Arsip Tag: dirut bank ntt

Bank NTT Raih ‘Indonesia Enterprise Risk Management Award IV-2021′

376 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank NTT sebagai bank kebanggaan milik masyarakat NTT, mendapat pengakuan dari berbagai pihak, tentang kualitas pelayanan, yakni sebagai bank yang terus bertumbuh menjadi bank yang memiliki manajemen sehat. Kerja keras segenap manajemen, yakni Direksi, Komisaris dan seluruh karyawan, membuahkan hasil gemilang.

Pada Jumat, 9 April 2021, Bank NTT menggapai sebuah penghargaan bergengsi. “Indonesia  Enterprise Risk Management Award (IERMA) IV-2021′ adalah penghargaan yang diberikan kepada Bank NTT. Yang tak kalah membanggakan adalah pada Februari lalu, Bank NTT pun mendapatkan penghargaan yang sama, dari Economic Review. Kali ini, Bank NTT meraih award sebagai “The Big 6 Indonesia Enterprise Risk Management — IV-2021 dengan kategori: BPD Company-Buku 2 dengan nilai aset Rp.15 Triliun sampai kurang dari Rp.25 Triliun.

Penghargaan ini diberikan melalui zoominar yang mengusung tema  “Strengtheening Risk Awarenes in the Face Future Busines Disruption” dan diikuti oleh para pejabat perbankan se-Indonesia. Sementara, untuk Bank NTT, diikuti oleh Direktur Utama, Direktur Kepatuhan, Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Kepala Divisi Perencanaan & Corporate Secretary, melalui pertemuan secara online.

Kepastian mengenai pemberian penghargaan ini, dipertegas dalam surat resmi yang ditujukan kepada Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho dan ditembuskan ke Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu serta sejumlah pejabat utama; bernomor 017FS/IERMA/KUM/ER/IR!III/2021 bersifat penting dan dengan perihal Surat Undangan penyerahan Penghargaan dan National Zoominar, tanggal 18 Maret 2021 dan ditandatangani oleh RAy. Hj. Irlisa Rachmadiana, SSn, M.M. selaku pemimpin umum dan Dr. Dewi Hanggraeni, S.E., MB. selaku ketua dewan juri.

Adapun dasar dari penganugerahan penghargaan tersebut, adalah penerapan manajemen risiko secara baik, sangat  penting bagi sebuah industri perbankan. Bahkan kondisi akibat pandemi Covid-19 yang sudah setahun melanda NTT, sangat berdampak buruk pada sektor usaha. Sehingga penerapan Enterprise Risk Manajemen (ERM) dalam meningkatkan value added bagi perusahaan, minimal dapat bertahan. Karena dengan melakukan mitigasi risiko yang baik, diharapkan dapat mengurangi potensi kerugian, meningkatkan daya saing yang akhirnya meningkatkan shareholders wealth.

Manajemen risiko merupakan rangkaian  prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan risiko yang timbul dari kegiatan usaha entitas atau perusahaan. Sedangkan tujuan manajemen risiko adalah menjaga agar aktivitas operasional perusahaan tidak menimbulkan kerugian yang melebihi kemampuannya untuk menyerap kerugian atau membahayakan kelangsungan usahanya. Sedangkan tujuan dari pemberian award ini, adalah diberikannya apresiasi tertinggi kepada dunia usaha Indonesia yang memiliki sederet keunggulan dengan menerapkan manajemen risiko dengan baik. Sedangkan visinya adalah ‘Keteladanan Perusahaan’ tersebut menjadi benchmarking bagi dunia usaha lainnya di Indonesia menuju perusahaan kelas dunia.

Misinya, memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia yang sukses menerapkan manajemen risiko dalam kegiatan operasional sehari-hari,” demikian Economic Review dalam suratnya kepada Bank NTT terkait landasan pemberian penghargaan tersebut. Adapun kategori yang dinilai dalam penjurian, yakni manajemen risiko yang meliputi intemal environment and objective (lingkungan internal dan sasaran), risk identification (identifikasi resiko), risk assessment (Penilaian Risiko), Risk Response (Tanggapan Risiko), Kecukupan kualitas dan kuantitas yang membawahi manajemen risiko (sertifikasi latar belakang pendidikan dan pengalaman, dan lain-lain).

Poin kedua yang dinilai yakni audit dan audit internal yang meliputi departemen audit diposisikan yang independen, melakukan perbaikan berdasarkan saran-saran yang diajukan auditor intern, kecukupan kualitas dan kuantitas yang membawahi fungsi audit (sertifikasi, latar belakang pendidikan dan pengalaman) termasuk program peningkatan kemampuan dengan melaksanakan continuing profesional education, serta secara periodik biasanya empat tahun sekali kegiatan departemen ini harus dievaluasi oleh pihak independen.

