Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Human Trafficking » 339 TKI Non Prosedural Dicekal Selama Periode Jan-Sept 2018

339 TKI Non Prosedural Dicekal Selama Periode Jan-Sept 2018

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 14 Sep 2018
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Sebanyak 339 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Non Prosedural asal NTT berhasil dicekal atau dicegah keberangkatan menuju ke daerah tujuan; selama periode Januari-September 2018. “Jumlah tersebut dicapai hingga tanggal 13 September 2018 dengan total pencegahan mencapai 339 TKI Non Prosedural, “jelas Thomas Huban Hoda,S.T., Kabid Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi NTT, Kamis/13 September 2018.

Lanjut Thomas, Sesuai aturan para calon TKI harus memenuhi syarat dan prosedur yang sesuai aturan ketenagakerjaan berupa identitas diri (KTP), ketrampilan, sertifikasi, kesehatan, dan pendidikan. Sesuai mekanisme berupa sistem kerja ke luar negeri atau kerja antar provinsi dengan pemenuhan AKAD (Antar Kerja Antar Daerah); mengenai AKAD harus terpenuhi surat permohonan dari perusahaan pengguna tenaga kerja, perjanjian kerja, dan surat dari Instansi Tenaga Kerja setempat tingkat Kab/Kota ataupun tingkat Provinsi; jika telah terpenuhi mekanisme akan dikeluarkan Surat Persetujuan Perekrutan dari Disnakertrans.

“Jika tidak memenuhi persyaratan dan tidak mengikuti prosedur maka akan dicegah atau dicekal keberangkatan TKI tersebut. Hampir semua calon TKI tidak mengikuti prosedur; yang menyebabkan tidak ada perlindungan bagi tenaga kerja. Kami tidak melarang mereka untuk bekerja namun memberikan perlindungan kepada mereka,“ ungkap Thomas.

Data yang diperoleh gardaindonesia.id dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTT; pencegahan TKI Non Prosedural berdasarkan jenis kelamin, laki-laki sebanyak 250 TKI dan perempuan 89 TKI. Sedangkan berdasarkan asal Kabupaten/Kota diurutkan sesuai urutan: Kabupaten Kupang 94 orang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) 72 orang, Kab Malaka 64 orang, Kab Belu 50 orang, Kab Timor Tengah Utara (TTU) 12 orang, disusul Kota Kupang dan Sumba Barat Daya masing-masing 8 orang, Kab Nagekeo 7 orang, Kab Rote Ndao dan Ngada masing-masing 6 orang, Kab Sumba Tengah 4 orang, dan Kab Sabu Raijau dan Sumba Barat masing-masing 3 orang.

Satgas Disnakertrans Berkompetensi & Bersertifikasi

Dalam upaya meminimalisir TKI Non Prosedural, Disnakertrans menempatkan petugas Satgas Disnakertrans berjumlah 15 orang yang diatur dalam shift per hari 4 (orang) yang bertugas di posko Bandara El Tari Kupang sejak pagi hingga sore hari; bekerja sama dengan instansi terkait dari TNI AU (Satgaspam Lanud El Tari) dan Angkasa Pura. Pemahaman bersama dilakukan berupa rapat koordinasi antar instansi terkait.

“Mereka (satgas) dilengkapi pemahaman dan pengetahuan mengenai norma penempatan tenaga kerja dan mempunyai kompetisi, legitimasi, dan sertifikasi. Sesuai tugas fungsi pegawai teknis yang bertugas sebagai Satgas Pengawas Ketenagakerjaan.“ tandas Thomas. (+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov NTT & Undana Kerjasama Prioritas Kelangsungan Hidup Komodo

    Pemprov NTT & Undana Kerjasama Prioritas Kelangsungan Hidup Komodo

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemprov (Pemerintah Provinsi) NTT menggelar Rapat bersama dalam rangka menindaklanjuti upaya-upaya untuk pengelolaan Taman Nasional Komodo (TNK) yang lebih optimal. Rapat dipimpin langsung oleh Sekda NTT Ir. Benediktus Polo Maing, dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda Gedung Sasando, Selasa, 14 Mei 2019. Turut hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Wakil Rektor Undana Bidang […]

  • Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 2)

    Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 2)

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Wina Armada Sukardi, Advokat dan Pakar Hukum Pers Secara geografis di Provinsi Sumatra Utara, suku Batak terdiri dari 5 (lima) etnis besar, yaitu Batak Toba (Tapanuli), Batak Simalungun, Batak Karo, Batak Mandailing (Angkola), dan Batak Pakpak (Dairi). Suku-suku  besar Batak tersebut menggunakan bahasa-bahasa yang berbeda baik substansi bahasanya maupun logatnya. Pada kehidupan sehari-harinya, pemakaian […]

  • Effendi Simbolon Minta Maaf ke TNI, Ketum IMO-Indonesia Apresiasi

    Effendi Simbolon Minta Maaf ke TNI, Ketum IMO-Indonesia Apresiasi

    • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Effendi Simbolon akhirnya minta maaf usai pernyataannya yang diduga menyinggung institusi TNI menuai kecaman berbagai pihak. “Sekali lagi saya mohon maaf, saya tunjukkan ini kepada seluruh prajurit, baik yang bertugas maupun yang sudah purna, dan para pihak yang mungkin tidak nyaman dengan perkataan saya. Dan […]

  • Mayat Bocah Tanpa Kepala Ditemukan di Saluran Irigasi Galung Eserae

    Mayat Bocah Tanpa Kepala Ditemukan di Saluran Irigasi Galung Eserae

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Sidrap-Sulsel, Garda Indonesia | Warga yang tinggal di sekitar saluran irigasi Galung Eserae, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sindereng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan, dihebohkan dengan adanya penemuan mayat seorang bocah tanpa kepala. Penemuan mayat bocah tanpa kepala pada Kamis, 30 April 2020 sekitar pukul 14.00 WITA di saluran irigasi Galung Eserae, Kelurahan Lakessi, bocah […]

  • Berdayakan Perempuan Entas Kemiskinan & Stunting dengan Usaha Ayam KUB

    Berdayakan Perempuan Entas Kemiskinan & Stunting dengan Usaha Ayam KUB

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja saat kunjungan ke lokasi peternakan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (Ayam KUB) AFRO (Advocacy and Research of Rural Farming Development) Farm yang dikelola Mardianus Epafroditus Ili, S.P. pada Minggu siang, 8 Agustus 2021. Kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT bersama Kadis […]

  • Bright Gas Ada di Indomaret Kupang

    Bright Gas Ada di Indomaret Kupang

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Pertamina Patra Niaga menyalurkan Bright Gas perdana ke-25 di Indomaret se-Kota Kupang pada Jumat, 24 Mei 2023. Dengan hadirnya Bright Gas yang lebih mudah didapatkan, menjadi jawaban untuk pemilik kompor gas di provinsi yang mayoritas masih menggunakan minyak tanah untuk kegiatan memasaknya. Bright Gas dengan kemasan 12 kg tersebut dibanderol Rp. 270.000 per tabung. […]

expand_less