kerja menjadi lebih teratur, Perbaikan fasilitas penunjang dengan pengadaan peralatan produksi, Perbaikan model pengepakan/kemasan Produk menjadi lebih menarik, berkualitas sehingga mampu meningkatkan daya saing penjualan. (*/dure)

Bersama Mengawal NKRI

Translate »