Poin ketiga yang dievaluasi adalah Hukum dan Reputasi, yakni adanya berita atau informasi negatif mengenai perusahaan dan pimpinan beserta jajarannya, adanya masalah hukum, ligitasi dan bagaimana dampaknya terhadap perusahaan, sudah membuat secara detail SOP dan kebijakan tertulis dalam menghadapi kasus seperti penyuapan, korupsi dan praktik bisnis tidak sehat, dan yang terakhir, perusahaan memberikan pendidikan dan pelatihan bagi senior manajemen, karyawan dan vendor tentang hukum, regulasi, kebijakan dan kode etik yang terkait dengan operasional perusahaan.

Tak hanya itu, melainkan juri pun melakukan dari sisi financial Finance. Validitas hasil penjurian sangat ditentukan oleh dewan juri yang berkualitas. Mereka diantaranya Prof, Roy Sembel, MBA, PhD, CSA (Dewan Pakar Keuangan, Investasi) sebagai penasihat juri, Dr. Dewi Hanggraeni, MBA, CA, CACP (Ketua Umum Perhimpunan Penggiat Tata kelola Risiko dan Kepatuhan Indonesia, Dosen FEB UI, Waketum PPI bidang Ekonomi sebagai ketua dewan juri, dan anggotanya, Alan Yazid, BBus, MBA selaku Wakil Ketua Perhimpunan Tata kelola, Risiko dan Kepatuhan Indonesia.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, memberi apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang sudah berkontribusi secara nyata, sehingga Bank NTT, boleh dinobatkan sebagai bank yang sukses menerapkan manajemen yang mumpuni. Dari sisi mitigasi risiko, menurut Dirut Alex, Bank NTT menyadari bahwa ini prioritas untuk menuju Bank Devisa. Sehingga segenap manajemen, menetapkan sebuah program yakni GO TKB 2 atau menuju ke Tingkat Kesehatan Bank 2 pada tahun 2021.

“Dan untuk memastikan bahwa Bank NTT serius terhadap visinya ini, yakni ‘Melayani Lebih Sungguh’, maka manajemen sudah menyiapkan SOP dan diikuti dengan pengawasan ekstra ketat dalam penerapannya, sehingga saat ini, Bank NTT memperoleh predikat sebagai bank dengan mitigasi risiko terbaik,” tandas Alex Riwu Kaho. (*)

Sumber berita (*/humas Bank NTT)

Editor (+roni banase)

Bantu Sesama, Bersama Bank NTT Donor Plasma Darah dan Raih Suvenir

468 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank NTT berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang, OJK Perwakilan NTT dan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) menghelat aksi kemanusiaan berupa donor plasma darah pada Jumat, 26 Februari 2021 yang menurut rencana bakal dilangsungkan di lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT di Jalan W J Lalamentik, Kota Kupang.

Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho dalam sesi jumpa media Program Ramai Skali Bank NTT pada Rabu sore, 17 Februari 2021 mengemukakan bahwa aksi donor plasma darah sebagai bentuk kepedulian Bank NTT terhadap kebutuhan darah bagi para penderita Covid-19. “Untuk itu, kami mengajak para penyintas Covid-19 untuk  mendonasikan plasma darah konvalesen untuk menolong sesama,” ujarnya.

Tujuan utama donor plasma darah konvalesen, imbuh Alex Riwu Kaho, untuk membantu warga NTT yang terpapar Covid-19. “Selain donor plasma darah, kami juga menyediakan donor darah biasa karena sesuai informasi dari PMI, kebutuhan darah sangat tinggi,” ungkapnya.

Sebelum pelaksanaan donor plasma darah, terang Alex, maka dilakukan pemeriksaan kesehatan berupa swab antigen di halaman belakang Kantor Pusat Bank NTT dan pelaksanaan di lantai 5 dengan menaati protokol kesehatan

Bagi peserta pendonor plasma darah dan donor darah biasa, tandas Alex, Bank NTT menyediakan suvenir dan hadiah menarik. “Bagi yang mendonorkan plasma darah tersedia suvenir khusus dan donor darah biasa juga memperoleh hadiah dari Bank NTT,” terangnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto (*/instagram/koleksi pribadi)

Bank NTT Ramai Skali Tahap III, Yuk Ikut dan Raih Total Hadiah Ratusan Juta

547 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) kembali menghelat ajang “Bank NTT Ramai Skali” tahap ketiga di masa pandemi Covid-19. Kompetisi Kreatif Inklusi Keuangan Tahun 2021 ini mengusung tema “Solusi Cerdas NTT Menghadapi New Normal” dan dengan tagline Di Rumah, Berkarya, Dapat Hadiah, Bersama Bank NTT”.

