Arsip Tag: rumah musik siloam

‘Hari Musik Nasional 2020’ ala Komunitas Musik Nusa Tenggara Timur

355 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rumah Musik Siloam, Harmoni NTT, dan J & D Production dalam satu harmoni menghelat Perayaan Hari Musik Nasional pada Sabtu, 14 Maret 2020 pukul 06.00—09.00 WITA di Arena Car Free Day Jalan El Tari Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hari Musik Nasional yang dirayakan pada setiap tanggal 9 Maret, dikemas oleh komunitas musik NTT dalam balutan konser mini pinggir jalan dan senam zumba bersama para anggota komunitas dan peserta car free day.

Pantauan media ini, konser mini pinggir jalan Hari Musik Nasional 2020 diwarnai oleh performa anak didik dari Kakak Aki Kala Rumah Musik Siloam dengan menghadirkan lagu “Rumah Kita karya GodBless” hingga “Never Enough karya Loren Allred” dengan iringan Jikustik Band. Begitu pun, Jack Kalla dari J & D Production tampil solo memukau para penonton.

Foto bersama Pengelola Rumah Musik Siloam, Aki Kala; J & D Production, Jack Kala, dan Harmoni NTT saat perayaan Hari Musik Nasional 2020

Tak ketinggalan, tiga penyanyi cilik yang sempat berkiprah di The Voice Kids Indonesia ikut meramaikan Hari Musik Nasional 2020 ala Komunitas Musik NTT; membawakan lagu “Flashlight karya Jessie J”, lantunan irama lagu Flashlight memberi semangat bagi anak-anak Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk terus berkarya di bidang musik.

Pengelola Rumah Musik Siloam, Aki Kala dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat kita berbicara tentang musik itu universal, tak terbatas hanya pada menyanyi dan bermain musik, namun dapat dikreasi pada bidang menari dan begitu banyak anak NTT yang berprestasi gemilang di berbagai ajang pencarian bakat menyanyi. “Sebut aja ada Andmesh Kamaleng, Lala Marion, Aldo, R & D, King Daepani, Mario Klau, Inggrid Wakano, Ica dan Bunda (Junior Voice),”ungkap Aki Kalla.

Foto bersama pemusik NTT, dan pemusik cilik dalam sesi Hari Musik Nasional 2020

“Dari Nusa Tenggara Timur, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus mendukung sehingga musik dari NTT semakin maju di musik nasional,” pinta Aki.

Begitu banyak anak NTT yang punya talenta bernyanyi, ujar Aki, Musik NTT semakin maju dan ada begitu banyak penyanyi NTT dengan genre musik beragam dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Mari kita bersatu padu memajukan musik nasional terutama musik di NTT, karena musik Nusa Tenggara Timur ada di tangan kita semua,” tandasnya.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

Terima Rumah Musik Siloam, Ini Masukan dari Gubernur Viktor Laiskodat

552 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Saat menerima kunjungan dari pengurus Rumah Musik Siloam Kupang yang dipimpin oleh Aki Kala pada Selasa, 19 November 2019, bertempat di ruang kerjanya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan beberapa pesan dan masukan.

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih 20 menit tersebut, Gubernur Viktor Laiskodat banyak memberikan masukan demi memajukan musik di Nusa Tenggara Timur.

“Kalau kita ke negara – negara di Eropa, maka kita akan menemukan banyak sekali para penyanyi di setiap sudut jalanan yang menampilkan kreasi mereka. Mereka seakan tidak peduli ada yang menonton atau tidak, karena bagi mereka yang terpenting adalah bagaimana mereka bernyanyi secara baik. Coba kita lihat penyanyi terkenal sekarang ini, hampir sebagian besar berasal dari jalanan,” ujar Gubernur NTT.

“Hal ini yang seharusnya dicontoh oleh anak muda NTT. Banyak tempat di kota ini yang kalau sore sampai malam selalu menjadi pusat tongkrongan masyarakat. Taman Nostalgia, Bundaran Tirosa, bahkan Gedung Sasando kantor Gubernur ini dapat menjadi alternatif bagi kaum muda untuk berkreasi, khususnya dalam bermusik. Silakan bekerja sama dengan Dekranasda maupun UKM – UKM sehingga di tempat kalian berkreasi dijajakan pula kopi, teh dan juga makanan ringan khas NTT. Khusus Gedung Sasando Kantor Gubernur ini, kalian bisa pakai di hari Jumat dan Sabtu malam, nanti dari Pemerintah Provinsi menyiapkan sound system untuk dipakai,” sambung Viktor Laiskodat.

Foto bersama Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan Pengurus Rumah Musik Siloam

“Saat ini sektor pariwisata menjadi sektor utama penggerak ekonomi rakyat. Akan ada banyak wisatawan yang datang ke Nusa Tenggara Timur. Di sini musik juga dapat memegang peranan penting dalam mendukung sektor ini, karena bagi saya musik itu sesuatu yang indah sehingga dapat dicintai oleh semua orang. Anak – anak muda akan kita arahkan ke lokasi wisata yang ada agar para wisatawan yang datang juga dapat menikmati alunan musik yang baik,” tandas Gubernur Viktor Laiskodat.

Sementara itu, Ketua Rumah Musik Siloam, Aki Kala mengucapkan terima kasih kepada Gubernur yang sangat mendukung anak-anak NTT dalam bermusik.

