Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » 10 Rekomendasi Rapat Koordinasi PPPA Provinsi NTT Tahun 2019

10 Rekomendasi Rapat Koordinasi PPPA Provinsi NTT Tahun 2019

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 29 Jun 2019
  • visibility 121
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dihelat oleh Dinas PPPA NTT pada 26—28 Juni 2019 di Aula Hotel On The Rock Kupang yang diikuti oleh perwakilan peserta dari 22 kabupaten/ kota menghasilkan 10 (sepuluh) rekomendasi.

Baca juga : 

http://gardaindonesia.id/2019/06/26/responsif-gender-pug-jadi-isu-strategis-dalam-rakor-pppa-ntt-2019/

Mengusung tema “Mempercepat Terwujudnya Kesejahteraan Perempuan dan Anak Nusa Tenggara Timur Melalui Pemberdayaan Perempuan dan Anak”, rakor terfokus pada bagaimana mempercepat Pelaksanaan Implementasi PUG (Pengarusutamaan Gender) dan mengupayakan meningkatnya pembangunan yang responsif gender.

Rakor PPPA NTT Tahun 2019 dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Kosmas D Lana, SH., M.Si., mewakili Gubernur NTT (Rabu, 26 Juni 2019) dan dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pribudiarta Nur Sitepu dan mengusung tema “Mempercepat Terwujudnya Kesejahteraan Perempuan dan Anak Melalui Pemberdayaan Perempuan dan Anak”.

Rakor PPPA NTT Tahun 2019 ditutup oleh Ketua Pelaksana Rakor PPPA NTT 2019, selaku Plt. Kadis DP3A NTT, Idda Yuni Astuti,SH.,M.Hum., pada Jumat, 28 Juni 2019; berhasil menyepakati 10 (sepuluh) rekomendasi sebagai berikut:

  1. Penyusunan data terpilah untuk analisis kebutuhan gender dan penyusunan anggaran dan kegiatan yang responsif gender (Analisis PPRG);
  2. Pembentukan dan pengaktifan Tim Vocal Point di setiap OPD kab/kota untuk penyusunan GAP, GBS, dan TOR;
  3. Memfasilitasi pembentukan Forum Komunikasi Daerah (Forkomda) PUSPA kab/kota untuk mengupayakan keterlibatan mitra dalam setiap penyelesaian Isu Perempuan dan Anak;
  4. Kegiatan yang berhubungan dengan Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga Miskin Perempuan (RTM-P) di kab/kota menggunakan Data RTM-P dari provinsi yang terverifikasi untuk peningkatan pendapatan keluarga dan pencegahan stunting;
  5. Mengadvokasi kepada pemerintah pusat untuk penyesuaian juknis penggunaan Dana Desa bagi pembentukan Desa Layak Anak;
  6. Mengupayakan keberpihakan anggaran daerah kepada terwujudnya Kesejahteraan Perempuan dan Anak;
  7. Melakukan advokasi terhadap kemandirian urusan perempuan dan anak di kabupaten mengacu kepada UU No.23 Tahun 2014 (yaitu urusan wajib non pelayanan dasar);
  8. Dalam upaya pembentukan Kab/kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa Layak Anak di kab/kota Se-NTT maka provinsi wajib menerbitkan Surat Edaran Gubernur untuk pembentukannya;
  9. Membentuk dan memaksimalkan Lembaga Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak sesuai situasi dan kebutuhan di kab/kota;
  10. Mengadvokasi pembentukan Gugus Tugas Tindak Pidana Perdagangan (TPPO) dan Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di kab/kota sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Penuhi Listrik Impian 38 Keluarga di Selatan NKRI

    PLN Penuhi Listrik Impian 38 Keluarga di Selatan NKRI

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Dengan semangat “Ita Esa untuk Rote, Terus Terang”, PLN berharap Dusun Busulaten menjadi awal dari kemajuan bagi desa-desa lain di Rote Ndao.   Rote Ndao | Setelah penantian bertahun-tahun, mimpi 38 kepala keluarga (KK) di Dusun Busulaten, sebuah dusun terpencil di pulau paling selatan Indonesia, akhirnya menjadi kenyataan. Menjelang perayaan HUT ke-80 RI, aliran listrik […]

  • Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Panglima Tentara Malaysia

    Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Panglima Tentara Malaysia

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan kehormatan Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM) Jeneral Tan Sri Dato’ Sri Haji Affendi Bin Buang di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Jumat, 7 Februari 2020. Kunjungan kehormatan Panglima ATM di Mabes TNI didahului dengan meninjau Monumen Perjuangan Mempertahankan NKRI […]

  • Jelang Berobat Gratis, Bupati Belu Ingatkan Miliki KTP, KK & SKL

    Jelang Berobat Gratis, Bupati Belu Ingatkan Miliki KTP, KK & SKL

    • calendar_month Jum, 18 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna  menikmati program pengobatan gratis yang akan diluncurkan pemerintah pada Agustus 2021, setiap masyarakat Kabupaten Belu, (Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Surat Kenal Lahir (SKL). Demikian, persyaratan ini dikatakan Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM didampingi Wakil Bupati, […]

  • Prabowo Tanya Negara Lain Mana Mampu Atur Penerima MBG 58 Juta Setahun

    Prabowo Tanya Negara Lain Mana Mampu Atur Penerima MBG 58 Juta Setahun

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Prabowo pun optimistis target 82 juta penerima manfaat dapat tercapai paling lambat akhir 2026. Menurutnya, Kepala Badan Gizi Nasional menyebut target tersebut bahkan bisa dicapai lebih cepat.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan program makan bergizi gratis telah menjangkau 58 juta penerima manfaat setiap hari. Penerima manfaat tersebut terdiri dari anak-anak, ibu hamil, dan […]

  • Lindungi Lansia dari Segala Bentuk Eksploitasi

    Lindungi Lansia dari Segala Bentuk Eksploitasi

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Memasuki masa lanjut usia (60 tahun ke atas), bukan berarti seseorang tidak produktif dan diabaikan oleh lingkungan sosial. Namun sebaliknya, lansia memiliki potensi untuk berdaya di masa senjanya. Berdasarkan data sensus pada 2015 menunjukkan jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai ± 28 juta jiwa atau sekitar 8% dari total penduduk, dengan jumlah lansia […]

  • Bus Romantis Dilempari Batu di Belu, Nyaris Lukai Kepala Satu Penumpang

    Bus Romantis Dilempari Batu di Belu, Nyaris Lukai Kepala Satu Penumpang

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bus Romantis dengan nomor polisi DH 7233 EB, rute Atambua-Kupang yang dikendarai sopir, Damianus Bria dilempari batu oleh sekelompok anak muda tak dikenal di Jembatan Maktaen, Dusun Bekomean, Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat pada Senin, 6 Januari 2020 pukul 17.30 WITA. Akibatnya, kaca bus bagian belakang ditembusi batu hingga dua lubang […]

expand_less