Pada tahun 2021, kompetisi Bank NTT Ramai Skali menyediakan lomba Video Edukasi Produk Bank NTT, Foto Promosi Produk, dan Jingle Bank NTT untuk masyarakat umum, sedangkan Penulisan Produk dan Layanan Bank NTT (writing competition) terbagi atas Karya Penulisan Kreatif (Pelajar SMP dan SMA), Penulisan Inspiratif bagi masyarakat umum, dan Penulisan Opini/Artikel/Berita Feature untuk Wartawan.

Demikian penjelasan Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho dalam sesi jumpa media pada Rabu sore, 17 Februari 2021 di lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT dengan menerapkan protokol kesehatan ketat berupa swab antigen bagi awak media dan pegawai Bank NTT.

Dikatakan Alex Riwu Kaho, persyaratan untuk mengikuti lomba yakni dengan menabung di Bank NTT berupa setoran minuman sebesar Rp.250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) dan tak perlu membayar biaya pendaftaran. “Jika telah memiliki rekening tabungan Bank NTT, maka sebagai bukti partisipasi mengikuti lomba yakni dengan menyetor ke rekening senilai 250 ribu per item lomba,” urainya.

Kepala Divisi Dana, Aloysius Geong (paling kanan) Penggagas Program Ramai Skali Bank NTT, bersama Direktur Utama (tengah), dan Perwakilan Tim Juri (berbaju biru) Dr. Fritz Fanggidae

Mengenai juri lomba, Alex menjelaskan, untuk tahun ini berupa tim penilai atau juri independen dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan NTT, Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Universitas Nusa Cendana (Undana), dan Bank NTT. “Khusus lomba menulis berita feature, bakal ditegaskan dalam TOR dan melibatkan wartawan senior yang memiliki kompetensi dari organisasi pers yang ada di Kota Kupang,” jelasnya didampingi oleh Perwakilan Dewan Juri, Dr. Fritz Fanggidae.

Program Ramai Skali Bank NTT Tahun 2021 ini, terang Alex Riwu Kaho, digagas oleh Kepala Divisi Dana Bank NTT, Aloysius R.A Geong dan tim. “Dalam program Ramai Skali ini, tak hanya mengembangkan karya tulis, namun mengajak masyarakat umum untuk ikut dalam kompetisi Video Edukasi dan Jingle Bank NTT,” beber Alex sembari menyampaikan bahwa melalui Pak Alo dan teman-teman, maka pengumuman bakal dilaksanakan pada bulan Oktober dalam momentum Sumpah Pemuda dan Bulan Inklusi Keuangan.

Adapun pembukaan pendaftaran lomba dalam Program Ramai Skali Bank NTT dibuka pada tanggal 22 Februari 2021 di Kantor Bank NTT terdekat atau dapat diunduh (donwload) di laman/website resmi Bank NTT pada hari yang sama atau dapat menghubungi Panitia Kompetisi Ramai Skali Divisi Dana di nomor handphone 081 338 088 856.

Untuk diketahui, Program Ramai Skali Bank NTT Tahun 2021 merupakan tahap ketiga, yang mana tahap pertama dilaksanakan pada tahun 2019 dan tahap kedua pada tahun 2020. Pada tahun ini, durasi lomba dibikin lebih panjang karena dampak pandemi Covid-19.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

Jhon Bentanone Raih ‘Cashback’ Mobil Toyota Fortuner dari Bank NTT Sabu

522 Views

Sabu Raijua, Garda Indonesia | “Senang dan terima kasih kepada Bank NTT, kami telah menjadi nasabah sejak tahun 2004 dan kehadiran Bank NTT sangat membantu kami masyarakat Sabu,” ujar Jhon Tarius Bentanone usai menerima hadiah cashback mobil Fortuner 2.4 M/T tahun 2020 pada Sabtu sore, 24 Oktober 2020 di halaman Kantor Bank NTT Sabu.

Mudah-mudahan, imbuh Jhon, masyarakat Sabu dapat memberikan kepercayaan untuk menyimpan uang mereka di Bank NTT. “Banyak hadiah cashback di sini yang merupakan apresiasi dari Bank NTT kepada para penabung,” ungkapnya bersemangat.

Terkait pelayanan Bank NTT di Sabu Raijua, ungkap Jhon penerima hadiah yang berprofesi sebagai pengusaha minyak dan sembako ini menyampaikan bahwa keberadaan Bank NTT di Sabu sangat membantu para pengusaha kecil. “Apalagi Pak Romi (pemimpin cabang Bank NTT Sabu, red) sangat respek dengan masyarakat dan mendorong pelaku usaha kecil,” bebernya dengan wajah bahagia.

Pemimpin cabang Bank NTT Sabu, Romi Radjalangu menyampaikan, hadiah yang diberikan dalam program hadiah bertajuk program cashback. “Hadiah diberikan kepada nasabah kami yang loyal dan selalu membantu Bank NTT Sabu,” urainya.