“Baru kali ini ada Gubernur yang mengizinkan gedung kantor ini dipakai oleh kaum muda dalam berkreasi menyalurkan bakat mereka dalam bermusik. Hari Jumat, 29 November 2019  kami sudah mulai perform di kantor ini. Semoga dukungan dari bapak Gubernur dapat kami manfaatkan sebaik mungkin demi menyalurkan bakat bermusik dari kaum muda di NTT,” ujar Aki Kala dengan antusias.(*)

Sumber berita (*/Sam Babys–Staf Biro Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

Kelurahan Maulafa Satukan Masyarakat dalam ‘Satu Hati Maulafa Sejahtera’

228 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Dalam rangka memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia dan Hari Anak Nasional tingkat Kelurahan Maulafa, maka pada Selasa, 20 Agustus 2019 di halaman Gereja GMIT Betel dihelat rangkaian kegiatan yang bertajuk ‘Satu Hati Maulafa Sejahtera’ yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Berbagai kegiatan dilaksanakan sejak tanggal 16—20 Agustus 2019 seperti Pelayanan Posyandu Balita dan Lansia; Pelayanan Kesehatan Masyarakat; Sosialisasi HIV dan Aids; Sosialisasi Bully Anak; Sosialisasi Cuci Tangan Bersih; Pentas Seni dan Konser Musik oleh Rumah Musik Siloam menambah semarak dan kemeriahan acara puncak pada Selasa, 20 Agustus 2019 pukul 15:00 s.d. 22:00 WITA.

Suasana kegiatan ‘Satu Hati Maulafa Sejahtera’ di halaman Gereja GMIT Betel Maulafa pada Selasa, 20 Agustus 2019

Acara yang dibuka oleh Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata saat mewakili Wali Kota Kupang menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Kupang, Jefry Riwu Kore karena tidak bisa hadir yangmana harus menghadiri undangan Menteri PUPR di Jakarta.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kota Kupang, Dekan Fakultas Kedokteran Undana, Lurah Maulafa, Ketua Majelis Jemaat Betel Maulafa, Ketua Karang Taruna, dan para kepala sekolah PAUD, TK, SD, SMP dan SMA yang ada di wilayah Kelurahan Maulafa.

Iringan Drumben menyambut Penjabat Sekda Kota Kupang, Ely Wairata

Ely Wairata sapaan akrabnya, merasa kagum saat dijemput oleh Drumben dan mengapresiasi perayaan HUT ke-74 Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh Kelurahan Maulafa dan menyatakan bahwa dari seluruh perayaan HUT ke-74 RI yang dia kunjungi yang paling ramai di Kelurahan Maulafa

“Menyatukan komponen agama dan masyarakat tidak gampang dan saya merasa sangat bangga dengan kegiatan ini sebagai sebuah budaya yang harus terus dikembangkan,” ujar Ely.

Menurutnya, Kepentingan dan perbedaan harus disatukan dalam sebuah potensi dan mengharapkan agar even ini terus dilaksanakan dan Maulafa dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain dan berharap Maulafa dapat menjadi juara saat penilaian Kupang Green and Clean (KGC) dengan keberadaan 7 (tujuh) kelompok tani organik dibawah bimbingan GMIT Betel Maulafa.

Pose bersama dari kiri ke kanan, Lurah Maulafa Yanto Sapay, Pengelola Rumah Musik Siloam, Aty Kala; panitia kegiatan; Ketua Karang Taruna Kelurahan Maulafa, Eldy Kana; dan Sekretaris Panitia 

Sebelumnya, dalam sesi konferensi pers yang digelar oleh panitia kegiatan, Lurah Maulafa, Yanto Sapay menyampaikan bahwa perayaan seperti ini sudah mereka gelar dua kali. Selain menyuguhkan panggung hiburan bagi masyarakat, mereka juga bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Undana, Pustu Maulafa dan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Kupang menggelar layanan pengobatan gratis, posyandu bayi dan lansia, klinik anak serta sosialisasi tentang penanggulangan HIV/AIDS.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dan sponsor dari Rumah Musik Siloam dan dukungan sponsor lain untuk terselenggaranya kegiatan ‘Satu Hati Maulafa Sejahtera’ ini,” ujar Lurah Maulafa yang telah mengabdi selama 7 tahun di Kelurahan Maulafa.

Selain itu, menurut Yanto Sapay, pihak kelurahan juga telah melakukan pembersihan lingkungan di wilayah RT/RW, pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul dan pemasangan gapura kelurahan dan yang membanggakan dapat mewakili Kecamatan Maulafa dalam Lomba Tarian Pado’a tingkat Kota Kupang.

Begitupun dengan Ketua Karang Taruna Kelurahan Maulafa, Eldy Kana menyampaikan tentang maksud dan tujuan dari kegiatan ini untuk menyatukan semua elemen di Kelurahan Maulafa dengan target peserta 1.500 orang. “Dari kegiatan hari ini, akan dimunculkan semua potensi dari Kelurahan Maulafa. Ini bukan kegiatan pertama namun merupakan rentetan kegiatan lanjutan kegiatan 3 (tiga) tahun lalu sehingga dapat dimunculkan potensi dari Kelurahan Maulafa,” tandas pemilik nama lengkap dari Djunaeidi Eldy Kana yang terpilih sebagai salah satu anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Partai Demokrat.

Penulis dan editor (+rony banase)