Adapun nasabah menyimpan uang dalam jumlah tertentu dan dapat memilih barang yang diinginkan, tandas Romi, tabungan tersebut tetap memperoleh bunga dan jenis hadiah disesuaikan dengan jumlah simpanan di Bank NTT.

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTT Alex Riwu Kaho, usai mengikuti rangkaian kunjungan kerja Gubernur NTT dan menunaikan prosesi adat di Kampung Adat Namata, berkesempatan menyerahkan secara langsung hadiah cashback, menyampaikan Bank NTT tetap berkontribusi terhadap perkembangan usaha kecil di Sabu Raijua.

“Bank NTT berperan dalam fungsi intermediasi dan pembiayaan dengan skema yang berlaku dengan industri perbankan,” jelasnya kepada awak media yang meliput acara penyerahan cashback Bank NTT Sabu tersebut.

Penulis dan Editor (+rony banase)
Foto utama oleh Sandro—Humas Bank NTT

Bank NTT Tegaskan Tidak Menerima Calon Pegawai Yang Telah Menikah

1.048 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tes penerimaan calon pegawai Bank Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak ada kaitan dengan Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) dan Bank NTT mau transparan dalam proses penerimaan calon pegawai Bank NTT tahun buku 2019.

Demikian penegasan Kepala Divisi Manajemen Risiko Bank NTT, Louis K.Gonsalves Atie mewakili Kepala Divisi SDM yang sedang bertugas di luar kota. Kepada para awak media dalam sesi konferensi pers pada Selasa, 10 Desember 2019 pukul 18.00 WITA—selesai di ruangan Direktur Utama Bank NTT.

Terkait proses penerimaan dan jadwal penerimaan calon pegawai Bank NTT, Kepala Divisi Manajemen Risiko Bank NTT membeberkan pengumuman lamaran pada 7 November 2019, penerimaan berkas 19—29 November 2019, Seleksi administrasi tanggal 2—9 Desember 2019.

Kepala Divisi Manajemen Risiko Bank NTT, Louis K.Gonsalves Atie

Menurut Louis, seharusnya rencana penerimaan pegawai pada tahun 2017 dan tertunda hingga tahun 2018 karena kondisi mendesak untuk penerimaan pegawai proses dan waktu penerimaan dilaksanakan dengan rentang waktu pendek. “Karena kebutuhan SDM yang mendesak waktunya sangat pendek dan mepet,” ungkap Louis yang merupakan anggota panitia penerimaan pegawai Bank NTT tahun buku 2019.

Terkait penyerahan berkas lamaran, Louis memaparkan dalam penyerahan berkas terdapat surat keterangan belum pernah menikah dan belum memiliki anak dari Kelurahan dan surat pernyataan bermeterai 6.000 yang menyatakan bahwa calon pegawai belum memiliki anak.

Direktur Utama Bank NTT, Izhak Eduard Rihi saat menunjukkan Surat Pernyataan Belum Menikah dan Surat Pernyataan Belum Memiliki Anak dari calon pegawai Cayan Magdalena Henderwanti Poeh

“Kalau ditemukan secara sah melanggar pernyataan maka panitia akan melakukan klarifikasi dan jika terbukti melanggar maka akan digugurkan,” tegas Louis sambil menyampaikan bahwa panitia juga membuka ruang jika ada pengaduan dan kalau ada sanggahan silakan disampaikan pada panitia penerimaan pegawai Bank NTT cq Kepala Divisi SDM Bank NTT.

Hal serupa juga disampaikan oleh Direktur Utama Bank NTT, Izhak Eduard Rihi sambil menunjukkan surat pernyataan belum menikah. Izhak Eduard Rihi juga menyampaikan bahwa ponakan kandungnya juga tidak lulus. “Ponakan kandung saya saja tidak lulus karena tidak memenuhi syarat karena kami (Bank NTT,red) ingin menjaga nama baik,” tandas Dirut Bank NTT.

Penegasan dan klarifikasi dari Bank NTT ini terkait rilis berita dari kumparan.com pada 10 Desember 2019 berjudul “Sudah Menikah, Keponakan Gubernur Lolos Seleksi Pegawai Bank NTT”,  PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur baru saja mengumumkan hasil seleksi administrasi calon pegawai tahun buku 2019. Dari ribuan nama yang lolos seleksi administrasi, ternyata ada satu nama yang diduga kuat sudah menikah.

Padahal salah satu syarat yang ditentukan yakni belum pernah menikah dan tidak pernah memiliki anak di luar pernikahan. Nama calon pegawai Bank NTT tersebut yakni Cayan Magdalena Henderwanti Poeh dengan nomor test KPG-0187, asal berkas Kantor Pusat dan wilayah test Kota Kupang. Cayan adalah keponakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat sekaligus menantu Bupati Sabu Raijua Nicodemus Rihi Heke.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)